
Brandon dan Arthur sungguh di buat terpana dengan kata-kata yang keluar dari bibir kakak tertua mereka karena ini adalah Perdana, dan moment manis itu di rekam oleh Arthur dalam handphonenya.
Shera terdiam dengan lamaran dari Reivant karena ia merasa terlalu cepat, ia belum mengenal Reivant secara pribadi tapi melihat kesungguhan dalam mata Reivant ia menerima lamaran itu. Hal itu sontak membuat Reivant menarik shera dalam pelukannya, gadis itu sungguh mungil dalam pelukan Reivant.
*****
Setelah hari lamaran itu terjadi, hari ini Shera menerima gelar dokternya dengan nilai cumlaude tanpa di damping oleh keluarga karena ia tidak pernah membongkar tentang keluarga tirinya.
Hari ini Reivant, Brandon serta Arthur datang ke kampus itu untuk memberi kejutan pada Shera, dua mobil keluaran terbaru masuk ke halaman kampus itu sehingga menarik perhatian para mahasiswa dan mahasiswi dan serta para wisudawan wisudawati yang ada di situ.
Arthur lebih dahulu keluar dari mobilnya yang bermerk Lamborghini Sesto Elemento black dengan pakaian yang terbilang seperti idol, membuat ia menjadi tatapan kagum dari semua yang ada di sana, tak berselang lama Brandon dan Reivant keluar dari mobinya Rolls-Royce Wraith semakin membuat semua mata terpana memandang ketiga pangeran berkuda besi itu berjalan menuju aula tempat di laksanakannya acara wisuda tersebut, dengan membawa bunga menuju salah satu wisudawati yaitu Shera dan itu semakin membuat semua mata yang melihat sangat iri pada Shera.
"Selamat atas kelulusan mu kakak ipar,," ujar Brandon
"Dan ini untuk mu kakak ipar ,," ujar Arthur dengan memberikan sebuket Bunga segar kepada Shera
Reivant menarik Shera serta mengecup keningnya,serta memberikan sebuah kotak beludru merah dan membukanya, di dalam itu ada sebuah cincin berlian yang indah di pandang.
"Will you marry me Shera??." ujar Reivant untuk kedua kalinya ia melamar Shera, hanya yang ini di saksikan oleh semua para wisudawan dan semua yang hadir dalam aula tersebut.
Dengan serentak semua yang ada di situ menyerukan untuk Shera agar menerima lamaran itu.
*****
Hari ini Reivant masih menyibukan diri dengan semua pekerjaan yang menumpuk, tak berselang lama Tn.park masuk dengan membawakan sebuah surat kabar yang di sana terpampang gambar Reivant dan seorang gadis yang ia tidak kenal dengan tulisan tentang lamaran.
Reivant kaget saat tiba-tiba Daddynya datang.
"Siang Dad,," sapa Reivant dengan senyum yang sangat jarang ia berikan pada siapapun termasuk pada Daddynya dan hari ini ia menunjukan itu, sehingga membuat Tn. Park merasa takkan mempermasalakan apa yang ada di surat kabar itu.
Karena ia melihat binar kebahagiaan di dalam mata anaknya, pantas saja Reivant menolak perjodohan yang ia dan sahabatnya Tn. Rouwnd bicarakan tempo hari.
"Daddy hanya ingin bertanya pada mu Rei, apakah gadis itu yang kamu maksudkan tempo hari??." tanya Tn.Park pada anaknya itu dengan suara yang lembut
"Iya Daddy,," jawab Reivant,
"maaf aku tidak membicarakan pada Daddy dan mommy tapi aku tahu kalian pasti akan menyukai nya, ia anak yang mandiri dan sangat bertanggung jawab, dan Shera akan menjadi istri yang pas buat Rei,," lanjutnya lagi.
"Namanya Shera,," ujar Tn.Park,,
"nama yang bagus, daddy lihat ia cantik Rei,," goda Tn.Park pada anaknya tersebut sehingga membuat Reivant malu( hahhaah seorang tuan muda park bisa malu juga).
"ahhh,, kapan kamu akan mengenalkan gadis itu pada mommy dan daddy Rei,," ujar Tn.Park kembali, karena ia juga ingin melihat gadis yang bisa meluluhkan bongkahan kutub es antartika itu.
"Daddy terlalu berlebihan, Rei juga manusia dad, bukan es,," ujar Reivant membela dirinya
tak berselang lama Brandon dan Arthur pun masuk beserta sekretaris Tn Park dengan membawa laporan untuk di tanda tangani oleh Tn.Park.
"Siang Daddy,," ujar Brandon dan Arthur bersamaan
"Siang anak Daddy yang tampan - tampan,," balas Tn. Park dengan senyum jahilnya
Tak berselang lama handphone Tn.Park berbunyi dan di sana tertera nama sahabatnya, Tuan park tahu pasti sahabatnya itu ingin menanyakan kabar yang beredar di surat kabar hari ini.
Tn.Park menerima panggilan itu, ia tidak keluar ruangan karena ia akan membiarkan anak-anaknya untuk mendengarkan apa yang akan di katakanya, hanya sekertaris Tn. Park sudah keluar dari ruangan tersebut.
"Ya,, selamat siang Rouwnd,," sapa tuan park dengan ramah
"Ramond,,apa-apaan dengan artikel itu, apa kah itu benar??". tanya Tn. Rouwnd dengan tanpa basa basi
"Itu gadis pilihan Rei, saya tidak bisa melarangnya selama ia merasa bahagai,,"ujar tn.park dengan senyum, dan tanpa ia sadari bahwa tn rouwnd sangat marah dan sudah merencanakan apa yang akan ia lakukan pada anak tirinya itu.
"Ramond, saya tidak bisa terima ini karena aku hanya ingin menjodohkan Reivant dengan putri ku shella bukan gadis yang tidak tahu siapa keluarganya dan ini akan membuat persahabatan kita semakin erat,," ujar Tn Rouwnd Panjang kali lebar.
"Maafkan aku Rouwnd, ini keputusan Rei, aku saja baru tahu hari ini,," ujar Tn.park
"dan aku tidak bisa untuk membatalkannya, karena itu adalah hak Reivant untuk bahagia dengan gadis pilihannya.". Lanjut Tn. Park dan Di beri jempol oleh kedua putra tengil nya itu.
"Tapi Ramond,,kebahagiaan seperti apa itu, shella juga bisa memberikan itu,," ujar Tn. Rouwnd dengan nada tinggi ia tidak terima dengan pilihan anak dari sahabatnya itu.
"Maaf Rouwnd, aku tidak ingin merengut kebahagiaan anak-anakku,," ujar Tn.Park dengan suara wibawanya.
"Baiklah! Romand kalau itu mau mu, aku anggap ini sebagai pemutus persahabatan kita yang sudah bertahun-tahun kita bina,," ujar Tn.Rouwnd dan memutuskan panggilan itu secara sepihak
Tn.Park hanya menatap nanar telpon yang ada dalam gengaman tangan nya.
"Daddy ini pasti sulit, tapi Rei tidak mencintai ataupun menyukai Shella gadis itu terlalu berlebihan ,," ujar Reivant dengan pelan.
"Iya Dad, Brandon saja kalau ketemu Shella, saat iadatang kemari, aku merasa sedikit bergidik,," ujar Brandon dengan hiperbolanya. ( di pikir anak orang setan kali ).
"Iya Rei,, Daddy mengerti, daddy biarkan saja ini berlalu toh nanti juga Rouwnd akan menghubungi daddy lagi,," ujar Tn Park, tapi Tn.Park tidak menyangka kerjasama yang sudah di bangun bertahun-tahun hari ini putus semua dengan sahabatnya itu, karena sahabatnya memilih untuk berhenti bekerja sama dan mengibarkan bendera perang terhadap Tn Park dan anak-anaknya.
*****
Hari di lalui Shera sangat sulit, sekarang ia tidak bekerja lagi di café lagi tapi ia sekarang menjadi dokter Koas di salah satu salah satu Rumah sakit di kota itu, dan saat ini ia masih menikmati makanan di kantin rumah sakit itu saat tiba-tiba beberapa bodyguard papa tirinya itu dan asisten pribadinya datang serta memberikan sebuah telpon genggam kepada Shera.
"Maaf Nona muda,, ini Tn besar ingin berbicara,," ujar asisten Shera tersebut dengan sopan karena ia sangat menghargai Ny. Christell yang membawanya saat ia hampir mati karena kelaparan dan menjadikan nya asisten Nona mudanya itu.
"Iya,,terima kasih harry,," ujar Shera
"Selamat siang pa,,"ujar Shera ya walaupun ia membenci Rouwnd karena sudah membuat ia begini tapi ia masih menghormati tua bangka itu dengan memanggilnya papa
"Dasar anak tidak tahu di untung, apa yang kau lakukan sehingga Reivant menyukai dan melamarmu ha??." ujar Tn Rouwnd marah dan itu membuat Shera kebingunggan kenapa papanya menyebut nama Reivant lelaki yang sekarang ia cintai itu.
"Aku tidak pernah melakukan apapun padanya, tapi dia yang terus mengikutiku,,"ujar Shera dengan jujurnya.
"Apakah kamu tahu Reivant itu adalah lelaki yang akan papa jodohkan dengan adikmu,,Shella!". ujar Tn.Rouwnd dengan tegas
"Maaf pa, apapun urusan ku tidak pernah berhubungan dengan shella dan memang jika Reivant adalah lelaki yang akan papa jodohkan dengan shella ya, papa tanyakan sendiri pada Rei,," ujar Shera dan langsung menutup panggilan telpon itu dan jangan di tanyakan lagi reaksi Tn. Rouwnd dia sangat marah karena anak tirinya itu.
"Bawa ia kembali sekarang,," perintah Tn. Rouwnd pada anak buahnya.
TBC.
Hay kakak-kakak pembaca.
Baby Carli hadir lagi,, maaf yah jika telat updatenya.
Karena kesibukan author yang sangat-sangat sibuk,membuat cerita ini terlambat untuk di up.
Tapi,kami akan selalu berusaha mengupdate di waktu yang tepat.
Trima kasih atas dukungannya dan ikuti terus Cerita ini.
jangan lupa vote nya yah. 😊
Terima kasih