
Namun mengapa, kenapa, ada apa, dan bagaimana, kenapa? Begini? Begitu? Bagaimana? Dan begitu begitu saja?
Dan kumencoba menghilangkan Kenapa, tapi Why? Selalu ada, akan selalu ada dan akan begini dan akan begitu dan akan menjadi semestinya dan begitulah dan beginilah dan begitulah dan beginilah dan seperti inilah skenarionya dan bahkan begini saja begitu saja begitu begini begitu begini begitu begini begitu begini begitu begini begitu begini begitu begini begitu begini begitu begini just only begun!!
"Why always me?" seorang Pria menanyakan hal ini, sembari menghadapkan kekamera lalu membuka jersey dan ada baju dalamnya yang bertuliskan Why Always Me?
Dia menanyakan mengapa selalu dia, karena dia sudah ditakdirkan untuk menanyakan 'Why Always Me' maka itu tidak perlu ditanya mengapa ini selalu dia.
° "Mario Bartolleini sang pemain bolasepak terhebat, dia selalu menanyakan why always me saat menciptakan goal atau bahkan saat akan mengeksekusi penalties dan gol kemudian, selebrasinya selalu Why Always Me, dan kemudian dia berdecak-pinggang biar terlihat keren!!"
"Nicki-niisan, Bartolleini-san memang harusnya begitu, karena dia nampak sangat keren dan kharismatik saat melakukan hal itu!!" seru Nicko.
Mereka menyaksikan pertandingan bolasepak antara team Lonchester Cities melawan Lonchester Manchunian.
"Why always me????!!" Teriak Bartolleini saat berselebrasi, dia ingin menanyakan kenapa dia yang selalu mencetak goal!!
"Karena i am is i am, and you is you!!" balas supporter Lonchester Cities.
Mengapa ini begini, kisah Manusia berbeda-beda, tertulis dengan torehan mereka sendiri yang melakukannya, Manusia adalah penulis, menulis diri mereka sendiri agar bisa menjadi seperti sekarang, ataukah mungkin saat Bartolleini berusaha menjadi Why Always Me, maka dia memiliki kisah flashback yang rumit?
"Tidak..." Balas Bartolleini, dia memperlihatkan wajahnya dengan jelas kekamera, dan wajahnya muncul sangat besar di depan televisi yang ditonton oleh Nicki dan Nicko.
"D-dia mendengar ucapan kita??!??!" Nicki terkejut. "H-hebat!!" kemudian dia berseru.
"Kemampuanku adalah pendengaran super, makanya aku selalu ingin bertanya why always me? Karena aku menanyakan itu saat supporter lawan menjelek-jelek-kan namaku!!" balas Bartolleini.
Furashubackto.
Interu Nacionale vs Biscuit Roma Coconut.
"Tekel dia Ferancesko Titto!!!" Teriak supporter Biscuit Roma Coconut.
Bartolleini mengenakan jersey Interu Nacionale dengan nomor punggung 45, dia nampak bersemangat membawa bola, kemudian tekel horror bersarang ke kakinya dari si Nomor 10 Biscuit Roma Coconut, Ferancesko Titto!
"W-why always me???!!" dia hanya ingin menanyakan kenapa dia selalu di tekel, dan saat dia dicederai malah supporter Biscuit Roma tetap menghina-nya.
Ferancesko Titto nampak berhadapan dengan sang wasit, lalu kemudian wasit mengeluarkan Red Card dan memberikan Red Card tersebut kepada Ferancesko Titto.
Bartolleini merasakan ejekan yang terlalu banyak, namun dia masih tetap berusaha untuk tampil menawan, dan bahkan dia tidak mengubris ejekan mereka, Manusia harus meniru bagaiman Bartolleini melawan rasisme!
"Mas Bartolleini pindah ke Asosiation Clube de Mileno, apakah dia bisa mencetak banyak gol? Ala paling jadi beban bagi mas Zulatan Iburahimovickto!!" Ucap Supporter Asosiation Clube di Mileno singkatkan saja jadi A.C Mileno.
Nampak mas Bartolleini muncul di hadapan penggemar Mileno dengan jersey bernomor 45 seperti biasa, memegang microphone sembari mengeluarkan suaranya kemudian.
"Pasti pemain ecek-ecek.."
"Mileno sudah buruk manajemennya ya..."
Bartolleini hanya tersenyum, dia mendengar bisikan supporter Ac.Mileno di perkenalan pemain ini, hanya kata-kata khasnya yang selalu ia keluarkan.
"Why always me?" Hanya kata-kata itu, seakan-akan dia mendengar apa yang mereka ejek, dan mungkin ini mendeskripsikan tentang pertanyaannya. Mengapa dia selalu di ejek?!
Reusse vs Mileno.
Papan Pertandingan sudah memperlihatkan sekor 3-1 untuk keunggulan Reusse. Menit sudah memperlihatkan menit ke 46.
Seorang pemain masuk nampak bernomor punggung 45. Siapa lagi kalau bukan Mario Bartolleini.
"Why always me?" dia hanya berguman karena dia bisa mendengar ejekan supporter lawan atau bahkan supporter sendiri.
"Iburakadabra, tunjukkan megismu dan buat Bartolleini malu disini!!"
"No no..." Iburahimovickto memperlihatkan penolakan kepada supporter.
"Maju, Bartolleini!!"
"Why always me????!!!" Mendadak dia berselebrasi seperti biasa berkat mendapatkan assist dari mas Stejphan Eru-Sharawy.
"Nice goal, Bartolleini!!" Teriak Pens Ac.Mileno.
Why always me, menjadi why, dari yang di ejek menjadi yang di puji, from zero to hero, Bartolleini tak memperdulikan ejekan.
"M-mengharukan, Bartolleini-senpai!!" Nicki nampak menangis melihat flashback Bartolleini.
"Hmmm..." mendadak muncul orang tak dikenal, dia memiliki kemampuan terbebat yaitu bisa memajukan menit, jam, hari, tahun, hanya dengan mengubah kalender.
Next 2014. Liperpudlians.
"Why always me????!!!"
Dia tidak ingin membantah, dia sabar dan dia tidak ingin memperkeruh suasana, dia hanya berusaha berlari dan menerima bola untuk bisa menciptakan gol.
Liperpudlians vs Hotspicy Spur.
"Skor masih 2-2 nampaknya Liverpuudlians akan bermain imbang melawan Hotspicy???!!!" Ucap Komentator.
Eh nampaknya, nampaknya Bartolleini menerima umpan dari mas Aqualliani, dia membawa bola melewati Heriies Kenie, melewati Janso Virtonghen, dan-dan-dan-dan... sebuah tembakan, jembretttt!! Gol gol gol ale ale ale... gol gol cetak gol!! Bartolleini berhasil mencetak gol!!
"Sebuah percobaan yang mantap dari Bertollini, membuat Liperpuudlians unggul 3-2 atas Hotspicy!!"
Gol perdana from English Premieship, dimana Bartollini membutuhkan 48 tembakan untuk bisa menciptakan gol perdana!!
-
Liperpuudlians dimanajeri oleh mas Brentford Rojers memutuskan melepas Bartolleini.
From Mileno.
- Tidak sukses, Mileno melepas Bartolleini ke Marsplanetliele.
"Lihat, dia mendadak bersinar lagi, mantap, kita membutuhkan super Mario agar Ligueae one semakin menarik pemirsa!!"
"Gol-gol-gol Bartolleini lagi-lagi berselebrasi Why Always Me????!!"
Bartolleini mencebloskan bola dengan tandukan mautnya tetapi tidak mampu membuat Marsplanetliele bisa menyamakan kedudukan, mereka harus kalah 1-2 dari Olimpique de Ryonnaises.
Perjalanan ini terasa sangat melelahkan, banyak supporter yang saling celah menyelah, tidak menghormati perbedaan warna dan ras, tetapi untuk kali ini, dia mendapati bahwa dimana ada hujan disitu ada pelangi, dimulai dengan banyak halangan, dan berakhir dengan banyak keindahan. Bartolleini tersenyum, karena Ligueae One tidak ada rasis, karena orang Perancis menghormati ras dan warna kulit.
- Super Bartolleini ingin pergi berlabuh mencari tantangan baru.
Mario Bartolleini keluar dari Marsplanetliele dan menuju ke Italian League Farm.
"Bagaimana tanggapan anda akan melawan Jupentous yang ada Rinaldo-nya?"
"Rinaldo? Saya tidak takut, saya cuek, karena Burascheia akan menang..." balas Bartolleini.
Matches.
Burascheia vs Jupentous.
"Mereka mendapatkan penalties, hadiah terindah dari wasit yang membuat Burascheia kalah, tim kecil notabenya akan dirugikan jika melawan tim kuat.. itu sudah ditakdirkan, mengapa demikian? Karena why always me???!!!"
Jupentous berhasil menang tipis atas tuan rumah Burascheia akibat mendapatkan penalties. Mereka wins 1-2.
Bartolleini meskipun kalah dia takkan berusaha untuk mengejek Jupentous dengan parah, sembari melihat kekamera, seakan-akan dia tahu bahwa karir sepakbolanya tengah ditonton oleh penonton.
"Kalian di rumah, pasti sudah menyaksikan aksi kerenku, aku mengetahui seseorang memajukan hari dan kemudian melihat kisah masa depanku disini, ya aku adalah aku, karena begitu, Why Always Me? Itu adalah counter attack membalas ejekan supporter!!"
"Mario Bartolleini keren!!" Ucap Nicki.
Sementara itu pembaca dengan account Marioh Baroterri sedang membaca bagian ini...
Sembari berguman..
"Hmm, why always me?"
Why Selesai.
B E R S A M B U N G