
~
"Diamond Dust!!" entah mengapa, awalan ini dimulai dengan teknik meniru Hyoga.
Debu-debu intan mugkin, dengan serpihan-serpihan es kemudian, mengarah kepada Saint Hitam yang berlari tak karuan membawa Jubah Emas yang mereka inginkan.
~ Antonio Phoenix, misi ini akan berhasil tergantung kehebatanmu!!
~ Ya betul!!
"Okeh, gasskeun my friends.. ganbatte my friends.... Saint Black the best in the world desu wa!!" balas sang Antonio Phoenix, yang kemudian dia berhenti untuk menantang Hyoga Murakami.
"Hoh.. akhirnya berhenti juga.." ucap Hyoga yang tampak ngos-ngosan, kebetulan dia juga berhenti mengejar karena Antonio sudah berhenti.
Sementara itu, di tempat lain, ruangan sang gadis penyelenggara turnament Saint, atau bisa disebut Galaxy Tournament.
Lebih tepatnya di Planetarium..
"Ojiisan!! nazette!!" Anthena Televisichan ini menangis karena melihat kakeknya lagi.
"Anthena cucuhku terjintah, this is not what-what, intinya kamu harus semangat, karena dirimu adalah... perwakilan dan yang pantas menyaingi Parabola-san yang berbahaya..."
"A-aku???"
"Ya!! youre adalah seorang Saint Anthena yang ditakdirkan menantang Saint Parabola." balas sang kakek. mendadak kakek tersebut is lost desu wa. karena itu hanyalah perwujudan dari roh yang terekam oleh lensa kamera.
"Astaga!! ini sudah semakin menyelam kebawah, dan adegan ini seperti meniru Saint Seiya!!" ucap Nicki.
Nicki sudah berada di asosiasi perkumpulan Anti-Gravity.
"Bagaimana dengan Murakami, apakah dia sedang mengejar Phoenix?" tanya sang Ryders, meniru Saint Pegasus.
"Pegasus Fantasy!!" Teriak Nicki kemudian.
"This is adventure full of genres fantasy!!" seru Ryders.
Kembali kesisi bakuhantamnya Hyoga Murakami yang meniru [Hyogo, Saint Es]
"Debu-debu Intan!!" dia melesatkan pukulan dengan iringan serpihan es yang seperti serpihan debu, itu bisa membekukan targetnya.
"Huh? debu-debu intan??" Antonio, dia cuma santai menanggapi debu-debu intan milik sang Hyoga, bahkan kemudian dia menjadi dipenuhi oleh api.
"Api Phoenix!!" serpihan es yang membekukan target malah mencair kemudian karena api Phoenix lebih panas dari api biasa.
"Youre operpower kak, silahkan lewat!!" sambung Hyogo Murakami sembari menunduk bagaikan seorang pelayan toko.
"Hey very nice technique, give me the way.." sambung Antonio, yang kemudian lewat dengan mudah karena Hyoga memberikan jalan untuknya.
Tetapi, "Aku tidak bisa menghancurkan bintang, karena kita ga pernah syuting di galaxy!!" Teriak Nicki Shiryū, atau tepatnya dia adalah Nicki Dizkovich yang meniru Dragon Shiryū.
"Bagaimana dengan Anthena Televisi-chan, kurasa dia sangat terpukul karena jubah emasnya dicuri..?" Tanya si Ryders.
"Mana saia tau..." balas Nicki.
Mendadak di pintu munculah kakah Anthena yang sedang berkaca-kaca karena cewek memang cengengs mungkin.
"Seiya!!" ucap si Anthena.
"Nande desu ka?"
"Ikuzo!! hancurkan Parabola Televisi-chan, mereka adalah fraksi enemies yang akan menghancurkan duni!!" seru Anthena Televisi.
"Bukankah periode sekarang, Parabola Televisi sudah menguasai banyak daerah, bahkan Anthena Televisi sepertimu sudah jarang ditemui!!" balas Nicki.
"Selama kemungkinan masih 0,1 dan belum menjadi 0, kemungkinan itu masih akan terjadi!! akiramenaide!!" Bentak Anthena Televisi.
Perbedaan Saint dengan Saint yang disini adalah ini bukan soal ribut meinguasai dunia via kekuatan bakuhantam, tetapi menguasai dunia via televisi menggunakan anthena atau bahkan parabola.
"Apakah saluran televisi menggunakan Wifi juga adalah sainganmu, Anthena-chan?" tanya Nicki.
"Bukan.." balas Anthena dengan cepat.
Blue Forever makin menjadi biru, jalur biru yang dipenuhi kebingungan, dan skene tak jelas yang mengatasnamakan Parody.
Di sisi entah, ini adalah tempat Anthena Parabola-chan.
"Yare-yare... Anthena Televisi-chan tak bisa dianggap remeh, dia masih berusaha dengan Anthena-nya." ucap Parabola.
Sementara itu, Mas-mas yang naik motor sembari minta duit 20k di rumah yang ia singgahi, sebut saja ini adalah langganan Tivi Kabel. sebut saja Oniisan Kaberu.
"Bodoh amat!! Parabola ama Anthena wars, saya mah santai ajah.." ucap Oniisan Kaberu.
Dunia Televisi, memang sangat berat, dipenuhi persaingan tak terduga.. jadi, apakah Saint yang akan melindungi Saint Anthena Televisi mampu memenangi pertempuran ini.
"Himitsu desu!!" teriak Nicki sembari melambaikan tangannya ke kamera.
Saint Seiya adalah Pegasus Fantasy, sedangkan Nicki Shiryū adalah Parody, dan mereka yang memerankan karakter ini tidak lebih dari sekumpulan orang-orang yang kurang kerjaan karena mereka kesepian jika tidak ada hiburan.
Akankah Anthena bisa mewujudkan permintaan kakeknya? Narasi mulai bertanya, tapi dalam periode ini turn mereka yang bisa menjawab susah berakhir.....
"Mada-mada!!!" teriak Nicki, dia muncul kekamera, "Himitsu desu...." sambungnya, beginilah Nicki, sebelum pertanyaan dijawab, dia takkan menyerah.
B E R S A M B U N G