
Ahkirnya hari itu juga Raffi mengantarkan istrinya ke Semarang tanpa mandi, bahkan Riko dan Sandi meledak nya terlalu buncin sama istrinya.
"capek amat bro"
"iya nih lagi capek pikiran"
"kenapa istrimu bikin ulah"
" Iya lagi sensitif sekali akhir-akhir ini, jika ada kemauan tidak diturutin ngambek contohnya kayak sekarang nih aku bilang besok pagi aja kita ke sininya ,eh tadi nekat mau berangkat sendiri udah tahu aku baru datang semalam mau gak mau sekarang tadi habis jogging sore Aku langsung ke sini"curhatan Raffi kepada Angga dan Agus.
"lagi PMS kali atau lagi hamil muda biasanya kan gitu , kalau nggak hormon kehamilan ya efek pms"kata aku suami Lidya.
"iya ada yang bilang begitu ,emang sih udah telat seminggu tapi aku belum menyuruhnya cek pakai taspek "
"Coba aja dulu siapa tahu beneran positif jadi bisa jaga-jaga, kemarin istriku ikut kegiatan Persit besoknya langsung ikut Lomba voli tanpa tahu kalau hamil muda ahkirnya apa anakku tidak tertolong"cerita aku sedih.
"innalillahi rojiun aku tidur berduka untuk calon adiknya Vina"
"aku udah ikhlas udah takdir mau gimana lagi, meski ada rasa sakit dan kecewa sih"
"kita harus ikhlas aku juga pernah mengalami itu saat aku pulang dari tugas mendapati istriku berada di rumah sakit dan anakku harus dilahirkan padahal belum waktunya"
"aduh aku minta maaf nih jadi membuka kenangan buruk kalian berdua tentang calon anak kalian"kata Raffi nggak enak hati.
"buat jadi pengalaman biar tidak terulang lagi santai aja"kata Angga.
"gimana rasanya jadi mayor"
"tanggung jawab tambah berat"
"Kami bangga padamu kami masih kapten kamu udah jadi bayar duluan"
"bentar lagi kalian juga nyusul"
"ha ha ha Amin" jawab mereka berdua kompak sambil tertawa ringan.
"Papa jajan "kata Fathar sambil menarik baju Raffi.
"oke boy kita mau beli ke mana" kata Raffi karena hari mulai gelap jadi akhirnya Raffi berjalan keluar sambil menggandeng kedua bocah balita ke warung terdekat bersama.
" Lo Raffi kamu di sini" sapa Ayu yang juga berada di warung.
"eh Ayu kok kamu ada di sini"
"Putra pindah ke sini udah 6 bulan ini, kalau kamu ada acara apa ke sini"
"oh mengantar istri menemui temannya di sini, aku duluan ya yuk jajannya udahan anak-anak" kata Raffi sambil menggiring Lusi dan Fathar.
"bareng aja yuk Aku juga mau pulang udahan belanjanya nih"Ahkirnya mereka berjalan berdua beriringan dengan anak-anak berjalan di depannya.
"wih mesra banget jalan berdua sambil ngobrol anaknya di depan udah kayak keluarga kecil bahagia" kata Ika begitu Raffi masuk ke teras rumah Angga dan duduk di samping Angga.
"nggak sengaja kebetulan ketemu di warung ma, Putra kan pindah ke sini udah 6 bulan" kata Raffi berusaha memberi pengertian kepada Ika yang lagi cemburu.
"gitu aja kamu cemburu" kata Lily.
"gimana nggak cemburu waktu aku hamil Fathar aku hampir jadi janda gara-gara dia" Kata Kata Ika membuat yang ada di situ langsung melihat ke arahnya.
"Nggak segitunya juga kali dek Kan aku tidak mau menceraikan kamu, cuma dia aja yang ngejar-ngejar aku"
"emang dia siapa sih" tanya Lidya.
"mantan sma-nya tuh"Kata Ika sambil menunjuk Raffi dengan dagunya.
"Ya udah pulang aja yuk sekarang"Kata Ika membuat Rafi melotot dia baru nyampe di sini 1 jam dan sekarang dia minta pulang.
"yang bener aja dek semalam pulang dari Magelang sekarang langsung ke Semarang dan di sini baru satu jam kamu udah minta pulang lagi"
"Ya udah kalau nggak mau pulang sono ketemu sama putrimu kangen kan sama putrimu makanya nggak mau diajak pulang"
"salah lagi bukan begitu sayang"kata Raffi lirih membuat semuanya ketawa.
"bener ya setinggi-tingginya pangkat suami di tempat kerja tetap kalah kalau sudah di depan istri"kata Angga.
" Apa maksudnya hmmmm " kata Lily. Angga yang sadar langsung mengangkat kedua tangannya dan menyatukan kedua tangan sebagai tanda permintaan maaf..
"Ya udah ayo sekarang kita pulang"kata Raffi saat melihat muka Eka yang cemberut.
"sini aku yang jadi sopir di depan mas istirahat aja sama Fathar"Kata Ika saat hendak memasuki mobil.
"nggak Mas aja ,Mas masih kuat kalau cuma Semarang Surakarta jangan kan Semarang Surakarta, Semarang Malang aja Mas masih kuat"jawab Raffi bangga.
"yang bener ntar aku minta pulang ke rumah Ibu sekarang nggak sanggup" dengus Ika sambil masuk ke tempat duduk penumpang sebelah supir,
"ha ha ha kamu tega dek "kata Raffi sambil tertawa kecil.
"Dek bulan ini sudah dapat tamu bulanan belum "
"kayanya udah deh tapi tak sebanyak biasanya kemarin aku cuma flek gitu mungkin karena kecapaian,tahu sendiri Fathar lagi aktif aktif nya "
"Mau periksa gak ke William "
"enggak ah tunggu aja Bula depan "
"kamu tahu Lidya habis kehilangan anak keduanya "
"Hah, yang bener kamu mas"
"suaminya yang cerita dia tidak tahu kalau lagi hamil muda beraktivitas seperti biasa kegiatan Persit, lomba voli , karena kecapean ahkirnya pendarahan dan calon anak yang baru berumur 10 Minggu tidak bisa di selamatkan "
"innalillahi wa innalillahi rojiun, aku malah tidak tahu lo Mas, tapi aku kayaknya nggak hamil deh perasaan aku nggak mual mual makan biasa aja kemarin waktu datang bulan sih cuma flek mungkin karena kecapean habis pulang dari acara Praspa Dwi ,terus seminggu kemudian ke Jakarta lagi mama Jeni meninggal itu kan "Raffi yang merasa gagal membujuk istrinya hanya diam sampai di rumah, mungkin dia akan menggunakan cara lain supaya istrinya mau.
"dek aku ngopi dulu ama William Kamu mau ikut gak "
"enggak ah aku mau ada arisan ibu ibu asrama"
"gimana tumben ngajak ketemuan biasanya susah banget kalau diajak ngopi bareng"kata William yang saat ini Raffi dan William sedang di kedai kopi di dekat rumah Sakit praktek William.
"gue mau nanya istri gue akhir-akhir ini agak sensi, terus suka makanan asam beberapa temanku menyarankan buat tes kehamilan tapi istriku tidak mau dengan alasan beberapa minggu lalu jadwalnya datang bulan dia sempat mengalami flek selama berapa hari mungkin datang bulannya nggak banyak kaya biasanya karena kecapean, emang sih kemarin sempat bolak-balik ke Jakarta sampai 2 kali"
"Flek tanda kehamilan atau disebut juga perdarahan implantasi terjadi saat sel telur yang dibuahi atau embrio menempel pada lapisan dinding rahim. Flek yang keluar dari ****** ini dialami setidaknya 20% wanita saat awal kehamilan atau pada 12 minggu pertama kehamilan.Maklum meski pernah hamil istri mu ga tau karena sangat jarang "
"jadi sebaiknya gimana "
"ya kalau tidak mau diajak periksa coba bujuk suruh lewat tespek sendiri"
🎼🎼 batalyon
Setelah Raffi mengakat panggilan yang masuk dia bergegas pergi dan minta maaf karena tidak bisa lama-lama.
"Dek mas pergi dulu darurat " kata Raffi yang begitu sampai rumah langsung bergegas berganti baju dan pergi,Ika yang sudah biasa hanya mengaguk saat kening nya dicium.
Sudah biasa melihat suaminya yang tiba-tiba berganti seragam dan langsung pamit pergi.