
Freshcare, Minyak Kayu Putih kah? Atau GP Uyahut..
Iklan, iklan dan iklan.. setiap zaman selalu ada iklan.. pada akhirnya iklan adalah iklan untuk mencari sebuah hal yang disebut membuat penonton bosan menunggu.
Saat iklan tidak populer akan tidak populer, dan saat iklan akan viral maka akan viral.
Bagaikan dia diatas.. dan seseorang dibawah..
Situasi itu mungkinkah..
"Aktion.."
"Ikkeh ikkeh gan ayo cepat rekam yang bener.."
"Terima kasih atas kerja kerasnya ayo merekam yang benar.. ini mulai dalam situasi aksion mengambil rekaman naik kuda lumping kuda lumping.."
Sebuah tempat dengan banyaknya kamera.. gadis cantik dengan wajah polos dan oppai tepod.. wajah sangat imut dengan mata yang menatap kedepan. Seperti dia menatap masa depan apa yang akan dia lakukan dalam skene pengambilan hal ini.
Jika manusia bisa memilih, kadang jalan koruptor akan mereka pilih.. atau bahkan mencoba menjadi pahlawan di siang hari..
Pria dengan topeng Knight In Sunday.. dengan gaya bagaikan pahlawan.. dia datang disiang hari..
"Hancurkan setiap komponen dinamonika.. rekaman.. dan setiap hal yang menjadi objek pengambilan gambar.. karena Stojkovic terlahir ada untuk menghancurkan kamera.."
Anak buahnya yang lumayan banyak dan melakukan persebaran di hal lain-lain..
"Jika kamera adalah objek fiktif yang bisa melakukan manipulasi.. editan.. atau bahkan setiap pengambilan gambar itu adalah fiksi.. rekaman adalah objek hasil tipu-menipu, maka bukankah film porno adalah asli.."
Pria dengan topeng, dua pedang yang dia genggam.. dan beberapa anakbuah yang ada dibelakangnya.
"Ketua.. apakah ini adalah objek penghancuran kamera dari dunia inikah..?"
"Bukan.. objek palakmu.. bukan bukan... ini rencana... objek dan rencana itu beda.. cobalah belajar hal itu dikamus bahasa..!!" ucap Stojkovic membentak.
Dari tempat objek syuting filem porno..
Wanita itu senyum.. dia tersenyum karena ya dia sudah terkena tipuan oleh objek yang menyakitkan mata.
Terlalu membuatnya senang karena akan mendapatkan sesuatu yang lumayan banyak.. pada akhirnya target dan korban akan dibuat terbang ke awan. Saat semakin terbang dia akan dijatuhkan lagi ketanah..
Dengan ketidakadilan, penipuan dimana mana.. menyimpan banyak hal kelam dalam sebuah dunia yang luas.
Tidak tahu bagaimana bentuknya? Sangat bulatkah atau datar.. pada akhirnya biarkan hal misteri tetap menjadi misteri.
Yang ditanyakan... adalah.. dalam era ini kenapa masih banyak yang menyukai fiksi dibandingkan kenyataan.
"Go to heaven.. and join with me.. with my dual blade.. i am is your guardian.." Stojkovic dengan jalan pedang atau bahkan dengan tindakan akan menghancurkan kamera yang tersebar dibelahan dunia.
Dengan kecepatan tak terduga.. atau bahkan tak diketahui oleh kru-kru pembuatan film porno..
Mereka dalam sekejap.. terkena sayat-sayatan pedang sang Stojkovic.
"Meskipun pahlawan hanyalah fiksi... pada akhirnya saat ada yang menyelamatkan seseorang akan disebut pahlawan oleh orang yang diselamatkan.. kisah klise dalam buku cerita.. hal yang membosankan.. serba mainstream.." ucap Stojkovic dengan cukup santai.
Wajah mengantuk yang khas. Dan sesekali dia menguap.
"Merokok dapat menyebabkan gangguan impotensi, meskipun begitu.. sang perokok takkan membenci rokok itu sendiri.. karena rokok saat dibakar.. dia tidak membenciku.." kata-kata khas bagaikan karakter utama.
Dia datang untuk menghancurkan kamera, lalu merokok bagaikan pahlawan yang tidak ingin disebut pahlawan..
Gadis yang cukup cantik itu tersebut dengan senyuman hangatnya namun sesekali kedua bola matanya menjatuhkan air mata..
"Bukankah.. kau mengangguku mencari duit.. ********!!!"
Stojkovic si keren atau si penghancur kamera.. terkena tendangan mematikan di selangkangannya..
"Bijiku.. sakit..... pecah... kayaknya.."
"Heh.."
Tendangan tepat diselangkangan, mungkin atau kemudian dia terjatuh karena menahan sakitnya biji pelernya yang terkena tendangan..
Cuma 'heh' apa yang gadis itu ucapkan...
"Hajimemashite watashi no namae wa..."
"Tidak hilangkan scene itu.. buatlah ini bersambung dulu.. karena bagian dari kekerenanku tidak ingin di ekspos disini.." ucap Stojkovic yang berguling-guling ditanah.
"Stojkovic-san.. tidak penting melakukannya sekarang, jangan diving.. Paris Saint Germain tetap akan kalah biarpun kau bergaya seperti Neymar."
"Ini bukan diving.. ini Parody.. kamera adalah bagian lain...!!" teriak Stojkovic.
"Sesulit itukah membuat hal ini bersambung.." ucap Gadis tanpa nama.
Musik dan siualan kemudian terdengar..
"Chori-chori.. chupke-chupke.."
"Bollywood.. dia menyanyi bollywood.." ucap Anakbuah Stojkovic.
"Yaudah.. kutulis bersambung dulu ya.. soalnya aku lagi nonton film India.." ucap seorang yang tidak asing lagi.
"A-author-san.. Piotr Szmanowszky-kun?"
"Eh?" Piotr kemudian merasakan ngilu..
"Sakit...!!" teriak Piotr kemudian..
"Jangan membuat skeneku terlihat buruk.. buatlah namaku.. tulislah namaku..!!" teriak Gadis tanpa nama yang ternyata dia lah yang menendang anunya Piotr.
"Fishes Violette-chan kah?" gumam sang Piotr..
"Souka itu namanya.." sambung Stojkovic.
"Ya.."
B E R S A M B U N G