
".. M-megahnya, b-bolehkah watashi sekedar bertamasya kedalam?" Nicki yang ketakutan mendadak sudah cupu dan kepengen bertamasya kedalam Mansionnya si Nijiiro.
"Yare yare daze, padahal misi kalian bukan itu, misi kalian kan untuk memerasku?" Nijiiro tersenyum.
"Ano nee... Chotto matte Ojiisan..." ucap Nicko, nampaknya dia sedang menegur mas Gabbiani, "Tidak sopan atuh.. Masa si Cantik kamu begitukan? Sopan kah begitu?"
"Cukup tau saja, aku mengalahkan satu keluarga dengan power merepotkan, dan gunanya adalah untuk menculik Shiori, karena dia adalah klan Slowsteps yang tersisa dipembantaian itu.." Balas Gabbiani santai.
Penjelasan ini penuh kontradiksi bertantangan, mengapa Hafnarfjardarsson kalah begitu mudah.
"Aku seperti dipertanyakan oleh Narasiman? Mengapa kami kalah? Tentu saja, kemampuan aromateraphy tidak ada damage berlebihan.." ucap Hardvert.
"Jelas.." sambung Oblaudr.
"Kami hanya menonton saja... tidak ikut.." sambung Irene.
"Hey? Mengapa karakter sampingan seperti mereka bisa muncul sekilas dalam gelembung obrolan???!!!" Kurisutophorusu menanyakan hal yang terjadi sekarang, "Tetapi... Mulai sekarang ini pertarungan kita..." sambung Jack.
Dia menatap tajam kearah sang Gabbiani, "Zone of the End milikku mendapatkan jalan.."
"??!?!!!!" Gabbiani tersentak kaget, dia tidak melihat keberadaan sang Jack disana, seperti menghilang dalam kegelapan.
Apa yang akan terjadi jika musuh tidak terlihat? Menyerang target yang tak melihat dirinya dari berbagai sisi agar merasakan rasa sakit yang berlebihan?
"Tidak.." Suara menjawab, ini adalah suara Jack.
Lalu? Permainan seperti apa yang coba kamu gunakan untuk mengalahkan musuh terkuat dengan pukulan penghancuran yang tak ada duanya?
"Himitsu.." Balasan dari Jack kembali, dia masih tetap tidak terlihat.
"Dimana? Dimana? Dimana? Kumenegok kekiri-kekanan.. sayang yang kulihat.. ketidak-beradaan?" Gabbiani sang peruntuh masih kebingungan, bahkan dia tak menemukan dimana suara itu berasal.
Akan melakukan hal seperti apa? Dan memberikan suprise yang mendebarkan seperti apa?
"Sudah kubilang..." kali ini suara Bossun yang terdengar, "Biarkan rahasia menjadi rahasia.." sambung Jack berikutnya.
"Eh?"
Apa yang terjadi berikutnya? Membayangkan musuh dengan damage terkuat akan kalah dengan begitu susah dan membuat karakter sampingan seperti Bossun dan Jack akan berdarah-darah layaknya genre shounen?
"M-masaka???!?!!" Nicki terkejut.
Apakah yang akan kalian lakukan berikutnya adalah menyerang sang target terkuat dengan teknik rahasia yang tak ada duanya?
Apakah kalian memikirkan bagaimana caranya kalah dengan cukup keren? Atau mungkin menang dengan susah payah seperti genre shounen pada umumnya?
Seseorang yang memperhatikan, dan seseorang lainnya mengamati, fraksi lainnya melihat dengan jelas, mereka berkumpul untuk memperhatikan apa yang akan terjadi saat si Manusia super akan menang dengan mudah mengalahkan dua orang lemah yang levelnya masih nol?
Bagaimana jika objek yang mereka targetkan bukanlah serangan ribet yang mengharuskan menyerang Manusia terkuat dari segala sisi?
"Yare-yare daze.." Komentar Nijiiro yang kemudian dua menutup wajahnya menggunakan kedua telapak tangannya.
Deritamu adalah derita yang harus kamu rasakan sekarang, takdir ini sudah diputuskan akan menimpamu, seperti itulah suratan takdir Manusia yang akan menghadapi kejadian tak terduga.
"Lemah.." Rainbow buka suara.
Tubuh besar seperti tidak ada kelemahan, kemampuan daya hancur yang kuat seperti tidak ada tandingan, namun akankah setiap posisi atas akan selalu ada disana?
"Tidak.." Jawab Nicko.
Atau mungkinkah di atas langit masih ada Onic yang lain, berusaha menggapai posisi Itsuki Minami yang bahkan mustahil untuk dicapai Light Yagami?
"Aku kayaknya salah pilih anakbuah.." ucap Nijiiro yang menahan malu.
Hanya dalam beberapa detik, mungkin dalam dekapan detik itu tidak sopan membuat orang terkuat kalah semudah itu, haruskah detiknya diubah menjadi menitan?
Atau mungkin ini agar sang Gabbiani tidak terlalu menderita akibat skene yang memalukan ini?
Ah, lihat, sebelumnya dia masih berdiri, tapi saat kombinasi kelemahan yang diremehkan oleh orang kuat beraksi...
Dia terjatuh sembari mengeluarkan air mata, lalu teriakan keras yang tak terduga, rasa sakitnya menahan sakit hati... lebih sakit dari rasa sakit hati mungkin.
Hanya teriakannya lah yang terdengar, seakan-akan dia tidak bisa menahan derita, seakan-akan dia tidak berbakat dalam hal menahan rasa sakit berlebihan, dan seakan-akan serangan ini lebih menyakitkan dari peluru yang mengenai tubuhnya.
"B-biadab.. A-anuku!!! T-tukar!!! J-jangan sampai rusak!! My future is the end!!"
Serangan apakah itu, haruskah dijelaskan lebih mendetail, atau biarkan hal ini menjadi plot hole seperti adegan orang kuat tersebut mengalahkan Hafnarfjardarsson families?
Shiori mungkin terjatuh membentur tanah, tapi dia tidak apa-apa mungkin? Dia hanya lecet sedikitan tapi masih tetap bernafas, seperti kelihatan, tapi bukan dia yang melakukan.
"Invisible Is Offline..." ucap Bossun, suara yang tak berwujud, namun kemudian sudah terlihat karena dia sudah menonaktifkan kemampuan invisiblenya.
"Tidak peduli sekuat apapun Laki-Laki, kelemahan paling fatal adalah 'sesuatu' tersebut.." ucap Jack santai.
"Dia terlalu sombong dengan kemampuan hasil gacha dari brainnya author, tapi dia tidak tahu... Di atas langit masih ada Onic.." sambung Bossun.
"Hah Onic? Apaan tuh?"
"Yare-yare daze, jangan membicarakan hal-hal yang berada di dunia nyata.." ucap Mana.
"Itu saling berkontradiksi, berbenturan dan bertabrakan, karena kita-kita ini tidak ada di dunia nyata, kita hanya berada di dunia fiksi.." ucap Nicki, dia mengupil, gaya itulah yang selalu dia lakukan.
Dia kemudian melepaskan kacamata andalan si Conan, dan mendadak matanya seperti dia tutupi, sepertinya ini disebut melek.
Lalu kemudian setelah itu, dia memakai topi dengan lidah yang pendek, "Kemampuan: Analisa Super!!!"
"N-nani????!!! Dia bukan Edigawa Cohnan???!!! Tapi Edigawa Ranbo???!!!!" Nijiiro malah makin terkejut melihat skene berikutnya dari si Nicki yang makin ngawur. Tapi, lebih ngawur lagi si Nijiiro yang ikut-ikutan jadi ngawur karena sifat ngawur-nya si Nicki.
"Ngawur kok dipercaya..." Komentar Rainbow.
"M-masaka!!! K-kau sudah mengetahui segalanya?? Mohri-kun?!!"
Si Nicki yang barusan jadi Edigawa Ranbo mulai gak karuan saat berdiri, seakan-akan dia akan terjatuh karena dia sudah tertidur.
"P-pose ini!!!" Mana ikutan terkejut, bahkan dia mulai merekam si Nicki yang berpose ngawur.
"M-masaka????!!! N-nemuri no Kyugorou??!!!!" Seru Jack.
"K-kalau sudah berpose begitu, kau sudah memecahkan masalahnya? Mohri-san??" Bossun ikutan penasaran.
"Yes...." Seperti suara Nicki yang keluar, tapi dibelakang tempat duduk ada Nicko yang sedang bersembunyi sembari memakai dasi kupu-kupu yang bisa mengubah suara.
"Pelakunya adalah......."
"Siapa???!!!"
"Bersambung dulu..." balas Nicko yang memakai suara Nicki.
B E R S A M B U N G