
Sudah sebulan sejak acara resepsi lily di Jakarta aku tak pernah ngobrol dengan Rafi,beberapa kali ketemu hanya saling melempar senyum,saat aku mengantar Anin ke bandara Lily sempat cerita Raffi di dekati dokter klinik namanya RI... siapa gitu katanya juga rafi lagi sibuk melengkapi persyaratan dan latihan kopassus mau gagal atau berhasil yang penting dah usaha.
"udah beres beres aja,ga lembur mbak"sapa Radit
"kalau tiap hari lembur kapan gw ketemu jodoh,"kataku yang disambut tawa Radit dan mas Haris
"dah sama aku aja gimana mbak"katanya sambil menarik turunkan alisnya,membuatku geli sendiri lihatnya
"tu ada brondong mau sama kamu,embat aja biar awet muda"seru mas Haris
"oh no,bukan awet muda cepat almarhumah bang gw,"kataku
"ko gitu sih Mbak"jawab radit sambil cemberut
"ya gimana gak cepat almarhumah yang pasti banyak daun muda juga yang mengejar mu,dan mendoakan ku cepat almarhum karena menugu duda mu"yang diketawain bang Haris,setelah keluar dari area pabrik ku naikin motorku menuju asrama tempat Lily tinggal karena besok libur jadi aku bermalam disana sekalian menemani biar dia tidak kesepian,sesampainya di pos keamanan aku berhenti di tukang martabak berencana membeli sekalian menghubungi Lily mungkin mau nitip sesuatu,nada dering ke empat baru diangkat
Assalamualaikum"kata nya lirih
"walaikumsalam ,kamu kenapa suara mu ga ada tenaga ly ly dengar aku gak,ly "karena ga ada balasan ahkirnya aku matikan,ku kuhubungi no Raffi ku pasang headset ku biar bisa komunikasi,kemana sih orang,
"halo assalamualaikum
"walaikumsalam dimana Lo
"dirumah kapten
"segera ke rumah Lily aku juga mau kesana masih di pos penjagaan
"ada apa emang
"aku ga tau ,aku hubungi suara nya lemah terus tiba tiba ga ada suara,udah ya aku mau jalan lagi
"assalamualaikum
"walaikumsalam"kata Rafi mengahkiri panggilan dan segera kesana,begitu datang belum sempat aku turun sebuah mobil berhenti di belakangku ,Rafi keluar bersama seorang laki laki yang dulu pernah ketemu tapi udah lama aku lupa dan dua orang perempuan di bangku penumpang
"baru datang "kata Rafi dan aku hanya mengaguk
"kenalkan ini kapten Affan,ini istrinya mbak fian,ini sepupu mbak fian rinda"kata Raffi memperkenalkan mereka
"Ika ,salam kenal"kataku ,setelah nya tanpa banyak bicara aku langsung masuk diikuti mereka berempat,tanpa mengetuk pintu aku langsung masuk dan sepi langsung menuju kamar benar disana Lily sedang tidur
"Lily bangun ini aku"kataku sambil menepuk pipinya pelan
"astagfirrulloh Lily,ly bangun"karena ga direspon
"astagfirrulloh ada darah"kaget ku
"Rafi siapkan mobil bawa kerumah sakit"kata mbak fian dan Raffi langsung lari kedepan,
"minggir biar aku gendong kamu siapkan barang Lily"kata Rafi ,aku sambil tas kerja Lily ponsel aku masukin tasnya dan kuambil baju satu set plus dalaman,dan berlari keluar,setelah ku kunci pintu kulihat Rinda masih di depan
"boleh nebeng sampai rumah sakit "katanya
"ayo,naik "kataku tidak susah mengejar mobil dengan motor di suasana sore yang setengah macet karena sebagian pulang kerja,kami nyampai rumah sakit dalam waktu bersamaan setelah di bawa ke UGD segera ku urus administrasinya
"gimana mbak"kata ku pada mbak fian
"udah ditangani dokter,sepertinya hamil muda tapi dia ga sadar,dokter menyarankan besok ke spesialis biar jelas usia kandungannya habis ini langsung di pindah di ruang perawatan"kata mbak fian ,setelah semua pemeriksaan dan prosedur di selesaikan ahkirnya Lily dipindah ke ruang perawatan
"sepertinya dia ga sadar kalau lagi hamil"kataku
'aku dah kasih tau Angga,dia harus tau mungkin ga tepat tapi mau gimana lagi kalau nugu besok aku takut ga ada sinyal buat ngasih kabar kan semakin masuk keperbatasan sinyal semakin susah"kata kapten Affan
"kamu tinggal pulang kami nitip istri letnan Angga pada kalian"kata mbak fian,kalian apa maksudnya aku dan Rafi oh no
"mbak aku dah biasa berduaan dengan Lily bisa gak mintak tolong Rafi diajak pulang ",kataku aku ga mau berduaan dengan rafii
"ya udah tar aku coba ajak pulang"kata kapten Affan
"ayo mas pulang kasihan anak anak"kata mbak fian
"eh mau kemana Kep"kata raffi yang baru masuk
"mau pulang,kamu mau pulang ga,kalau mau pulang sekalian ayuk"kata kapten Affan ko gitu sih ngajak nya pulang kataku dalam hati
"ga deh aku disini aja takut ada yang mereka butuhkan..
"ga perlu kamu mending pulang ,bentar lagi Bayu juga datang"kataku memotong omongannya
"kamu itu diusir Pake bahasa halus ga ngerti ya"dengus ku
"buka ga ngerti Lily istinya Angga,Angga temanku apa salahnya aku menjaganya"katanya santai
"salah nya udah ada aku yang menjaganya jadi kamu ga dibutuhkan,kalau kamu mendingan pulang Sono"usir ku
'kalian ini ya,menggagu pasien lain nya ayo Raffi pulang"kata mbak fian,
"ka"suara lily
"udah bangun,apa yang dirasa"tanya ku sambil menghampiri lily
"aku dengar yang kalian obrolin ,apa benar aku hamil. ...."tanya Lily,aku mengangguk
"berapa bulan "tanya nya sambil mengelus perut rata nya
"belum dipastikan,besok langsung ke obgyn biar di pastikan"kata ku
"haus"kata nya dengan gerakan cepat ku ambil air dan membantu Lily duduk minum
"istirahatlah aku jagain kamu disini"kataku,setelah lili tidur ku langkahkan kaki pelan pelan untuk keluar,tadi Bayu bilang udah berangkat dari rumah ko belum sampai sini,begitu keluar ku lihat Bayu asik ngobrol dengan Rafi,akrab sekali mereka
"bagus aku tungguin malah ngobrol disini"kataku sambil ku jewer telinga nya
"sakit mbak,"katanya
"ini baju dan peralatan mandi mbak "
"ok aku mau mandi kamu jagain Lily "aku langsung masuk dan mandi tapi begitu keluar tak ku lihat Bayu yang ada malah Rafi
"mana Bayu"kata ku lirih
"aku suruh pulang,kasihan besok Sabtu kamu libur Bayu tetap sekolah"katanya membuatku mendengus
"gimana tawaran ku"katanya
"gw mau nikah sekali seumur hidup,"kataku males
"aku juga"jawabnya enteng
"katanya dokter klinik batalyon suka kamu"
"ko tahu Angga apa Lily ni yang ember"dengusnya
"kan tentara pasangannya kalau ga dokter perawat biar kalau tentara terluka ada yang merawat karena mereka telaten, lemah lembut, dan dapat diandalkan dalam merawat keluarga"kataku
"itu kan pendapat terus kalau jdohku kamu gimana"katany sambil menarik turun kan alisnya
'kamu jadi daftar Kopasus"
"jadi syarat juga dah lengkap tinggal tunggu latihan,makanya sekarang aku perbanyak latihan fisik karena latihan Kopasus sistem gugur,"
"tapi kalau kamu mati aku janda dong,kalau aku jadi janda muda gimana"kataku
",buka janda semakin terdepan"kata rafi membuatku melotot dan Rafi menahan tawanya
"tau gak kenapa aku suka gagal dengan pasanganku,"kataku
"orang tua pasanganku mengagap ku benalu yang bakal merepotkan keluarganya,karena aku hanya anak satpam dan masih punya tiga adik,dan menganggap ku tidak sederajat,karena itu membuatku malas komitmen dengan orang yang ekonomi diatas ku,"kataku
"terus mau sampai kapan kamu beranggapan orang yang ekonomi diatas mu semua sama kaya mantanmu"katanya sambil melihat kearahku
"aku tidak tau,karena aku dah malas berurusan dengan mereka,aku juga ga percaya cinderela ada "dengus ku
"kalau aku bisa buktiin cinderela ada dan kamu cinderela nya gimana"katanya sambil tersenyum jahil
"mimpi Cinderella itu emang asli anak orang kaya yang disiksa ibu tiri,sedang aku dari kecil hidup bahagia,dengan keluarga yang menyayangi ku meski ekonomi kami pas pasan,tapi keluarga Kami bahagia"kataku
"kan kalau cinderela versi moderen bukan disiksa ibu tiri,versi moderen itu wanita biasa dapat laki laki kaya,kaya drakon atau drama sejenisnya kan banyak"kata nya
"Lo pencinta drama"kataku
"bukan "katanya spontan
"soalnya semua mantanku pencinta drakon ehe hehe"cengirnya