
Laki laki itu keren karena dengan kehebatan mereka kadang mereka akan melakukan romantis komedi yang berkelas.
Seperti rembulan dalam embun pagi atau mungkin ilalang dalam rerumputan. Pelangi di atas gunung.. atau mungkin menjadi Playboy cap Buaya Darat dalam menaklukkan hati wanita.
Playboy adalah seniman berbakat dalam hal menggaet banyak pacar. Sedangkan yang tergoda tak lebih dari wanita bodoh yang butuh kasih sayang....
"Kyousuke-kun tampan sekali.."
"Lihat kesini dong.."
"Kyousuke Ikemenskun lihat Natasha dunk.."
"Dalam hidup terkadang pahit karena kita minum kopi lupa ditaruh gula.. bakalan manis jika diisi oleh drama percintaan. Bagaikan gurun tiada akhir.. tampanku tiada akhir..."
Kokonatsu Kyousuke.. artis ikemen yang digilai banyak wanita..
"Ini coklat valentine untukmu tampan..."
"Lihat kesini ayolah onegai senpai.."
Kokonatsu si tampan memegang banyak coklat.. "Aku sudah bosan mendapatkan cokelat aku akan melakukan audisi mendapatkan cokelat gratis untuk kalean.. penggemar laki laki juga bebas.." ucap Kokonatsu dengan mengedipkan mata kekamera..
"Begitulah yang terjadi hotsnews hari ini Kokonatsu Kyousuke-kun akan melakukan show.." Siapa lagi yang memberitakan berita ndak penting ini kalau bukan si Pandemonican Nicole lagi..
"Pandemonicanchan selalu cakep setiap harinya.." ucap Nicki.
Mereka setiap hari hancurin televisi dan setiap hancur terganti lagi tentunya..
"Duit gw setiap hari menipis bukannya habis buat beli game baru tapi habis karena beli televisi.. aku menonton televisi demi Pandemonicanchan.."
Dilayar televisi tampak si Kyousuke masih dikomentari oleh Pandemonican dengan wajah Pandemonicanchan yang berbunga bunga..
"Kokonatsu-kun watashi pens kimi wa apakah watashi dari kalangan artis juga boleh ikutan show demi cokelatmu.."
"Kisamak.. aku di Netorare.. aku.. Pandemonicanchan..." lagi lagi televisi menjadi korban keganasan Nicki kun si tokoh utama yang kerjaannya nonton televisi mulu.
Dia kini berkaca kaca dengan wajah terkejut.. "Padahal duitku sudah kukorbankan setiap hari demi televisi.. sampai sampai watashi rela tak membeli komik volume baru.." ucap Nicki.
"Hey niisan.. lihat di yutube ada livestrim Tv Show Kingsman Cokelatos..." ucap Nicko..
"Aku akan berusaha demi sebuah cokelat dan aku akan memberikan cokelat ini untuk someone.." ucap Pandemonican.
"Someone siapakah itu.. jangan jangan aku.. yosha... aku akan ikutan show.."
Krik krik krik.
"Aku Pandemonican Isabella pecinta Kickboxing dengan niat menjadi reporter menggantikan kakakku..." ucap Isabella..
"Isabellachan kawaii.." giliran Nicko yang berbunga bunga melihat Isabella.
"Tapi maafkan aku oppaiku tidak besar seperti kakakku.. oppaiku masih dalam proses pertumbuhan..."
"Oppai tepos tidak apa apa.. itu adalah anugerah Isabellachan..." Nicko dalam pose memeluk Isabella tapi sayang jarak televisi memisahkan mereka..
"Kimochi warui..." lebih tepatnya dia menonton secara publik
Disisi Show Cokelatos tentunya.. Nicki dan peserta sudah berkumpul demi perebutan Cokelat dari Si Tampan Kokonatsu..
"Minna... Tv Show Cokelatos Hajimaru yo..."
"Ikuzoo minaa.. ganbatte nee.."
"Kakkoi..." para wanita mata love love..
Sedangkan Nicki satu satunya peserta pria malah mengupil..
"Hey kau tidak malu di show sini kan khusus wanita kamukan laki.." Protes para wanita..
"Mengapa pria selalu mengalah? Tak pernahkah kalian mengerti sedikit tentang hatiku.."
"Yang membedakan bukan soal benar dan salah tapi soal kelamin. Jika aku punya dua bola di ************.. kalian punya apa.." tanya Nicki
"Bukankah ada saatnya Pria itu harus keren dalam situasi mendesak.." ucap Nicki yang love love melihat Pandemonican Nicolechan.
Tapi Nicolechan malah ngelihat si Tampan Kokonatsu..
"Kasihan.."
"Okeh minasan sekarang aku akan memulai pertanyaan sulit di awal awal... Pria yang lahir di tanggal 29 February cenderung merayakan ultahnya 4 tahun sekali.. pertanyaannya adalah.. Siapakah bapak anak itu..."
"Perkampret woy ini pertanyaan apaan.. inikan gak masuk akal..."
"Aku ultah tgl 29 february jadi ayahku adalah Rossberg Dizkovich.." ucap Nicki sambil mengupil...
"Salah.. jawabannya adalah.. misteri.. karena anaknya ajah ga punya nama.." ucap Kokonatsu.
"Kurang ajar ini show nya gimana woy kok gajelas..."
"Yang menjawab anaknya masih dalam proses atau masih kecebong.. benar.."
"Horee aku benar.." ucap Pandemonican.
"K-kawaiii..."
"Pertanyaan kedua. Jika manusia mati meninggalkan nama.. kalau kita eek mengeluarkan taik.. pertanyaannya adalah.. apakah taikmu busuk?"
"Bgst gajelas woy pertanyaan apaan ini..."
"Busuk..."
"Persetan woy gajelas anjay pertanyaan gajelas dan jawabannya ndak masuk akal.." ucap Nicki
"Yang jawab makai masker atau tadi belum berak jawabannya benar..."
"Horeee aku benar..."
Tampaknya show ini mulai mendekati akhir.. pria dengan tekad makan cokelat bersama Pandemonican mulai berkeringat dingin...
"Pertanyaan last end.. jika kiper mencetak gol maka itu disebut..."
"Dia nendang bola lah.."
"Jawabannya..."
"Misteri..."
"Woy kok misteri.." teriak para penonton..
"Karena tiang gawangnya ga ada.. makanya itu masih misteri gimana dia nyetak gol bodoh..." ucap Kokonatsu.
"Yang jawab ga nonton bola atau ketiduran benar.." ucap Kokonatsu santai..
"Winnersnya adalah..."
"Yatta.. watashi wins.. kyaa..." Pandemonican mendapatkan cokelatos dari pertempuran yang melelahkan..
"Kayaknya dia akan mengatakannya.. kya.." Nicki merona..
"Kyaa dia ada disini.." ucap Pandemonican yang merona juga..
"Ayo berikan berikan.." teriak para penonton...
Semakin mendekat.. jantung hatimu melekat oh dijantung hatiku.. tak pernah lekat oleh waktu..
"N..."
"Pasti Nicki-kun..."
"Ini cokelatos.."
"Kyaa.."
Nicki juga mulai mendekat kearah sang Pandemonican..
Krik krik krik..
"Eh..."
"Nicolaes-kun.."
"A-anjingnya adalah someone..."
"Lah kok..."
"Nicolae kun adalah someone dalam hatiku desu yo.."
"Chotto matte!!.. coklat ga bisa dimakan anjing.. berikan padaku woy alurnya ubahin.."
"Sipgan..."
"Nicki-kun ini cokelatos untukmu.."
"Guk guk guk... woy kenapa gw jadi anjing.. astaga.." ucap Nicki dalam mode anjing..
"Makanya katanya suruh ganti alurnya berarti situ tukaran tempat bodoh.." ucap Author..
Dan akhirnya..
"Hal yang terjadi sudah terjadi bahkan jika itu sudah terjadi tidak bisa diulang. Waktu ga bisa dimundurin dan kalau alurnya sudah tertulis biarkanlah menjadi tulisan dengan begitu manusia bisa mengerti tentang sulitnya memikirkan alur.."
"Jika manusia adalah karang di lautan anggap saja ombak itu adalah cobaan yang siap menghancurkan mereka. Sama halnya Manusia memiliki banyak ujian. Seperti ujian matematika yang sulit sampai membuat pantatmu sakit duduk dibangku memikirkan jawaban terlalu lama. Jika menemukan jawabannya akhirnya selesai dan tingkat akhir adalah santai.."
"Jangan lupa kita adalah manusia yang gak bisa ubah masa lalu dan ga bisa lari dari masa depan. Jika itu ada di depan biarkanlah itu di depan.."
"Kenapa kata kata ceramahmu panjang sekali nisan.." protes Nicko..
B
E
R
S
A
M
B
U
N
G
Next Chapter : Book of The End, Matchwell si Penipu Ulung