PRINCESS DADDY'S

PRINCESS DADDY'S
70. Jalan-jalan



Mereka di jemput oleh anak buahnya yang mengurus perusahan di kota S ini, dan sekarang mereka di dalam mobil menuju salah satu hotel bintang lima tempat mereka akan menginap selama dua hari kedepan.


"Maaf Boss, kami agak terlambat menjempu tadi."Ujar orang kepercayaan nya Reivant yang bernama Reza, dan ia juga salah satu bodyguard Reivant yang ada di kota S. Sambil melirik seorang pria yang duduk di sebelah boss nya,


"Mirip, pasti adiknya si boss,"Pikirnya. (karena yang ia tahu hanya Brandon dan Arthur)


"Ck, tidak apa-apa, dan di sebelah saya ini adik saya, namanya Danien." Ujar Reivant sambil mengenalkan adiknya itu.


"Sore boss kedua." Ujarnya menyapa karena ia bingung harus memanggil apa.


"Jangan panggil saya bos, bos kalian kakak saya, jadi panggil saja nama saya."Ujar Danien datar


"Pak Danien,,"Ujar Reza sedikit ragu, mengeja nama Adik dari Atasannya yang di kenal kejam itu tapi baik dan sepertinya ia merasakan jika adik dari atasanya itu sifat nya sama seperti boss Reivantnya, "gawat dah ni."Pikirnya


"Hm,,"Danien hanya berdehem,


Deheman Danien, membuat Reza semakin berpikir jika ia akan menjadi patung hidup jika Bersama kedua atasanya itu. "mati kutu,"Pikirnya lagi. tidak seperti saat bersama Brandon dan Arthur.


Mobil sudah sampai di lobby hotel itu, dan Reza keluar terlebih dahulu, serta berdiri di sisi pintu yang terbuka itu menunggu kedua bossnya, ya ia claimnya mereka berdua Boss.


"Boss, kamar sudah saya pesan kan dan semuanya sudah beres."Ujar Reza berjalan Bersama kedua Tuan muda Park. Beberapa manusia yang ada disana terpana menatap kedua tuan muda park yang sangat tampan, maskulin dan bisa di bilang Hot, beserta antek-anteknya yang terbilang tampan.


"Dari manakah manusia-manusia tampan ini berasal? Apakah mereka turun dari khayangan." Ujar salah satu wanita dengan beberapa temanya.


"Uhhh,, kalau memilih, aku hanya mau kedua pria yang berjalan di depan,mereka benar-benar sangat tampan, apakah mereka adalah publik figure?."Timpal yang satunya.


Sepertinya mereka mulai menghalu dan bisik-bisik tetangga hingga terdengar di telinga kedua putra Park, tapi mereka tak begitu memperdulikan.


Hingga mereka masuk ke lift yang membawa mereka ke salah satu kamar hotel yang terbilang paling mewah,


"Reza, kamu bersiap lah nanti jam 7 jemput kami lagi disini."Ujar Reivant pada bawahannya itu


"Baik boss,,sebelum jam 7 malam kami sudah disini, selamat beristirahat boss."Ujar Reza sambil pamit undur diri, saat kedua bosnya sampai di kamar tempat mereka menginap.


"Ya,,"Jawab Reivant singkat


Danien tidak tahu dimana, sepertinya ia di kamar mandi.


****


Yunna Butik


Ny.Park sibuk dengan pekerjaannya yaitu mendesain baju untuk cucu tercintanya, ya ia ingin merancang sendiri, dari kain yang benar-benar berkualitas tinggi, karena ia begitu menyayangi cucunya itu.


"Ra, seandainya kamu disini nak, mommy akan sangat bahagia."Gumamnya mengingat anak menantunya itu yang tak lain adalah anak dari sahabatnya masa kuliah dulu.


"Chriss, terima kasih kamu sudah melahirkan putri yang cantik, yang sekarang menjadi menantuku, seharusnya kamu juga melihat betapa cantiknya cucu kita."Ujarnya lagi.


Ya, ia bergumam pada diri sendiri dari tadi sambil terus mengambar baju yang akan di gunakan baby Carli saat ulang tahunnya nanti.


*****


Mansion Park


Terlihat Michael dan Chaiden yang duduk di ruang keluarga, Bersama baby Carli yang tampak asyik bermain dengan permainan-permaian yang banyak , Michael duduk Bersama baby Carli di Math yang sangat tebal dan empuk.


Sedangkan Chaiden duduk di sofa sambil memangku Laptopnya. Karena bulan depan ia juga akan wisuda, jadi ia menyelesaikan laporan akhirnya itu. Dia berjanji pada diri sendiri untuk bisa seperti kakak dan adiknya.


Walaupun sebenarnya ia sudah terbiasa untuk ke kantor mommynya. Karena ia yang akan mengambil alih perusahaan mommynya, tapi ia juga harus mendapatkan gelar agar posisinya aman dan juga tidak di ledek terus oleh adik-adiknya.


"Kak, kapan kakak wisudanya?."Tanya Michael memecah kesunyian


"Bulan depan, Mike!" Jawab Chaiden singkat


"Baby, bulan depan juga ulang tahun kak, hadiah apa yang bagus ya?."Tanya Michael lagi dengan raut wajah bingung.


"Uhm,,permainan sudah banyak, baju sudah banyak, sepatu hampir jamuran saking banyaknya." Lanjutnya lagi.


"Mobil saja."Jawab Chaiden asal atas pertanyaan adiknya itu, karena ia juga bingung apa yang akan ia kasih buat ponaan cantiknya itu.


"Hei kak, baby masih kecil, ngapain kasih mobil?. Apa mobil mainan saja yah?ck,tapi permainan baby carli sudah banyak."Tanya Michael dengan jawaban kakaknya itu agak aneh


"trus apa dong, kakak juga bingung, Mike?."Jawab Chaiden


"Kak Kai dan kak Mike,,ulang tahunnya baby kan masih bulan depan, kenapa pusingin hadiah dari sekarang."Ujar Aidyen yang tiba-tiba nongol dari arah luar, karena ia baru saja pulang sekolah.


"Hei tumben pulang cepat ,Ai?"Tanya Chaiden, karena adiknya sepertinya pulang pagian jam 3 sore, wkwkwkwk.


"Isss,,kan Ai sudah kelas 3 kak, jadi pulangnya cepat, dan juga Ai kan anak pintar jadi ya suka- suka Aidyen lah."Jawab Aidyen dengan wajah tengil seolah mengejek, benar-benar lah nie anak.


"Ya,ya ya yang pintar, ganti baju sana."Jawab Chaiden mengusir adikknya itu


Michael hanya tersenyum melihat kedua saudaranya itu


"Den,,Den, alang,alang,,"Ocehan baby carli "papa,,papa,," ocehnya lagi


"Hah, baby bilang jalan-jalan ke tempat papa??."Ujar Aidyen seakan mengerti dengan perkataan ponaannya itu


Baby Carli tampak menganggukan kepalanya dengan imutnya, membuat ketiga pamannya gemas.


"Pamanmu ganti baju dulu ya, baru kita main."Ujar Michael sambil mengelus rambut hitam ponaanya itu.


"alan-alan, tielll."oceh Bayi mungil itu seakan berkata ia tidak ingin main, tapi berjalan ke tempat papanya.


"Ya,ya kita jalan-jalan sayang."Jawab Michael pasrah, entah ia akan mengajak baby carli dan kakaknya Chaiden serta Aidyen jalan-jalan kemana, karena ia tidak mungkin jalan sendiri.


"Kak, kita ke Mall ya, sepertinya baby jenuh di rumah terus."Ujar Michael tiba-tiba yang membuat Chaiden menatap tak percaya karena mereka belum pernah keluar Bersama baby carli jika tidak dengan kakak pertama atau mommynya.


"Apa kamu yakin Mike, akan membawa baby?."Tanya Chaiden ragu, sambil menatap adiknya


"Ck, kan pergi Bersama kakak dan Aidyen juga, Mike mana berani sendiri."Ujar nya menjawab pertanyaan kakaknya itu


"Oh,baik lah kakak akan meminta beberapa bodyguard untuk ikut Bersama kita. Tapi,apakah kau yakin,mike? karena ini bukan dirimu, seorang Michael mengajak jalan?."Ujar Chaiden akhirnya dan ia sedikit ragu dengan perkataan Michael.


"Kalian mau kemana kak?"Tanya Aidyen saat mendengar kakak ketiganya berkata bawa bodyguard


"Ke Mall Den, kita bermain disana, sepertinya baby bosan di rumah terus."Jawab Chaiden pada adik bungsunya.


"Tapi Ai harus nyamar dong, kan fans Ai banyak."Ujar Aidyen dengan mimik muka yang di buat imut


"Terserah kamu saja, yang banyak fans, kamu pikir kakak gak punya fans."Jawab Chaiden dengan kesalnya.


"Ck,aku tidak yakin itu. Kalau kak Keenam masih bisa di percaya. Karena ia adalah salah satu gamer terkenal dan tertampan. Ai akui itu". Jawab Aidyen yang seolah mengejek kakak ketiganya itu.


"Ck,,sudah ayo kita bersiap,,"Ujar Michael


"Apa kita ajak kak Lian juga."Usul Aidyen lagi


"Mana bisa Den, kak Lian kan punya tugas penting di rumah."Jawab Michael


Dan mereka akhirnya sudah rapi dengan pakaian yang mereka anggap cocok dan bagus serta baby Carli, yang sudah cantik karena tadi Michael meminta Liliana yang memakaikan pakaian yang cocok untuk baby mungil mereka.


Chaiden sendiri yang menyetir mobil, mereka mengunakan salah satu mobil Mansory Rolls Royce Cullinan salah satu koleksi milik kakak pertama mereka dan mereka juga pergi dengan 4 orang bodyguard yang mengunakan satu mobil lainnya yang mengikuti dari belakang, dan mobil yang mereka pakai.


Sebenarnya sudah di lengkap dengan beberapa buah senjata dan anti peluru sama dengan mobil yang di pakai oleh bodyguard mereka, yang hanya Chaiden yang tahu, makanya ia memilih mengunakan mobil itu. (sebenarnya hampir semua mobil koleksi Reivant punya system keamanan yang sama).


"Kak, apa tidak salah pakai mobil ini??"Tanya Michael,


"inikan mobil koleksi ,kak Rei??."Lanjutnya lagi.


"Sudahlah, santai saja, kak Rei takkan marah, karena ada Baby Carli."Jawab Chaiden seakan tak bersalah.


Aidyen sibuk bermain Bersama Baby Carli di jok belakang, mereka seakan menikmati pemandangan bangunan-bangunan megah di luar.


"Wahh mobil ini sangat nyaman."Ujar Aidyen sambil melihat keadaan dalam mobil itu, dan ia menatap sedikit sesuatu yang ia tahu, mereka aman itu yang ia pikirkan.


"Tuan muda kemana?"Tanya salah satu bodyguard (A) karena tidak biasanya ketiga tuan muda mereka keluar dari mansion jika tidak Bersama tuan muda pertama.


"Entahlah, kita ikuti dan menjaga keamanan mereka. Itulah, tugas kita."Jawab salah satu nya lagi(B)


"Apa saya harus laporan pada tuan Brandon?."Tanya Si C


"Iya harus,,"Jawab si D


Dan bodyguard C menekan tombol pada ponselnya untuk menelpon Tuan Brandon, atasan mereka.


"Hallo,,"Jawab dari line sebelah


"Hallo, selamat siang Boss,,"Jawab Si C


"Ya, ada apa,,"Tanya Brandon bingung, karena tidak biasanya Bodyguard dari rumah menelpon jika tidak ada hal penting.


"Katakan,,"Ujarnya lagi


"Begini boss, sekarang kami dalam perjalanan mengikuti tiga tuan muda dan nona kecil."Ujar bodyguard C itu


"Kemana??."Tanya Brandon, tidak biasanya ketiga manusia rumah itu keluar, termasuk kakaknya itu.


Iya, Brandon khawatir karena kedua ahliwaris park dan juga putri dari pewaris pertama park keluar secara bersamaan, walaupun mereka semua anak dari keluarga park tapi akan jauh lebih mudah jika para pesaing-pesaing keluarga park yang tahu secara detail untuk mencelakai ketiga manusia itu selain Michael tentunya, jadi ia akan mengirimkan beberapa bodyguard lagi.


"Ke Mall boss, tadi Tuan Chaiden meminta kami untuk mengikuti mereka."Jawabnya, sebenarnya para bodyguard itu tidak tahu jika Chaiden adalah kakak dari Brandon, karena yang mereka tahu Brandon yang menjadi atasan langsung mereka jadi mereka berpikir harus melaporkan pada bossnya.


"Oke, awasi kakakku dan kedua adikku serta ponaan ku dengan nyawa kalian."Ujar Brandon dan menutup telponya.


Bodyguard C memasang wajah cengo, "kakak??.."Gumamnya dalam hati.


***


Skip


Mereka sampai di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di kota itu, Chaiden memarkirkan mobilnya di parkiran di mall itu Bersama satu mobil bodyguard , dan dari sudut tak jauh dari mereka ada salah satu mobil datang lagi, tapi mereka tidak turun, hanya satu yang tak membuat anak-anak Tn.Park maupun bodyguardnya curiga, karena mereka berpikir ini tempat umum yang biasa di kunjungi oleh orang banyak. tak ada gerak gerik yang mencurigakan, ternyata musuh sudah melakukan persiapan matang.


Chaiden keluar dari mobil sambil mengendong baby carli, karena ia yang meminta, dan Aidyen serta Michael jalan di sampingnya, dengan Aidyen yang selalu memegang tangan kakak keenamnya itu.


"Nah kita sudah sampai."Ujar Chaiden dengan senyum yang tak pernah lepas dari wajah tampannya


Karena ia hanya mengunakan topi saja, berbeda dengan kedua bungsu park yang pakaianya hampir-hampir menutupi seluruh tubuh mereka, seperti hidup di kutub.ckckckc


"Kalian berdua apakah bisa melihat dengan jelas??."Ejek Chaiden melihat penampilan kedua adiknya itu, Baby carli tertawa melihat pamannya. Setelah puas berkeliling dan bermain, serta tidak ada yang di beli karena memang hanya berjalan-jalan saja.


"Den,den lapal, lapal,,"Ujar baby Carli yang sudah mulai lancer bicara


"Paman Aidyen belum lapar sayang??."Ujar Aidyen yang berpikir ponaanya bilang lapar


"Ck bukan kamu Ai, tapi baby yang lapar."Jawab Michael


"Oke kita cari makan dulu ,ya."Ujar Chaiden melihat kesana-kemari mencari tempat makan.


"Kakk kita makan di sana saja."Tunjuk Aidyen pada salah satu tempat makan.


"Sepertinya untuk baby ada,,"Lanjutnya lagi


Saat mereka berjalan, mereka menikmati suasana ramai, termasuk bayi mungil itu, ia merasa bahagia sepanjang perjalanan ia bertepuk tangan dan berceloteh dengan riang,,hingga.


"Kakak Ipar,,"Ujar ketiga tuan muda Park bersamaan


TBC.


Terima kasih atas dukungannya.


Jangan lupa,like,vote dan dukungannya yah.


Ikuti terus cerita ini. Terima kasih😊🙏