1+1: New

1+1: New
Chapter 165 - Chapter Selanjutnya.



~~


"Ini sudah chapter baru ya??!!" Bossun muncul mendadak dan menatap kamera dengan tatapan serius, "Apakah Kamera sudah lets action??!!! Apakah Chapter ini akan mulai ditayangkan??!!!"


"Woi, ini awal mulai chapter selanjutnya, jangan mengganggu pekerjaan kameramen!" Teriak Nicki.


"Aneh, kita kan barusan sudah mengatasi kipas angin terbang, tetapi anehnya kenapa Kameranya bisa terbang disini dan merekam adegan kita??!!" Seru Nicko.


"Kamera itu ada dimana-mana, jangan kamu tanyakan bagaimana dia berada disini, dia akan selalu ada disini karena dicerita harus ada narasi!!" Bentak Christoforus.


"Seperti begitulah, ini adalah dimana hal itu menjadi begitulah.." sambung Mana.


Disisi bawah, sang Herukoputeru tersenyum, "Mereka bisa mengatasi Kipas Angin Terbangku dengan kekuatan orang dalam.." ucap Herukoputeru.


Mereka terbang berkelompok, seperti kelompok burung yang akan kalah jumlah jika mereka bercerai-berai, mereka selalu bersamaan untuk terbang dan bahkan sesekali eksis di depan kamera.


Objek tak terduga adalah di bawah sana, dengan seorang Pria yang melambaikan kedua tangannya, seakan-akan Pria ini meminta rombongan orang terbang ini turun kepermukaan tanah agar bisa bertukar serangan obrolan yang objeknya masih belom diketahui apa yang akan coba dia katakan.


"Huh?" Airport sebagai ketua dari perkumpulan gajelas ini akhirnya mulai menuruti permintaan orang yang berada di bawah, "Tatapan mataku akan menjadi rabun jauh jika melihat cowok di bawah, tapi tatapanku akan sangat tajam jika itu seorang wanita.." ucap Airport mencoba menjelaskan kekurangan dan kehebatannya.


"Ini bukan soal kamu bisa membedakan mereka atau apa, tapi kamu takkan bisa mengenali seseorang yang jauh karena puncak ini adalah kejauhan dimana kami bahkan tak bisa melihat seperti apa wajahnya.." ucap Nicki.


"Kakudriver, Zonamu!!" Teriak Nijiiro.


"Mataku tidak kelilipan, membuat mataku merah itu harus extra kerja keras!!" Seru Kakudriver.


"Jangan terlalu mengharapkan power, lebih baik turun kebawah dan memulai pertempuran yang cetar membahana ini, pertempuran di atas tidak keren, karena Manusia adalah makhluk bumi!!" Seru Nicko.


"Baiklah-baiklah, aku akan turun kebawah.." ucap Airport


Seperti apa yang terjadi kemudian, karena Airport adalah pemilik kemampuan sayap, dia pun turun dan bahkan mereka semua ikutan turun mengikuti mas Airport dengan sendirinya meskipun tiada kemauan untuk mengikuti.


Semakin mendekat mereka kedaratan, semakin terlihat jelas apa yang berada disana, sebuah tempat penjualan yang aneh dengan barang yang mungkin biasa-biasa saja, sang Pria yang melambaikan tangan barusan, mungkin sudah Tua seperti Orang-Tua pada umumnya.


Dia tersenyum, seakan-akan dia akan mencoba menipu rombongan ini, rombongan yang turun hanya terdiam menatap kedepan, "Huh?"


"Silahkan Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu.." ucapnya dengan sopan, "Hape baru keluaran terbaru merk Soimay..."


"S-siomay???!!"


Dan lalu bapak barusan itu muncul dengan sepedanya yang membawa gentongan berisi siomay.


"Siomay.........."


Sementara itu disebelah sang bapak Siomay ada sang ciwik yang mencoba memamerkan lipstik, "Mari Kakak, Lipstik yang biasa dipake artis terkenal, Merk Sereal.."


"S-sereal?" si Mana bahkan kebingungan.


"Woi komedinya bakalan jadi sampah kalau nyoba ikut iklan Shupee!! Sudah kalau komedinya mantap disini, eh ini garing, kau siapa woi!!!" Teriak Nicki kearah mas-mas pedagang hape Siomay.


"Kisamak!!! Jaga bicaramu, sopan santunlah disini!! Ini adalah kampungku, seorang pendatang baru auto babak belur disini!!" Teriak si Penjual Hape Siomay.


"Sopan santun? Tidak ada sopan santun dalam bakuhantam!!" Seru Nicki.


"Sudah kuduga, menyamar menjadi orang gajelas dan kemudian berpatok pada peniruan iklan Siomay, itu tidak akan bekerja dengan baik, bahkan ketahuan begitu cepat tanpa membuat kalian tertipu kedalam jebakan ledakan monokrome milikku!!" Serunya, "Kalian sudah sangat hebat bahkan peniruanku dengan topeng kulit yang cetar ini tidak bisa sukses!!"


"Oh, jadi kau pake topeng?!!" Nicki berseru.


"Tapi buka dulu topengmu...." ucap Nicko.


"Biarku kulihat dulu wajahmu..." sambung Bossun.


"Eh tapi buka dulu topengmu.." Jack menyambung juga.


"Biarku kulihat dulu your face..." sambung Rainbow.


"K-kau????!!!!!!" Nicki berseru, seakan-akan penuh dengan keterkejutan yang berlebihan.


"Sudah kuduga, bahkan tanpa memperkenalkan diriku, kau sudah mengetahuiku..." Pria ini malah sok asyik dan sok-sok jadi terkenal.


"S-siapa ya?"


"Woi!! Woi!! Woi!! Woi!! Kalau ga kenal harusnya jangan sok-sok kaget barusan, harusnya tanya dulu, kamu siapa, namanya siapa, tinggalnya dimana semalam berbuat apa???!!"


"Yolanda?" Nicko langsung berkata, mungkin juga namanya si Yolanda karena dia memberikan lirik, berarti namanya Yolanda..


"Yo Yolanda-kun, Nice too meet you.." Nicki kemudian menyapanya dengan sopan santun, "Sekarang ada sopan santun karena namamu ternyata Yolanda..." sambung Nicki.


"Y-yolanda???!!! Siapa pula itu, namaku bukan Yolanda!! Namaku Herukoputeru Skydiving!!" Seru Herukoputeru memberitahukan namanya.


"S-siapa??!!"


"Namakulah!! Namakulah!! Kenapa malah nanya siapa??!!!" Herukoputeru makin marah-marah karena dibuat kesal oleh mas Nicki.


"Yang nanya?"


"Woi!! Barusan kau nanya siapa!! Berarti kau bertanya padaku, lalu mengapa setelah aku menjawab, kau malah berkata yang nanya??!?! Kau mau mengajak aku bakuhantam dengan gemilang dan lalu akan kupotong pedangmu sampai habis???!! Kesabaranku sudah hilang!! dasar sialan!!"


"Wow.. Aku tercengang..." Nicki malah membalas pendek kata-kata sang Herukoputeru yang memanjang.


"C-cuma itu kau berucap???!! C-cuma itu??!!! A-apa kau ingin membuatku kehilangan kesabaran dasar sialan!!"


"Lols.." Nicki super santai.


"Kurang ajar!! Aku akan segera memotong habis pedangmu dengan kekuatanku yang sebenarnya, aku akan menerbangkan pisau dan mencoba menyerang anumu!!"


"Oh ya??"


"S-sialan!!! Dia membuatku menjadi serba gila, otakku mulai bergetar!!!!"


Nicki kemudian mendekat kearah si Herukoputeru sembari jari-jemarinya menekan-nekan layar smartphone, "Otakmu bergetar karena pusing mikirin utang?"


"Terus kebetulan ada promo si Shuppi??"


"N-nani?!?!!"


Nicki kemudian memperlihatkan smartphone-nya kepada sang Herukoputeru, "Silahkan beli baygon, akan membantu mengatasi otak bergetar hanya dalam beberapa menit, gejalahnya hanya akan membuat anda kejang-kejang, jangan mengomsumsi baygon terlalu banyak, nanti bisa Operdosis.."


"K-kau tidak peduli dengan kesehatanku, sampai-sampai menyuruhku mengomsumsi baygon??!!"


"Biar kamu bisa menguasai teknik mulut berbusa!!"


"Itu bukan teknik biadab!! Itu adalah epek samping dari Baygon yang berbahaya!! Mendingan aku menjual Hape Siomay dan menawarkannya kepada kalian!!"


"Kamu ini kan Skidiping Cabang Niji èn~Cièl, kenapa tidak bakuhantam, kenapa malah jualan hape???!!!"


"K-kemampuanku adalah menerbangkan objek, dan aku akan bisa mengalahkanmu dengan mudah!! T-tapi.. listriknya mati.."


"Oh, jadi kau yang menerbangkan kipas angin... pffftt.. Kemampuanmu ternyata cuma sebatas ini.."


"Tidak, Herukoputeru memang yang terlemah dari sana, tapi, dia memiliki sebuah jebakan yang mungkin bisa mengalahkan kita semua dalam sekejap.." ucap Nijiiro.


Benar saja, ada objek aneh dilangit, beberapa traktor yang melayang, ada sekitaran 5 buah, super besar, Nicki dan kawan-kawan bahkan belum mengetahui objek yang disembunyikan oleh kegelapan malam.


"................" Dalam skene tertentu, sang Herukoputeru tersenyum, "Akan kalah, dalam sekali serang..." senyumnya.


B E R S A M B U N G