PRINCESS DADDY'S

PRINCESS DADDY'S
31. Penuh Drama



Ny. Park dan rombongannya telah tiba di mansion, mereka langsung mengatur semua barang-barang bawaan agar tidak menimbulkan kecurigaan saat Reivant dan Tn. Park kembali nanti.


Sejak dari bandara tadi Baby Carlissa terus menempel pada Paman bungsunya. Siapa lagi kalau bukan si bungsu Park,Tuan Muda Aidyen tercinta.


Aidyen sangat senang dan bersyukur akhirnya penantian panjang nya terkabulkan juga. Bahkan saat tiba di Mansion baby Carlissa terus bersama Aidyen.


Bahkan Ny. Park yang hendak mengambil baby Carlissa dari Aidyen saja bayi kecil itu memberontak dan mengamuk.


"Mom, seperti nya baby Carli kesal, karena Mommy mengocehi tadi." Ujar Arthur yang sepertinya meledek.


Karena di pesawat Ny. Park sempat mengomeli bukan dia bukan mengomeli tapi menyamakan baby Carlissa dan Arthur, setelah itu Baby Carlissa memberontak dan mencari Brandon.


Ny. Park berdecak kesal dan menatap Arthur yang terus menjahilinya.


Tak lama kemudian handphone Brandon berdering, pria itu terpaku dengan gugup ia mengangkat handphone nya.


Menatap nama yang terpampang di layar handphonenya, ia tersenyum lega saat melihat nama Michael terpampang di sana. setidaknya bukan kakaknya Reivant.


"Halo,Mic." sapa Brandon.


"Darimana saja kak, kenapa tadi tidak mengangkat telpon ku, kalian membuat aku gelisah, aku kuatir. Tidak ada satupun yang merespon panggilanku, taukah kalian aku hampir saja berencana untuk pulang. Kalau kalian tidak mengangkatnya lagi, aku akan meninggalkan turnamen ku disini. Bisa tidak sehari saja jangan membuat aku kuatir, kau tau kak, ini pertama kalinya aku jauh dari kalian, kalau kalian kenapa-kenapa, siapa yang akan menjagaku, melindungi ku. Dimana Mommy, aku ingin berbicara." Ujar Michael panjang lebar tanpa jeda sedikitpun.


Brandon menyerngit keningnya, tak ia sangka bahwa adiknya itu akan secerewet ini. Brandon menyerahkan handphonenya pada Ny. Park.


"Halo my Little Boy." sapa Ny. Park dengan tenang.


"Mom,,apakah mommy baik-baik saja, Mom, kemarin aku seperti melihat Mommy disini, aku berpikir mungkin aku sedang berhalusinasi karena aku merindukan mu, Mom. Aku juga mendengar suara baby Carli, kalian darimana saja kenapa baru mengangkat telponku." Celoteh Michael dengan suara yang sedikit serak.


Ny. Park menghela nafasnya gusar, ia bisa merasakan kekhawatiran putra kelimanya itu.


"Mommy dan kakak-kakakmu baru kembali dari mall, jadi kita tak sempat mengangkat telponmu. Maafkan Mommy my little boy, kapan kau kembali,Mic?" Ny. Park berusaha mengalihkan pembicaraan


"Seperti besok aku sudah sampai di rumah. Karena, malam ini masih ada satu pertandingan lagi yang harus aku ikuti, baiklah mom, aku harus bersiap-siap dulu  Bye." Michael menutup telponnya dan Ny. Park langsung mengembalikan handphone Brandon pada pemiliknya.


Ny. Park menyuruh putra-putranya untuk mengatur barang-barang mereka sebelum Reivant pulang dan menimbulkan kecurigaan.


Aidyen mengendong Baby Carlissa kekamarnya baby Carlissa dan meletakkan ponakannya itu di atas sofa. Ia menatap bayi kecil itu lama, ia berpikir apa yang harus ia lakukan pada bayi kecil itu.


Tak lama kemudian Arthur masuk dengan sebotol susu untuk baby Carlissa dan menduduki dirinya di samping baby Carlissa.


Seperti baby Carlissa sangat haus ia langsung mengambil botol susu itu dan memegangnya sendiri walaupun di bantu oleh Arthur.


"Tumben kau peka kak. " ledek Aidyen dan membuat Arthur menatapnya kesal.


"Aku tau kalau Tuan putri tercinta kita ini sepertinya haus dan kelaparan. Jadi setelah mengatur barang bawaanku aku langsung membuat susu untuknya. Kau pikir aku seperti dirimu." Ujar Arthur yang balik meledek Aidyen.


"Ck,,aku tidak pernah mengurus bayi dan aku tidak tau bagaimana mengurusnya." balas Aidyen dengan wajah tengilnya.


"setelah itu apa yang akan kita lakukan pada baby Carli kak, sepertinya ia sudah tak nyaman dengan pakaiannya,," tanya Aidyen


"mandikan dia,," jawab kakaknya Arthur dengan jahil, karena iya tahu adiknya Aidyen takkan bisa memandikan bayi kecil itu yang ada, ia akan membuat celaka dan berakhir di gantung oleh kakak tertuanya.


"oh itu tidak akan terjadi kak,," ujar Aidyen dengan mimic muka yang sungguh memelas, karena ide gila kakak kelimanya, ia tidak akan ambil resiko di cincang oleh kakak pertamanya atau biasa ia sebut serigala jantan itu.


"aku tidak mau,," lanjut Aidyen lagi,,"apa aku panggilkan Maid saja untuk memandikan Baby Carli?" usulnya lagi.


Arthur hanya menghela napasnya dengan kasar dengan usulan adiknya ini.


"Mom,," ujar Arthur dan Aidyen bersamaan.


Ny.Park berjalan mendekati Arthur dan Aidyen serta putri kecil itu,,


"apakah putri kecil grandmom masih ngambek, grandmom minta maaf ya sayang,," ujar Ny. Park pada bayi mungil itu yang menatapnya dengan matanya yang bulan dan pipinya yang sangat mengemaskan. Ny.park mengangkat baby carli dan tak ada penolakan lagi dari bayi mungil itu, ia malah memeluk leher grandmomnya nya dengan celotehnya khasnya.


Arthur dan Aidyen merasa lega, akhirnya mereka tidak repot memikirkan siapa yang memandikan bayi mungil itu.


setelah jam makan malam tiba semua keluarga Park minus tuan. Park, Reivant dan Michael menuju meja makan, karena sekarang keluarga Park berkumpul di Mansion ini, jadi sudah ada Maid yang tinggal dalam Mansion ini untuk memenuhi jika ada yang di perlukan oleh anggota keluarga Park.


"Dan,," Ny.Park memanggil Danien,, "apakah daddy mu dan kakakmu Reivant akan pulang malam ini,," tanya Ny. Park


"iya mom,," jawab Danien, "sepertinya kak Reivant tahu aku menghack penerbangan mereka tadi,," lanjutnya dengan santai.


"hei,,kenapa kamu menambah masalah kak Danien,," Ujar Chaiden,, "kita akan mendapat siraman Rohani malam oleh kak Reivant,," lanjutnya dengan muka di tekuk karena ia paling malas mendengar ocehan kakak pertamanya itu.


"Ya,,mau gimanapun kak Rei pasti tau kalau aku pelakunya." jawab Danien sambil Menyuapinya makanan ke dalam mulutnya.


"Ini petaka besar. Mom, sepertinya aku ada urusan di luar sana, malam ini aku tak akan pulang, jadi kalau kak Rey bertanya katakan saja kalau aku sedang mencari tahu tentang Mr.GM." Ujar Brandon dan mencepatkan makannya.


Arthur hanya mengangguk setuju, karena jika Brandon pergi, ia juga pasti akan mengikutinya pergi.


"Tidak ada yang boleh pergi malam ini." Ujar Reivant tiba-tiba dan membuat Brandon tersedak.


"Papa.." Baby Carlissa langsung tersenyum kearah Reivant dan mengulurkan tangannya.


Brandon, Arthur, Chaiden langsung menunduk kepala tak berani menatap Reivant langsung. Tidak dengan Danien yang tampak santai seolah tak bersalah dan Aidyen yang seolah tak mengetahui kedatangan Kakak pertama dan Daddynya.


Ny. Park hanya tersenyum menyambut Suami dan anak pertamanya yang baru saja datang dengan tiba-tiba.


Reivant tersenyum lebar dan langsung mengendong baby Carlissa dari chair baby. Ia mencium pipi putrinya sayang dan berjalan meninggalkan mereka yang sudah was-was takut di ocehin oleh Serigala Jantan itu.


****


Selesai makan malam, mereka semua kembali ke kamar masing-masing, karena Tuan Reivant tercinta sepertinya sudah melupakan adik-adiknya karena Baby Carlissa.


"Aku bersyukur kita selamat dari ocehan kak Rei." Ujar Chaiden lega dan menghela nafas.


"Kau tau kak, tadi aku sudah siap untuk melakukan drama kolosal, jika kak Rei langsung menyerbu kita dengan Ceramah rohaninya." Jawab Aidyen dan mengelus dadanya lega.


Sekarang kelima Putra Park sedang berkumpul di kamar Danien, karena hanya kamar Danien yang bersih dan bisa menjadi tempat berkumpul mereka, atau dalam istilah Emak-emak, tempat ngeqibah versi Pria tampan Park.


"Ck,, Aku langsung membuang muka dan menunduk tak berani menatap mata elang itu." Ujar Arthur dan berdegik ngeri, membayangkannya saja sudah membuat ia merasa ngeri.


"Ck,,kalian terlalu mendrama, Aku santai saja seolah tak bersalah." Jawab Danien yang duduk di kursi kebanggaannya.


Tak lama pintu kamar di ketok,membuat kelima pria itu langsung bangkit dari tempat duduk mereka masing-masing dengan was-was.


Tidak untuk Brandon yang sudah terlelap di atas tempat tidur kakaknya Danien.


TBC.


👼🏻: Hay tante-tante dan paman-paman kesayangan baby Carlissa. Sebelumnya Baby Carlissa memohon maaf jika,kadang Baby Carlissa post nya satu-satu chapter,karena Cerita ini on going. Dengan dukungan dari kalian akan membuat kami semakin semangat melanjutkan cerita ini. walaupun kadang telat bahkan lama Up lagi. Terima kasih atas dukungan dan perhatiannya untuk Baby Carlissa selama ini. ikuti terus Baby Carlissa dan berikan cinta kalian sebanyak-banyaknya. Aku mencintai kalian😘