My soul mate

My soul mate
21.lamaran



"pak kalau Anin nikah bapak mau ga berhenti kerja,kan tinggal Bayu yang sekolah"kataku sambil memijat kaki bapak di teras samping


"lagian ya aku juga gak niat kuliah kayanya otak ku ga sampai buat kuliah "kata Bayu membuatku spontan memukul lengannya


"emang kamu sudah ada pasangan"kata bapak melerai kami


"belum sih,tapi kalau ada yang lamar dan menurut bapak baik,ga masalah "


"bener ya gw pegang kata kata mu"kata Bayu lalu pergi


tok tok


"mbak ada tamu "


"siapa "tanyaku sambil membuka pintu kamar


"orang tua cowok yang mau lamar Lo"katanya sambil berlari pergi karena aku cuma Pake kaos oblong dan celana pendek jadi aku ganti baju denga baju yang lebih sopan dan mengunakan hijab instan,kulihat bapak dan ibu ngobrol dengan sepasang suami istri dari pakaiannya seperti kaum borjuis tapi sikap nya ramah


"sini ndok kenalkan ini bapak Ardi dan istrinya ibu Santi"aku menyalami dan mencium tangannya dengan takzim layak pada orang tua,setelah nya aku duduk di dekat bapak


"ini ndok bapak Ardi dan istrinya mau melamar mu untuk anak ke dua nya,gimana apa kamu mau terima"kata bapak


"tapi aku belum kenal pak sama putra beliau "kataku sambil menuduk


"bapak udah mengenal putra beliau,"kata bapak


"janji mu mbak bakal setuju sama pilihan bapak"celetuk Bayu yang tiba tiba nongol disampingku secara spontan aku melotot kearahnya


"kalian ini ga malu ada tamu juga"tegur ibu


"ga papa Bu"kata ibu Santi lembut


"gimana ndok "kata bapak


"aku percayakan jodohku pada bapak,kalau bapak percaya dia laki laki yang baik buat aku,aku menerimanya"kataku pasrah meski aku juga ragu karena tidak mengenal cowok tersebut ,setelah sepasang suami istri itu pergi aku masuk kamar berganti pakean santai celana levis yang aku potong di atas lutut dan kaos oblong dekil kulihat masih pukul sembilan ku langkahkan kaki keluar ku lihat Bayu dan Dito lagi asik main PS,aku langsung masuk dapur untuk mengbil cemilan dan duduk di samping mereka


"bapak mana "


"diteras depan"


"kamu kenal gak cowok yang lamar aku "


"kenal "


"siapa "


"tu didepan"


"apa didepan "


"iya calon suami mbak di depan lagi main catur sama bapak "kata Bayu mbuatku tersedak


"mbak itu tangan mu kenapa "tanya Bayu yang langsung ku bekap mulutnya


"jangan berisik,tar bapak ibu tau"kataku lirih


"iya tapi kita kenapa"


"kamu tahu kepala bapak kenapa"


"gara gara demo rusuh ,jangan bilang itu juga gara gara demo tadi"katanya ,aku pun pergi ke dapur untuk membuat mie instan,karena ada Bayu dan Dito aku langsung bikin lima ,setelah siap aku bawa kedepan


"sono ambil mangko sama minum"Bayu langsung bangun


"ko empat ,kan yang makan kita bertiga"kataku


" mas mau makan mie ga"kata Bayu sambil melihat ke atasku reflek aku menoleh ke atas,ada Raffi yang tersenyum manis


"boleh "katanya sambil duduk disampingku


"ko disini"


"dari tadi di depan main catur sama bapak" kata kata Raffi membuatku tersedak mie yang ku makan,kulihat senyum jahil dari muka bayu


"jadi yang lamar aku tadi ..."


"iya orang tuaku,ini lengkapi syarat buat pengajuan nikah kantor " jawab Rafi santai ga da romantis nya sama sekali kataku dalam hati


"baru tadi sore orang tua mu bertanya padaku kenapa langsung menikah"


"Karena ga da waktu tiga bulan lagi aku pendidikan di batu jajar,Jawa barat "katanya sambil makan mie


"aku tau semua wanita pingin proses nikah yang istimewa,tunangan ,lamaran , semua di rencanakan tapi aku mintak maaf waktu ku ga sampai tiga bulan"


"kenapa "


"tiga bulan lagi aku ada latihan Kopasus selama 7 bulan pendidikan aku tidak diperkenankan berhubungan dengan keluarga, dan tidak ada hari libur. Secara otomatis kita ga da kontak,sebelum pergi aku ingin kita nikah kantor dan KUA mau lolos atau gugur aku pingin pulang ada yang menyambut ku"


"terus kalau lo gugur gw jadi janda gitu",dengusku


"bukan begitu "jawabnya sambil ketawa


"aku masih pendidikan Belum resmi ,kalau aku lolos berati aku akan tergabung menjadi Kopasus kalau gagal ya seperti semula,"


"paling tidak kalau aku ga lolos jadi Kopasus aku bisa berbahagia dengan bisa nikah sama kamu,kalau lolos berati kebahagiaanku tambah berkali kali lipat'"katanya ku ambil kertas berisi persyaratan tadi dan kubawa masuk karena malu


"tar diumumkan,sebenarnya yang datang bukan dewan direksi,tapi pemegang saham terbesar RR grop"kata mas Haris


"tar orang nya kesini ga"


"ga katanya karena pagi ada acara pembukaan hotel di Lombok"


"buset buka hotel tambah kaya ya bang"


"RR GROP sebenar nya perusahan gabungan antara keluarga pak Ardi dan istrinya dan pemegang saham terbesar anak anaknya"


"berati anaknya kaya dari lahir semua dong"


"iya tapi ga ada yang mau ngurusin,anak pertama kerja di kantor konsultan hukum,anak kedua abdi negara,anak ke tiga di adopsi adiknya"


"udah di kasih enak tapi gak mau ngurus ya bang,kita aja mati Matian cari kerja"


"hmmm"


"Radit mana bang"


"ga tau"


"padahal aku mau ijin setengah hari"


"mau ngapain "tanya Radit yang tiba tiba nongol


"ngurus SKCK"


"ya dah ijin aja,"


"emang mau ngapain ngurus SKCK mau pindah kerja"sembur bang Haris


"mau nikah dia"kata Radit membuat keduanya melotot tapi dalam artian berbeda kalau Ika melotot dari mana kamu tau perasaan dia belum cerita siapa pun termasuk sahabatnya Lily,meski tiap hari dia ketemu Lily karena harus mengantar dan menjemput temannya yang lagi hamil muda


"nikah sama aparat Lo Pake SKCK segala"kata mas Haris


"ko Lo tahu gw mau nikah"bukanya menjawab pertanyaan Haris malah bertanya ke Radit


🎼🎼 telpon kantor


"halo,


"..


"baik pak


"ada apa mas"


"suruh kumpul ruang meting utama "


"kalau mau urus SKCK Sono mbak,tar kerjaan aku yang terusin"kata Radit


"bener "


"iya"


"mas gw cabut kerjaan gw limpahkan ke dia"kataku,mas Haris cuma mendengus


"dia belum tau siapa Lo"kata mas Haris


"emang dia siapa"


"bukan siapa siapa ,Sono pergi keburu siang dan langsung balik sini"kata Radit,aku langsung pergi tanpa curiga


"udah selesai"kata Raffi yang menghampiriku


"Lo ko tau aku disini "


"tadi ada urusan disini terus lihat motor mu,sini aku bantu biar cepat selesai terus kita makan siang"kata Raffi


"Lo ga bilang bilang mau nikah sama Raffi,tiba tiba ngurus surat surat aja"kata Lily


"semua di luar rencana dan berjalan terlalu cepat,siang gw ngasih syarat buat Raffi gw bakal mau menikah asalkan keluarganya menerima gw dan keluarga ku dengan baik,malamnya aku bilang bapak kalau aku nikah bapak harus berhenti kerja dan bapak bertanya emang aku dah ada calon nya,karena belum ada aku menerima siapa saja yang menurut bapak pantas dan malam itu juga ada bapak dan ibu yang lamar aku dan setelah aku iya in ga tau nya yang lamar aku Mak bapak Rafi"


"bener kan kalian jodoh,terus tar resepsi gimana"


"belum kepikiran kesana,mau ngurus nikah kantor dan KUA dulu soalnya Rafi mau pelatihan tuju bulan di batu jajar"


"selamat deh semoga lancar"


"amin makasih doanya meski niat awal bukan kaya Lo"


"maksudnya"


"kalau Lo nikah sama Angga karena sama sama cinta,gw karena komitmen gw pingin nyenengin bapak dan Raffi karena dah males sama cewek yang pada ganggu dia'


"yakin bukan karena Raffi dah cinta sama Lo makanya ngajak nikah"


"mana mungkin cinta ga da sayang sayang nya sama aku selain bikin aku emosi kalau ketemu"


"terserah kamu deh,mengagap Rafi ngajak nikah karena apa"