
Gun-Gun Gale Online
Sword Art Online
Ataukah malah Alicization.. hal mana yang bagus diparodikan?
Kurasa, bukan hal itu yang harus diperbaharui, drama in the game.. and going last in the darkness..
"Dimana aku.. ini ada dimana.. tiruan apakah yang harus kuperlihatkan? Seberapakah hal mustahil yang harus dilakukan.." Nicki berada dalam tempat gelap, hanya cahaya senter yang menemaninya disini..
"Hey.. Niisan.. sedang melamun apa kamu.. kita kan berada didesa bawah tanah.." ucap Nicko.
"Hey desa bawah tanah apa ini.. Yume ka? Utsutsu nano ka?" Tanya Nicki ke Nicko
"Kalau mau nanya.. nanya yang benar dengan nada bertanya.. jangan menanyakan hal itu dengan kata-kata lirik lagu Suara - Yume ka Utsutsu ka..!!" ucap Nicko dengan nada membentak.
"Kau sudah berani membentakku hah .. mau kuajari kau sopan santun.. dasar adik brengsek..!!" bentak Nicki.
Dan akhirnya mereka melakukan bentak membentak.. hingga kemudian..
"Hey dua kembar nakal jangan membuat masalah disini.. ini dalam mode lost contact.. kita ga bakalan tahu nanti gimana kedengaran sama penghuni dunia atas.." ucap Pria tua yang cukup memang tua.. dengan jenggot memutih.. dan wajah yang keriput.
"Hilih anjay.. ini dunia apaan.. kenapa atapannya cuma tanah.. ini dalam mode krisis moderator kah..?" tanya Nicki.
"Moderator apanya.. kau sejak lahir ada disini.. sampai sekarang tetap disini.." ucap Kepala Desa Bawah Tanah.
"Hilih.. ini parodikan? Ini parodikan? Parodikan?" Nicki dalam mode panik.
"Ini bukan parodi ini kenyataan, Kak!" Ucap Nicko menimpali kata-kata kakaknya.
"Hey aku masih ingat aku nonton sepakbola ada Kapten Tsubasa.. dan di akhiran chapter sebelumnya Cunningham membacakan narasi episode selanjutnya.." ucap Nicki dengan cepat.
"Parodi.. ini bukan parodi.. ini adalah kenyataan.. jangan bermimpi kau pernah kedunia atas.. karena atas itu ada hal berbahaya.. seperti.. entah.." ucap Kepala Desa.
"Hey Niisan.. aku menemukan sesuatu yang menarik.." ucap Nicko tiba-tiba
"Apa tuh wahai adikku yang blangsak ayo kita check out.. and jangan keras-keras nanti kedengaran si Tua Bangka.." ucap Nicki yang membisik ketelinga sang Nicko.
"Okeh ikuzoo.. follow me.. aniki..!!" ucap Nicko.
Mereka terlihat berjalan melalui bebatuan dalam tanah.
"Ini seperti robot besar kepalanya gede.." ucap Nicko.
"Sialan.. ini kayak dejavu.. pernah kutonton tapi apa ya.. apa ya.." ucap Nicki dia tampak pernah merasakan perasaan ini.
Langkah kaki dibebatuan... dalam desa bawah tanah.. beberapa menit kemudian mereka sudah sampai ditujuan Nicko.
Seperti patung.. tidak.. seperti batu.. mungkin.. kokoh.. iya.. kuatkah.. ya mungkin.. Mecha.. ya bisa jadi bisa jadi..
"Kenapa narasinya malah kayak eatbulaga.. jangan meniru niru hal itu disini.." ucap Nicki.
Mereka kemudian melihat sesuatu yang ditunjuk sang Nicko..
Ya itu adalah Robot gede yang super keren..
"Inikah.. Tengen Toppa Gurren Lagann kah??!!" Nicki nampak terkejut dengan penemuan imi.
"Inituh Gunmen.." ucap Nicko.
"Gunmen ndasmu.. ini episode awal Tengen Toppa Gurren Lagann.. sudah kuduga ini Parodi.. ini Parodi.. bukan kenyataan..!!" ucap Nicki membentak adiknya.
"Wadoo... Parodi teh apa.. kasih tau niisan.." Nicko tampak penasaran apa itu Parodi.
"Ndasmu.. inikan cerita tempat kita bernaung adalah genre Parodi.. jangan pura pura tidak tahu..!!" bentak Nicko..
Mereka bacot membacot didalam tanah.. hingga kemudian..
Mata sang Gunmen menyala-nyala.. terang tak terkira bagaikan lampu Phillip..
"Ini.. dia menyala seperti Gunmen.." ucap Nicki yang kemudian takjub.
"Ayo.. aku menemukan kunci untuk masuk kedalam robot ini.." sambung Nicko.
Dia membuka bagian dada Robot itu.. dan akhirnya terbuka.. Pintu yang bisa dia masuki..
"Ini keren.. seperti asli-aslinya.. Gundam kah.." ucap Nicki..
"Bukannya tadi katamu ini Tengen Toppa Gurren Lagann.." ucap Nicko dengan wajah datar.
"Halah biasa ajahlah.." Nicko kemudian menekan-nekan tombol yang berada di area depan..
Gunmen itu merangkak dan mencoba keluar dari tanah.. lalu entah apa tiba-tiba dia melompat karena sang Nicko mungkin menekan tombol Jump..
"Hey.. melompatlah tinggi.. manusia per.." ucap Nicko.
"Per Per Per.. ndasmu.." ucap Nicki..
Mereka sudah berada diatas permukaan.. dengan Matahari yang lumayan terik..
"Ini permukaan kah.. seperti cerita mereka.." ucap Nicko..
Dijalanan yang tandus seorang Pria dengan topeng menghampiri mereka..
"Selamat datang temanku.. apakah ini chapter kalian memparodikan Tengen Toppa Gurren Lagann kah..??" tanya Pria bertopeng itu.
"Kok tau..?" jawab Nicki spontan dan juga mungkin penuh pertanyaan balik kepada sang Pria tersebut.
"Hilih.. aku saja bingung Parodi itu apa.." sambung Nicko.
"Haha.. kalian salah tempat dan memparodikan hal itu secara nyata.." sambung Pria itu dengan nada tertawa.
"Heh..?"
"Ini dalam kota Metropolitano.. dan akan ada bakuhantam Mecha disini.." ucap Pria itu lagi.
"Wadooo.." Nicki malah makin terkejut.
"Iyalah. Ini beneren.. dan bakuhantamnya bakalan disiarkan di televisi.. maklum Robo Match tengah bekerja sama dengan Bein Sport 3 untuk menayangkan olahraga ini.."
"Thanks penjelasannya kakak Bertopeng.." ucap Nicko.
"Tapi buka dulu topengmu.. biarkulihat dulu wajahmu.." ucap Nicki.
Nicki kemudian melompat kearah sang pria bertopeng itu..
"Kyaa.. jangan sentuh aku.. aku adalah Jyubei.. dengan teknik pedang..." dengan super cepat.. Nicki sudah berada dalam ancaman pedangnya.
Nicki memberhentikan lesatannya.. Leher dia dalam posisi bahaya.. karena sudah berada dalam target sang pedang.
"Jyuubei-kun.. kok ada Kya-Kya nya.. jangan jangan..." ucap Nicko.
Dengan nada curiga..
"Br*ngs*k..." Jyuubei melesatkan pukulannya kearah sang Nicko..
"Aktionnya ga serius.. karena selalu hanya melesat.. ga ada gerakan lain apa.." Nicko menghindarinya dengan sangat mudah. Kekiri-kekanan.. entah.. mau kemana kesitu.. aku tak tahu..
"Awalannya memparodikan Tengen Toppa Gurren Lagann.. ternyata kita cuma tersesat dibawah tanah.. dan ga sengaja mampir ke Metropolitano.." ucap Nicki.. dia menguap..
Lalu dia mengambil smartphone miliknya di saku celana..
Kemudian menekan-nekan dengan cukup lincah Touchscreen..
"Lihatlah ini.. ini berita dari Kota Metropolitano.." ucap Nicki.
"Bukan berita.. itu tayangan Bein Sport 3.." ucap Jyuubei.
"Lihatlah Finished Match ini.. Robot Milik Stefan melakukan salto akrobatik dan menghantamkan robot milik Ichinosuke ketanah.. dia sudah rusak.."
"Round 3 Match Roboctis End.. Pemenangnya adalah Stefan.." ucap Komentator itu.
"Ya kita cukup melihat hal yang seru ini dari sini.. dan bahkan meskipun hanya menonton.. jantungku berdetak karena keseruan ini.."
Gadis cantik sang Reporter terkenal.. dan Nicki fans beratnya.. Pandemonican Nicole.
"Aku mau menonton hahaha.." ucap Nicki.
"Ayo naik Gunmen-ku.." ucap Nicko bersemangat dan menawarkan.
"Sejak kapan ini Gunmen milikmu.. aku lebih tua jadi ini punyaku..!!!" bentak Nicki
"Selanjutnya di OnePlusOne... Next Chapter.. : Flame Dance Online.. Kabulkan Permintaanku, Order!" Ucap Cunningham.
Ya berarti ini bersambung karena kata-kata Cunningham sudah muncul.
B E R S A M B U N G