My soul mate

My soul mate
38.Kecewa



Sudah seminggu Raffi pergi,sesekali ngasih kabar lewat pesan dan menghubungi ku tapi aku ga tau dapat misi kemana dia,karena ga ada Raffi aku jarang masak aku hanya menyediakan nasi putih dan sambel,


"Tiap hari ga bisa lepas sambel mbak"


"kalau ga ada sambel gak bisa makan ,pokonya nya kalau ga da yang pedes mual"


"jangan sampai anak Lo mulutnya kaya sambel aja tar" ucap Ratih membuat Santi terkekeh dan aku langsung cemberut.


"hus bumil ngambek ,ini kira kira nanti cewek apa cowok ya"


"cewek cowok ga masalah buat ku"


"yang penting"


"Sehat semua nya"jawab kami bertiga cekikikan.


"Dek dek dek" suara seseorang menepuk pipiku membuatku membuka mata dari tidur siang ku.


"assalamualaikum cantik"begitu ku buka mata aku lihat Raffi udah rapi dan wangi sepertinya habis mandi.


"walaikumsalam ,mas kapan pulng ko ga denger "kata ku sambil mengucek mata dan berusaha duduk meski sedikit pusing karena masih ngantuk.


"tadi pas mas pulang adek tidur pulas,jadi ga tega banguni jadi langsung mandi"


"mas laper kangen masak kan kamu"


" maaf mas ,aku belum masak ,cuma ada nasi sama sambal di kulkas juga ga ada bahan masakan ,mau aku pesenin go food"


"kamu selama mas pergi makan sambal Mulu,"


"ga sih mas makan buah sering"


"seminggu ga lihat kamu tambah kurus kalau bapak ibu lihat dikira mas ga ngasih kamu makan"


"he he he ,aku kalau ga ada sambel enek "


"ya udah mas kedepan beli lauk kamu mau apa ,mas beliin sekalian"


"ga aku dah kenyang "


๐ŸŽผ๐ŸŽผ bayu


"assalamualaikum apa bay"


"walaikumsalam mbak,ini mbak bapak masuk rumah sakit ".


"ko bisa ya udah mbak langsung pulang tar cerita dirumah aja"


Setelah mematikan ponsel ku ambil ransel kecil ku ,memasukan dompet sambil terus menghubungi Raffi sampai aku pesan mobil grab yang mengantarkan ku Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo datang masih gak diangkat,ahkirnya aku putuskan pergi,langsung.saat mobil grab berangkat ku lihat dia lagi ngobrol sama ayu,seketika kuambil ponsel aku,ku blokir nomernya ,biar dia ga bisa menghubungi ku.


POV.Raffi


Aku pingin segera pulang aku kangen dengan senyum Ika ,marahnya Omelan nya,setelah sampai ke rumah aku lihat dia sedang tidur pules karena lapar aku mencari makanan tapi hanya ada sambel dan nasi ,ber inisiatif membuatkan nya makana tapi di lemari pendingin tidak ada apa apa selain cabe dan buah buahan,ahkirnya aku putuskan mandi.


Dek dek dek"ku tepuk tepuk pipinya hingga ia membuka mata.


"assalamualaikum cantik" sapaku begitu ku lihat dia membuka mata aku .


" Walaikumsalam mas kapan pulang ko ga denger"kata nya sambil mengucek mata dan berusaha duduk meski kesusahan mungkin karena masih ngantuk.


"tadi pas mas pulang adek tidur pulas,jadi ga tega banguni jadi langsung mandi"


"mas laper kangen masak kan kamu"


" maaf mas ,aku belum masak ,cuma ada nasi sama sambal di kulkas juga ga ada bahan masakan ,mau aku pesenin go food"


"kamu selama mas pergi makan sambal Mulu,"


"ga sih mas makan buah sering"


"seminggu ga lihat kamu tambah kurus kalau bapak ibu lihat dikira mas ga ngasih kamu makan"


"he he he ,aku kalau ga ada sambel enek "


"ya udah mas kedepan beli lauk kamu mau apa ,mas beliin sekalian"


"ga aku dah kenyang " dengan meminjam motor Riko aku membeli nasi Padang,tapi saat pulang aku melihat ayu sedang berjalan berniat menghindar memutar jalan ,sial dia malah melihat ku aku berusaha menghindar karena takut membuat kecewa istriku,tapi setiap sudah ngobrol dengan Ayu ,aku ga tega menolak nya,apalagi membayangkan putri cantiknya yang berusia empat tahun.


"Raffi,kapan pulng kirain masih ada misi"


"tadi baru pulang"


"dari mana"


"beli lauk"


"istrimu ga masak,istri macam apa itu suami baru pulng ga di masakin,males banget istri mu itu,salah pilih istri kamu,kenapa kamu ga tinggal aja sih"


"Ayu omonganya tolong di jaga istriku tidak seperti itu"kata ku kesel tapi saat aku hendak pergi Ayu malah memegang tanganku.


"Apalagi "


"main ke rumahku ya,kasihan Putri sering nanyain kamu "ku hembuskan nafas kasar ku.


"tar aku usahakan aku harus segera pulang"kataku lantas ku tancap gas motor meninggalkan nya ,kenapa aku ga bisa lepas dari Ayu.


"Dek dek dek"aku panggil panggil Ika ku cari di setiap sudut tetep tak ketemu,ku ambil ponsel di kantongku dua puluh panggilan tak terjawab,ya tuhan kemana istri ku ,terus kenapa aku sampai lupa mengaktifkan ponselku kembali ke model suara.


Ah hhh aku acak. acak rambutku segera keluar siapa tau Ratih dan Santi tau.Tapu apes Santi lagi kerja ,Ratih juga terus ke mana dia,dihubungi juga ga bisa,sampai malam masih ga bisa di hubungi.


tok tok tok


"assalamualaikum mbak"


"eh kapten,ini tadi pagi pas berangkat kerja mbak Ika nitip suruh nyariin asinan "


"oo makasih ya" ku simpan asinan di kulkas,ku putuskan membuat kopi buat menyegarkan pikiranku yang ga tau di mana istriku,ink apa aku menemukan sebungkus obat tapi obat apa dan toples berisi bubu susu ,setauku istriku tidak suka minum susu,apa susu buat bikin kue.


๐ŸŽผ๐ŸŽผ


"siap komando "


". "


"Siap laksanakan " siang tadi baru nyampai ,besok harus ikut rapat untuk pengaman RI 1 yang kan datang berkunjung,jadi aku harus tunda dulu Menanyakan obat apa ini,dan mencari istriku ke mana,mulai besok harus ikut pelatihan untuk keamanan,sebelum kunjungan RI 1.Udah seminggu ponsel istri ku ga bisa di hubungi ,aku mau bertanya tentang obat pada ayu juga ga sempat ,sampai hari kunjungan terlewat aku juga belum dapat kabar.Ah bodo ,ahkirnya aku ga menghubungi nya lagi biar lah dia yang pergi dari rumah ga pamit.Ego ku sebagai laki laki, merasa tidak dihargai .


๐ŸŽผ๐ŸŽผ Radit


"di mana sih Lo,tugas apa sih hampir satu bulan lebih selesai selesai"


"oh itu ada kunjungan RI 1,kemarin persiapan pengamanan seminggu lebih "


"terus kunjungannya udah"


"udak tiga hari lalu,ada apa sih"


"kalau Lo ga bisa jaga bini Lo mending kasih bini Lo pada orang yang sayang dan bisa jaga bini Lo"


"maksu Lo apa sih "


"mertua Lo masuk rumah sakit udah sebulan ,Lo tanya maksud gw apa anjing lo" umpat nya sebum mengahkiri panggilannya,Jadi hari itu , segera ku ambil kunci mobil langsung dan menyusul ke rumah mertua ku. Dengan menempuh perjalanan darat kurang lebih enam jam aku sampai rumah mertuaku pagi hari ,dari sambungan telpon ku dengan Bayu ayah mertuaku mengalami kecelakaan,setelah dirawat seminggu dan di ijinkan pulang seminggu setelah dirawat dirumah keadaan membaik giliran ibu yang drop sekarang ibu udah mendingan.


"assalamualaikum "


"walaikumsalam eh nak Raffi masuk "


"gimana kabarnya pak udah Sehat"


"allhamdullilah,sehat gimana misinya udah selesai lancar"


"allhamdullilah pak"


"maaf merepotkan harusnya Ika merawat nak Raffi ,tapi malah sebulan disini merawat bapak dan ibu secara bergantian "


"ga pa pa boleh saya masuk untuk melihat ke adanya pak"


"masuk lah "kata bapak aku bergegas masuk ,bertepatan Bayu turun,sudah memakai pakean lengkap hendak berangkat sekolah.


"kapan nyampai mas"


"barusan ko sepi pada kemana"


"ibu dikamar mbak Ika ,nganter bubur,buat sarapan "


"ya udah mas naik dulu" pintu kamar Ika terbuka lebar ibu kulihat lagi membersihkan kamar Ika dengan Ika yang lagi tiduran.


"Raffi kapan sampai"


"barusan Bu,"


"maafin ibu ya ,karena mengurus kami yang sakit bergantian Ika ga bisa melaksanakan kewajiban sebagai istri dan sekarang malah sakit kelelahan mengurusi kami".


"ga pa pa bu"


"ibu tinggal turun ,kalau sadar kasih buburnya "


"iya Bu" aku perhatikan badanya tampak lebih kurus dari terahkir ketemu ,dan wajah pucat.


๐ŸŽผ๐ŸŽผ


...grop Conan...


Santi


lapor suamimu ga ada dirumah


Ratih


apa jangan jangan ketemu janda gatel lagi


Santi


ga bisa dibiarin mbak udah salah masih ga sadar


Ratih


mau sampai kapan mabak diam pura pura ga tahu


Santi


sampai janda nya bunting


Ratih


mbak masih sakit


Santi


berobat mbak kasihan yang diperut jangan stres


Ratih


jangan sampai yang menimpa teman menimpa kamu mbak jangan stres tetap makan apa aja yang bisa di makan


eghh Ika menggeliat segera ku taruh ponselnya apa maksud semua itu apa dia tahu aku sering menemui Ayu.