
Tajam dan curam, bahkan merujuk ke kata "Terjal" mungkin, begitulah tikungan mematikan...
"Ini adalah malika.." ucap Nicki.
"Bukan malika.. ini adalah oneplusone cerita dengan komedi tergajelas dan pertarungan tidak seru yang pernah ada.. sudah saya tulis sebagus mungkin seperti anakku sendiri.." ucap Author.
"Opening lagunya gan.." ucap Sakatsuki.
"Betul sekali.." sambung Tsubame
"Biar berbeda dengan cerita yang lain.." ucap Teruhime.
"Jangan parodikan namaku..!!" teriak Ichijou.
"Hidup harus ada opening.." sambung Nichijou.
"Ninjutsu : Kunai no Kagebunshin.." ucap Sawai.
"Gajelas.. gajelas.. kalian jangan muncul disini saat akan melakukan opening theme lagunya..!!" teriak Nicki dengan keras.. karena dia mode sewot.
"Baiklah ikuzo.. opening theme story Oneplusone.." ucap Nicko.
Nada-nada eurobeat terdengar.. dan kredit dan as tokoh yang memerankan juga mulai terlihat.. soundtrack dengan belakangan ada mobilan balapan...
Rage your dream toki o kakenukete yuku kaze mo hikari michite yuku
Rage your dream matteiru koto dake o Feel the wind wasurenaide ite
Rage your dream tsudzuku hatenai michi o ai mo kakou mo furimukazu
Yukeru anata kagayaiteiru Rage your dream ima o ikiteiru..
"Ayo lakukan kombo.. super drifter... kita lagi balapan dipenggunungan akina.." teriak Nicki.
"Takumi.. aku akan mengalahkanmu disini.." ucap Sakakibara.
Mereka berdua berbalapan dijalur penggunungan Akina.
"Bagaimana menurutmu Pilot-san.. balapan ini bukan di wangan midnight.. tapi mereka berada di area Akina..?" ucap Pandemonican bertanya.
"Kalau disini yang menang yang kalah bisa terlihat.. karena disini banyak penonton.." ucap Pilot-san menjawab pertanyaan Pandemonican.
"Souka.. souka... dilihat dari manapun.. ternyata balapan di Akina lebih seru karena ada penontonnya.." ucap Pandemonican.
Dia memberitakan hal tidak penting ini.. namun nyatanya..
"Setir kiri... kanan... drifters.. noss.. ikuzoo.. 86..!!" teriak Nicki.
"Kau sangat hebat jika diajak by one Nicki-san.." ucap Sakatsuki..
Ternyata mereka cuma balapan mobil alias main game secara online.. mereka memainkan game Initial D Fifth Stage.
"Permainan dan jalur.. otak dan strategi dibutuhkan.. kecepatan tangan melakukan belokan tajam.. jalanan yang curam dan terjal.. adalah kharismatik penggunungan Akina.." ucap Sakakibara.
Mereka adalah dua musuh yang sama sama belum mengenal satu sama lain.. tidak mengetahui kalau mereka musuhan.. dan mereka malah main bareng game secara online dan berbalap-balapan.
"Kita adalah skema dalam tulisan.. kemanapun kau ingin melakukan perjalanan.. takdir sang penulis menuntunmu untuk melakukan parody.." ucap Nicki.
Mereka serius memainkan game ini ditengah keheningan karena banyak yang tertidur oleh ulah guitar sang Nicki.
"Bankai : Sakatsuki Great Driver Onizuka-kun.." ucap Sakatsuki.. dia melakukan belokan tajam setajam silet..
"Aku takkan kalah.. karena aku takkan menyerah.." ucap Nicki yang ikutan berbelok..
Semakin mendekati pinis.. semakin mendekati hal itu..
Hape mereka berdua meledak..
"Kenapa kalian mainin game Initial D yang jelas jelas ukurannya besar makai hape samsung.. ga mampu woh.. auto meledak hapenya..???!!" teriak Spiegel.
"Eh Spiegel-kun Harboiled Detective.. bagaimana pencahrian info tentang Sakatsuki-san.." tanya Nicki dengan polos. Dia ga sadar disebelah adalah Sakatsuki yang itu.
"Heh.. kau rupanya mencariku.. Shounen tantei Inaba-kun.." ucap Sakatsuki santai.
"Tidak.. Shounen Tantei, bukan.. aku Nicki si Ahli Pedang..." ucap Nicki dia membantah kalau dia bukan Shounen Tantei Inaba-kun.
Dia melakukan pose mengambil pedang..
"Ini ga pakai nerve gear.. mana bisa kamu login dan Link Start..." ucap Sakatsuki.
"Aku memiliki gitar gan.." ucap Nicki menjawab ucapan Sakatsuki-kun.. "Dan wei kenapa dia ada 'kun' nya..!!" Nicki kemudian membentak Author.
"Aku menulismu terserah bagaimana keadaannya.. terserah kamu mau serius atau mau ngapain.. jangan berisik.." ucap Piotr Szmanowszky, dia memainkan game Mobile Legend.
"Dia si King Toxic.. kenapa dia datang kesini.." ucap Nicki.
"Jalanan ini serba curam.. dan ide serba terjal.. memungkinkan jalan buntu menantinya kedepan.. kita harus menyelesaikan ini secepat mungkin.." ucap Sakatsuki.
Namun..
Dibelakang pepohonan ninja ninja Nipongatana sudah mengintai area ini.
"Kita harus membalaskan dendam S-san.." ucap Ninja satunya.
"Ya.. gunakan Kunai.. bunuh dengan sekejap.." sambung satu ninja lagi.
"Ninjutsu Killer Target : Kunai Shotgun..."
Lemparan Kunai kemudian terlihat di area Nicki dan Sakatsuki..
"Haha.. ini hujan kunai.. baiklah.. masalah ini biarkan kuakhiri.. karena yang akan mengalahkan Sakatsuki-san adalah aku.. " ucap Nicki, dia kemudian melompat dengan memegang gitar andalannya..
"Guitar Transformation.. Guitar Electrikku Shield.."
Kunai kunai hanya mengenai perisai listrik sang Nicki..
"Hidup bagaikan dunia mimpi.. jika ini mimpi.. aku ingin menikahi Yuri Sakazuki.." ucap Nicki.
"Kau meremehkanku dengan menyelamatkanku.. kau pikir aku tidak bisa menghancurkan serangan itu hah..?!!" Sakatsuki kekesalannya memuncak.. Pedangnya ia keluarkan dari sarung pedang...
"Bankai : Sakatsuki Hachi Pound Star..."
Dia mengayunkan pedangnya kearah sang Nicki.. Nicki dengan refleks cepat menahan serangan pedang sang Sakatsuki dengan Guitar Electrikku Shield miliknya.
Disaat hantaman itu terjadi menghasilkan angin yang dahsyat dan menimbulkan beberapa pohon roboh.
"Ini mengerikan.. bukan tingkatan ninja golongan bawah seperti kita.." ucap Ninja anggota Nipongatana..
"Ini adalah jalanan curam penuh dengan aktion movie kan.. apakah kau bisa melakukan hal serius disini..?" Nicki menanyakan hal itu dengan serius namun disisi lain dia mengupil menggunakan jari-jari ditangan kirinya.
"Emas adalah upil.. dan game adalah game.. aktion adalah aktion.. film adalah film.. apa yang terlihat.. banyak menyimpan fiksi.." sambung Nicki.
"Guitar Transformation : Pistol.." ucap Nicki.. gitarnya kemudian berubah menjadi pistol.
"Heh.. bertarungkah?.. apakah ini dinding kokoh yang dikatakan sang Starskovich Fallensky?" Gumam sang Sakatsuki.
B E R S A M B U N G