1+1: New

1+1: New
Chapter 64 - Gadis Yang Akan Selalu Baik-Baik Saja.



Namun takkan mudah bagiku.. meninggalkan setiap moment menuju komedi.. dan mengharuskan menciptakan satu moment menjadi moment terindah yang pernah ada..


Lalu, jika manusia takkan bisa hidup sendiri dan bisanya berkelompok? Namun jika mereka tahu mereka takkan bisa hidup sendirian.. mengapa mereka melakukan pembulian.. atau bahkan target terkunci.. melakukan gosip dan akan menjatuhkan target mereka kedalam genangan kegelapan yang dinamakan sesuatu yang unik dengan rasa takut yang cenderung berlebihan...


Show time dan inilah waktunya, jika semua menjadi sama.. berarti Manusia akan menjadi kesetaraan yang sama..


"Biarkanlah rasa sakit datang untukmu.. dan laluilah saat dia mencoba menjatuhkanmu.. dan disaat itupun.. kau akan menjadi.. gadis yang akan selalu baik-baik saja, Tsubame-san.."


Komentar dari tokoh utama yang selalu bersikap jorok.. dan untuk kali ini dia serba keren melakukan komentar di plafrom youtube..


"Jangan melakukan pidato, orang yang selalu sok benar.." Balasan komentar baru lagi.


"Ini dalam situasi melakukan debat-mendebat di area media sosial.. kita harus memenangkan ini demi membuat Tsubame-san tersenyum kembali.." ucap Nicko.


Duet dan kombo melakukan ide dan pemikiran untuk melakukan balasan selanjutnya..


"Saya Pandemonican, tengah mengintai keributan secara bacot membacot di media sosial.. katanya Tsubame-san dibully karena kegagalannya... dan kali ini kita akan melihat bagaimana orang dewasa memberikan masukan terbaik.." ucap Pandemonican.


"Hmm.. Onmyouji dan merujuk kehal Jejepangan.. disini tidak akan terjadi.. ini hanyalah perang didunia internet.." ucap Nicko.


"Di dunia internet juga cukup berbahaya.. karena kekejaman netizen semakin menjadi-jadi.. jika ada yang viral sedikitpun atau bahkan yang salah sedikitpun mereka akan membahasnya dan melakukan pembullian kepada target yang salah.." ucap Nicki.


"Nicki-san.. Terima Kasih atas dukunganmu.. namun.. aku memang salah karena mungkin mencoba menebak apa yang terjadi dan itu gagal total karena pada akhirnya cuaca tidak sesuai apa yang aku harapkan.." ucap Tsubame.


Ini adalah obrolan mereka di plafrom komentar.. seperti mungkin mereka berbicara secara berdekatan tetapi tidak.. ini drama media sosial.


"Tsubame-san.. ini adalah sebuah seni merujuk kesatu tulisan tidak jelas sepanjang abad ini.. saat memasuki pekan ke 65. Aku melakukan kesalahan disini dengan ribuan typo yang memprihatinkan.. tapi tidak ada komentar.. tidak ada bullian.. aku padahal menginginkan hal itu.. kenapa mereka cenderung menyukai satu kesalahan daripada memuji ratusan keberhasilan seseorang.. namanya Manusia pasti bakalan iri kepada beberapa orang yang sukses.. dan orang yang sukses jika mereka gagal untuk beberapa saat.. disitulah saat dimana orang gagal akan berusaha mencari kesalahanmu.." ucap Nicki. Komentarnya mungkin. Karena mereka membicarakan hal ini melalui media sosial.


"Hey Nicki Dizkovich jangan mengira aku orang gagal.. aku Maximilliano Perez akan mengubah kenyataan menjadi fiksi.." balasan komentar terbaru dari Maximilliano Perez.


"Maximilliano Perez.. itu kakaknya Cherrish-san, Kak!" ucap Nicko.


"Benarkah.. ini..????!" Nicki cukup terkejut mendengar hal itu.


Nicki dan Nicko mereka terkejut di dunia nyata karena dari bagian pembullian tentang Tsubame.. dalam divisi pembullian ada Perez juga.


"Perez-kun mencoba menjatuhkan seorang gadis cantik.. wah ini berbahaya.." ucap Nicki.


"Hust.. Perez-san itu operpower kemampuannya kebalikan dari Maximilliano Cherrish-san.." ucap Nicko.


"Bahaya..." Nicki mulai akan berfokus melakukan komentar terbaru lagi.


"Aku adalah Nicki Dizkovich-san dengan kemampuan sang tokoh utama.. bahkan jika banyak yang mencoba untuk menjatuhkanmu.. atau bahkan ada yang mencoba untuk melukaimu.. aku akan mencoba membantumu.. karena aku yang terkuat disini.." komentar Nicki.


"Hmm.. Nicki-san kau sangat baik.. tetapi ini bukan menanyakan siapa yang terkuat.. tapi apa yang harus kulakukan untuk hari esok.." balasan dari Tsubame.


"Hmm Perez.. kau itu tidak penting.. sana pergilah kejonggol.."


"Hmm... Tsubame-san desu ka? Hmm.. kusarankan untukmu.. jangan selalu berfokus pada titik dimana hujan atau titik cerah itu akan terlihat.. tapi cobalah untuk melakukan filosopi dimana kau membayangkan cuaca apa yang akan terjadi hari ini.. terkadang jika kamu mengatakan ini hujan.. itu akan menjadi sebaliknya.. karena rahasia masa depan hanyalah dia yang tahu...." komentar Nicki lagi.


"Hmm.. cukup berani kamu menantangku ya.. brengsek Nicki.." komentar Perez.


"Abaikan Perez-san.."


"Nicki-san.. terima kasih.. aku akan melakukan sesuatu.. saksikanlah mungkin saat aku comeback.. dan lihatlah.." komentar terbaru Tsubame.


"Saat ini.. dalam balik cahaya yang gelap.. atau mungkin cahaya tidak masuk kedalam kegelapan... keterbatasan dan usia.. pada akhirnya akan menghantui orang yang tidak ingin menjadi tua.."


"Dari sini saya akan melakukan pemberitaan.. ini adalah hari cerah.. aku tersenyum.. tapi ini sangat panas.." Pembawa berita itu mengeluh secara livestream.


"Bukankah sudah tugas kalian membawakan berita sebaik mungkin tanpa mengeluh.." ucap Permirsa dirumah yang menyaksikan berita tersebut. Dan kemudian mereka melakukan pergantian channel ke channel lain.


"Hari ini.. badai...." ucapnya.. dia tersenyum.. dan sesekali bertarung dengan angin agar tak membawanya begitu saja.


"Dia..."


"Hari ini badai di area Discophery.. namun.. meskipun badai.. tapi jangan takut.. karena masalah hari ini akan berakhir dan besok akan menjadi hari yang cerah.." Dia tersenyum menghadap kamera.. dan kemudian...


Badai memang belum berlalu.. menerbangkan beberapa.. dan mungkin dia tidak diterbangkan badai..


Karena badai menyukai senyumannya..


"Badai yang menyukai Tsubame-san.. adalah badai yang menghormatinya... karena Tsubame-san mungkin mencoba untuk takkan kalah dari badai.." ucap Nicki yang menyaksikan berita tersebut.


"Semoga dia akan bersemangat lagi dihari esok dan seterusnya.." ucap Nicko..


Arc Tsubame-san end.. dengan segala sesuatu yang tidak bisa dimengerti..


"Perez Maximilliano.. mungkin next villains kah?" gumam Piotr Szmanowszky..


"Aku jadi bingung... Piotr-san.. kau ini pens Nipongatana atau musuh Nipongatana??.. kenapa kau sering kesini dan suka menantangku memainkan Go..!!" bentak Hyo.


"Biar kayak anime Hikaru no Go.. Hyo-san.." jawab Piotr dengan santai.


B E R S A M B U N G