My soul mate

My soul mate
79.Rencana membawa petaka



"Ingat ya Aku bukan anak kecil lagi jangan terus diawasi jangan terus diikuti " marah Yumi pada sang kakak di kamar kakaknya,sepulang sekolah saat di rumah tidak ada orang dia langsung masuk ke dalam kamar kakaknya yang lagi istirahat dan marah-marah.


"aku tidak mengawasimu hanya kebetulan saja siapa juga yang menganggap mu anak TK emang ada anak TK yang naik angkot sendirian"


"pokoknya awas sampai aku tahu kamu dekat dekat aku di sekolahan" teriak Yumi.


"aku melakukannya juga karena Mama karena kamu orang yang ceroboh jadi Mama meminta aku mengawasimu"


"Jadi sekarang kamu mengakui kalau kamu mengawasiku"


"iya Aku mengakuinya aku mengawasimu atas perintah Mama puas kamu" teriak Fathar balik, yang kesal sama sang adik yang datang tiba-tiba dan langsung marah marah.


"aku ingatkan jangan perlakukan aku seperti anak TK lagi" kata Yumi marah dan keluar dari kamar Fathar dengan membanting pintu sekencangnya.


"apalagi belum puas marah-marahnya"teriak Fathar tanpa menoleh ke arah pintu siapa yang membuka pintu kamarnya.


"ini Mama ada apa adikmu marah-marah" kata Ika sambil duduk di kursi belajar sedang Fathar masih dalam posisi tiduran di kasurnya.


"Yumi marah-marah sama Mas gara-gara dia tahu Mas sering mengikuti gerak-geriknya"


"maafkan mama ya karena menuruti Mama kamu jadi dimarahi adikmu"Kata Ika setelah menarik nafas kasar.


"iya mah nggak papa tapi mulai besok mungkin aku tidak akan mengikutinya dia tidak nyaman melihat aku di sekitarnya"


"ya nggak apa-apa mulai besok biarkan dia belajar bertanggung jawab dengan dirinya sendiri"


"iya ma"


"Ya udah Mas Mama keluar dulu tapi jangan lupa sebentar lagi salat ashar" Kata Ika berjalanan keluar meninggalkan kamar Fathar dan menuju kamar Yumi yang letaknya di samping kamar Fathar.


"sayang mama masuk ya,"Kata Ika sambil membuka pintu lantas masuk dan duduk di samping ranjang putrinya.


"tolong mama jangan minta Fathar mengawasiku Aku bukan anak TK lagi"


"iya mama minta maaf ,Mama akan melarang Fathar mengawasimu mulai besok"


"makasih mah gara-gara Fathar mengawasiku mereka menuduh Fathar menyukaiku"


"Oya "


"Iyaa ma karena setiap kali Fathar lewat depan kelasku pasti dia melihat ke arahku dan setiap kali aku ke perpustakaan atau ke kantin pasti dia juga akan menyusul tidak lama kemudian "


"ya udah mama minta maaf buruan ganti baju sebentar lagi adzan asar"


"ok makasih,i love you mama "


"i love you too my princess" Kata Ika sambil mencium kening putrinya sebelum meninggalkan kamar Yumi"


Ayumi gadis periang yang tidak merasakan bahaya mengincarnya jika sang kakak berhenti mengawasi dan mengikutinya, hari ini dia bebas begitu istirahat dia melihat Fathar sedang main futsal di lapangan suatu hal yang jarang dilakukan oleh sang kakak mengingat Fathar selalu mengikuti di mana dia berada.


"mau makan apa hari ini kita"tanya Aisyah yang lagi bingung menentukan pilihan siang ini makan apa.


"hai gadis Jepang aku ingin menantang mu pertandingan makan pedas" kata Feby yang tiba-tiba datang dan duduk di depan Yumi dan Aisyah.


"ada urusan apa kamu menantang ku"


"karena kau disukai oleh Fathar dan aku tidak suka itu,"


"tapi tidak ada urusan denganku Aku biasa saja sama dia tidak pernah menanggapinya juga "


"justru kamu yang jual mahal itu membuat dia penasaran sama kamu"


"Ya udah kamu jual aja biar dia juga penasaran sama kamu"


"makanya aku menantang mu makan pedas jika aku kalah aku akan mundur mendekatinya tapi jika aku yang menang kamu harus menghindar jika dia dekat denganmu dalam jarak 2 meter"


"ada apa sih kok rame sebelah sana" tanya Fathar yang melihat meja yang diduduki oleh Yuni, Feby dan teman-teman mereka rame di kelilingi orang.


"ada apa sih itu ko rame" tanya Ali pada salah satu Adik kelasnya yang kebetulan lewat di dekat mejanya.


"Kakak Febi menantang Ayumi makan makanan pedas"terang sang adik kelas.


"emang makanan pedasnya apa"kali ini Fathar yang bertanya.


"oh itu ketoprak pedas sama minumnya satu gelas gede es Sule, siapa yang bisa menghabiskan semuanya dianya akan jadi pemenang"


"APA " teriak Fathar kaget, dan langsung pergi berlari menghampiri meja sang adik dilihatnya Yumi lagi minum es Sule dan piringnya juga Uda kosong.


PRANG suara barang pecah, karena Fathar membanting piring dan gelas yang dipegang Yumi.


"BUANG, MUNTAHKAN, KELUARKAN SEMUA YANG KAMU MAKAN DAN kau MINUM SEKARANG" teriak Fathar marah membuat yang berada di sana bingung termasuk Yumi, tapi dalam hitungan semenit tiba tiba Yumi mengalami sesak nafas dan berahkir pingsan hingga membuat heboh seisi kantin.


"TOLONG SIAPA PUN SIAPKAN MOBIL SEKARANG KITA HARUS MEMBAWA KERUMH SAKIT " teriak Fathar sambil membopong sang adik yang sudah tidak sadarkan diri setelah mengalami susah bernafas.


"ayo nak bapak antar" kata satpam sekolahan yang kebetulan baru datang, dengan menggunakan mobil operasional sekolah mereka membawa Yumi ke rumah sakit terdekat. Begitu sampai di rumah sakit dan langsung ditangani oleh pihak UGD tidak lupa Fathar menghubungi orang tuanya,


"tenang nak banyak berdoa semoga tidak terjadi apa-apa,"


"terima kasih Bapak sudah mau mengantarkan saya ke rumah sakit kalau bapak mau kembali ke sekolahan saya persilahkan" kata Fathar masih sopan meski dia dalam keadaan kacau.


prok prok suara sepatu PDL menggema melewati lorong Rumah Sakit nampak seseorang tentara berlari diikuti ajudannya.


"apa yang terjadi dengan putriku"katanya dengan muka penuh amarah.


"alergi yang kambuh " jawabnya tegas.


PLAKK suara tamparan sangat keras terdengar membuat satpam yang tadi mengantar ke rumah sakit menciut nyalinya untuk mendekat.


PLAKK tampak seorang perempuan berpakaian wanita karir menampar sang tentara yang berpangkat tanpa rasa takut.


"kenapa kau tampar putraku hah"


"maafkan aku" kata sang tentara yang baru sadar dan langsung memeluk putranya.


"aku yang salah yang teledor papa pantas memukulku"


Jadi itu bapaknya monolog sang satpam


"keluarga pasien " panggil dokter yang baru keluar dari ruang perawatan.


"iya dok"jawab Ika dan Raffi cepat.


"apa pasien punya Alegri parah "


"iya dok putri kami pernah didiagnosa Syok anafilaktik" kata Raffi.


" Kami sudah memberikan alat bantu pernapasan menggunakan selang oksigen dan cairan infus serta telah menyuntikkan epinephrine, guna mengurangi keparahan reaksi alergi"


"terima kasih dok "


"sama sama kami akan memantau( biphasic anaphylaxis) dalam kurun waktu 12 jam , karena itu lebih baik di rawat sementara "


"baik dok saya akan segera mengurus administrasi nya" kata Raffi langsung pergi mengurus semua administrasi sendiri setelah dokternya pergi.


"nak bapak kembali ke sekolah "


"terima kasih pak adik saya emang alergi parah terhadap makanan tertentu, jadi Syok anafilaktik berpotensi terjadi kembali (biphasic anaphylaxis) dalam kurun waktu 12 jam setelah syok pertama. Oleh sebab itu, kondisi ini memerlukan penanganan dan pemantauan oleh dokter,jadi tolong bapak rahasiakan dari pihak sekolah ya pak "


"baik nak " kata pak satpam sebelum pergi.