My soul mate

My soul mate
PROLOG



Alisha Aurora Emery. Terlahir di keluarga Emery,keluarga yang terkenal akan hartanya. Sejak umur Alisha 7 tahun,Alisha bersekolah di sekolah ayahnya. Saking kaya nya,Ayah Alisha memiliki sekolah dari Elementary hingga University. Sekarang,usia Alisha menginjak 18 tahun dan akan di sekolahkan oleh ayahnya di Emery Expensive University. Tentu saja itu milik Ayah Alisha. Alisha adalah anak yang sangat cantik. Rambutnya panjang tebal dengan model curly yang cute. Kulitnya putih bersih dan memiliki rona alami di pipinya. Matanya cokelat gelap namun bersinar. Bulu matanya lentik dan postur tubuhnya pas. Selain itu,Alisha juga pintar. Saat High school,ia dapat menguasai semua mata pelajaran. Namun,suatu kejadian membuat Alisha trauma. Alisha akan menjadi paranoid jika menghadapi ruangan yang gelap dan akan takut jika ia dekat,menyentuh,atau melihat korek api maupun pemantik api. Kini,Alisha sedang berusaha keras untuk mengurangi paranoid nya dan melupakan kejadian menakutkan yang di alami nya.


 


\*


 


Dingin,cuek,dan tampan,adalah julukan yang dimiliki Gilbert di kampus nya. Memang,sejak kecil Gilbert di kenal sebagai anak yang cuek namun tampan. Sifat tersebut merupakan sifat turunan dari ayah nya. Terkenal di kampus karena ketampanannya membuat Gilbert memiliki banyak fans. Hampir seluruh gadis di kampus nya ingin memacarinya. Namun,jangankan memacari,mendekati saja mereka tidak berani. Terkadang sikap dari fans nya inilah yang membuat nya ingin tertawa. Memang,ia akui ia itu tampan. Bagaimana tidak,rahangnya yang tegas,rambut nya yang keren dan postur tubuhnya yang tinggi serta bahu lebarnya akan membuat gadis di kampusnya mendadak sakit jantung koroner. Gilbert tinggal sendiri. Ayah dan ibunya sedang bekerja di luar negeri. Setiap bulannya Gilbert di transfer uang kebutuhannya. Sekarang Gilbert menginjak tahun ke dua di kampusnya. Gilbert mengambil jurusan Fakultas hukum. Tak ayal jika para gadis,,ah sudahlah,tidak akan ada habisnya membicarakan Gilbert sang Pangeran tampan ini.


 


⏳ ⏳ ⏳


 


06.00 AM


"Morning,Dad" Sapa Alisha sambil menuruni anak tangga yang mengular.


"Oh,morning honey,cepat sekali kau bersiap" Jawab ayah Alisha yang saat itu sudah berpakaian ala CEO muda tampan.


"Of course,ini kan hari pertama aku kuliah,meski harus di sekolah milik ayah lagi" Alisha menarik kursi makan di depan ayahnya.


"Haha,tidak apa apa,ayah hanya ingin saja" Ujar Ayah Alisha yang sudah memoles roti dengan selai cokelat kesukaan Alisha


"Ayah,apakah mahasiswa di sana akan mengenalku?" Tanya Alisha


"Hm,ayah kira,mereka akan mengenal dan tidak mengenalmu" Jawab Ayah Alisha sambil memberikan roti sandwich yang sudah di poles selai kepada Alisha


"Ok,honey,nikmati rotinya,ayah akan berangkat kerja" Kata Ayah Alisha


"Ok,ayah. Hati hati,aku akan berangkat dengan supir pribadiku saja"


"Memang sudah kewajiban sang supir untuk mengantarmu. Good bye,honey" Ayah Alisha pun keluar rumah dan menaiki mobilnya menuju kantornya.


"Ok,breakfeast sudah habis,waktunya berangkat!" Seru Alisha yang saat itu bersemangat sekali untuk bertemu teman baru.


 


\*


 


"Hm,aku akan sarapan dengan apa ya? Aha! Roti cane yang di berikan temanku masih ada,aku sarapan dengan itu saja" Tanpa basa basi lagi,Gilbert langsung mengambil roti cane nya dan mulai menggigitnya. Rasanya enak. Memang,Gilbert sangat suka dengan makanan India,apalagi roti cane.


"Habis! Waktunya aku berangkat!" Seru Gilbert.


Di rumah,Gilbert memang cuek,namun tidak se-cuek di kampusnya. Mungkin di rumah Gilbert merasa nyaman.


"Hari ini aku akan mengendarai..." Gilbert sedang memilih mana kendaraan yang akan ia pakai untuk ke kampusnya.


"Pakai mobil saja,masih pagi" Gumamnya


Sebenarnya,Gilbert tipe orang yang hangat,namun ia akan cuek pada siapapun yang baginya asing. Termasuk sahabatnya sendiri. Bagi Gilbert,sahabat tidak perlu mencampuri urusan pribadinya.


Jangan lupa comment ya,like nya juga. Supaya aku bisa up sesering mungkin😊