
Jalan Pedang
Jalan Pedagang..
Atau mungkin Jalan Di Tempat..
Seni lika-liku dan kehidupan, menjadi satu seni yang disebut Ikite..
"Tsubame Midorikawa akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengalahkan Pandemonican-senpai dalam vote Reporter Terfavorit.." ucap Midorikawa.
"Neesanku takkan kalah dengan Reporter debutan..!!" ucap Pandemonican Isabelle.
"Sudah-sudah jangan berantem, ini masih live loh.." ucap Pandemonican Nicole.
"Ayo ayo Pandemonican Nicole-chan.. semangat..!!" teriak Nicki.
Ya Nicki kali ini bukan menonton televisi melainkan menontonnya secara langsung di Studio.
"Wadoo.. tumben dia tersorot oleh kamera.." ucap Nicko yang menonton televisi ditemani teh Olong.
"Astaga.. aku lupa.. aku sedang disini.. harusnya ini kesempatanku meminta tanda tangan Nicole-chan.." ucap Nicki dengan mata love-love
"Ojiisan yang disana.. cobalah maju kemari dan jelaskan mengapa anda sangat mengidolai sang Pandemonican.." ucap Tsubame yang tiba-tiba menunjuk kearah Nicki dan mempersilahkan dia untuk maju kedepan.
"Eh A-akukah?" Ucap Nicki yang kaget sambil menunjuk dirinya sendiri.
"Ya.. aku menunjukmu ojiisan.." balas Tsubame lagi.
"Maklo ojiisan.. umurku 22 tahun.. aku ini masih tampan dan bujang.. kenapa nyebut aku ojiisan hah.. mau kuajari kau cara sopan santun yang benar hah????!!" Ucap Nicki membentak dan marah karena disebut om-om.
"Pfft.. intinya jelaskan situasinya mengapa anda sangat ngefans Pandemonican-san..?" tanya Tsubame.
Disisi itu juga Nicole dan Issabelle juga cukup penasaran mungkin.
"Hmm jadi begini.." gumam Nicki dia mulai memikirkan sesuatu..
"Tidak kalah dari hujan.. tidak kalah dari badai.. Ketsuno Ana-chan takkan kalah dari itu semua.. dan aku juga takkan kalah.." ucap Pandemonican yang memberitakan beberapa kejadian musim lalu.
"Ini.. flashback arc sebelumnya kenapa bisa ditayangkan ke public.." ucap Nicko yang menonton.
Yah disitu juga sang Nicki tengah bakuhantam dengan Starskovich Fallensky.
"Widih... sangat kakkoi Pandemonican-san bahkan dia tidak takut dengan hujan meteor.." ucap Tsubame.
"Haha.. menayangkan apa yang kupikirkan menjadi tayangan public.. itu sangat tidak menghormati rahasia.. biarkan rahasia menjadi rahasia.. dengan begitu.. segala sesuatu tentang misteri akan tetap menjadi rahasia.." ucap Nicki.
Era ini adalah era nama-nama Jepang merajalela..
Distrik Haruhiko..
"Teruhime-chan, apakah ada ancaman dari sang Pendekar Pedang.. Sakakibara-kun.." tanya Nichijou.
"Kurasa dia belum melakukan perburuan disini.. kelompok Nipongatana, Sakuraba Kyousuke bahkan belum kelihatan di area sini.." ucap Teruhime.
Masih disekitaran distrik Haruhiko, namun sangat sepi.
"Sakuraba-kun? Jadi kau kesini untuk menantangku.." ucap Sakatsuki.
"Nama "S" dengan segala hal.. harus "S" yang terkuat yang harus menjadi pendekar pedang nomor satu.." ucap Sakuraba.
"Ingatlah Sakuraba-kun.. misiku bukan untuk menghancurkan distrik Haruhiko, namun untuk menghancurkan negara ini.." balas Sakatsuki.
Dia sudah dengan pedang andalannya begitu juga dengan Sakuraba.
Kedua orang dengan nama berawalan "S" melesat bersamaan.
"Finishing Blood Lad.." ucap Sakuraba yang melesatkan pedang kearah kepala sang Sakatsuki.
Sakatsuki hanya tersenyum saat dia melesat..
"Full Set Sword..."
Beberapa detik kemudian.. semua tubuh sang Sakuraba sudah terpotong-potong..
"K-kau..." kata-kata akhiran dengan kekalahan yang terlalu cepat...
Distrik Haruhiko, adalah tempat yang dirugikan..
Sedangkan Nipongatana adalah kelompok yang menguasai beberapa daerah Otonomi..
"Unknown City masih dalam genggaman Nipongatana kah.. aku memiliki misi menghancurkan Unknown.. kemudian mungkin distrik Haruhiko, karena lawan kuat itu cocoknya dilawan akhiran.." ucap Sakatsuki.
Beberapa hari kemudian...
"Kelompok otonomi Nipongatana yang bersembunyi dan mengatur negara ini dari balik layar dan bayang-bayang berduka cita tahun ini.. karena Kyousuke Sakuraba tewas mengenaskan dengan tubuh terpotong-potong.." ucap Pandemonican.. dia memberitakan berita tidak penting ini..
Malahan..
"Kalau perlu bunuh semua kelompok Nipongatana..!!" ucap warga warga lainnya.. Mereka tampak senang dengan kematian Sakuraba.
Pria yang dicari dan menjadi buronan kelas atas tampak biasa-biasa saja melewati kerumunan..
Bahkan tidak menyembunyikan wajahnya..
"Itu dia.. itu dia.."
"Sakatsuki Sakakibara? Penjahat paling berbahaya ditahun ini.."
Tepatnya Sakatsuki Sakakibara sudah berada di daerah Unknown City.
"Starskovich Fallensky.. mungkin dengan kemampuan Writter of The End.. menghancurkan negeri ini bukanlah perkara sulit.." ucap Sakatsuki.
Dipihak warga lainnya.. ada yang menelpon polisi..
"Inspektur Seisuke-san.. Sakatsuki.. yang paling dicari ada di-" belum sempat dia melanjutkan kehal berikutnya, dia terkena sayatan dan lalu menjadi kengerian.
Dia tewas dengan kepala melayang dari tubuhnya.. tebasan super cepat dan akurat bahkan tak terlihat diayunkan.. sudah berhasil membunuh satu nyawa.
"Misi dan penjualan.. atau mungkin strategi marketing, meskipun jalan Netorareku sering gagal.. mungkin aku akan berada di jalur perdagangan..." ucap Sakatsuki dengan santai namun badass.
"Ini dalam krisis moderator niisan karena saat ini mungkin sedang dalam pembunuhan invasion.." ucap Nicko.
"Berita saat ini membahas Sakatsuki Sakakibara dan kelompok Nipongatana bahkan membahas Distrik Haruhiko.. aku jadi bosan melihat televisi.." ucap Nicki.
Dia kemudian membuka selembaran buku miliknya.. "Senangnya dapat tanda tangannya Pandemonican Nicole.." sambungnya.
"Mana tanda tangan Tsubame Midorikawa, bukannya aku sudah berpesan padamu, Kak!" Ucap Nicko yang menagih janjinya.
"Haha.. Tsubame Midorikawa pantasnya ga perlu seorang penggemar.. dia masih bocil dan sok tahu.. bikin kesal malahan rahasia keepican ku melawan Starskovich diperlihatkan ke public.." ucap Nicki.
"Haha tidak apa, dan sekarang ini.. sudah melewati jalur line defensif, karena saat ini sudah mengalami beberapa suku kata yang banyak.." ucap Nicko.
"Lalu?"
"Episode ini akan bersambung.." ucap Nicko yang memperlihatkan tayangan televisi.
"Kaizoku sentai gokaiger kah.. bajak laut galaxy... sudah bersambung.. T-tidakkk... aku tidak menonton episode itu karena gegara ngedengerin berita sialan si Sakatsuki.." ucap Nicki yang kemudian menghancurkan televisinya.
"Bukan itu yang bersambung t*lol.. cerita ini yang bersambung, kau ga lihat Kaizoku Sentai Gokaiger masih menayangkan opening lagunya..hah??!!" bentak Nicko.
"Eh ternyata baru dimulai..." Nicki kemudian kejang-kejang lalu pingsan.. karena saat ini dia dalam krisis moderator soal keuangan...
B E R S A M B U N G
Next Chapter : Jalan Penuh Mobil