
Mukashi mukashi...
Dulu-dulu sekali..
Pada zaman dahulu..
Hiduplah seorang anak tidak miskin kurang kaya yo tapi sederhana..
Pria ini adalah..
"Ore wa desu!!" ucap Nicki melanjutkan ucapan sang narasiman.
"Bukan goblok!! aku belum selesai menyebutkan, jangan asal memotong ucapan seseorang!!" Narasiman melakukan protes besar-besaran kepada Nicki karena kebiasaan mengganggu bagian orang lain.
"Apalo!" bentak Nicki.
"Mukamu Apalo! lu yang apa! ini bagianku! dan seperti kata sang penulis, aku adalah sang Narasiman disini!!" Bossun makin menjadi-jadi kesalnya, karena bagian dari pekerjaannya di rebut oleh tokoh utama.
"Jadi gini, ulangkan!" seru Nicki.
~
Pada zaman dahulu....
"Tolong... tolong.. tolong... ada serigala disini... tolong.. tolong.. tolong... dia nak makan biri-biri... tolong!!! tolong!!! aku lupa menambahkan tanda seru!! tolong! tolong!! ini cuma penipuan!!" Nicki edisi berdandan ala pengembala biri-biri.
Beriringan dengan dua orang rakyat sipil yang mau tahu-menahu perihal teriakan si Nicki ini.
"Salah dialog woy!!" bentak satu orang, sebut saja Nicko.
"Gimana mau jadi aktor terkenal, kalau sampeyan mainin peran malah gajelas gini!!" Perez ikutan membentak.
"Astaga, semangat kalian, ini perihal mau nyoba dorama dan tampil di panggung kan?" Cherrish datang juga dimari.
Mendadak kelompok sipilnya bukan dua orang, tapi udah banyak.
"Ini legenda apaan, ngapain ginian? kenapa banyakan? dan apa-apaan ini??" Nicki mulai banyak protesnya daripada aksinya, bahkan kemudian...
"Biadab!! ga jadi!! legenda apaan ini! cerita membosankan! ganti-ganti!!" sambungnya yang marah-marah.
"Bagaimana kalau begini..." Bossun mulai bercerita kembali..
~
Ini dunia tentang dua orang yang berpisah dari ribuan kilometer jauhnya, bahkan untuk mendekat lima sentimeter saja, mereka gak bisa.
~ Koimonogatari, Hajimaru yo!! /balutan suara ini adalah suara sang Bossun yang menjadi narasiman seperti biasanya.
"Koimonogatari?" Cherrish makin kebingungan..
Dan.. "Aktion!!" teriak Bossun.
~
Balutan penampilan yang menakjubkan mereka perlihatkan menjadi edisi hal yang bagus untuk mendapatkan rating terkeren yang pernah ada, cara untuk terkenal adalah menciptakan dorama romantis yang dipenuhi melankolisme berlebihan dan merasuk kedalam kalbu.
Penghujung awalan dimulai dengan opening, adegan memperlihatkan seorang pria yang terbangun.
"Huh??" Pria ini melihat kecermin saat ia bangun.. "Eh!!" mendadak dia kaget karena di cermin ia terlihat seperti seorang pria..
"This is pergantian gender???"
Sementara itu disisi seorang gadis cantik yang terbangun...
Bangunkan aku dari tidur panjangku, sadarkan... aku dari mimpi tentangmu...
"Eh???" wanita ini ikutan terkejut kemudian saat melihat dirinya di cermin.
"Jadi ciwik? asyik bisa ngebitc-"
"Eh apa yang barusan kukatakan, dan kenapa aku bisa ada disini?" Gadis ini barusan mau bilang hal yang mesum-mesum, tapi terganti kemudian dengan segala kebingungannya.
~ "Ala bangkai! harusnya biarkan aku mengatakan itu woy!!" teriak Nicki kepada Bossun.
"Noway my friends, this is story yang family friendly!" balas Bossun dengan cepat.
"Anjiir!!" Nicko yang mimisan menyaksikan adegan cewek cans barusan kini ngegas kemudian.
"Kenapa adegan melepaskan baju ga ada! astaga Sutradara Bossun masih kurang pengalaman ini, proyek filemnya gak bakalan sukses nih kalau ga nyelipin hal yang ecchi!!" sambung Nicko.
~ Pada akhirnya....
Sfx: Miageta yozora ni hoshitachi no hikari!!
Serangan malam datang, seorang Wanita tengah berlari mengejar seekor Monster yang menakutkan.
"Takkan kubiarkan kau kabur!" Teriaknya, kono onnanoko no namae wa, Giyuka desu.
"Pffft.. Gadis rendahan sepertimu mau mengejarku? gyahahaha!!" mendadak si Monster ini berhenti, bukan menyerang yang ia lakukan.
"Berak dulu kak, maklum makai kostum ini susah buat buang air besar, jadi karena dah kebelet berak ajah langsung di kostumnya.. hehehe.." si Monster ini malah berak.
"M-menjijikkan! aku tidak pantas melihat hal ini, aku akan langsung membunuhmu brengsek!!" Giyuka langsung melesat sembari melesatkan pedangnya kesang monster..
Tetapi..
Mendadak ia terpeleset karena jalanan licin...
Tepatnya, dia gak sengaja nginjak pup licinnya si Monster.
Bahkan wajah si Giyuka pun terjerembab kedasar yang terkotor dari yang terkotor.
"Sialan.. d-dia mengalahkanku..." mendadak Giyuka mulai sempoyongan, bahkan berdiripun kesulitan.
Seorang Pria lewat di gang ini, melihat sang Monster yang akan menebas si Giyuka.
"On'nannoko?" si Pria ini langsung berlari tanpa babibu, bahkan dia berusaha untuk melesatkan serangan kepada si monster.
"Terima ini!! Bankai!! Senbonzakura Kageyos-" kata-katanya terhenti, mulutnya terjerembab kedasar yang kotor dari yang terkotor.
"Huekk!!" si Pria ini kini wajahnya ikutan dipenuhi oleh taik si monster tersebut.
"Kalian lemah!" Teriak si Monster, karena malas ngalahin orang lemah, akhirnya monster itupun meninggalkan dua orang lemah ini.
"Tetapi, mereka takkan menyerah demi mengalahkan si monster ini!!"
~ "Mada-mada!!"
~ "Mukamu mada! mada! kenapa dari serial legenda malah jadi serial shounen!!" teriak Nicki yang memprotes adegan ini.
"Woy ini kesejahteraan bersama kakah!!" ucap Nicko.
"This is terserah Piotr-san, soalnya dia menggunakan powernya saat ini, jadi dia bisa mengubah alur ceritanya melalui ketikan." balas Bossun.
"Bahkan aku sadar bahwa aku daritadi diawasi disini.." ucap seorang gadis, Giafiolacherrini.
"Aku hanya supporting karakter, gak ada yang menarik.." Komentar Giyuka.
"Ya, ini adalah demi menciptakan pilem berkualitas kita harus bersatu!" ucap Bossun yang bersemangat.
"Masalahnya serial ente gajelas amat, dari legenda nyasar ke monster, abis itu malah nyasar ke genre shounen!" bentak Nicki.
"Kau ini kebanyakan protes ya... aku akan melanjutkan..." Bossun mulai melanjutkan cerita ini.
~ Akhirnya, mereka berdua menjadi kuat, kini tiba saatnya mereka untuk menantang sang Monster tersebut, di kota yang ada keretanya.
Lampu Tanda merah, tanda sang kereta bakalan lewat bentaran lagi...
Hingga akhirnya, sang Monster ini berjalan di seberang sana, dan Giyuka plus Nicki melihatnya.
"Itu dia!!" ucap Nicki.
"Ayo kita kalahkan!!" mereka menatap, bahkan sang monster itu menatap balik..
Iringan lagu mulai menghantarkan penonton kedasar yang terdalam..
~ One More Time.....
Itsudemo sagashite shimau... dokka ni kimi no moto ee.. dekinai koto wa mou nani mo nai....
Monster itu menghilang saat kereta lewat....
"Ngapain malah jadi Byosoku 5 Centimeter Per Second!!" teriak Nicki.
"T-e-h-e :P.." si Bossun malah menjulurkan lidahnya cem gadis di animek-animek shoujo.
B E R S A M B U N G