
"Assalamualaikum maaf saya terlambat"kataku begitu sampai ditempat makan Padang sesuai kesepakatan kemarin,sambil mengatur nafas ku aku duduk di depan raffi
"apa anda tahu waktu adalah uang,anda membuang waktu saya lima belas menit,lihat sampai nasi pesanan saya sampai sudah habis."katanya panjang sambil menatapku tajam,mau gimana lagi banyak laporan salah yang dibuat sama bagian perlengkapan dalam keuangan ada yang salah sedikit saja apalagi nol satu aja udah kacau semua.
"biasakan membalas salam dulu baru ngomel"kataku lalu meletakan paper bag keatas meja
"walaikumsalam "jawabnya lirih dengan memandang arah lain kebalikan saat ngomel tadi dengan suara tegas dan tatapan tajam
"karena Anda udah makan jadi bisa selesai lebih cepat,saya ingin mengembalikan baju Rapunzel,saya udah ke butik tapi orang butik bilang udah anda bayar jadi saya serahkan pada anda"kata ku panjang
"saya buat apa saya laki laki,jangan gila anda menyuruh pakai itu"katanya sewot
"terserah anda,kalau udah tau gak anda pakai kenapa kemarin tidak sewa kenapa harus beli"kataku kesel dia beli baju semahal tuju ratus lima puluh ribu,padahal kalau sewa cuma dua ratus ribu,emang baju nya bagus tapi kalau Membanjir buat apa
"ya udah buang aja kenapa repot "katanya cuek,asem ini cowok
"anda tau harganya tuju ratus lima puluh ribu dan sekarang anda nyuruh buang,apa anda tidak tau untuk sebagian orang dengan uang segitu bisa buat makan selama seminggu dan anda suruh membuang,"
"anda nyuruh buang kan,ok agap udah anda buang sekarang saya pungut,terimakasih permisi assalamualaikum"kataku langsung berdiri tapi belum sempat berjalan ada tangan yang menarik
"anda belum makan"katanya dengan muka datar,aku lihat dengan senyum sinis
"saya tidak nafsu makan dengan anda jadi permisi"aku bergegas keluar,makan tar aja di kantin pabrik bunyi dering ponsel dari tas ku mengagetkanku tertera nama Dito disana
"assalamualaikum Dito"
"walaikumsalam ada apa,
"mbak bisa mintak tolong kami dikantor polisi
"ok kamu Sherlock aja mbak lansung meluncur,kata ku langsung berlari ke parkiran
"aku aja yang anter kamu buru buru tar malah bawa kendaraan membahayakan orang lain"kata Rafi yang langsung mengambil kunci motor ku,aku mau protes. tapi tar malah rame dengan menunjukan ponsel ku Raffi langsung paham setelah tiga puluh menit kami sampai,aku juga udah bilang mas Haris buat ijin mendadak,setelah aku melihat beberapa anak bersragam SMA sedang melakukan pus up di lapangan,kulihat Dito dan Bayu juga sama mereka pus up,kulihat Rafi menyamperin. seorang polisi dan mengobrol bahkan kulihat mereka tertawa,dengan berat hati ku langkah kan kaki mendekati mereka,
"permisi pak maaf saya wali dari mereka apa masih lama ya"
"tidak Bu udah selesai,sebenarnya ini cuma kenakalan remaja jadi mohon anak nya lebih diperhatikan,mereka kena razia karena keluyuran di jalan pada jam sekolah dan merokok,tadi kami udah melakukan pembinaan dan mereka juga udah menandatangani perjanjian tidak akan mengulangi ini dah selesai sebenarnya kami menyuruh mereka pus up sebagai sedikit hukuman."
"terimakasih pak,saya wali dari siswa dengan nama Dito dan Bayu"kataku ,setelah itu kulihat polisi memanggil temannya untuk memanggil dua bocah tadi
"terimakasih pak,kami permisi"kata ku berjalan keluar di ikuti dua bocah tadi setelah nyampai diluar kulihat Raffi mengejar kami,
"dimana montor kamu "kataku sambil memandang kearah Dito
"masih di tempat tongkrongan"kata Dito sambil menundukkan kepala
"udah sholat Dzuhur "tanya ku yang dijawab gelengan kepala mereka berdua,
"mbak gimana balik ke pabrik nya tanya Bayu yang dari tadi cuma diam dan menunduk,
"mbak udah dewasa bukan kalian "kataku ketus membuat Dito langsung Manarik tangan Bayu buat kabur
"sebenarnya siapa Bayu itu"tanya Raffi membuat aku pingin ketawa kaya nya dia mulai meragukan berondong ku,
"menurut anda"tanyaku balik
"bukanya anda mengagap dia brondong saya"sbingku sambil tersenyum sinis dan meninggalkannya naik angkot yang kebetulan berhenti
POV .Raffi
pertama aku melihatnya sama seperti umunya laki laki melihatnya cantik nya ,cantik alami dengan kulit kuning Langsat,rambut panjang hitam lurus,dan lesung pipi di kedua pipinya saat ketawa,membuat ku ingin mendekatinya tapi seiring gak sengaja mendengar obrolan nya dengan temannya membuatku penasaran tapi sayang gak semudah wanita yang biasa ku dekati cuma dengan mengandalkan tampang dan seragamku untuk mendapat kontaknya aja aku gagal hingga aku harus pergi tugas ke perbatasan yang tadi nya enam bulan menjadi delapan bulan aku dah merelakan mungkin bukan jodohku tapi saat aku bertemu kembali dengannya di angkringan malam sehabis aku pulang dari perbatasan ada niat ku mendekatinya,aku ingin mengenal lebih lanjut tapi niat ku pudar saat melihat dia dengan laki laki yang mungkin lebih muda darinya dan dari beberapa kali pertemuan kami aku jadi semakin yakin mereka saling menyayangi tapi aku merasa ada yang aneh aku tau laki laki itu teman Dito tapi aku gak menyangka kalau dia teman sekolah Dito yang berati umurnya beda jauh dengan Ika,tapi waktu aku tanya dia bilang ah kacau
"ga boleh tanya gak "tanya ku pada Angga saat ini kami lagi bersantai menikmati angin malam di depan asrama bersama bujang
"Lo kenal gak remaja laki laki nge-band yang di cafe yang namanya bayu 'kataku hati hati takut dia curiga dan bilang calon bininya
"o Bayu,kenal dia adiknya Dwi,"katanya masih sambil memainkan ponselnya sepertinya lagi saling berkirim pesan dengan calon istrinya
"adiknya Dwi,berati adiknya Ika juga dong"kataku,Angga langsung melihatku heran
"ya pastilah pertanyaan mu aneh"kata Angga sambil berjalan masuk asrama.berati mereka saudara,sial selama ini aku salah paham,aku ambil ponselku untuk menghubungi kontak yang kemarin ngajak ketemuan terhubung tapi di tolak sialan,ku lihat keluar Angga keluar dengan pakean rapi,
"mau kemana Lo"
" jalan lah emang Lo"
"ikut dong"
"ga ah kalau ada lo tar aku gak dapet vitamin B"katanya sambil menaiki motornya dan pergi ninggalin aku sialan dasar punya teman ko mesum,sebuah nama terlintas di pikiranku langsung ku buka ponsel ku cari kontaknya
"dimana "
"angkringan jl.xx
"sendiri
"sama Bayu
"om gabung ya,lagi suntuk soal nya
"om mencurigakan aku ga mau "katanya langsung di matikan ponselnya,ahhhh sialan itu bocah