
Dinding yang menghalangiku sangat tinggi.. tinggi-tinggi sekali..
Dalam permainan.. disitu ada hal yang susah dan yang mudah.. seperti saat ini..
"Nicki.. ayo cepat pukul bolanya..!!" teriak penonton yang menonton.
"Jaga nomor sepuluh.. jaga nomor sepuluh.. dia berbahaya..!!!" teriak para penonton lainnya.
Dua pihak mendukung dua pihak yang berbeda.. dalam seni pertempuran olahraga begitulah apa yang akan terjadi disini...
"Interhigh.. ayo bawa Karasuno ke Interhigh..!!"
Nicki sudah melompat dengan sangat tinggi, tinggi-tinggi sekali..
Namun...
"Celananya melorot.. woy celanamu melorot.. pakai celanamu kembali..!!"
"Eh..??"
Prit prit prit... end of match.. Karasuno lost..
"*****.. kenapa diawali dengan Parody Haikyuu.. dan aku melakukan bagian memalukan..???!!" Teriak Nicki.
"Ini adalah hiburan di awal chapter? Meskipun terkesan klise dan mainstream begitulah seni cerita komedi gagal ini bekerja.." ucap Nicko, dia datang sembari dia memakan ampan.
"Hari ini, aku memakan ampan.." sambung Nicko.
"Ini ga ada faedahnya.. kenapa hal hal awalan yang tidak cocok selalu dimulai disini.. bagaikan cerminan kekalahan begitulah seni ini bekerja.." ucap Nicki.
"Jangan mengatakan kata-kata yang tidak bisa kumengerti, Kak!" Ucap Nicko.
"Kau ini kenapa berpihak dan pura-pura tidak mengerti kata-kataku.. ini adalah bagian dari konspirasi.." balas Nicki.
"Jangan serius disini dan lakukanlah hal yang bagus.. seperti cobalah membantu seseorang.." ucap Nicko.
"Jadi ini chapter tidak untuk seriusan.. hmm aku memikirkan sebuah ide kawan.." ucap Nicki.
Dia masuk dalam mode memikirkan sesuatu...
"Kau tahu, apa yang membuat manusia mati.. mereka mati meninggalkan nama.. bukan-bukan.. mereka mati meninggalkan... ceweknya." Ucap Nicki.
"Wei ini pikiran apa.. inikan.." Nicko bahkan terkejut..
"Janda gan.. ayo kita menggoda janda cantik!!" ucap Nicki.
"Wanjay.." Nicko menepuk jidatnya, karena saat ini mereka dalam posisi tidak serius.
"Apapun yang terjadi.. bahkan itu cacian atau makian.. apapun yang terjadi.. jangan serius.. jangan serius..!!" teriak Nicki.
Mereka kemudian membuka media sosial dan beberapa postingannya dikomentari oleh beberapa orang.
"Arc selanjutnya apa.. kenapa ini cerita serba sampah." Komentar seseorang nomor satu.
"Iyanih dari kemarin nama charnya keren keren dan kemampuannya keren keren tapi aktionnya jelek.."
"Bukan soal itu atau itu.. kemarin adalah kemarin.. hari ini adalah hari ini.. jika kalian menanyakan tentang masalalu.. lebih baik menataplah kedepan.." ucap Nicki.
Dalam mode normal..
Atau mungkin dalam mode..
"Kageyama... operlah padaku.. aku akan berusaha.." ucap Nicki.
"Kau tidak berguna.. kau itu nhuub.. ga bisa main bola volly.. kamu tuh feeder.." ucap Nicko.
"Br*ngs*k kau Kageyama, ini demi Karasuno.. kita akan menang.. kita akan menang." Ucap Nicki.
Tim karasuno dalam posisi bakalan lose..
"Point Match.. jangan ada ashita no joe.. karena ini khusus Haikyuu.." teriak Spiegel.
"Ini pertandingan volly mana ada sliding tacle b*go..!!" bentak Spiegel.
"Ini bagian dari komedi gagal karena sang author terlalu ingin sampai ke arc selanjutnya..!!" teriak Senoyama.
"Shiratorizawa.. shiratorizawa.. shiratorizawa..!!" teriak pendukung Shiratorizawa..
"Ikkeh ikkeh Nankatsu.. Ikkeh ikkeh Nankatsu..!!" teriak Pendukung Nankatsu..
"Salah studio woy salah studio..!!" teriak yang lainnya.
Nicki dan Nicko dua kombination serangan aneh Karasuno High School..
"Tabetai.. kimi no tsubasa.. bara bara ni nareru.. demo watashi wa.. suki deshita kimi no tsubasa.. Ikke...!!" teriak Nicko.
Nicki melompat dengan tinggi tak terkira.. bagaikan memiliki sayap untuk terbang...
"Last Smash.. One Touch Man Volleyball."
Teriak Nicki dengan pukulan keras tak terkira.
Bruashshhhh..
"I-ini.. tiger shoot.. Hyuga-san....??!!" teriak penonton, mereka terkejut.
Bola Voli menghantam dinding bangunan dan lalu dinding itupun retak-retak..
"Sangat dahsyat.. apakah Toho mampu menghancurkan Nankatsu Fc..??!!" teriak Komentator yang super duper heboh.
"I-ini bukan sepakbola.. ini voli.. kenapa nyasar ke parodi lain..???!!" Teriak Nicki.
"Apapun yang terjadi jangan serius.. jangan serius.."
"Jadi ini cuma chapter tidak jelas yang ga perlu ditulis karena pikiranmu terlalu susah memikirkan jalan cerita ini.. hah! Piotr Szmanowszky-san..??!" bentak Nicki.
Beberapa menit kemudian, pria tampan dengan gaya rambut keren.. dan lalu membawa smartphone keren.
"Woy kalian tahu siapa yang terkuat disini hah.. tentu saja authornya.." ucap Piotr.
"Dih dia muncul.. jangan-jangan tokoh utamanya mau digantikan.." Nicko ekspresinya berubah.
"Haha.. santai santai.." ucap Piotr.
Tab tab tab.. dia memainkan game di smartphonenya..
"Ngapain Piotr-san.." tanya Nicki.
"Hust jangan berisik.." bentak Piotr.
"Main santai saja boss, inikan game.. afk gapapa.. feeder gapapa inikan game.." ucap Piotr menasehati timnya dengan voice.
"Wih bijak.." ucap Nicki.
Beberapa menit kemudian.
"Woy b*ngs*t.. tim g*bl*k buta map..!!" ucap Piotr memarahi tim dengan makian.
"Lah tadi katanya main santai saja ga perlu serius inikan game.. kok malah toxic sendiri.." ucap Nicko.
"Begitulah kawanku, jangan menilai seseorang dari penampilan dan kata-katanya.. itu bisa jadi sejenis tipuan.. alternatif membosankan yang mengubah kenyataan menjadi fiksi.." ucap Nicki.
"Selanjutnya.. Author-san.. aku akan beraksi kan.." ucap seorang Pria yang mendengarkan headseat..
"Sakatsuki Sakakibara.. Pendekar Pedang Nomor Satu.."
Pendekar Pedang Nomor Satu? Apakah hanya bagian dari omongan kosongnya atau malah dia akan beraksi dan melampaui omong kosong tersebut? Apapun yang terjadi, Apapun yang terjadi, Apapun yang terjadi, Apapun yang terjadi, Jangan Serius!!
B E R S A M B U N G