1+1: New

1+1: New
Chapter 3 - Senoyama Sang Penghancur Gunung.



Dulu dulu.. dulu dulu sekali.. ada sebuah cerita sepasang manusia tidak miskin kurang kaya tapi sederhana.


Mereka memiliki seorang anak laki laki yang katanya dengan jalan baik hati. Jiwa pendekar yang full of the coolman.


Dia mengemari satu manga yaitu sebuah hal yang disebut "Kinnikuman.."


Dengan tekad pendekar dia bersumpah akan melakukan satu hal yang tabu... "Kinniku Buster..."


Pria itu mungkin Senoyama Sho.. dengan cerita yang tengah hangatnya..


"Pelaku Pencabulan dalam kereta bawah tanah tengah dikejar oleh Polisi Lalu Lintas. Diketahui dia melakukan gerakan Curston Crab dan melihat celana dalam seorang wanita.."


"Tingkat satu menuju C5 ini seperti derajat celcius yang mendekati nol.." Ucap Para Polisi Lalu Lintas.


"Pandemonican Breakingnews melaporkan kejadian perkara dari tempat kejadian..." ucap Reporter cakep Pandemonican Nicole.


"P-pandemonican-chan.. k-kawaii..." Nicki mimisan..


"Chotto matte!! kenapa serba terbalik woy di seri seri sebelumnya aku yang mesum kenapa kakakku yang bertingkah mesum disini.." protes Nicko.


"Sabar kawanku.. Penulis adalah seniman berbakat dalam hal memikirkan alur dan nama. Sedangkan kita tak lebih dari karakter fiktif yang syukur-syukur udah dijadikan tokoh utama.." Ucap Nicki sambil ngupil dan dia juga mimisan tentunya.


"Wadooo Senoyama Sho si Penghancur Gunung tengah berada di Turret Miniatur Dance School.." ucap Pandemonican reporter berita televisi.


"Singkatnya gini etto... Ladies and Gentleman... Apakah kalian ingin menyaksikan keajaiban dibawah sinar rembulan yang indah ini... Aku Senoyama Kid.. sang Pencuri hatimu Pandemonican-chan.." ucap Senoyama memainkan mata ke arah Pandemonican.


Hal itu terlihat dari rekaman kamera yang di Zooom...


"D-dia melakukan Catc Calling ini pelecahan kono yarooo...!!" teriak Pandemonican.


Pandemonican melakukan pose melempar bola baseball..


"Satu lemparan.. zona dalam penjagaan batter akhir tidak bisa menangkap.. para Runner akan Double Play jika bola terkejar oleh temanku.. satu kesempatan ini akan membawa kemenangan..."


"Ikeee..... flashball 105mph..."


"Strike Batter Out...." lebih tepatnya Senoyama Sho terkena lemparan telak seorang Pandemonican dengan lemparan 105mph...


Dan..


"Gedungnya... Turret Miniatur Dance School bukannya hancur karena Senoyama. Tapi malah hancur karena terkena lemparan si Pandemonican..!!" Nicko tampak terkejut raut wajahnya menandakan hal itu.


"Pandemonicanchan sangat kakkoi... watashi wa ngefens desu yo..." ucap Nicki dengan mata love love.


Beberapa hari kemudian...


Ini bukan tentang drama mereka berdua Atau chapter khusus untuk si kembar


Cobalah tepuk tangan dan hentakkan kaki...


"Ayo lihat semua.. kapten kita datang.. seluruh penjuru kota puji kehebatannya.."


"Bertarunglah Senoyama-kun dengan segala kemampuan yang ada..."


"Dengan kekuatan bulan aku akan menghukummu..."


"Woy woy woy woy.. ngapain woy kemunculanku kenapa ndak keren woy anjay kerenkan dikit mundurin woy mundurin waktunya.."


"Dari Ring kuning... si hebat di Korakuen tidak pernah kalah dan jadi seorang Philosopher of the dead end.. si Peremuk tulang.. si Senoyama The Kidman.. and .. bazheng julukanlu banyak amat coeg.." ucap Referee.


"Bazheng janai... Makunouchi-kun da!"


"Kemunculan macam apa ini.. judulnya si penghacur gunung kenapa ndak dihancurin gunungnya woy.. aku ini si penghancur gunung.." Protes Senoyama.


"Disudut Pink.. eh merah muda.. woy gw salah lihat itu warna merah... ada Petinju lokal dari Giniguman. Kyousuke Kokonatsu..."


"Matikan televisinya anjay kenapa tayangan gajelas masih ada bukannya dia buronan ngapain dia jadi Boxing disitu.." ucap Nicki yang ngupil


"Logika yang aneh pada akhirnya cerita ini tetap ciri khas yang ga guna untuk dibaca.." ucap Nicko.


Ditelevisi atau mungkin di dunia Makunouchi Senoyama...


"Hissatsu Attack Mountains The End.."


"Keren dia berhasil menghancurkan gunung astaga kakkoi.." Nicki dan Nicko berbinar-binar.


"Ternyata dia memang penghancur gunung ya.."


"Miniatur gunungnya jangan sampai rusak bodoh itu mahal woy..!!!"


"Eh.."


"Ini lagi syuting baru nangkap adegan bagus kenapa kau malah datang datang ngasih tau kalau itu miniatur gunung.."


"Eh!!"


"Tidak keren apanya penghancur gunung ternyata cuma syuting sinetron.." ucap Nicki dan Nicko yang menonton dirumah dan mereka berakhir menghancurkan televisinya lagi.


"Hal yang baik akan datang.. namun karma buruk selalu menghantui.. segera telepon bintang zero ichi.. biar enggak masuk angin..."


B


E


R


S


A


M


B


U


N


G


Nb : Next Chapter : Orang Keren Itu Musuh, Sedangkan Aku Mengupil.