1+1: New

1+1: New
Chapter 68 - Coca Cola.



Serahkan sebuah hal yang bagus untuk membuat parody.. dan narasikan meski ini tidak bisa disebut narasi..


Dengan kekuatan dan kelebihan.. dan melakukan pengetikan berskala.. Parody dalam dekapan dan ide.. tidak akan selalu cemerlang karena terlalu dangkal..


Cerita ini hanyalah fiktif belaka apabila terdapat kesamaan di dunia nyata.. kami mohon maaf..


"Jika maaf dibutuhkan, kita harusnya tidak membutuhkan polisi, kan?"


Seorang tokoh utama.. mungkin.. tidak keren tidak populer dan sangat aneh.. datang dengan meminum Pepsi Blue.


"Pepsi Blue? Kau kenapa meminum Pepsi.. kita harusnya meminum Coca Cola..!!" teriak Nicko dengan sangat keras.


"Eh???" Nicki yang meminum Pepsi cukup kaget dengan teriakkan sang Adiknya tersebut.


"Hmm.. inikan Coca Cola.. jangan meminum Pepsi.. Pepsi itu sudah ada yang mesan..!!" bentak Nicko.


"Tenang dikulkasku masih ada beberapa lagian mereka pesan berapa.. ini juga delivery kan aku yang buka.. ini usahaku... kau hanya penasehat brengsek..!!" bentak Nicki.


Kedua kakak beradik itu adu bacotan kemudian.


"Dasar sialan kau..!!"


"Kau yang sialan.!!"


"Hilih sama ajah..!!"


"Kau super sialan..!!"


"Stop..." Seorang Wanita datang.. dengan gaya.. dengan busana indah.. dengan kecantikan nyata..


"Kalian takkan tahu enaknya Pepsi jika dihabiskan sekarang.. mengantar Pepsi akan membuatmu menyesalinya.. minumlah Pepsi Blue saat ini masih bisa dijangkau..!!" serunya. Dia adalah Cherrish-san.


"Cherrish-san.. dia mampir lagi... kemampuannya sangat operpower.." ucap Nicki.


"Cherrish-chan.. jangan meminum Pepsi Blue.. minumlah Pepsi Cola.. karena itu seenak seperti Coca Cola... jika kau tidak ingin meminum Coca Cola.." ucap Nicko dengan cepat.


"Tidak.. Pepsi Cola itu tidak populer.. dan ini pembahasan minuman bersoda?"


"Ya.. ini khusus bersoda.. ayo minumlah yang aman seperti beer bintang!.."


"Beer Zero!"


"Kalian mau membuatku mabuk dan akan melakukan pencabulan terhadapku.. aku takkan jatuh dan takkan mabuk jika meminum minuman bersoda..!!" bentak Cherrish..


"Karena bahkan jika aku adalah fiksi dalam meminum hal itu.. akan menjadi hal nyata jika kugunakan kemampuanku.." sambung Cherrish.


"Hmm.. aku adalah pria dengan jalan naga.. bahkan jika kamu telanjang disini.. aku takkan tergoda..!!" bentak Nicki.


"Hmm..." Cherrish mulai melepaskan baju atasannya.. untuk menggoda Nicki yang menantangnya..


Krik krik..


"B-brengsek.. jangan menggodaku dengan payudaramu.. aku tidak menginginkan hal itu.. sialan.. B-bukan b-berarti a-aku t-tidak menginginkannya ><" Nicki si Munafik memperlihatkan wujudnya dengan wajah merona dan malu-malu.


"Katanya kau berani..?" ucap Cherrish..


"I-indah.." Nicko mimisan


"Ini adalah seni.. dimana saat banyak buaya darat yang mencoba menggoda target dan menjatuhkannya kedalam kata-kata bijak penuh makna.. anehnya kenapa bisa terjebak.. kenapa tidak bisa mengelak.. itu karena mereka bodoh.. wanita yang pintar adalah mereka yang memikirkan cara untuk mengantisipasi kemesuman Pria.." ucap Cherrish berikutnya dengan panjang.


"Itu sangat keren.. Cherrish oneesan.. dan oppaimu is very nice body.. mokkori desu wa ne..!!" Nicko mimisan sangat-sangat mungkin mimisan..


Dia mimisan mengeluarkan darah yang banyak seperti Ryo Saeba City Hunter-san.


"Ini adalah serangan dunk teraneh dalam sejarah bakuhantam.. kau takkan tahu..!!"


"Woy itu bukan bakuhantam.. dia pingsan karena mimisan.. dia mengeluarkan darah yang banyak.." ucap Cherrish.


"Sejak kapan Cherrish melakukan kata-kata yang tidak berbobot.. apakah ini strategi untuk menjatuhkan musuh kedalam jebakannya.." Nicki mulai berkeringat dingin..


"Nicki-kun.. ayo minum brengsek..!!" Cherrish mulai terlihat sempoyongan.. dia mabuk karena meminum Pepsi Blue.


"P-pepsi Blue-nya habis brengsek.. cepat belikan sialan.. aku tidak ingin Coca Cola..!! sambung Cherrish yang masih barbar.


"Mabuk hanya karena minum Pepsi Blue.. ini sangat aneh.." ucap Nicki.


Sang Cherrish mulai bergerak kesana-kemari dengan gaya yang impossible... kaki diatas tangan dibawah..


"Kenapa bisa.. kenapa bisa.." Nicki makin berkeringat.. mulai mencoba membuka sebotol Coca-Cola untuk dia minum..


"Apapun masalahmu.. Coca Cola akan menemani hari sialan hari ini.." sambung Nicki.


"Hey.." Cherrish mencoba memanggil Nicki..


Nicki menoleh dan melihat sang Cherrish masih sempoyongan..


"Tayo.."


"Sialan.. dia melakukan penipuan.." ucap Nicki yang swetdrop..


"Kau takkan tahu saat aku mabuk.. jurus ular nagasakti milikku akan kuperlihatkan.. Hiyaa.. hiyaa..!!"


Nicki membukakan sebotol Coca-cola lagi dan menuangkan kegelas yang sedaritadi kosong.. "Itu Pepsi Blue.. minumlah.." ucap Nicki.


"Eh..." Cherrish yang mode sempoyongan sudah tak bisa membedakan itu Coca Cola atau Pepsi.. dan langsung meminumnya.. dan habis seketika..


"E-enak.. Pepsi Blue memang best.."


"Beteweh itu Coca Cola Cherrish-san.." sambung Nicki..


"Heh.. ini..???!!" dalam hitungan detik sang Cherrish pun pingsan...


Nicki membawa tubuh sang Cherrish kedalam kamarnya.. tubuh seksi sang Cherrish dilihat oleh Nicki..


Namun..


"Insiden adalah insiden.. mengambil keuntungan dari mabuknya gadis itu bukan perbuatan yang bagus.. daripada membuat anak dengan wanita yang tidak sadar karena mabuk.. lebih baik melakukannya dengan seseorang yang kusukai dan secara sadar-sadaran.."


"Pria dan batas ujicoba paling akhir adalah tubuh wanita.. dan disitulah kemesuman kita diuji.. namun.. jika tidak sengaja melakukannya... mereka mungkin akan beralasan itu godaan setan.."


"Namun sekali lagi.. Pria yang benar-benar baik adalah Pria yang takkan merusak seorang wanita.. saat wanita itu tidak sadarkan diri.. itulah kekerenanku walau tanpa kharisma.."


"Apapun itu.. Coca-Cola adalah minuman favoritku.." ucap Nicki..


Dia kemudian jalan sempoyongan..


"Kurasa aku mabuk juga.."


Dan terjatuh kemudian..


B E R S A M B U N G


Chapter Coca Cola berakhir.. saksikan ide-ide aneh lainnya di chapter selanjutnya.. dan mungkin arcnya ga bakalan seru wkwk.