
~ Dikutip dari kata, dan dari lubuk hati yang terdalam, ada dua hal yang tak perlu di kejar di dunia ini.
Pertama, mengejar kereta melaju, dan kedua mengejar gadis yang tak bisa kau gapai. Semua akan menjadi sia-sia, dua hal itu akan menjadi sia-sia dengan ketingkatan tinggi High Rare.
Kereta, berangkat, melaju, tak berlari dengan nada membentak "Hashire, Train!"
Stasiun ribut dengan bisingan orang-orang bicara, satu diantara seribu orang, dan satu orang tercela dengan satu pikiran mengarah ke 'Jadi Masyarakat Seperti Ini'
Tetapi, satu diantara seribu orang, atau bahkan merujuk ke satu diantara seribu juta manusia bermacam-macam sifat berbeda.
~ Kereta akan segera berangkat, cepatlah naik dan perlihatkan karcis berikutnya. Itu yang terdengar dikemudian menit saat beberapa menit kemudian banyak orang yang naik.
"Train, tidak menggunakan 'Heartnet' Manusia menjadi sangat keren dengan seperjuta penemuan yang membantu mereka." Pria ini berkomentar. Nicki.
"Manusia memang makhluk yang sangat pintar dalam membuat penemuan, otak memikirkan cara bagaimana hal ini beroperasi dengan briliant, rute, rel, dan kemudian uap." Sambung Pria satunya. Nicko.
"Kau tahu, ini bukan kereta uap, ini kereta listrik!" Bentak Nicki.
Seperti kata beberapa orang, merujuk kepada penumpang dimana beberapa waktu, ada yang tak mendapat tempat duduk dan ada yang berdiri.
Lika-liku menaikinya dan mendudukinya, adalah satu masa dimana mereka berdesakan satu sama lain saat kereta berangkat dan melaju dengan kecepatan biasa-nya.
"Melajulah! Train-san! Penumpang senang jika sampai ketujuan dengan cepat!" teriak Nicki kayak orang udik yang baru naik kereta.
Beberapa mata memandang dengan tatapan sinis, mereka mengira fraksi dua orang itu baru kali ini menaiki kereta.
"Kampungan!"
Nicki mendengar bentakan beberapa orang, yang mungkin menusuk tapi itu tak seberapa, masih kategori ampas dalam membuat sakit hati seseorang.
"Ini Train, bertujuan untuk melakukan kredibilitas terhadap bagaimana respond masyarakat tentang orang alay, namun aku mendapat pengalaman tak terduga." ucap Nicki. Dia masih tenang tak sakit hati karena dia tidak baperan.
"Menarik, Manusia lain menghina Manusia lain, padahal kita sama-sama memakan makanan yang bisa dimakan, dan meminum minuman yang bisa diminum. Beda-nya apa? Kasta? Manusia mati karena tak bisa bernafas! Dan mereka hidup karena masih bernafas! Lalu beda-nya orang kampung dan orang kota apa? Tak ada! Karena kita sama-sama Manusia!" Sambung Nicki yang kini melakukan ceramah kepada para penumpang.
Hingga, dalam pandangan mata memandang, dan pemandangan yang menyedihkan diantara ratusan penumpang.
"Ibu. Kemarilah mendekat, dan duduklah!" Sambung Nicki berseru, Dia menawarkan sang Ibu Muda tersebut untuk duduk.
"Ah? Benarkah???" Ibu muda itu tersenyum dan menerima dengan senang hati ajakan seorang Nicki.
Nicki dalam posisi berdiri dan kini Ibu Hamil itu posisi duduk melihat pemandangan dari balik jendela kereta.
~ Kemanusiaan dibutuhkan saat beberapa orang berdiri, dan orang yang duduk terlalu lama hendaklah menyuruh beberapa orang yang berdiri terlalu lama untuk duduk, dengan begitu Manusia akan saling mengerti.
Namun.....
Beberapa jam kemudian, sang Nicki merasakan kram yang berlebihan di area kaki-nya, dan dalam sekejap beberapa menit kemudian setelah melewati berjam-jam yang lalu. Kereta sampai kestasiun berikutnya.
Ibu hamil itu lantas berdiri, dan kemudian membungkukan badannya sembari melakukan terima kasih.
"Terima kasih, kau kerenz!" sambungnya dengan senang, karena dia merasa terbantu berkat pemberian tempat duduk barusan.
Saat berikutnya itupun, dia turun, dan Nicki melihat dengan jelas senyuman Ibu muda tersebut. Namun apakah itu benar-benar wanita hamil?
Dia tersenyum sembari melambaikan tangan, dan melepaskan sesuatu yang mengganjal diperutnya.
"B-bantal???" Nicki terkejut melihat pemandangan berikutnya yang coba Wanita itu perlihatkan.
Trik Manusia, pintar dalam mencari celah dan kelemahan beberapa orang. Rute dan garis simetris yang mereka tempuh akan mencapai line penyelesaian yang berbeda.
"Dalam hidup, dua hal yang tak perlu dilakukan, mengajak mereka bicara, atau mengajak mereka kencan, karena wanita berbakat dalam menyembunyikan perasaan mereka..."
"Meskipun dia menipuku dengan itu, namun aku berani menebak, dia merasa bersalah karena membuatku berdiri terlalu lama, tetapi sebagai bentuk aku menghormati wanita. Tidak apa-apa mereka duduk terlalu lama dan aku berdiri terlalu lama. Karena kereta menyimpan drama kemanusiaan dan kepedulian terhadap beberapa orang." Sambung Nicki.
"Dooh, ada apa Kak? Mengapa engkau mengucapkan kata-kata aneh saat aku baru bangun tidur?" Nicko baru bangun selama drama Nicki dan sang wanita. Nicko tertidur dan tak terlibat dalam pembicaraan untuk beberapa jam.
"Karena wanita membutuhkan tempat duduk, dan pria tidak harus duduk terlalu lama, saat melihat wanita berdiri didalam kereta! Berdirilah engkau dan tawarkan tempat dudukmu!!" ucap Nicki, dia memberitahukan usulan ini kepada para pembaca yang hobi naik Kereta.
B E R S A M B U N G