
Jack dengan gerakan tangan cepatnya menyalakan mobil taksi miliknya dan mulai menjalankannya, lalu bergegas menuju ke lokasi empat pencuri saat ini dengan mendeteksinya melalui hologram radar yang tersambung langsung dari jam milik Nicki.
"Kalian semua, bersiaplah dan berpeganganlah yang erat. Oh iya, sabuk pengamannya juga jangan lupa dipakai, karena.." Saat ini Jack masih menjalankan mobil taksinya dengan kecepatan standar.
Nicki, Nicko, Kyudou tersenyum lebar sembari memasang sabuk pengaman sesuai perintah dari Jack. Setelah itu, entah kenapa sebuah aura yang cukup aneh menyelimuti Jack. Mungkin, inilah yang disebut sebagai aura sang juara terkenal balap taksi, yaitu Jack Christoforus.
"..... Jack, sepertinya kau akan melakukan sesuatu yang adrenalin. Ya, wajar saja kau juga mantan juara balap taksi, itu tidak bisa dipungkiri lagi. Tapi, kuharap kau memberi pelayanan terbaikmu kepada kami. Dan ada satu hal penting, jangan mengecewakan penumpang.." ucap Kyudou sembari tersenyum licik, ia mencoba memprovokasi Jack.
"Diamlah dan nikmatilah perjalanan ini. Aku dan Nicki yang menjadi penunjuk arah akan segera menuju ke lokasi empat pencuri sialan itu. Jadi, maafkan aku karena harus meniru kata-katamu, Kyudou.." ucap Jack, "Shinjitsu wa itsumo hitotsu!!!"
Setelah menjalankan mobil taksinya dengan kecepatan standar, Jack pun mulai menekan beberapa tombol rahasianya. Dan, "Boooostttt!!!!" Mobil taksi milik Jack langsung melaju kencang dengan kecepatan maksimum.
Sementara itu, terlihat Kyudou, Nicki, dan Nicko yang berpegangan erat pada benda di sekitarnya karena Jack mulai mengendarai taksinya secara gila-gilaan.
Mobil taksi Jack berhasil melewati sela-sela kemacetan jalan raya dengan cara yang tak terduga. Berbelok secara mulus, menghindari kendaraan yang datang dari arah berlawan dengan cukup mudah. Bahkan sesekali terlihat Jack membuat mobil taksinya terbang ke udara melewati beberapa mobil yang berhenti karena lampu merah. Seketika semua pengendara dan polisi yang berjaga di dekat lampu merah pun terpengangah melihat aksi dari Jack.
"Uwoww.."
"Its amazing.."
"Siapa orang itu.."
Mata semua orang berbinar-binar ketika melihat Jack menerbangkan mobil taksinya melewati lampu merah yang dipenuhi oleh kendaraan roda empat dan penyebab jalan raya menjadi sangat macet. Tak berselang lama, taksi Jack mendarat ke jalan setelah melewati lampu merah.
"Oey, Jack! Melanggar lampu merah itu dilarang!" ucap Nicki.
"Yaps itu benar. Tapi, kita kan menerobos lampu merah dengan cara terbang. Apa itu melanggar?" Jack menanyakan balik Nicki.
"Ah, entahlah. Lampu merah diperuntukan bagi kendaraan yang berkendara di jalanan. Tapi bukan untuk mobil yang bisa terbang ya? Masuk akal juga.." jawab Nicki.
"Hal gila apalagi yang akan kau lakukan, Jack.." ucap Kyudou.
Kembali ke inti.
Hingga kini, Jack masih terus menuju ke lokasi empat pencuri itu berada. Akan tetapi, dalam hologram radar, keempat pencuri itu terus bergerak menjauh. Jack yang menyadari hal itu pun tak bisa membiarkannya begitu saja.
"Aku ingin bilang, bahwa bukan hanya kalian saja yang mempunyai alat canggih seperti jam dan kacamata aneh itu. Tapi, aku juga punya senjata rahasia loh.." ucap Jack dengan nada bangga.
"Huh? Kenapa kau yakin sekali seperti bisa mengalahkan kecanggihan dari alat-alat kami?" gumam Nicko.
"Ya, perhatian dengan baik dan pegangan lah yang erat.."
Jack kembali menekan beberapa tombol rahasia pada mobil taksinya, dan..
Tiba-tiba sepasang sayap muncul pada mobil taksi yang dikendarai oleh Jack, dan seketika membuat Nicki, Nicko, Kyudou terkagum-kagum. Selang beberapa detik, mobil taksi Jack perlahan mulai terbang ke udara.
"..... Ya, bagaimana? Aku terinspirasi dari sebuah film dimana semua kendaraan bisa berubah menjadi sebuah robot. Lalu, aku berniat memodifikasi mobil taksiku ini semampuku dan inilah hasilnya, walaupun tidak bisa menjadi robot, tapi syukur bisa terbang.."
"Kau benar-benar pengemudi taksi yang mengerikan, Jack." ucap Kyudou.
Jack kembali membuat mobil taksi terbangnya melesat dengan cepat ke lokasi empat pencuri berada.
Beberapa menit pun berlalu, Jack mengira hanya jalanan saja yang bisa menghambat laju mobil taksinya, ternyata di udara juga ada beberapa hal yang bisa menghambat mobil taksinya.
Sudah beberapa kali Jack harus menghindari balon udara dan kapal udara yang sedang terbang. Bahkan ia hampir menabraknya dan membuat Nicki, Nicko, dan Kyudou sedikit jantungan. Ya, walaupun mereka berhasil melewatinya.
Setelah cukup lama, jarak antara mobil taksi Jack dan keempat pencuri itu semakin dekat. Lalu, Jack pun mengeluarkan kepalanya dari jendela taksinya dan mengamati jalan raya yang berada di bawah. Ia menyipitkan kedua matanya dan..
"..... Sudah tidak salah lagi, sepertinya mobil truk itulah yang dikendarai oleh empat pencuri. Mereka sedang menuju ke suatu tempat.." ucap Jack.
"Kalau begitu, tinggal apalagi? Kita cegat dan tangkap mereka, Jack. Ini adalah kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan." ucap Kyudou.
"Ya, itu benar.."
Jack kembali membuat mobil taksinya melaju dengan kecepatan maksimum agar bisa melewati truk yang dikendarai oleh empat pencuri. Tak berselang lama setelah melewati truk tersebut, Jack menonaktifkan mode terbangnya dan perlahan mobil taksinya mendarat kejalanan, tepat di depan truk yang berisi empat pencuri tersebut.
Namun, sepertinya empat pencuri itu telah menyadari bahwa tiket VIP konser Taxi Band nya telah dicuri oleh mereka ketika melihat mobil taksi yang baru saja mendarat di depannya.
Dan salah satu pencuri yang berada di dalam truk tersebut pun mencoba untuk mempercepat lajunya dan berniat menyalip mobil taksi milik Jack.
Kini pemandangan salip-menyalip pun dilihat oleh banyak orang. Bahkan mereka yang melihat pun mengira bahwa Jack dan empat pencuri itu sedang mengadakan lomba balapan mobil ilegal.
"Sialan, truk itu berniat menyalip kita, Jack! Stabilkan kecepatan ini dan mulai pepet truk tersebut.."
"Ya, tidak kau jelaskan juga aku sudah mengerti, Kyudou."
Jack pun mulai memepet truk yang berisi empat pencuri tersebut, akan tetapi truk tersebut mencoba untuk melawan balik dan saling mepet memepet hingga muncul percikan api.
"Whoa, apakah mereka sedang membuat film action seperti film Fost and Farius?" ucap salah satu orang yang melihat pemandangan tersebut.
Tak berselang lama, truk tersebut pun mulai kehilangan kendali karena gagal menyerang balik taksi milik Jack. Dan truk yang berisi empat pencuri tersebut pun akhirnya menabrak beberapa mobil yang berada dihadapannya lalu berhenti di pertigaan sehingga membuat jalanan macet total.
Disisi lain, truk tersebut juga sekilas mengeluarkan asap yang berasal dari mesinnya. Kemudian, mobil taksi Jack tiba dan berhenti di depan truk tersebut.
Jack keluar dari mobilnya dan berkata dengan nada sombongnya, "Kalian memang tak punya tata krama ya? Mencuri barang orang lain itu tindakan kriminal, sialan!! Apalagi barang yang kalian curi itu adalah tiket VIP konser Taxi Band!! Jadi, kalian berempat keluarlah..!!
B E R S A M B U N G