1+1: New

1+1: New
Chapter 15 - Berkendara Dengan Angin.



Urband Legend.. atau apapun itu kadang asli atau mungkin juga masih sebagian dari misteri dunia..


Ini adalah anime.. Pemutaran pertama ditengah malam.. Jadwal Oneplusone tak tentu arah tayangnya bagaimana..


Okeh kita mulai dengan opening pembukaan animenya.. selamat menikmati hal ini teman-teman..


Oshiete yo oshiete yo..


"Watashi psicopat.. ini bukan oneplusone ini adalah Tokyu Ghul watashi Psicopat abis nonton Tokyu Ghul.." Nicki padahal sudah sangat serius dari bagian narasi pembukaan promosi animek dia mengira ini adalah anime horror apalagi sudah ada urban lejend.


"Urban lejend yang terkenal aku tidak tahu.. tapi kalau soal anime aku menyukai Gakkou no Kaidan.. ada panutanku disitu.. Kubinashi no Rider dia sangat keren.." sambung Nicko.


"Keren mungkinkah jika Kubinashi no Rider hadir disini.." sambung Nicki dia kemudian mengupil


Televisi sudah mulai memainkan tokyo ghoul dengan skene yang sangat epic...


"1000-7?"


"Koitsumo.. koitsumo.. 1000-7 daroka.. Bnp Daroka.. rata-rata wibu selalu komentarnya gitu.." ucap Nicki


"Harusnya awalan chapter ini dimulai dengan epiclah biar para pembaca makin penasaran bagaimana kelanjutannya.." sambung Nicki


Selalu mengupil dan mengeluh kepada author adalah gaya yang khas sang tokoh utama.


"Berkendara dengan angin.. bagaikan horoskop dalam bebatuan.. eh perumpamaan apaan ini.." dalam jalan dan waktu yang tengah malam..


Mobil itu melesat dengan sangat cepat bagaikan Lightning Speed yang menyakitkan mata..


Atau bahkan mereka berada di area balapan yang mungkin berbahaya...


Kecepatan.. dan bunyian mesin.. masih hidup.. mereka masih bernyanyi... dalam keheningan malam..


"Aku adalah kecepatan..."


Pria ahli membalap karena pembalap ditakdirkan untuk melaju sudah memperlihatkan dirinya kekamera agar terekspos dengan jelas..


Dan sebagian helikopter pengintai dan Reporter yang menaikinya..


"Aku adalah Pandemonican Nicole saat ini pukul 3 dinihari.. dalam area jalan tol Wangan Midnight.. terjadi kecelakaan..." ucap Pandemonican Nicole..


Nicki di tengah malam ini dia juga menonton televisi karena dia sudah menyimpan setiap jadwal tayang acara Nicole Pandemonican..


"Wangan Midnight berarti mungkin sisi teluk bisa berarti jalan tol dan sangat banyak kendaraan melaju.. dan aku adalah kecepatan..." Pria tersebut.. Giuseppe atau mungkin itu namanya ya itu namanya.. dia menaiki mobil Ladyrose NzK...


"Giuseppe-san mobilku Fighter £3 akan melampauimu..."


"Kau terlalu dini menantangku.. Paula..." ucap Giuseppe..


Mereka melaju berkendara bagaikan bersama angin.. sisi teluk area wangan midnight yang banyak mobil-mobilan.


Mereka melewati rintangan mobil yang melaju pelan atau bahkan melewati mobil Keisatsu Seisuke..


"Kurang ajar aku ada disini mau nyoba mesin tapi ada yang lebih laju dariku.. aku ini Seisuke si Kecepatan aku akan meladenimu anak kemarin sore..."


Namun krik-krik ucapan Seisuke tak sampai kepada pemuda pemudi yang melaju..


Bahkan beberapa mobil di depan melambat bahkan ada yang celaka karena ditabrak sengaja oleh dua mobil itu..


Mereka melaju bersatu dengan angin.. berkendara dalam sisi teluk.. melewati wangan midnight jalur neraka..


"Padahal mobilku sudah mobil 86 ala ala Takumi Fujiwara tapi bisa dilewatin.. kurang ajar..." Seisuke tampak kesal.


Sementara itu Pilot Helikopter menyinari jalur balapan mereka berdua.


"Suara mesin yang melaju mulai terdengar... itu pasti dia.. dia menyusul dari belakang.." ucap sang Pilot.


"Pilot-san.. maksudmu?" Tanya Nicole..


"Ya.. ini sudah seperti dalam sejarah perjalanan.. lima tahun yang lalu dia dianggap tewas disini karena kecelakaan brutal.." ucap Pilot..


"Heh?"


"Urban legend dalam area wangan midnight.. bahkan dia lebih populer daripada sang Kubinashi no Rider.. bagaikan kapten dan ayo lihat semua.. akuma no z datang.. seluruh lampu kota menerangi perjalanannya.." Pilot kemudian berbicara seperti dengan nada menyanyikan lagu versi Wangan Midnight..


"Ini seperti lagu Kapten Tsubasa.." ucap Nicole.


Nicki tampak serius menonton kejadian malam ini..


Flashnews yang masih hangat hangatnya ditengah malam..


Nontonan ini seperti cemilan tengah malam.. dia menonton sambil mengupil..


"Tidak ada yang tahu siapa pengendara mobil itu yang sekarang.. namun jika dia melaju.. dia seperti setan.. sesuai dengan namanya.. Akuma no Z.." ucap Pilot.


"Mengerikan..." sang Nicole tampak mulai bergidik ngeri tentang legenda sisi teluk...


"Aku bersatu.. bagaikan kecepatan dan rocket punch.. bahkan kemana jalur line itu menjauh.. aku akan tetap melaju bagaikan Super Flash..." orang ketiga yang menyusul tersebut tersenyum menyeringai...


"Dia... dia.. akhirnya... dia datang.." ucap Giuseppe...


"Gianpiero Ginosuke.. sang legenda sisi teluk... sudah datang..."


Kecepatan mereka bertiga sejajar satu sama lain...


Giuseppe Davidecosta


Gianpiero Ginosuke dan satu wanita Gianpaulo Paula..


Mereka trio sisi teluk.. kecepatan..


Kecepatan.. sangat cepat.. bagaikan need for speed atau mungkin melewati Super Drifters...


"Jadi.. ini semua tentang berkendara dengan angin atau mau nonton tokyo ghoul atau Gakkou no Kaidan.. atau hanya ingin melihat balapan?"


"Tidak tidak.. aku menonton tengah malam hanya karena ingin melihat Pandemonican Nicole.." ucap Nicki..


"Tetapi.. wah kapan kapan aku lewat sisi teluk naik sepeda biar bisa balapan.. dunia ini cukup luas dengan keunikan.. berkendara dengan angin.. menarik.." sambung Nicki


Dia tersenyum sekilas.. menandakan chapter ini akan berakhir..


"Jadi.. kapan aku beraksi juga.. sudah lama ga ikutan.." ucap Nicko.


To Be Continued