My soul mate

My soul mate
CHAPTER 5



Tiba waktunya para mahasiswa dan mahasiswi Emery Expensive University untuk go homee....


"Alishaa," Panggil Dela


"Yok" Sahut Alisha


"Di jemput gak?" Tanya Dela sambil menggendong tas nya


"Ehm,karena supir ai(bahasa inggrisnya aku cuma sengaja nulisnya gitu) jemput ayah,jadi..." belum selesai ngomong,udah di potong sama Dela


"Pulang sendiri?!" sahut Dela sumringah.


"Enggak" jawab Alisha datar "aku di jemput sama bodyguard aku" sambungnya.


Tiba tiba ada seseorang yang menumpahkan minuman ke baju Alisha yang harganya selangit.


"Uuuupss,sorry,gak sengaja" sahut orang itu.


"Kamu tuh maunya apa sih? Ganggu Alisha terus tau nggak!!" bentak Dela kepada orang itu.


"Udah Del,gak papa,kan Sasha gak sengaja,lagian aku yang di tumpahin" ujar Alisha lembut.


"Nah,dianya aja gak papa,kenapa kamu yang sewot sih,Del. Lagian kan dia bisa beli baru,kan orang kaya,masa gak bisa beli" cerocos Sasha sambil meledek Alisha lalu pergi begitu saja.


"Iih,kurang ajar ya!" bentak Dela.


"Del,udah,mending kita pulang" ajak Dela menenangkan


⏳ ⏳ ⏳


"Heyy guys,ada anak ganteng datang nih" seru Ethan.


"Eh,bisa gak ya,sekali aja gak teriak teriak,ini kuping dah mau copot tau gak!!" omel Gilbert


"Wiih tumben bosque gak irit ngomong,,soriin bro" sahut Ethan sambil merangkul Gilbert


"Terserah" balas Gilbert cuek.


"Yah,kumat deh irit ngomongnya,eh,ntar ada acara gak? Maen yukk" ajak Ethan


"Gak" jawab Gilbert dengan muka datar.


"Ayolah--" ucapat Ethan dipotong oleh Gilbert


"Gak" jawabnya sambil masih memasang muka datar.


Tiba tiba ada yang menghampiri Ethan.


"Abaangg" teriaknya


"Eh,adek" jawab Ethan.


"Hai kak Gilbert" sapa Dela. Yups,Dela adalah adik dari Ethan.


Namun Gilbert hanya acuh tak acuh.


"Gil,adek ku nyapa tuh,bales napa" sahut Ethan sambil menyikut Gilbert.


"Duluan" ucap Gilbert lalu pergi begitu saja


Ih,si kakak,baru mau pdkt,eh malah nyosor batin Dela


"Kok gak pulang dek" tanya Ethan yang sedang menyusuri koridor bersama adiknya.


"Tadi abis anter Alisha,niatnya mau langsung pulang,tapi pengen bareng abang" jelas Dela pajang lebar


Alisha,hmm bisa kali ai manfaatkan ci adek,siapa tau bisa batin Ethan


"Eh dek,abang bisa minta tolong gak" tanyanya.


"Paan?" Dela balik bertanya


Ethan pun mendekatkan bibirnya ke telinga Dela


1 detik


2 detik


3 detik


4 detik


"Siap bang" sahut Dela sambil hormat pada kakak nya itu


⏳⏳⏳


Alisha's home..


Mendengar suara sepatu heels yang khas membuat para pelayan langsung membungkukkan badan sambil menyapa sopan.


"Siang Nona Alisha"


Yah,begitulah sapaan mereka. Alisha hanya mengangguk tersenyum lalu kembali berjalan ke kamarnya.


Tiba tiba Alisha menghentikan langkahnya dan berbalik.


"Bi,nanti tolong antarkan makan malamku ke kamar ya" pinta Alisha kepada salah satu asisten nya


"Siap nona" balas sang asisten.


Sampai di kamar,Alisha langsung merebahkan tubuhnya. Matanya menatap langit langit kamarnya yang indah.


"Hmm,kira kira kenapa ya Sasha gak suka sama aku?" gumam Alisha


"Ah,udahlah,daripada mikir negatif,kan gak baik,mending aku mandi aja" lanjutnya lalu pergi ke kamar mandi yang sudah ada di kamarnya.


Selesai mandi,Alisha pun membuka laptopnya. Dilihatnya foto keluarganya yang harmonis. Lalu pandangannya berhenti di wajah ibunya. Ia menatapnya lekat lekat. Tak terasa air matanya jatuh. Tiba tiba Alisha teringat sesuatu yang tak ingin diingatnya. Dengan cepat ia menutup laptopnya.


tok...tok...tok....


Hmm,makan malam siap nih batin Alisha. Alisha lalu membukakan pintunya dan mendapati asistennya membawakan makanan. Alisha mengambilnya lalu menutup pintunya.


"Enaknya makan sambil ngapain ya?" gumamnya. Tiba tiba...


"Ahha! Sambil nonton drakor aja,pasti seru deh,makan sambil nangis bawang,hahahaha" ucap Alisha lalu menyalakan tv yang ada di kamarnya. Tv nya sudah di atur olehnya,sehingga hanya menayangkan apa yang ia suka saja. Alisha memang suka drakor. Tetapi jika urusan musik,ia lebih suka musik barat.


Alisha pun memakan makanannya sambil memperhatikan drakor yang ia tonton.


⏳⏳⏳


07.00 AM


Sinar mentari mulai masuk melalui celah celah gorden coklat milik Gilbert. Ia mengerjapkan matanya lalu beranjak untuk membuka gordennya.


"Kok mataharinya silau banget si? Apa aku yang kesiangan?" gumamnya. Ia langsung melihat jam di nakasnya.


"AAHH! Jam tujuh?! Berarti 15 menit lagi aku masuk!! Wah harus gercep ini"


Dengan dibantu kekuatan The Flash,akhirnya Gilbert masuk ke kampus tepat satu menit sebelum jam di mulai.


"Huh,selamat" ucapnya sambil ngos ngosan.


Sekilas matanya melirik ke kanan belakangnya,ia melihat Ethan sedang berlari ke arahnya. Buru buru ia memasang wajah datarnya.


"Heyo whatsup guyss! Ada nak cakep di sini" teriaknya,namun Gilbert mengacuhkannya.


"Hei bro,kenapa diem aja sih? Lagi mikirin siapa hayo" Ethan berusaha menerka nerka namun dengan cepat di sergah oleh Gilbert.


"Bukan urusan KAU," kata Gilbert sambil menekan kata 'kau' lalu melengos menuju kelasnya.


"Tunggu aja,Gil,kita bakal war" gumam Ethan lalu pergi menyusul Gilbert.


⏳⏳⏳


Yuhuu,istirahat gaysss...


"Eh Alisha,senior pembimbing kamu siapa?" tanya Dela.


"Kak Gilbert," jawab Alisha polos.


Hmm,mulai berani ya ni anak, batin Dela.


"Ke kantin,Del" Ajak Alisha


"Eeh iya,yuk" jawab Dela


Awas aja kalau sampe kalian deket terus jadian,hehh!! Lagi lagi Dela membatin. Lebih baik ia diam saja saat ini,supaya Alisha tak curiga.


Hola gaisaa,,,maaaapppp banget upnya lama,soalnya ai nya sempet sakit,jadi di maklumi yah.


O iya,ai juga turut berdoa semoga virus corona bisa hilang sebelum datangnya Ramadhan,jadi puasanya bisa aman. Aaamiiin


Makasii guys maap ya kalau kurang menarik.


Assalamualaikumm...