
Opening, bagaimana. seperti itu, dan berakhir penuh dengan ending yang menyakitkan mata. Orang-orang akan cenderung dipertontonkan kilasbalik yang selalu sedih dalam setiap flashback, biar terlihat menarik dan good.
Tetapi, itu kadang menimbulkan klise yang selalu ada, ya begitulah inti sebuah skema awal dan akhir..
~ Minna, Blue Forever hajimaru yo!!~ teriakan menggema, dan ucapannya melalui microphone yang ia genggam kemudian, ya ini adalah awal dari sebuah inti cerita. akan seperti apa, dan akan di bawa kemana?
Kirameku seiza ga omae wo yonderu
Sore wa erabareta senshi no akashi
Girisha shinwa no yô ni
Mabushii cloth matotte
Aa ashita no sora wa blue
Donna yume mo shinjireba kanau yo
Aa kokoro ni shimiru blue
Eien no kagayaki.
Ini adalah sebuah cerita, tentang Blue Forever yang judulnya bukan main ngikut dari ending Saint Seiya.
Dan kata-kata klise berikutnya muncul kembali saat adegan memperlihatkan seorang pria ganteng berdiri di atas arena.
"Nicki Shiryū!!" Teriak sang pria yang memakai kacamata, mungkin Ryders Alexanders atau sebut saja Ryders Seiya!
"Ryders Seiya!!" Teriak sang Nicki Shiryū membalas teriakan enemiesnya.
Mereka berdiri di panggung sandiwara bernamakan 'showtime' mengharuskan mereka harus memasukan unsur parody yang menggelitik.
Tetapi, tidak ada yang paham, tidak ada yang tergugah, karena ini adalah parody jadul.
"Berdiri!!" Teriak orang-orang, mereka berteriak, meneriakan nama seseorang yang mereka dukung kemudian, tak jelas, mengapa mereka begitu bersemangat di tengah hantaman menyakitkan mata yang dipenuhi darah berjatuhan ke ring.
Nicki Shiryū maju dengan segenap jiwa dan raganya, tak tahu apa yang akan ia keluarkan, dan sesuatu yang hebat seperti apa yang akan terlihat kemudian.
Dia melakukan pose akan menyerang, kekuatan tak terduga dari sang naga, mungkin?
"Ryozan Shou Ryū Ha!!" Cosmo yang di aktifkan, dan gaya yang sangat khas dari seorang Shiryū ini adalah puncak dari kehebatannya.. tetapi, dalam serangan ini, kelemahannya tampak jelas dengan jarak 5 mili.
Sementara itu, Ryders Seiya melakukan pose pukulan yang wah dan sangat khas. "Pegasus~Ryu~Sei-Ken!!" dalam seperti kecepatan cahaya, ratusan pukulan dalam satu detik menghantam enemiesnya...
Dan akhirnya..
"Berdiri, Shiryū!!"
"Berdiri Shiryū!!"
"Di animeknya harusnya Seiya yang kena duluan abis itu mau kalah lalu kata berdiri ada untuk mendukungnya!! kenapa terbalik woy!!" Teriak para penonton.
"Ala kebalik nih show!!"
Karena penonton makin teriak keras, akhirnya tirai kemudian tertutup, dan penonton sudah tak melihat Nicki dan Ryders.
"Dih, kau salah klise!!" Bentak Ryders.
"Makanya aku yang jadi Seiya ajah!!" Balas Nicki.
"Ano.. Marin-sensei... shownya dah the end, eh atau kusebut Giafiolacherrini-neesan!!" seru Nicki dengan bersemangat.
"Aku Seiya disini, bukan kau woy!!" bentak Ryders.
Ya ini adalah bagian dari parody gagal hingga akhirnya, dunia pindah ke kilas balik...
~ Dahulu kala, ada jubah lejendaris berwarna emas, dan hanyalah Saint yang terpilih yang bisa mendapatkan hal itu, dunia di ambang kehancuran, dan memungkinkan datanglah sebuah kompetisi untuk menguji para pemberani, pemberani ini diberkahi oleh rasi bintang yang kemudian mereka memiliki energi cosmo yang pukulannya bisa menghancurkan bintang...
Tetapi....
"Ladies and gentleman!!" sang pria berpakaian khas hitam muncul di atas ring lomba bakuhantam.
"Dare da omae wa???!!" Teriak para penyelenggara, dan bahkan boss kompetisi tournament Saint cuma bisa terheran-heran dengan kemunculannya.
Nicki yang berada dari jarak yang terjauh dari yang terjauh atau bahkan Ryders Alexanders yang kebanyakan ngechunnibyou jadi power ranjer, mereka merasakan bahaya mencekam dari furashuback yang menyakitkan mata tersebut....
"P-phoenix??" seorang pria berambut panjang mungkin mengetahui sang Phoenix, apalagi rantainya bergerak menuju kesang lawan.
"Saint Black??"
"This is... Antonio Phoenix.. My Oniichan da!!" seru sang pria berambut panjang.
"Oniichan gundulmu!! menggelikan woy!!" bentak pria yang disangka Antonio Phoenix, mendadak dia melepaskan topengnya, dan yah.. itu adalah..
"A-antonio??" kejut Anthena Televisi-chan yang ternyata adalah penyelenggara Saint Tournament tersebut.
"Nani???" Antonio menyaut sebutan sang Anthena, apalagi kini adegan tatap-menatap semakin menjadi..
"Cafuccino buatanmu... number one (y) aku sampai ingin minum itu lagi.." balas Anthena Televisi.
"Njiir!! masih sempat-sempatnya bahas kopi!!" si Antonio Phoenix yang sudah menggenggam paket berisi jubah emas ini akhirnya mulai akan beraksi buat pergi bergerak..
Pergerakan...
"Nigerundayo!!" bukannya melancarkan serangan seperti di anime yang mereka parodykan saat ini, dia malah kabur sembari membawa paket berisi jubah emas tersebut.
~
Nigete.. Nigete...
Hashire!! boku no jitensha!!
"Kejar!! kita takkan membiarkan jubah emas jatuh kepada Saint Hitam!!" ucap Murakami Hyogo.
"Ya, siap kawanku Murakami!!" seru yang lainnya, sebut saja Saint Bronze, Alesio.
Mendadak mereka berhenti, ya lampu lalu lintas menunjukan bahwa jalur sepeda lampu merah.
"Anjir!! malah lampu merah!!"
Sementara sang Antonio Phoenix [Memparodikan Ikki Phoenix] melihat kebelakang.
"Mamam tuh terjebak kemacetan!!"
Saint itukan bisa gerak kecepatan cahaya, ini malah main kejar-kejaran makai sepeda, makin aneh saja ini universe.
B E R S A M B U N G