
Narasi memunculkan sebuah teka-teki soal apa yang akan mereka lakukan selanjutnya, dan berakhir di episode dengan embel-embelan.
"Selanjutnya di Daia no Ace episode 38: Musim Panas Mereka Masing-masing!!" hanya seperti itulah narasi akhiran dengan epilog sebuah episode, agar membuat penontonnya serius menunggu episode baru minggu depan.
"Pertarungan kita baru dimulai!" layar televisi memperlihatkan pertarungan seorang pemuda esemka atau mungkin esempeh tapi yang pasti kebanyakan genre shounen tokoh utama mereka adalah berumur 15-19th, tapi ada juga yang tua seperti Bobobobo dari anime dengan judul yang sama.
"Selalu saja, selalu saja, saat sang tokoh utama akan sedikit kalah, mereka akan mengucapkan pertarungan kita baru dimulai, padahal ini sudah mencapai klimaks skene sebuah cerita!!" Pria yang tak perlu disebutkan lagi namanya, tapi terserah narasi-nya mau memberitahukannya atau tidak, namanya Nicki!!
"Ini adalah adegan yang menarik kak!! Tokoh utama dalam sebuah cerita harus seperti itu, biar terlihat begitu menegangkan, Shounen memang seperti itu, bahkan kuyakin genre kita adalah Shounen!!" sambung Nicko dengan nada seru, seakan-akan mereka memang mengerti akan seperti apa jalan cerita ini berikutnya.
Nicki mematikan televisi-nya kemudian, dan lalu menatap layar ponsel-nya guna mendapatkan sesuatu yang menarik dari beranda facebook dan lain-lain.
"Huh... ini sangat membosankan, aku jadi bingung mau melakukan apaan!!" sambung Nicki yang kayaknya dilanda kebosanan yang sangat banyaknya saking banyaknya akhirnya membuatnya pusing tak terkira.
"Ketikan seorang penulis amatir ini dia membuat ketikan 'nya' terlalu banyak, untuk saja ini cerita sampah yang jarang dibaca oleh para viewers dan para penonton dirumah sekalian." Nicko menghadapkan wajahnya kekamera, dan kemudian retak-retak lensa kamera pun terlihat dan lalu gelap seketika.
"Owalah!! Kameranya dihancurkan bagaimana mau syuting aktion kalau dah dipecahin!!" Seorang penguntit terhebat sepanjang masa, sekaligus karakter paling op disini, Piotr Szmanowszky memiliki kemampuan bisa mengubah alur cerita dalam sebuah tulisan.
"Kamera pengintai sudah kuhancurkan, waktunya nonton hentai!!" Sambung Nicko si mesum, dia kemudian sudah terlihat dengan laptop merk Asus dan menonton dengan serius .
~ Ah... dameeee
~ Ah... yamette!!!
~ Ah... im cumming!!
"Oboeteru Rambut Lejend!! Kau sudah menodai waifuku!! Awas kau yah!! Jika ketemu aku akan menghancurkanmu!!" Barusan serius sampe **** nonton hentai, sekarang malah baper karena cewecans di anuin si Rambut Lejend dengan beringas hingga tak terkira.
Tinggalkan sisi Nicko, kita akan menuju kesisi sang Kakak-nya yang mungkin tokoh utama paling andalan disini.
"Yaelah, selalu saja!!" gak tau kenapa, sekarang dia mencibir sesuatu yang tak bisa ditebak jika dia gak kasih tau, atau ga jika si mas Narasi tidak memberitahukan entah apa yang dia lakukan.
"Narasi-kun!! Jangan membuka aib!! Biarkan rahasia menjadi rahasia!!" Bentak Nicki, seakan-akan dia tahu, bahwa dia adalah karya fiktif dalam ketikan seseorang yang tidak bisa disebutkan nama-nya.
"Kau hanya akan selalu berada disini, tanpa memperlihatkan sebuah skene bagus dikemudian hari, orang-orang akan cenderung meninggalkan tulisan dengan dialog yang terlalu panjang tanpa aksi mencekam dan Thriller yang menakjubkan!!" Entah apa, tulisan dalam tempo lambat tapi tak bersuara muncul di dinding rumah Nicki-san.
"Sudah kuduga, meskipun Narasi-kun tidak diketahui wujudnya tapi dia bisa memberitahukan sesuatu lewat ketikannya!!" seru Nicki yang heboh.
Padahal.
- "A-aku adalah Bossun Skywalker, pemilik kemampuan Invisible yang memungkinkan kalian takkan melihatnya.. zehahahaha.." tawa Bossun dalam lubuk hatinya yang terdalam agar tak kedengaran Nicki yang gampang dibohongi oleh trik beginian.
"Kita takkan tahu seperti apa panorama alam dan skene dalam membuat seseorang babak belur, yang jelas karena cerita ini genre breaking 4the wall, maka kejadian begini tak perlu dicurigai." ucap Nicki.
Nicki memakan sosis kemudian, sementara seseorang yang dikira adalah Narasi-kun sebenarnya adalah Bossun Skywalker yang kayaknya tidak bisa kelihatan.
"Oboeteru!! Rambut Lejend!! Biadab!!" dikamar sang Nicko, Nicko masih baper-baperan, dan sang Bossun Skywalker tampak membuka ruangan kamar tersebut dengan perlahan-lahan agar gak ketahuan sama orang di dalem.
Untunglah, Nicko tampak serius dengan layar yang ia lihat hingga memungkinkan dia takkan menyadari segala sesuatu disebut gerak-gerik mencurigakan.
Bossun, sudah berada di dalam kamar sang Nicko yang masih serius menonton hentai yang dibintangi oleh Rambut Legend-san.
"Huaahhh!! Tidakk!! Okaasan!! Damee!! Jangan ikuti ucapan si biadab itu!! Kamu akan manstrubrasi dengan itu dan kemudian di episode berikutnya kamu akan hohohihi karena jebakan anak tirimu yang durhaka!!!Tidakkk!!!"
"Yah.. yah.. yah.. ini menyakitkan!! Yameroo!! Netorare is not good okaasan!!" Nicko mengidap penyakit apalah, bisa baperan karena nonton ginian apalagi genre netorare yang dia pilih sendiri.
"Njir!! Dia nonton Enbo Mother!!" Bossun si Invisible menyaksikan dengan biji mata-nya sendiri soal keanehan Nicko si Mesum bisa baper cuma nonton hentai plus teriak-teriak gajelas.
"Ketahuilah dasar wibu!! 2d itu tidak nyata, keindahan karakter dengan oppai gede dan ketecc yang good itu semua hanyalah fake!! Objek seperti itu adalah cara mereka membuat penonton dan pembaca masuk kedalam jebakan skene menyukai mereka dan kemudian menjadikan mereka waifu dengan segala puja-puji, puja paha Ueno! puja paha Rikka!! Itu adalah virus berbahaya yang berhasil merasuk kedalam otak kalian yang dipenuhi harapan mencintai mereka dengan segala kesempuranaan karakter!!"
"Wanita dengan rambut panjang, wanita dengan senyuman mempesona! Mereka menciptakan karakter begituan agar kamu masuk kedalam circle wibu akut!!"
"Mencari cewek asli lebih menakjubkan daripada mencari waifu yang tak nyata!!" bentak Bossun panjang lebar dan suaranya kedengaran begitu jelas meskipun tanpa wujud.
"Wadooo??? Ehhh??????" Nicko malah kaget beneren ngedengerin ucapan gajelas seseorang yang tanpa wujud.
"Meskipun itu tidak nyata, mereka tahu!! Meskipun itu memang benar mereka tahu!! Tetapi, Pria memiliki jalan mereka masing-masing, dan jalan wibu adalah menyukai waifu maka itu tidak apa-apa, karena ini adalah jalan ninjaku!!" Bentak Nicko kemudian dengan good seakan-akan dia mau melawan sang Bossun yang tak terlihat.
"Dasar goblok!! Kalau kau hanya memikirkan hal itu, sampai akhir cewek takkan datang padamu!! Pria itu nikah dengan cewek asli!! Bukan dengan hologram!! Bukan dengan poster!! Bukan dengan gambar waifu!! Bukan dengan bantal yang ada gambar waifu!! Pria harus menikah dengan wanita asli biar nanti pas skene kedatangan anak datang!! Kau akan menambahkan nama belakangmu di nama mereka!! Itu adalah keren!!" balas Bossun yang menjadi-jadi.
"Hey sialan!! Narasi biadab!! Jangan cuma tanpa wujud perlihatkan wajahmu yang sebenarnya!!"
"Jangan jadi pengecut brengsek!! Bisanya ngejek doang!! Bakuhantam sini di dunia nyata!!" tantang Nicko.
Sementara itu langkah kaki terdengar kemudian, sang Nicki sudah berada di area kamar sang Nicko.
"Apasih ribut-ribut anjay! Kalem dikit woy babyk!!" Nicki datang-datang ngasih tau kalem dikit, tapi dia datangnya sambil ngegas.
"Baiklah, wujudku yang sebenarnya akan kuperlihatkan!!" Sambung Bossun yang masih disangka Narasi-kun.
Dan perlahan, akhirnya wujud Narasi-kun yang selalu muncul diseri-seri 1+1 sebelumnya sudah terlihat begitu jelas.
"Kayak Yusuke Fujisaki dari Sketdance!!" sambung Nicki.
"Akhirnya rahasia tidak menjadi rahasia!!" sambung Piotr yang melihat dari kamera tersembunyi.
"Mulai sekarang, ini pertarunganku, Kak!!" ucap Nicko mantap sembari menatap tajam sang lawannya, Bossun.
"Tidak Nicko-kun!! Mulai sekarang ini pertarungan kita!!" sambung Nicki yang tiba-tiba memparodikan ucapan Yukina Himeragi.
"Biadab!! Masih sempat-sempatnya memparodikan sesuatu yang gak bagus!! Itu Strike the Blood anime ecchi!! Haram!!" Komentar Bossun.
"Tapi, karena kau mengetahui judulnya, berarti kau menontonnya!!" Bentak Nicko.
"Njir!! Sama ajah dah biadab!!" sambung Nicki.
Kini, dua versus satu sudah ditampilkan dalam kamera, sirkus menakjubkan dari rekaman yang teliti soal pertarungan.
Bossun Skywalker kemudian menggerakan kedua tangannya, seperti mau melakukan sesuatu yang keren, dengan background jam dinding gede, dan dia menjatuhkan tangan kiri-nya dan membiarkan tangan kanan-nya masih diatas hingga keteccnya kelihatan.
"Zafkiel!!"
"Woy-woy-woy ngapain niru ucapan waifu sejuta umat!!" Protes Nicko.
"Anjir wibu juga si Biadab ini!!" sambung Nicki.
"Njir!! Aku niru Kurumi biar kalian terpesona dengan keteccku!!"
"Gundulmu!! Lu kira kita hvmv!!" Bentak Nicki dan Nicko bersamaan.
"Kurumi is my waifu!! Don't rebut-rebut friends!!" ucap Nicko kemudian.
"Haddeh ini jadi tarungnya gak sih!!"
Mendengar keluhan sang Nicki, si Bossun Skywalker tersenyum penuh misteri.
"Woy coba kalian berdua tutup mata kalian make kalian punya tangan..." Perintah Bossun kemudian.
Entah apa yang terjadi, narasi-kun membuat mereka mengikuti perintah sang Bossun si Fake Narasi-kun.
"Apa yang kalian lihat??"
"Gelap!!" Jawab mereka berdua serentak.
"Jelas gelap lah goblok gitu ajah ga tau!!"
"Biadab!!!" Nicki dan Nicko naik pitam, dan saat mereka membuka mata mereka, sang Bossun Skywalker sudah tak kelihatan.
"Jalan shounen dipenuhi keinginan hati yang ingin merasakan persahabatan dan keindahan petualangan! tetapi, Pria adalah Pria yang akan menyukai wanita meskipun aku sering mendapatkan kata-kata kita temenan ajah ya!!" Bossun bersuara dengan jelas tapi gak kelihatan oleh biji mata mereka.
"Invisible offline!!" Kemudian Bossun sudah kelihatan dengan jarak 10 meter dari Nicki dan Nicko.
"Koleksi kalian bagus juga!! Ada Yusuke Urameshi, ada Joe Yabuki, ada Ryo Saeba!! Aku saja nyari nih aktion figur susah nemu!! Jadi..."
"Aku malingin!! Kabuuur!!!" si Bossun lari dengan cepat.
"Anjirr brengsek!! Figur susah kucari dimalingin anjay!!" sang Nicko mengejar tetapi sang Nicki tidak karena Nicki bukan wibusuk.
"Shõnen, pertarungan kita baru dimulai, atau mungkin belum saatnya, aku takkan menyerah, adalah kata-kata klise dalam Shõnen!! Tetapi, itu juga mengajarkan kita bahwa sebagai Manusia kita takkan menyerah semudah itu dan jangan tanamkan kata tidak bisa dalam pikiranmu!! Tapi tanamkan kata, aku pasti bisa!! Ya, aku menanamkan kata aku pasti bisa malingin rumah orang, nah karena kuberpikiran begitu akhirnya aku sukses malingin aktion figur edisi terbatas!!" ucap Bossun yang berlari sambil ngucapin kata ini di depan kamera.
-
"Jadi, akan seperti apa pemandangan yang terlihat dari Laputa Castle In The Sky??"
"Keberatan!! Epilogue sampah tidak dibolehkan disini!!" Bentak Nicki.
"Tapi, ini berakhir saat musuh mendapatkan apa yang dia mau!!" Balas Nicko.
"Jadi, this is not Shõnen reeference karena adeganku tidak ada, 'Pertarungan kita baru di mulai.' See you again..." Sambung Nicki kemudian melambaikan tangan ke kamera.
Sementara itu.
"Menarik!! Menarik!!" Bossun sedang mimisan sekarang, membaca dengan serius.
"Mulai sekarang!! Xenovia-chan my waifu!!" sambung Bossun yang seperti menjilat ludahnya sendiri di awalan.
Shounen Berakhir.
B E R S A M B U N G