1+1: New

1+1: New
Chapter 88 - Chocholate Out of The Zone, My Friends!



~ So is this heartache... so is this heartache?


"Seranglah aku dengan kekuatan penuhmu!!"


"Itu bahkan sebelum kau menyuruhnya, aku sudah berniat!!" teriak Nicki.


Nicki dengan pose memainkan gitar, kemudian seraya berlari lagi dengan cepat secara lurus.


"Electric Guitar Hero: Alunan Keheningan Di Tengah Malam!!" sesaat sebelum berdekatan dengan Silva, tempo nada menjadi hening, memungkinkan area ini sangat sunyi.. bahkan beberapa orangpun tertidur karena mendengar alunan ini.


"Kau.. begitu hebat..." ucap Silva cukup santai, keheningan di tengah malam, adalah kemampuan petikan gitar yang bisa membuat seseorang tertidur, setelah targetnya tertidur sang Nicki akan menebas musuhnya dengan gitar yang bisa berubah menjadi pedang.


Tetapi....


"Chocholate Is My Castle, My Friends..." ucap Silva dengan super santai..


Apa yang kemudian berbunyi tertebas.. adalah dinding cokelat yang tebal dengan sang Silva berada di dalamnya.


"Cih... kastil cokelat yang merepotkan, my friends.." ucap Nicki santai, sekarang keheningan di tengah malam sudah menghilang. Kemampuan ilusi yang teramat merepotkan.


"Sekarang padahal siang, namun kenapa bisa orang-orang merasa ini sudah malam?" Silva tampak kebingungan.


"Namanya juga ilusi, seharusnya kamu tidak perlu mempertanyakan hal itu, my friends." ucap Nicki.


"Kenapa kau menambahkan my friends di akhiran!! Ini adalah gayaku!! Jangan menirunya!!" bentak Silva.


"No.. no.. my friends belum menjadi hak paten.. kamu tidak perlu melarangku menggunakan kata my friends.." ucap Nicki.


"Chocholate... Is.. Touchdown... My Friends!!" teriak sang Silva kemudian, dan memungkinkan cokelat kapal dalam tanah keluar lagi untuk menubruk tubuh sang Nicki dengan beringas.


"Electric Guitar Shield...!!" Ucap Nicki yang kemudian menahan touchdown yang keras dari dalam tanah tersebut. Tetapi..


Meskipun tertahan oleh perisai, tetapi tubuh Nicki beserta shield-nya terlempar lagi dengan jarak seperti barusan awalan terkena Chocholate Is Touchdown My Friends.


Bruakkkkk!!!


Seperti biasa kali ini tubuh Nicki menghantam mobil yang udah jadi coklat dan lalu menghantam mobil-mobilan lain yang belum jadi coklat.


"Ughhh sialan banget nih jurusnya gak bisa ketebak munculnya darimana." ucap Nicki.


Nicki yang mencoba bangkit kemudian dikejutkan oleh lesatan peluru gede dengan nuansa warna cokelat.


"Chocholate Is Riffle, My Friends!!" Ternyata itu adalah peluru yang dilontarkan oleh sang Silva dengan kemampuan coklatnya untuk membuat meriam beserta pelurunya.


"Adooh!! Sialan!! Electric Guitar Shield!!" Nicki kemudian bangkit dengan cepat dan lalu menahan peluru coklat gede tersebut dengan shield-nya.


"Chocholate Is Rain, My Friends!!" sambung sang Silva yang kemudian terlihat hujan coklat menjatuhi area yang ada Nicki-nya.


"Biadab!!" Nicki berlari dengan cepat untuk keluar dari area tersebut agar tak terkena oleh banyak cokelat yang terlihat berbahaya.


"Chocholate Is Traps My Friends!!" sambung sang Silva yang kemudian memunculkan cokelat hisap mirip lumpur hisap.


"Anjirr!!!" teriak sang Nicki yang kini terjebak di cokelat hisap. "Tetapi, ini tidak akan menghisap tubuhku sampai kedasar, karena ini cerita bakalan sesuai ama unsur ilmiah." ucap Nicki yang santai.


"Kok tempeh???" Silva terkejut mengetahui fakta bahwa Nicki mengetahui tentang lumpur hisap.


"Cokelatmu akan enak jika ditambahi karamel, aku menyukainya." ucap Nicki, dia berjalan dengan santai melewati Ibes yang sedaritadi berdiri menonton pertempuran sia-sia ini.


"...... Shinsekai... Yoru...." dia melewati area ini dengan santai sembari memetik gitarnya hingga memperdengarkan suara keindahan seperti ilusi dan kesenangan, beberapa area yang dipenuhi coklat saat ia lewati, kemudian tertebas oleh sesuatu yang tak terlihat, dan bahkan Chocholate Is Castle My Friends yang belum lunturpun menjadi pecahan-pecahan kecil karena tertebas oleh sesuatu.


"P-pendekar pedang ilusi, sang pemain gitar!! Nicki sang pemain breakdance!! Densetsu no Nicki!!" orang-orang yang melihat kemampuan sang Nicki malah akhirnya memberikannya julukan dengan sangat banyak.


"D-dia operpower!!" Ibes terkejut, terkesima dan terheran-heran.


"M-menakutkan!!" sambung Silva yang bergidik ngeri.


"Jangan mengubah sesuatu yang berguna untuk kehidupan menjadi coklat.. coklat memiliki sisi negatif.. seperti membuat lemakmu terkumpul dan lama-lama kamu menjadi gendut.. atau bahkan membuat gigimu sakit dan lalu ompong seperti Kakek-Kakek.. atau bahkan Nenekmu dirumah yang menunggumu mengantarkan bubur pesanannya..."


"Seseorang menyukai cokelat tidak apa-apa.. tetapi jika terlalu sering memakan coklat.. lama-lama gigimu akan copot." sambung Nicki.


"N-nicki-seisho!! Anda sangat hebat!! Aku akan menggunakan kekuatanku dengan sebaik-baiknya!!" ucap Silva yang kemudian dia menunduk menghormati sang Nicki.


"....... Chocholate Is The Best.... My Friends..." ucap Nicki begitu santai, bukan untuk mengeluarkan jurus ilusi terbaru, tetapi dia mengeluarkan pujian dan memuji kemampuan sang Silva yang menurutnya menarik dan memberikan nama yang anti-mainstream.


"B-benarkah?? Kyaaa!! Nicki-seisho memuji cokelatku!!" Silva mendadak jadi senang, dan cewek-cewek cans pendukungnya malah kehilangan minat melihat tingkah laku Silva yang menjadi kocak barusan.


"Fufufufufu.... Silva-kun mendadak jadi penggemar Nicki.." Ibes mengeluh, dan lalu meninggalkan area ini.


Sementara itu, di area lain yang terlihat cukup sepi penduduk, seorang pria misterius tengah membuka pintu dengan gampang.


"Buka Pintunya!!" ucapnya dengan santai, dan lalu ia menyentuh pintu itu dengan sangat santai tanpa mengeluarkan peralatan apapun.


Pintunya terbuka kemudian...


"Kemampuanku adalah Open The Door!!" ucap Pria Misterius ini yang cukup bangga dengan kemampuannya.


Kembali lagi ketempat lainnya yang kayaknya di tempat sang Nicki.


"Kau menang Nicki-niisan!!" seru Nicko yang super senang.


"Ini berkat kemampuanku mengubah alur cerita lewat sebuah ketikan." ucap Piotr santai.


"Tapi aku yang melawannya biadab bukan kamu!!" teriak Nicki.


"B-bukan berarti kamu boleh membentakku, dakara nee!!" ucap Piotr dengan pose sok imut seperti biasa.


"Anjiir!! Sifat tsundere Saaya belum dia hilangkan!!" seru Nicko.


"Cukup parody-nya brengsek!!" teriak Nicki dengan keras kearah mas Piotr.


"Hus diam!! Ini sudah berakhir!!" Piotr kemudian membentak Nicki karena Nicki banyak bacot dan sok bersikap keras.


"T-tunggu aku Nicki-senpai!!" Teriak Silva yang mengikuti mereka dari belakang.


Silverqueen Silva von Quicksilver resmi menjadi Nicki no nakamatachi..


Arc Silva berakhir.


B E R S A M B U N G