
~ Dulu, dulu-dulu sekali, Legenda ini mencakup dari daratan tinggi Discordia, Seorang Prajurit rendahan dari Discordia memiliki kemampuan unik yang bisa membuat pertahanan kokoh akan runtuh.
Pria itu bernama Won Openthedoor, Pintu hingga Brankas dan sesuatu yang tertutup apa yang akan dia sentuh dengan tangannya akan terbuka dengan sendiri-nya tanpa memakan waktu yang banyak.
Hingga memungkinkan saat perang puncak.
Discordia melawan dataran rendah Diskualifikasi dimenangkan oleh Discordia, dimana, benteng-benteng yang terkunci kokoh terbuka dengan sendirinya.
Hingga akhirnya, Won Openthedoor dijuluki sebagai 'Densetsu no Hero' dari dataran tinggi, Discordia.
Namun, setelah itu, keadaan tidak membaik saat perang berakhir, karena setiap rumah warga yang tersentuh oleh tangannya otomatis kunci-nya bisa terbuka.
Memungkinkan Maling bisa beraksi dan mengambil harta-benda orang-orang Discordia.
Won Openthedoor dituduh sebagai pelakunya, meskipun bukan ia, banyak orang Discordia tahu bahwa Won memiliki kemampuan yang bisa membuka ruangan yang tertutup tanpa memakan waktu yang banyak.
Won, mereka mengurungnya dengan ratusan ribu pintu dipenuhi oleh gembok-gembok gede-nya segaban, tetapi, sebanyak apapun ruangan yang tertutup rapat-rapat, ia bisa membuka-nya dengan sangat santai.
Orang-orang mulai bosan mengurung Won terlalu banyak, hingga akhirnya, mereka memutuskan untuk mengeksekusi Won Openthedoor.
Dalam perjalanan terakhir kehidupannya, kebetulan dia pernah menggunakan kemampuan membuka pintu-nya untuk memperkosa gadis cantik bernama Elen Whiteknight.
Dan Keluarga Whiteknight tidak mengetahui bahwa Elen sudah berbadan dua, eksekusi berakhir dengan mantep, dan kata-kata akhiran sang Won adalah;
"Membuka Pintu Itu Sangat Gampang, Tetapi Membuka Hati Gadis Cantik Agar Mereka Mau Menerimamu, Itu Susah."
Elen Whiteknight mengetahui bahwa yang memperkosanya waktu itu adalah Won.
Won berakhir di eksekusi dengan beringas, dan kemudian cerita berlanjut, tetapi harus berakhir.
~Ucapan serba panjang ini berakhir dan menampilkan seorang pemuda menutup lembaran buku tersebut.
"Openthedoor-san, mengapa namamu mirip nama tulisan dibuku yang kau baca barusan?" gadis ini bertanya dengan serius dan anak-anak lainnya pun begitu.
"Bukankah itu cerita buatanku? dan lalu mengapa kamu mencoba menanyakan hal itu dengan serius? Tipuan paling klasik seorang Pria adalah mengatakan janji-janji manis bukan?" Openthedoor mengatakan kata-kata yang khas, begitulah yang terjadi saat ini.
Pria ini, bernama Farfàn Openthedoor, dan dia adalah keturunan dari Won Openthedoor dan sesepuh lainnya.
Sementara itu, Nicki Dizkovich, tidak perlu ditanya apa yang akan ia lakukan, tepatnya ia tengah membaca koran edisi terbaru.
"Sasuga Shonen Magazine, memberitakan berita secara akurat meskipun pernah kecolongan oleh tipuan si King Harem." komentar Nicki, sembari menghisap sebatang rokok.
Rokok ia gerakan menggunakan tangan kiri-nya yang absolute keren.
"Seperti biasa, selalu males-malesan yah, Kak!!" seru Nicko, adik sekaligus kembarannya yang keren.
Mereka serba selalu begini dalam hal apapun, karena tidak serius adalah keahlian mereka berdua, namun, kemudian tangan kanan sang Nicki bergerak untuk membuka halaman koran selanjutnya.
Terlihat, lembaran menarik dengan berita menarik yang pernah ada.
"Distro yang menjual pernak-pernik Anime Gintama raib dibobol maling, gak cuma itu toko sebelahnya yang menjual aktion figur juga kena maling, dan sebagian toko-toko yang menjual hal-hal anime dimalingin semua!!" baca Nicki dengan serius, Nicko mendengarkan bacaan Kakaknya dengan seksama.
Lalu kemudian dia mengeluarkan ucapan.
"GILA WIBU AKUT!!"
"Gak cuma itu, Maling hebat ini meninggalkan surat yang aneh, 'Ladies and Gentleman!'
"Mendadak Kaito Kid!!" sambung Nicki.
"Kyaa!! Kid-sama!!!" Teriak mereka, Gadis-Gadis ini mendadak jadi fenboi Kaito Kid.
"Hadirin Ladies and gentleman!!"
"Owalah ini hanya Opera!!"
"Kirain Kid asli!!"
"Gak mirip juga!!"
"Jeleks!!" Mendadak yang jadi penboi barusan malah body shaming pemerannya.
"Jancok!! Ngapain berita ginian juga dimasukin anjir!!" komentar Nicki, lebih tepatnya gambar yang ia rasakan.
Nicki kemudian keluar rumah seperti biasa, gak tau mau ngapain yang jelas dia pergi gak bilang-bilang.
Beberapa Jam Kemudian, Kota ProMag.
Nicki yang sebelumnya pergi gak nanya-nanya, kini sudah ada di Kota ProMag.
"Gan jual obat Konidin gak?"
"Eh Alumi ada gak?"
"Disini ada jual Ayam Bakar yang dua sringit?"
"Woy brengsek baca yang benar njir!! Ini Kota Promag!! Jualannya yah Promag obat mag!! Itu yang nyari Alumi, mending beli Promag ae!! Soalnya sama ajah buat Mag!!" Teriak Pedagang super sadis, Nicki melihat keributan ini hanya mengupil menggunakan jari tangan kanannya.
Dan kemudian ia berjalan mendekati area yang ada orang toxic marah-marah.
"Hoy Inspektur Nakamori, mana Kaito Kid!!" bentak Nicki yang aneh-aneh nanya apaan dah malah gajelas gini dialognya.
"Lupikir disini tempat wibusuk bau bawang!! Inituh tempat jualan obat!! Kalau ente jalan 5 kilometer kearah Straight, ntar ente nemu wibusuk bau bawang jualan pernak-pernik mereka!!"
"Owalah, arigatou nee, ojiisan... tehe ><"
"Huekk jijik!!" Seseorang yang disebut Inspektur Nakamori itu merasa sangat jijik kepada sikap Nicki.
Di Area Tempat Wibu.
Farfàn Openthedoor memakai pakaian yang ada gambar ahegao-nya tanpa malu-malu.
"Mantap slurr!!' ginilah apa yang diucapin oleh Farfàn si orang ganteng dan pemberani, lalu ia kemudian memutarjalan dan beralih mengarah kerumah warga yang tengah terkunci.
"Jiwa maling professional adalah harus maling pas siang bolong, biar greget!!!" ucap Farfàn, pintu ini sebenarnya sudah terkunci, tapi entah mengapa sekali sentuhan pintu ini terbuka.
"Mantap slur!!" komentarnya sembari melihat adegan pintu terbuka, seakan-akan Pintu sudah bersekongkol dengan Farfàn itu sendiri.
Dia masuk kedalem rumah gede tersebut, dilihatnya banyak barang-barang mewah yang sangat wah dan mengagumkan.
"Maling Professional bekerja, misete ageru yo!!" sambung Farfan.
Dia bangga kalau dia adalah maling, dan dia bangga kalau kemampuannya adalah membuka pintu yang tergembok sekalipun, dia mungkin bangga dengan kemampuannya.. Meskipun itu kebanggan baginya, pencurian itu adalah hal yang tidak baik..
"Baik dan buruknya Manusia, hanya Manusia itulah yang mengetahui sisi mereka..." Farfàn mengupil.
- B e r s a m b u n g