
"assalamualaikum "
"walaikumsalam"jawab ku tak lupa ku cium tangan nya,
"bikin berapa loyang dek'
"empat ,satu buat dirumah,dua di bawa ke rumah Bu .Lutfi,satu mau tak bagi dua buat Ratih sama Santi" Santi rumahnya di depanku hanya perlu menyebrang jalan.
"sini aku bantu beresin perkakas kotornya "
"o dengan senang hati ,tapi ga ada bayaran awas mintak bayaran ,aku mau menyapu halaman depan dulu".aku keluar dengan membawa satu loyang kue yang dah ku potong jadi dua,
" ini satu buat kamu ,satu kamu "kataku ,tadi sebelum aku keluar aku dah SMS mereka berdua untuk keluar rumah.
"kalian keluar sama sama bawa sapu,ijin nyapu depan ya"
"iya ko bisa sama ya"jawab mereka bareng sambil cekikikan ,Santi yang paling muda diantara kami bertiga umurnya baru dua puluh delapan,baru satu tahun menikah .
"aku juga sudah beli tar kesana nya bareng aja"
"aku semalam pulang kerja sekalian beli bolu buat dibawa entar"Santi seorang perawat,kalau Ratih humas di rumah sakit, mereka satu rumah sakit beda profesi.
"Dadan yang cantik"kata Ratih membuatku bingung karena baru kali ini aku ikut kumpul di asrama,seminggu disini udah kenal beberapa orang tapi hanya akrab dengan Santi dan Ratih mungkin karena rumah kamu dekat dan sama sama belum ada momongan.
"meski tampil sederhana tetap harus cantik,biar suami ga lirik lirik"jelas Ratih
ha ha ha "ayu bubar sebelum suami curiga " sekarang gantian Santi.Tak lupa kami juga membersihkan halaman dulu sebelum masuk.
" udah selesai mas"kataku saat melihat Raffi mengalap tanganya Pake lap kering.
"manis dek brownies nya enak"kata nya sambil duduk di kursi yang ada di dekat dapur,
"kan buat nya Pake cinta "
"Oya ,cintanya kaya apa sih mau lihat"katanya sambil menarik tanganku hingga aku jatuh duduk di pangkuan nya, sekelebat bayangan Raffi senyum dengan cewek semalam membuatku merubah duduk yang tadi duduk menyamping di pangkuan nya berubah mengangkang di depan nya dan langsung mengalungkan tangan ku ke lehernya.
"kenapa mau lihat cintaku"
"penasaran aja"
"aku mudah jatuh cinta tapi juga mudah patah hati" kataku sambil berbisik di telinganya,seketika aku merasa kan tangan yang tadi melingkar di perut menarik hingga dada kami saling menempel.
"jam berap berangkat kerumah mayor lutfi"tanya serak sambil menciumi area leherku,genit dan goda suami ga dosa kan tanya ku dalam hati.
"jam delapan "jawabku sambil aku cium area leher nya,kemarin aku baca cara bikin tanda merah perlu di coba kayanya.
"ssssss dek"desisi nya saat ku hisap leher nya kuat ini pertama kali buatku.
"ko ga merah sih" kata ku saat melepas hisapan ku.
"apa yang merah"tanya nya heran,hingga satu menit.
"oo kamu mau bikin tanda merah ,"aku hanya mengguk.
"sini aku ajarin " katanya sambil tersenyum jahil meneruskan menciumi area leher hingga lama lama ciumannya berubah menjadi hisapan kuat.
"sss ah mas sakitttt"cicitku
"gitu caranya ,sekarang coba kamu praktekkan sesuai contoh ku"
"tapi aku ga bisa lihat"kata ku
"ok kita cari tempat yang bisa dilihat "katanya yang lansung menjilat area bawah tulang selangka sesekali menghisap kuat ,aku ga tau sejak kapan dia sudah melepas kancing piyama ku
"tunggu beberapa menit pasti kelihatan" kata nya sambil menarik kaosnya keatas.
"buat apa mas di buka"
" biar kamu bisa praktek ayo pilih mana,"
"sss terus hisap nya yang kuat" katnya saat aku menghisap lehernya setelah memberikan ciuman ciuman kecil dilehernya.saking fokus nya aku menghisap lehernya aku ga sadar piyama ku dah terlepas,
"kitab lanjut di kamar apa disini masih pukul tuju "
"hah "kagetku.
"di sini aja kita coba duduk ,ga boleh nolak dosa".
Sialan senjata makan tuan ini,kataku dalam hati niat mengasih tanda kepemilikan kaya di novel novel dewasa,malah aku dikerjain Raffi.
"itu nama nya Ayunda,adik sepupu kapten Lutfi dokter klinik ,janda anak satu "terang Santi padaku,itu kan wanita yang semalam ngobrol sama Raffi.
"janda kenapa "
"suminya juga dokter ,kena skandal dengan perawat muda" terang Ratih sekarang.
"kalian ko tau satu rumah sakit " yang dianggukin Santi dan Ratih.
"Ayu dulu satu rumah sakit dengan kami dia dokter umu,suminya dokter spesialis anak,gara gara skandal suminya dia pindah ke sini" kata Santi.
"katanya pindah sini gara gara ga tahan lihat mantan suami nya dengan selingkuhan nya".sambung Ratih.
"Tapi setelah menjadi janda jadi kurang belain banya digosipin sama tentara disini, tapi ga berani ada yang negur pada sungkan sama mayor lutfi " kata Santi,kok namanya kaya masa lalu Raffi kataku dalam hati.
"lihat dia mendekati suami mu"bisik santi
"kita lihat jangan bikin malu "kata Ratih,
"ini acara syukuran khitanan anak mayor Lutfi ,pasti dia disini"
"emang dia kenapa "
"hah masa segitunya,"
"eh lihat dia ngajak laki mu pergi"
"kita ikutin pelan pelan,siapin Vidio ,atau rekaman"
"mau bicara apa ayu,"
"ini apa Raffi "tunjuk nya pada leher Rafi ,setelah melihat ayu menarik Rafi ,tadinya Santi ngusulin ngikutin,tapi kata Ratih jangan di ikutin kita lihat dulu,setelah mengamati kita pura pura mendekat dengan alasan membereskan piring kotor ,karena banyak orang dan posisi aku di belakang Raffi sedang ayu tidak mengenalku sebagai istri Raffi membuatku dengan mudah mendekat pura pura mencuci piring.
"biasa lah yu,kamu juga pernah nikah pasti tau"jawaban Raffi membuatnya cemberut.
"anakku Minggu ini ngajak jalan jalan apa bisa kau temani kamu"
"aku ga janji,aku akan bilang istriku "
"kalau kamu bilang istrimu,istrimu aku akan menuduh ku merayu mu,padahal aku memintak mu hanya demi putri ku"
"aku baru seminggu di sini ,kenapa ga sama yang lain"
"kalau yang lain aku belum kenal,kalau kita kan teman lama"
"tapi aku dah punya istri "
"aku tahu ,terus aku mintak tolong siapa kasihan anakku" kata nya sambil menangis.Awas kau kataku dalam hati sambil berjalan pergi karena piring kotor dah aku cuci semua,jadi ga bisa berlama lama disitu bisa curiga nanti.
"gimana "
"kita pulang aku cerita di rumah ,Seperi nya itu cewek,cinta masa lalu suamiku".Setelah pamit dengan ibu.lutfi dengan alasan kita yang berbeda dan dengan waktu yang berbeda lima menit kita bertiga pulng,di jalan aku menceritakan semua yang ku denger dan dugaanku.
"dek ko pulang ga bilang bilang ,mas cari Lo"katanya yang baru masuk dan langsung menyusul ku di kasur, udah dua jam aku pulang baru di cari dua jam kemana aja kataku dalam hati.
"pusing"jawabku malas ,tadi aku beralasan pusing jadi aku bilang aja sesuai alasan tadi.
"ko ga bilang mas"
"la mas aja ga tau kemana aku cari ga ada tanya sana Ratih sama Santi " kata ku padahal aku dah sekongkol sama mereka .
🎼🎼,ponsel Raffi berbunyi.
"mau kemana mas"
"mengangkat telepon"
"kenapa harus menjauh biasanya juga ga pernah menjauh"
"ga kenapa Napa ko"katanya ,tapi setelah mati ponselnya ga bunyi lagi.
"ada apa mas"
"ga da apa apa ko"
"yakin mas ga berusaha menutupi ke bohongan mas kan"
"enggak ko dek ,eh adzan dhuhur dek mas ke mushola dulu".Setelah Rafi siap siap dan pergi ke mushola,segera aku buka grop
...grop Conan...
Sinta
gimana apa alasannya
^^^me^^^
^^^nyari aku ga ketemu^^^
^^^masak dua jam istrinya ilang ga sadar^^^
Ratih
kita buat rencana yang matang buat memergoki mereka
Santi
jangan melibatkan para laki laki
Ratih
betul ,kapten Raffi atasannya para suami kita pasti Sumi kita takut sin
^^^me^^^
^^^ok kita tunggu aja^^^
Ratih
aku akan pinjam mobil adikku
Santi
setuju biar waktu kita ngikutin ga ketahuan
^^^me^^^
^^^thank you^^^
^^^kalian yang terbaik deh^^^