
~
"S-souka..."
"Sou desu yo.."
"Souka.."
"Sou desu nee.."
"Souka..."
"Souyo!"
"Souka!!"
"Yeah!!"
"Woi, kau bukan Goblin Slayer, jangan sok keren berkata Souka terlalu banyak, karena itu bahkan tidak membuatmu terlihat keren sekalipun!!" Teriak Skiye.
"Skiye, jangan toxic, nanti kamu bakalan direport... skor kreditmu kurang nanti nangis ga bisa main rank.." balas Train santai.
Tiada seorangpun yang akan tahu bagaimana ini akan berlanjut, tapi soal ketidak-jelasan, mungkin banyak yang akan tahu akan berjalan seperti apa alur cerita ini.
Musuh-musuh baru, dengan obrolan serba ngeselin seperti biasanya, ingin menciptakan apa, dan melakukan gerakan seperti apa, pergerakan musuh yang membingungkan, dan kemunculan mereka yang selalu serba singkat karena setiap chapter hanya bisa mencapai seribu kosa-kata.
"Baiklah, kedepan dan nanti, dan lalu kemudian, kurasa sebelumnya pernah memberitahukan kesalahan soal teknik, pengguna kemampuan kereta api bukanlah orang yang pernah kalian baca di chapter sebelum-sebelumnya, tapi aku adalah pengguna asli, karena kemana kereta berangkat, hatiku selalu gembira.. dudag didug dudag didug... hatiku gembira..." ucap Train.
Dia keluar wilayah, keluar dari zona nyaman untuk duduk dan menunggu, dia keluar dan kemudian berdiri dengan gagah berani, bersiap mengikuti Event Pertempuran perdana-nya, karena dia hanya ingin muncul di cerita ini demi memberikan kesan mantap seorang Pria yang absolutely bersemangat mengalahkan lawan-lawannya.
Dia kemudian bergaya layaknya seseorang yang akan melakukan 'Summoning' dan membentuk segel yang keren dan lalu mulai melakukan hal tersebut seperti Ninja-Ninja Science-Fiction macem Mage dari Nartoh...
"Kuchiyose no Jutsu: Koutetsujou no Kabaneri!!!"
Apa yang dia sebut adalah Koutetsujou no Kabaneri, jika diartikan itu akan menjadi [Dinding Besi Kabaneri] dan setelah melakukan Summoning barusan, dari atas udara sesuatu jatuh, benda berat yang mantap.
Duammmmmm!!!!
Tanah bergetar sedikit saat benda tersebut jatuh, namun meskipun jatuh, benda itu tidak rusak atau bahkan lecet sedikitpun, "Bahkan jika ini rusak, bahkan jika ini lecet, aku tidak peduli soal biaya perbaikan, karena aku sudah mendaftarkan Koutetsujou no Kabaneri kedalam asuransi kendaraan.." ucap Train.
Train Skydiving, namanya mempresentasikan kereta api, dan bahkan kemampuannya adalah memunculkan objek kereta api, kereta biasa-biasa saja seperti kereta jalur biasa yang selalu muncul di berita nasional.
Tapi, bagaimana kereta tersebut akan berjalan, tidak ada rel disini, tidak berguna jika memunculkan kereta tapi tidak ada jalurnya, tetapi, meskipun narasi mempertanyakan hal itu, sang Train selalu saja santai dengan senyumannya, "Hari ini aku pasti menang, karena keretaku bukanlah hatiku gembira..." ucap sang Train.
Dibalik senyuman, dan lalu matanya kemerahan; ini menandakan bahwa dia akan memunculkan 'Zone of the End'
"Zone of the End: Actived: Jalur Kereta Api Baru... Train Ketsu-Hen!!!"
Dia berkata 'Ketsu' memperesentasikan apakah itu, itu not good, cuma karena ini terdengar keren dia akhirnya namain Zona-nya dengan nama jelek barusan.
~
"Hohoho, Nijiiro-san, kau akan modyar ketabrak kereta, karena Train, akan beraksi untuk mengalahkan kalian..." ucap Niji èn~Cièl.
"Sayonara Papah, Kimi wa Lose Papah, Karena Train akan wins Papah, Team Mamah auto wins karena Papah noob.. hehehe..." ucap Skiye.
Apa yang dimunculkan oleh Train adalah jalur kereta, ini gak permanent, karena saat kereta itu sudah mulai berjalan, jalur depan akan muncul rel, dan rel barusan yang sudah dia lewati itu akan menghilang, singkatnya rel ini adalah rel sekali pakai yang akan menyambung dan terhapus.
"Kereta berangkat, hatiku gembira... gembira dan gembira ... gembira.... bernyanyi bernyanyi dan bernyanyi ..."
"T-Train-san? Anjir cringe, dia bergaya cem bang jago di Tuktek itu!!" Seru Niji èn~Cièl.
Kereta berangkat dengan kecepatan biasanya, sedangkan sang Train naik dikereta via atapan sana, singkatnya dia berdiri dengan gagah berani sembari merasakan angin malam yang sepoi-sepoi.
Jalur kereta melewati perkotaan, bahkan jalan-jalan raya, beruntung saja dimalam yang kelan ini kendaraan berlalu-lalang sangat sedikit, ini membuat kejadian yang tidak diinginkan pun tidak terjadi.
"Aku meskipun ditakdirkan menjadi musuh dichapter ini, aku selalu seigi no tameni, karena dalam kamusku, tidak perlu menyakiti NPC, karena NPC selalu disakiti, dan tugasku adalah menyakiti dan mengalahkan Tokoh Utama.." ucap Train.
Kenapa dia bisa ngomong lancar padahal dikehidupan nyata orang yang bicara saat dibawa oleh kendaraan dengan super cepat mulut mereka bakalan sulit berucap. Itu karena cerita ini tidak memiliki hukum gravitasi, bahkan fisika, atau bahkan matematika yang membingungkan.
Sepertinya, jalur ini semakin mendekat keposko orang-orang noob yang istirahat minum kopi.
Suara bising-bising sedikit samar terdengar; itu mungkin karena sang Kereta masih sedikit jauh dari tempat mereka.
Tetapi, "Dengar, suara aneh mulai mendekat, kita harus membuat teka-teki..." ucap Nijiiro.
"Gasskeun!!" Seru Nicki.
"Suara aneh apakah ini yang mendekat?"
"Souka, sou kotoyo, sou desu wa, soudesunee.." Kakudriver mulai bicara aneh, dia tampak membingungkan bagi para pemirsa dirumah, "K-kereta???!!!!" Mendadak dia tersentak kaget, "Ada kereta; kereta berangkat, hatiku tidak gembira ... dudag didug dudag didug, mereka melaju ... dudag didug dudag didug .. kereta mendekat. .."
"Hah??!!!" Airport kemudian memunculkan sayap, dan lalu mengepakkan sayapnya untuk terbang, tak lupa dia membawa sang Kakurdriver keatas udara, "D-dari kordinat berapa? Aku bertanya kordinat, tapi jika dijelaskan, ini takkan berguna, karena penulisnya tidak ahli dalam hitung-menghitung.." ucap Airport.
"Kordinat *********************" Bagian itu disensor karena kordinatnya gak penting, bukan gak penting sih, tapi karena Authornya gak tau arahnya kemana.
"Sepertinya, aku tahu siapa yang muncul.." ucap Airport, dan kemudian dia turun kedaratan tempat posko istirahatnya Nijiiro cs.
"Bagaimana?"
"Nijiiro-san, kau tahu siapa dari fraksi sebelah yang punya kemampuan menciptakan kereta api?"
"Hmmm... Hmmm... Hmmm... Hmmm..."
"Bukan hmm hmmm.. tapi jawab woi!!" Teriak Airport.
"Aku lupa, aku tidak hafal, karena karakter disini terlalu banyak, aku bahkan sampai lupa beberapa nama.." jawab Nijiiro.
"Memang kalau Manusia semakin tua, mereka akan semakin pikun, pikunnya mirip si Tua Nijiiro yang sekarang, kalian akan merasakan kesenian melupakan sesuatu yang penting.." ucap Nicki.
"Dia semakin mendekat, dia berada di atas kereta dan seperti berbicara sendirian.. dari intonasi gerakan, itu bukan bicara.. kayaknya dia bernyanyi?" ucap Kakudriver memberi rincian perihal apa yang dia lihat.
"B-bernyanyi dan bernyanyi?"
"Ya, sepertinya..."
"Jika adegan ini mempresentasikan bernyanyi dan bernyanyi, dan sang vokalis berada diatas kendaraan tersebut, maka tidak lain tidak bukan dan tidak salah lagi..."
"Namanya adalah..."
"Buatlah mereka gepeng, Ya-ha!!!" Teriak Niji èn-Cièl.
"Kelindes, apakah mereka akan penyet?"
"Train Heartnet, sudah datang!!"
"N-nani??? Turain Heartnetto??!!!"
"Bukan, salah!! Train Skydiving, Is Here!!"
"Benar, namanya adalah Train Skydiving!!" Seru Nijiiro.
Kereta yang muncul dan mungkin akan menabrak mereka dengan beringas sampe penyet dan jika beruntung mereka bisa go to isekai.
"Tsk Tsk Tsk Tsk....." Nicki super santai, "Guitar Elecutrikku no Kabaneri!!!"
"?????!!!'
Duarrr!!!!!!!!!
Kereta super berat menabrak objek berbentuk perisai yang melindungi sang Nicki, disaat sang Nicki bersusah payah di adegan itu, yang lainnya ngindarin tuh kereta dengan cara yang amat sederhana.
"Nicki, kau itu bodoh? Kita kan masih memiliki sayapnya Airport?" Mana berucap.
"Dan kalian itu bodohkah? Mengapa tidak masuk dalam lindungan perisaiku?" Balas Nicki bertanya.
Apa yang Nicki ucapkan adalah kebenaran, karena disaat itu, kereta yang menghantam perisai Nicki, diatasnya tidak ada seorang Train lagi.
"Koutetsujou no Kabaneri Fall!!!"
"N-nani????!!!"
Dari atas udara, Kereta terbaru jatuh, jatuh untuk menghantam mereka yang terbang.
"Akuselerasion Furiesto!!!"
Dengan kecepatan terbang yang lebih cepat fari Akselerasion Flies, sang Airport berusaha menyelamatkan mereka semua dari kejatuhan kereta api terbaru.
Kereta api terbaru itu jatuh dan diatasnya tentu saja ada mas Train, "Kalian meremehkan kemampuanku, kah?"
Bruuunmm!!!
Kereta Api terbaru jatuh menghantam tanah, menimbulkan ada sedikit guncangan, beruntung dengan kecepatan sang Airport, mereka yang noob tidak kejatuhan kereta api.
"Kalian, dalam pertempuran tidak ada main aman, tidak ada situasi dimana kita benar-benar aman, karena musuh selalu punya kejutan yang membuatmu shock.." ucap Nicki santai.
B E R S A M B U N G