
~ Berlarilah!!
"Hashire!! Melos!!" Teriak beberapa orang yang menonton
"Hashire!! Melos!!"
"Larilah!! Melos!!"
Suara teriakan Hashire Melos menggema diseantero area ini saat inipun juga, tidak tahu soal apa yang terjadi, tetapi ya saat ini ratusan orang berteriak ~Hashire Melos!!~
"Melos??" Melos yang mereka suruh lari, hanya mengumamkan sesuatu, dia kebingungan dengan teriakan orang-orang yang menyuruhnya ia berlari secepat mungkin bahkan meskipun orang yang mereka teriakin bukanlah Melos namanya.
"Aku bukan Melos!! Apa-apaan kalian menyebutku Melos!!" Bentak Pria ini dengan pesona langkah kaki yang semakin beberapa detik berlari semakin kecepatannya bertambah dengan sendirinya berkat kakinya yang masih ingin terus berlari meski banyak halangan dan rintangan.
Kedepanpun menampakkan pemandangan yang mengejutkan disebut jalan yang terhalangi oleh sesuatu yang menjengkelkan disebut rintangan mengagumkan bagaikan stastisik melody lagu yang disebut chord destiny dalam ketikan yang semakin memanjang takkan berhenti sampai hal itu mencapai line akhir sebuah finish yang memungkinkan kemenangan ini adalah yang ia tuju.
"Nani!!!" Teriaknya menggema, menciptakan melodi bising yang menyakitkan telinga, seorang yang menghalangi dengan jalan buntu, dan lalu jari yang berada di tangan kirinya digunakannya untuk mengupil daripada jarinya tidak ada kerjaannya sama sekali.
"Misters!! Kyaa!! D-dont touchdown me!!" Teriak Pria yang berada di depan, detik-detik sebelum hantaman dan detik-detik sebelum tabrakan itulah yang mereka perlihatkan saat inipun juga.
"Tashkete!! Dont Rape Me!! Truck-kun!!"
"Lompatlah!! Melos!!" Teriak penonton yang mendukung aksi lari-larian si Melos yang bergaya bak farkour.
"This is very ezz.. my jump misete ageru yo!!" ucap sang Pria yang disebut Melos.
~ ~
Adegan barusan hanyalah fiktif belaka, apabila ada kesamaan karakter di dunia nyata mohon maaf itu tidak sengaja, karena Melos sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari pria yang berdiri disana dengan cara ia melompat.
Lalu bagaimana jika mereka tabrakan, apa yang akan terjadi kemudian? Apakah bakuhantam akan mereka perlihatkan, atau mungkin teriakan dan jambak-menjambak yang akan mereka lakukan. Itu bukan laki!! Itu bencesss!!
"Selalu saja! Selalu saja!! Selalu saja!!"
"Whut??"
"Adegan terlalu klise dalam sinetron, mereka lari-larian, sampe nyebrang jalan abis itu ada mobil-mobilan lewat eh dah mau ketabrak bukannya ngindar malah teriak gajelas dengan nada bego minta ampun seperti ~kyaa~ ~tidak~ ~tolong~ dan blablabla.. biarpun kamu teriak gitu orang yang disebrang jalan ga bakalan beraksi nolong kamu!! Karena itu cuma buang-buang nyawa..Lu teriak membuang-buang waktu.. gerakanlah tubuhmu untuk menolongmu sendiri!! Bukan berteriak masangin drama mainstream layaknya sinetron!!" Pria yang membentak ini tepatnya adalah Nicki yang barusan di awal-awal mau ditabrak sang Melos.
"Woy!! Lu juga gitu!! Lu barusan teriak kyaa!! Matung doang pas mau gue tabrak!! Biadab kamu ya!!" Seorang Pria yang kebanyakan diteriakin ~Hashire!! Melos!!~ kini sudah berada di tempat Nicki berada.
Mereka bagaikan radio rusak yang ngeheng, dan suka bicara dengan nada ribut biar kedengeran tetangga sebelah, meskipun gitu meskipun disebelah ada tetangga cans-cans ibu-ibu muda cans berumur 29 tahun dengan anak yang masih kecil dan masih dalam masa menyusui!! This is magic!! This is amazing!! Keberuntungan seorang pria adalah milf disebelah rumah mereka!!
Meskipun begitu, meskipun disebelah ada ibu cans dengan masa menyusui, tetapi...
"Mana mungkin selimut tetangga hangati tubuhku dalam kedinginan!!"
Tiba-tiba pintu rumah sang Nicki terbuka menampilkan wanita cans menggendong sang anak dengan senyuman berkilauan dan mulut sang anak menyedot sebelah kiri sang ciwi ibu cans ini.
"Ano... Nicki-san.. kemarin kau kan kebasahan.. aku meminjamkan selimut kepadamu.. kembalikan sini, soalnya itu hadiah dari suamiku!!" ucapnya dengan sedikit ketus.
"Woy!! Woy!! Woy!! Barusan kau bilang mana mungkin selimut tetangga hangati tubuhku.. sekarang kejadian!! Kau minjem selimutnya!! Anjir!! Tipu-tipu nih!! Ibu muda cans juga yang minjemin dirimu!!" Melos mulai membentak juga..
Apapun karakter yang good jika sudah masuk keranah oneplusone maka mereka bicara akan mengikuti gaya blak-blakan sang tokoh utama bernama Nicki biadab yang sukanya keluyuran dan sukanya ibu-ibu cans dalam fase menyusui anak.
"Arere!!" Nicko datang dengan kerens, dan lalu kemudian matanya memperlihatkan fase memasuki membentuk love-love. "Keina-obaasan!! Kawaiii!! I-izinkan aku bermain dengan anakmu!! Dan biarkan aku ikutan jadi bayi!!" ucap Nicko..
~ bletak ~ bletak ~ wajah Nicko kemudian merah-merahan karena tertampar oleh Keina-obaasan yang meskipun dah cocok disebut tanteh tapi masih cans dengan umurnya yang masih 29th.
"Mamam tuh!!" ucap Nicki.
"Nicko mesum!!" Teriak Keina obaasan yang cansnya tetap nambah biarpun marah-marah.
"Yare-yare jadi seperti inilah yang katanya pelindung hebat malah bego ginian?? Padahal aku sudah susah-susah melakukan lari-larian tadi pagi sambil dikejar anakbuah Grazio Greenwood!!" ucap Melos, Felipe Melos.
Flashback.
~ Legenda menyebutkan, ada duet mengagumkan dengan sebutan ~Great Guardians~ mereka menciptakan Ikki Tousen mereka sendiri dan mencoba untuk menjadi legenda dalam sebuah cerita...
"Dan... mereka adalah...."
Tiba-tiba tayangan tivi menanyangkan kartun tanpa diduga..
~ Upin dan Ipin inilah dia.. kembar seiras itu biasa..
"Ya.. upin dan ipin!!" Sambung si Pendongeng.
"Eh!! Mereka adalah.. Nicki dan Nicko!!" sambung sang Pendongeng ini sembari mengoreksi kata-katanya yang barusan salah.
"Siapa ntuh??"
"Mereka adalah kombinasi menakjubkan dari dunia Dystophia!!"
"Dystophia??"
"Sinopis: Ima soko ni iru boku, menceritakan tentang Shuu yang menemukan seorang gadis dicerobong asap..."
"Woy!! Itu bukan legenda!! Itu anime Ima, Soko ni Iru Boku!! Kenapa kau bisa salah ingat!! Kau ini beneran pendongeng atau apaan!! Atau lu cuma wibu yang pura-pura jadi pendongeng!!" Teriak Melos.
"Hashire!! Melos!!" Teriak sang pendongeng ini dengan nada mencekam tiba-tiba.
"Heh???"
Beberapa enemies yang tampaknya jadi karakter antagonis dimari sudah dateng membawa senjata-senjata nyeleneh.
"Kau disini yah Kitadani!!" Teriak beberapa orang.
"Hashire!! Melos!!" Teriak sang Pendongeng ini dengan nada yang super duper bising.
"Hashire!! Melos!!" tiba-tiba makin bising karena si Kitadani neriak Hashire Melos makai mikrophone yang tersambung di speaker gede yang kedengaran sampai 8 meter...
"Hashire!! Melos!!"
"Iyadah iyadah!! Anjir!!" si Melos akhirnya lari-larian karena suruhan si Kitadani.
"Hehehe.. kejarlah si Melos!! Soalnya yang kalian cari ada padanya!!"
Karena ungkapan Hashire Melos kedengaran sampai jauh 8 meter.. beberapa orang yang mendengarkan teriakan Hashire Melos pun ikut-ikutan meneriakan kata-kata itu.
"Hashire!! Melos!!"
Dan adegan selanjutnya adalah tabrakan di awalan.
Flashback End.
"Hashire!! Melos!!" teriak Nicki tiba-tiba, Melos yang mendengarkan ucapan itu kemudian menoleh kepada sang Nicki seakan-akan ia ingin mempertanyakan kenapa harus berlari?
"Why??"
"Hashire!! Melos!! " teriak Nicki dan Nicko bersamaan.
"For what??"
"Hashire!! Melos!!!"
Tiba-tiba pintu terbuka, memperlihatkan sang suami dari kakah Keina-obaasan yang barusan.
"Hashire!!! Melos!!" Teriak Nicki dan Nicko lagi!!
"Hashire!! Melos!!" Tiba-tiba suara ini makin keras karena Nicki dan Nicko berteriak sembari memperkeraskannya dengan mikrophone ditemani speaker besar.
"Hashire!! Melos!!" Teriak tetangga-tetangga yang mendengarkan Hashire!! Melos!!
"Jadi kenapa aku harus berlari??"
"Hashiree!! Melos!!"
Karena teriakan Hashire Melos makin banyak akhirnya suami si Kaina malah ngira orang mesum barusan yang ngegoda istrinya adalah si Melos..
"Hashire!! Melos!!" teriak Nicki dan Nicko.
"Anjiir!! Aku selalu dikejar!! Kenapa namaku harus Melos?? Kenapa!!" Teriak Melos yang kemudian berlari sembari dikejar oleh suaminya Keina.
"Hashire!!! Melos!!" orang-orang yang melihat Melos malah menyuruh Melos untuk lari.
"Hashire!! Melos!!" ucap Nicki dan Nicko di akhir ending.
- Hashire Melos!!!
B E R S A M B U N G