1+1: New

1+1: New
Chapter 8 - Tidak Punya Uang, Tidak Apa-Apa.



Kau tahu hal apa yang membuat Manusia mati?


Ditabrak truk dan jadi korban tabrak larikah?


Diputusin pacarkah dan akhirnya ngambek dan mau bunuh diri?


Tidak-tidak.. Manusia mati karena mereka terlalu lama hidup.. hingga mencapai batas akhir kadaluarsa dan tanggal yang lewat manusia akan menjadi tua dan memudar. Kehilangan pikiran dan menjadi sesuatu yang disebut orang tua.


Penampilan, serangan, dan pertahanan atau mungkin kekerenan dalan kombinasi terakhir yang mencoba menjatuhkan gadis perawan.


Menjebak dalam kata cinta dan membawa mereka kedalam prostitute dan menjadi attacker shinigami in border house line..


Manusia berakhir dalam kepuasan dan keingintahuan tanpa mengetahui serangan balik yang berbahaya..


Mereka mati meninggalkan dosa yang menumpuk hingga akhirnya...


"Narasi macam mana ini yang jelas aku senang menuju kerumah border.. dalam kawasan Border House Line.." ucap Nicki.


"Nicki niisan kau tidak boleh ketempat pelacuran mereka hanya akan menghabiskan duitmu bodoh.." balas Nicko mengejek kakaknya bodoh.


"Kau menyebutku bodoh? Apakah kau ingin kuajari sesuatu anak kecil.. ingatlah aku lebih lama hidup darimu.." Nicki membalas perkataan adiknya dengan kebaperan.


"Hanya beda beberapa detik saja disangkut-Pautkan. Jika sejarah bisa diulang aku bisa saja dilahirkan lebih dulu darimu Niisan..!!" seru Nicko.


Kakak-beradik ini tengah bakuhantam dan mereka mulai terlibat cek-cok persaudaraan..


"Magic Card.. Odin Knight..." ucap Nicki sambil mengupil.


"Defense Card.. Touchdown Magic..."


Begitu terus mereka main kartu kartu kayak bocah bocah blangsak.


"Astaga.. aku sudah hampir telat ini mungkin seseorang yang butuh bantuan kita sudah bosan menunggu.." ucap Nicki yang tiba-tiba teringat sesuatu.


"Ayo bergegaslah.." ucap Nicko.


Nicko mengambil pistolnya dan kemudian... "Ferrari Formula One.."


Pistolnya secara ajaib berubah menjadi mobil ferrari dan mereka berdua naik dimobil tersebut.


Beberapa detik kemudian mobil tersebut melaju.


"Quicksilver Quickdown Speed..."


Karena mobil mereka melaju akhirnya mereka harus berurusan dengan aparat hukum


"Lapor komandan ada mobil ugal-ugalan dengan nomor tidak diketahui ini mungkin mobil curian..!!"


Sontak saja banyak area jalan yang terblokir oleh pihak kepolisian demi menangkap pengemudi ugal-ugalan..


"Oh tidak bisa... Formula One Fly In The Air..."


Ajaibnya mobil Nicko terbang dan terkira menuju keangkasa dan melampauinya..


"Dia sangat hebat.. ini miracle today.." ucap petugas kepolisian.


"Giuseppe apakah kau bisa mengalahkan mereka?"


Giuseppe tersenyum dan mulai akan melakukan lemparan..


"Giuseppe-kun sang bintang baseball akan beraksi.. dia akan mencoba menjatuhkan musuh dengan lemparan..."


"Disinilah aku berada.. batas dari kemampuanku.. percuma saja frustasi..."


"Fireball Shock.."


"Pada hal yang tidak bisa kulakukan.." ucap Giuseppe yang kemudian angkat tangan karena bola cepatnya tidak berhasil mengenai mobil Nicko yang sudah terbang tinggi.


"Mereka lolos untuk kali ini.."


Sementara dua orang misterius lewat lagi ternyata mereka adalah Wimbledownsky ama Zandewnsky.


"Jadi begini chapter seriusnya kapan dilaksanakan.. aku sudah tidak bersabar untuk beraksi dengan kemampuan Futebolku." Ucap Zandewnsky.


"Aku juga bahkan sudah tidak sabar mengalahkan mereka dengan tennis..." sambung Wimbledownsky.


Sementara disisi dua kembar nakal ini mobil mereka sudah sampai disebuah prostitute.. Border House Line..


Gadis-Gadis berdandan cantik cukup banyak dan menantikan kehadiran mereka berdua..


"Hey tuan sewa aku ayo ayo.."


"Yuk kekamar.."


"Yuk diranjang.."


"Ayo oniisan.."


Disisi Nicko dia mimisan karena ga kuat menahan godaan gadis gadis cantik.


Sementara Nicki dia kalem kalem ajah malahan dia mengupil..


"Nicki-san jadi begini kita ini tengah dalam situasi mendesak karena ada maling celana dalam di area sini dan sangat menganggu kenyamanan bersama.." ucap Wanita cantik.


"Itukan.. Liscka Zwei salah satu kupu-kupu terkenal yang sering muncul di televisi.." ucap Nicko.


"Zwei daroka ozawa daroka.. Ann daroka.. Haruka daroka.. blablabla daroka.. aku hanya fens Pandemonican Nicole.." ucap Nicki.


"Iya deh iya niisan aku tahu itu niisan.." ucap Zwei.


"Jadi begini kak Zwei aku nih butuh duit jadi harus ada duit ya.." ucap Nicki dengan santai.


"Bayar pake tubuhku sadja yah mas.. tidak punya duit tidak apa apa.." ucap Zwei menggoda Nicki.


"Tawaran ditolak.. sebagai seniman aku mohon undur diri dari hadapanmu mbak.." ucap Nicki dia mulai melakukan pose sesuatu.


"Kagebunshin no jutsu.. eh?" Bayangannya Nicki ga keluar karena dia bukan seorang shinobi..


"Kayaknya jurus lain jurus lain.. Pintu kemana saja.." Pintu keluar namun..


"Kau bukan Nobita-kun jadi ga boleh minjem pintu ajaibku.." ucap Dora*mon..


"Wadoo kenapa dalam situasi ini masih ajah ada beberapa dari manga sebelah ini plagiat wadoo.." ucap Nicki.


"Tidak punya uang tidak apa apa. Geratis kok kakak Nicki.." ucap Zwei yang masih berusaha menggoda Nicki.


"Bukan aku yang ngasih duit kekamu tapi kamu woy kamu kan butuh bantuan agen terdekat seperti kita..!!" balas Nicki membentak.


Nicki mulai berlari lari dikejar beberapa wanita..


"Tangkap dia dan jadikan tawanan..!!"


Pasukan keamanan Border House Line pada berkumpul membentuk lingkaran..


"Aku ga bakalan kalah dari kalian karena aku adalah otoko no romantic comedy..!!" seru si Nicki sembari dia mengeluarkan gitar ajaibnya kemudian.


"Mahou ni kaketa otoko no ko hajimeta kimi to shabeta.."


Dia memainkan melody lagu dengan sangat bagus hingga membuat gadis-gadis lain tertidur..


"Musisi dan aku adalah satu kesatuan sedangkan musuh tak lebih dari penonton yang mencoba mendengarkan indahnya permainanku.." ucap Nicki.


Tinggallah Zwei, Nicki dan Nicko yang masih dalam mode sadar..


Nicki mulai maju dengan perlahan diikuti oleh sang gadis Zwei sementara Nicko malah duduk santai di sofa.


Dia memainkan game "Utawarerumono saiko da!.."


"Aku akan mengalahkanmu.." Zwei dengan kunai yang lumayan banyak..


"Gitar ajaibku akan menang..."


Mereka mulai akan berlawanan..


"Rasakan ini..."


Tiba tiba tikus melewati mereka berdua...


"Eh...?"


"C-celana dalamku...." kejut Zwei..


Misteri akhirnya terpecahkan bahwa yang mencuri celana dalam para cewek-cewek di House Border Line adalah tikus..


Dan...


"Manusia itu human jika binatang adalah animals.. namun kadang-kadang otak kita melampaui binatang karena memikirkan hal hal mesum.. karena binatang mana mungkin melakukan *****-***** di kereta. Begitulah seni kemesuman seorang pria dan beberapa perbedaan otak mereka dan otak hewan.. orang mesum anggap saja lebih rendah dari hewan.. mungkin?" Ucap Nicki..


"Aku mesum tapi aku pintar karena belum pernah ***** *****.." ucap Nicko.


B


E


R


S


A


M


B


U


N


G


NB : Next Chapter : Senyuman Yang Kau Ukirkan