
"Pak,seriusan ini kita dateng jam segini?" Tanya Alisha kepada supirnya.
"Iya,serius kok,coba mbak liat di jam tangan mbak." Sahut supir Alisha
"Eh,iya,kok aku semangat banget ya?" Gumamnya saat melihat jam tangan miliknya.
"Pagi,Mbak Alisha"
Tiba tiba ada seorang lelaki yang menyapa Alisha. Spontan Alisha menoleh dan mendapati seorang pria berseragam kemeja putih dan jas serta celana hitam serta kacamata hitam
"Eh,Pak Sony! Yaampun,Pak Sony kapan pulang?" Alisha sangat terkejut melihat Sony,yang ternyata adalah bodyguard nya Alisha.
"Baru saja saya sampai,mbak" Sahut Sony
"Oh iya,Pak Sony gak pulang dulu ke rumah?" Tanya Alisha
"Enggak," jawab Sony "saya diperintahkan langsung buat dampingi Mbak Alisha ke sini,gak lama sih,cuma antar mbak ke ruang headmaster nya,terus ke kelas mbak,itu aja" Sambung Sony santai
"Padahal saya juga bisa sendiri kok," Alisha yang berniat langsung melangkahkan kaki ke ruang headmaster pun terhenti oleh Sony
"Mbak,ruang headmaster nya bukan disitu" Ujar Sony
"Masa?" Sambung Alisha
"Nah,makannya,mbak gak udah repot nyari,sama saya aja,mbak nya ngeyel sih,ntar kalau kesasar gimana?" Kata Sony yang langsung menuntun Alisha ke ruang headmaster.
Akhirnya Alisha pun sampai di ruang kelasnya. Di kampusnya baru ada beberapa yang datang.
"Makasih ya,Pak Sony udah temenin saya" Ucap Alisha
"Mbak nanti di jemput kan?" tanya Sony "soalnya kalau saya di rumah kan bosen,mbak,jadi kalau mbak mau saya ikut sama supir mbak" Lanjut Sony
"Tapi kan,Pak Sony harus jemput ayah" sergah Alisha "saya gak papa kok,kalau pulang sendiri" sambungnya
"Yasudah,kita lihat nanti saja ya,kalau mbak mau di jemput,calling-calling dulu ya" Putus Sony yang langsung melangkah menuju mobil yang tadi dipakai Alisha.
Sementara Alisha langsung masuk ke kelasnya yang baru ada satu orang perempuan. Alisha memutuskan untuk duduk di bangku sebelah perempuan itu.
"Hai" sapa Alisha ke perempuan itu. Perempuan itu spontan mendongak dari buku novelnya. "Hai juga" Balasnya ramah
"Alisha" ucap Alisha memperkenalkan diri.
"Fredela" Jawab perempuan itu "panggil saja Dela" sambungnya
"Ok,semoga kita bisa menjadi teman baik" kata Alisha
"Aamiin" Balas Dela
"Boleh,mau minta tolong apa?" Dela balik bertanya
"Anter aku ke toilet,yuk" Ajak Alisha
"Hm" Dela berpikir sejenak "boleh deh,mumpung aku lagi gak ada kerjaan" sambungnya
Alisha dan Dela pun pergi ke kamar mandi. Saat di koridor,beberapa siswa yang datang lebih dulu dari Alisha memandang Alisha dan berbisik bisik. Hingga sampailah mereka di toilet.
"Del,kenapa tadi banyak yang bisik bisik waktu liat aku?" Tanya Alisha
"Mungkin karena kamu tadi pake bodyguard,kan tadi aku juga liat" jawab Dela "udah sana cepet,katanya mau ke toilet,udah nyampe malah ngobrol" titah Dela yang langsung diikuti cengengesan dari Alisha.
Alisha bukan tipikal yang lama di toilet,jadi tak heran bila Alisha jika ke toilet cepat keluarnya.
"Eh,cepet bener ke toilet nya," Ujar Dela
"Biar kamu gak nunggu," jawab Alisha "yuk kita balik lagi ke kelas,siapa tau ada yang udah dateng lagi" sambung nya
"Yuk" Jawab Dela.
Di tengah mereka berjalan menyusuri koridor,tanpa sengaja Alisha menabrak seseorang
"Eh,sorry,gak sengaja" Alisha langsung meminta maaf kepada yang ditabrak,namun orang itu hanya diam. Seperti menyelidik Alisha dengan sorot matanya yang tajam.
"Kalo jalan hati hati,liat ke depan bukan ke bawah," Kata orang itu.
"Emm,maaf ya kak,temen saya udah nabrak kakak," Dela ikut meminta maaf.
Kakak? Ya. Alisha menabrak seorang lelaki. Melihat dari wajahnya,memang tampaknya lelaki tersebut sudah beberapa tahun lebih tua dari Alisha dan Dela.
"Makannya kalo jalan pake mata" ucap lelaki itu dingin plus datar.
"Ya kali jalan pake mata,mungkin udah rusak nih mata kalau di pake jalan" Gumam Alisha yang masih terdengar oleh Dela dan laki laki itu.
"Minggir" ucap laki laki itu.
"Alisha,awas" bisik Dela.
Alisha pun memberi jalan untuk laki laki itu.
Udah minta maaf masih aja ngedumel,dasar! Ucap Alisha dalam hati.
Jangan lupa komen sama like ya
Aku up antara sabtu sama minggu,soalnya aku libur di hari itu,byee semua