1+1: New

1+1: New
Chapter 107 - Shingeki No Parody _Eins_



Awal dari sebuah kisah, sebuah kisah yang menceritakan sebuah konflik, dan konflik yang mencapai sebuah ending. Ini adalah sebuah kisah dari tiga orang sahabat yang sedang berjuang melawan ratusan Titan raksasa yang menghancurkan dinding dan mencoba untuk memangsa umat manusia.


Ketika semua orang berteriak "Sasageyou!!" Semangat yang berkobar-kobar dan tekad berani siap mati untuk membunuh semua Titan akan menyelimuti mereka. Dan inti dari Arc Shingeki No Parody ini ada pada tiga sahabat ini.


Mereka bertiga adalah Nicki Yaeber, Nicko Arlerto, dan Michelle Eckermen.


"Woi-woi!! Lagi-lagi main gak ngajak kalau mau main parodi-parodian!! Sombs lah mentang-mentang punya sirkel sendiri!!" Kopika Pal Apih. Sirsel baru Nicki dan Nicko, dan dia seumuran dengan mereka berdua. Nama panggilannya Apih, walau terkadang dipanggil dengan sebutan 'Apih-Apih belalang kupu-kupu' oleh rekan-rekan sirkelnya.


"Pagi-pagi udah teriak-teriak gak jelas, dasar Apih-Apih belalang kupu-kupu-kun.."


Karena penyebutan namanya yang terlalu panjang, kita revisi nama panggilannya menjadi 'Apih' saja, karena singkat, padat, dan jelas seperti pada kosakata EYD. Kita ulangi..


"Pagi-pagi udah teriak-teriak gak jelas, dasar Apih-kun."


Nah, ini baru simpel tanpa pemborosan kata.


"Aku juga ikut woi!!" Lagi-lagi Apih berkata ngegas, "Namaku adalah Apih Kirstein!!"


"Cih, dasar bermuka kuda." Ejek Nicko.


"..... Na-nani?! Siapa yang kau sebut bermuka kuda?! Apa kau tidak lihat pesona ketampananku yang telah memancar di sekitar sini?! Bahkan semua orang yang lewat didepanku akan meminta tanda tanganku..!! Huahahaha..!!"


Beberapa saat kemudian, seorang ibu muda berjalan melewati Apih sembari menutup mata anak berumur delapan tahunnya.


"Okaasan, kenapa mataku ditutup?"


"Sudahlah, jangan lihat. Ada orang gila berbahaya yang sedang menunjukkan taringnya.."


Seketika suasana pun hening setelah ibu dan anak itu melewati Apih begitu saja dan berkata, "Eh?" Kata-kata yang diucapkan Apih bertolak belakang dengan realita dan sedikit menusuk-nusuk hatinya yang kini sedang bersemangat, "Te-tega sekali mengatakan sesuatu yang buruk di hadapanku!!"


"Ara-ara~ Sepertinya Apih-kun sedang butuh hiburan.." Suara imut yang begitu indah, mungkin seorang pria yang mendengarnya akan terpesona dengannya, dia adalah Hanakoyuri Michelle yang merupakan sirkel baru dari Nicki dan Nicko.


"Y-ya, aku butuh hiburan.."


Alasan kenapa Nicki dan Nicko mengajak Michelle ke dalam sirkelnya bukan karena dia cantik, tapi merasa kasihan dengan beberapa kelompok yang tetimpa kesialan karena selalu diikuti oleh Michelle. Ibarat kata, Michelle ini adalah Dewi kesialan dan beban, karena setiap kelompok yang Michelle ikuti akan tertimpa sial, atau merasa terbebani oleh Michelle


Nicki dan Nicko tak takut dengan kesialan dan beban yang akan menimpa mereka. Karena, mereka berdua juga bisa dibilang sebagai dewa Kesialan dan beban! Ketika beban bertemu dengan beban maka hasilnya adalah keberuntungan, seperti dalam matematika bila min bertemu min yang hasilnya adalah plus.


"..... Baiklah, minna!! Sejak beberapa tahun dinding Mariha telah diterobos dan dikuasai para Titan, tugas kita kali ini adalah merebut kembali dinding Mariha!!" ucap Nicki dengan bersemangat.


"Benar, kita harus mencapai di ruang bawah tanah. Karena di dalam sana ada sebuah informasi dari titan-titan yang penuh dengan misteri ini..!! Teguhkan diri kalian dan berkata-" ucap Nicko.


"Shinzoy Sasageyou!!!!!"


~


"Yare-yare, mereka berempat sedang apasih. Teriak-teriak gak jelas disiang bolong kayak gini. Bahkan kucing yang sedang tidur pun terganggu dengan teriakan mereka.."


"Meong!!!"


"Tuh kan, kucing saja terganggu sama suara mereka.."


Dan, lagi-lagi Nicki dan lainnya melakukan hal-hal yang tidak jelas, orangnya saja tidak jelas, apalagi yang dilakukannya malah lebih tidak jelas. Mereka berempat bermain Jan-Ken-Po atau gunting batu kertas untuk menentukan Main Charakter atau tokoh utama yang sebenarnya pada Arc Shingeki No Parody ini.


Dan..


"Hehey, lagi-lagi aku yang menang. Tentu saja karena aku adalah Nicki Yaeber!! Aku adalah tokoh utama yang dibekali plot armor oleh Hajime Senpai..!!"


"Uso!! Kenapa Niichan lagi yang menang! Padahal aku juga sesekali ingin menjadi tokoh utama!!" Nicko kesal.


"Sudah kuduga, mentang-mentang kau adalah tokoh utama di 1+1 : New, sekarang kau juga menjadi tokoh utama di Arc Shingeki No Parody. Kau bagikan anak emas author, Nicki.." ucap Michelle.


"Hehey, tak menjadi tokoh utama juga tak apa. Karena menjadi tokoh sampingan juga tak terlalu buruk hehey.." ucap Apih.


Ketika mereka berempat sedang asyik satu sama lain, "Hnn.. aku mendengar seseorang yang berkata 'hehey' apa benar?" Tiba-tiba seorang pria tak dikenal dengan sebuah pedang dipunggungnya datang menghampiri Nicki, Nicko, Michelle, dan Apih.


"Maksudmu kata-kata 'Hehey' itu kan?" Nicki menjawabnya.


"Yaps benar, itu adalah kata-kata mutiaraku yang berbunyi 'Hehey Not Bad'. Tidak boleh siapapun yang mengatakan itu padaku, itu sama saja plagiat.."


Dia adalah Alufeedro, dijuluki sebagai pendekar pedang terhebat pada masanya. Bahkan pernah dijuluki sebagai raja dari segala raja, itulah Alufeedro..


Akan tetapi..


"Batsss...!!" Dengan ketenangan dan kecepatan teknik pedang Nicki, ia berhasil mengalahkan Alufeedro hanya dengan satu kali tebasan hebat.


"Tidak!! Akhh!!"


Oh iya lupa bilang, Alufeedro tanpa minuman buffnya hanyalah seorang pendekar pedang biasa tanpa julukan Raja dari segala raja..


"Kampret!! Kalau mau nyerang bilang dong!! Kalau tidak minum buff dulu aku cuma jadi pendekar pedang biasa.." Sesuai kata-katanya, Alufeedro pun meminum segelas buff dan, "Zehahaha..!!!" Kini dia kembali sehat bugar dan bersemangat. Alufeedro menarik pedang yang berada di punggungnya dan mengarahkannya ke arah Nicki, Nicko, Michelle, dan Apih dan berkata,


"Omaera!! Watashi wa Alufeedro the Swordman desu!! Aku akan mengalahkan kalian karena telah memplagiat kata-kata mutiaraku!!"


Tak berselang lama, Nicki, Nicko, Michelle, dan Apih meletakkan tinjunya ke dadanya dan berkata, "Shinzoy Sasageyou!!!!!"


"I-itukan seruan bagi seorang prajurit yang akan melawan titan!! Tapi aku kan bukan titan!!" Alufeedro terkejut.


Kata-kata yang membuat hati Alufeedro terkejut hanya membuat dirinya terdiam dan membisu seperti sebuah patung. Karena baginya "Shinzoy Sasageyou" adalah kata-kata dari Erwines Taicho yang membuat dirinya merinding ketika menonton Shingeki No Parody


Pukulan tanpa belas kasih pun langsung dilontarkan oleh Nicki, Nicko, Michelle, dan Apih kepada Alufeedro ketika sedang lengah.


"Pukulan seribu bayangan!!"


"Uaghhh!!"


"Pukulan seribu bayangan? Harusnya kan jurus seribu bayangan kayak Nartoh.." ucap Nicko.


Walau Alufeedro meminum buff, hal itu tak membuat dirinya kuat. Percuma pakai buff tanpa disertai farming, bagaikan sup tanpa garam karena rasanya sangat hambar.


B E R S A M B U N G