
Kyudou terkejut ketika keempat pencuri yang ia ikut pergerakannya dari belakang tiba-tiba bergerak dan menghilang bagaikan bayang-bayang ninja. Itulah yang Kyudou lihat dari kacamata super yang bisa merekam dan melihat kejadian masa lalu.
"Tak mungkin. Mereka berempat sudah menghilang tanpa jejak. Jangan-jangan.."
"Jangan-jangan apa?"
Tak berselang setelah itu, Kyudou pun melepas kacamata lunettes de cinéma passées dan menyerahkannya kepada Nicko kembali. Kemudian ia pun mengambil sesuatu dari saku jaketnya dan..
"Buku bingo?" gumam Jack ketika melihat buku yang dikeluarkan oleh Kyudou ternyata adalah buku bingo alias buku buronan.
Kyudou pun langsung membolak-balik kan setiap lembar halaman pada buku bingo tersebut dan, ia pun berhasil menemukan identitas yang sebenarnya dari keempat penumpang yang merupakan pencuri ternyata tercantum dalam buku bingo milik Kyudou.
"Ah, ini dia."
"Apanya?" tanya Jack.
"Coba baca ini.."
"Baiklah."
Jack mulai membaca identitas asli yang sebenarnya dari keempat penumpangnya yang tercantum pada buku bingo. Jack mulai membacanya dengan sangat serius, dan entah kenapa mimik wajahnya mulai berubah seiring membaca buku bingo.
"Tak kusangka, mereka berempat yang menjadi penumpangku itu adalah.."
Nemuri No Kyugorou, Sehra Matsumih, Kyakai Suishi, dan Agasah Hakaseh. Mereka ada seorang pencuri handal yang berhasil mencuri dokumen-dokumen penting milik negara, selain itu mereka berempat juga berprofesi sebagai seorang ninja. Jadi wajar saja ketika mereka bisa datang dan pergi secara tiba-tiba, ataupun menghilang. Karena mereka berempat adalah seorang ninja.
"Ninja kah? Pantas saja seperti yang dikatakan oleh Kyudou-san, mereka berempat menghilang tanpa meninggalkan jejak. Tapi.." ucap Nicki.
"Tapi apa?" tanya Jack.
"Kita bisa memakai alat itu untuk melacak keempat pencuri itu."
"Alat itu? Lagi-lagi harus memakai alat itu, kenapa tidak langsung saja menyebut namanya.."
"Oey Nicko, cepat keluarkan alat itu segera." perintah Nicki.
"Haik-haik, Niichan.."
Tak berselang lama, Nicko kembali mengeluarkan sebuah alat misterius dari kantong ajaib yang tak sengaja ia temukan ketika berpetualang. Tapi kali ini ia masih merogoh kantong ajaib cukup lama sampai beberapa menit pun berlalu.
Setelah cukup lama, Nicko pun mengeluarkan sebuah alat semacam jam tangan tapi dengan desain yang berbeda dari jam tangan umum lainnya. Lalu Nicko pun memberikan jam tangan tersebut kepada Nicki.
Dan seketika Nicki pun tersenyum licik dan berkata dengan nada bangga, "Ini adalah sebuah mahakarya yang tercipta karena aku lagi gabut. Alat ini, kuberi nama détecteur d'objets magiques!!!" Seketika Nicki pun bersinar terang hingga menyilaukan mata orang-orang yang berada di dekatnya.
"S-sialan, kenapa Oniichan bisa terang begini!!" ucap Nicko sembari menyipitkan kedua matanya.
"Lagi-lagi seperti film fiksi yang kulihat beberapa saat yang lalu ketika si tokoh utama sedang kesulitan lalu datanglah blablabla.." ucap Jack yang terus mengoceh.
"Sasuga, asisten Nicki. Sudah kuduga kau mempunyai alat detective yang begitu hebat..!! Ini melampaui ekspetasiku!!" ucap Kyudou.
Kemudian, Nicki pun memakai jam tangan tersebut di pergelangan tangan kirinya dan mulai menekan beberapa tombol kecil yang berada pada jam tangan yang bernama détecteur d'objets magiques itu.
"On!!!"
Setelah itu Nicki pun langsung mencolek jari Jack dan..
[ System Detection start? ]
"Start!!!"
Tiba-tiba sebuah hologram muncul dari jam tangan yang dikenakan oleh Nicki dan memperlihatkan sebuah peta dan menunjukkan tanda panah merah yang merupakan lokasi keberadaan dari keempat pencuri yang telah mencuri barang berharga milik Jack, yaitu tiket konser VIP Taxi Band.
"A-apa?!! Kenapa kau bisa menemukan alat-alat canggih seperti ini?! Pasti ada kronologi kejadian dibalik penemuan alat ini kan?! Ngaku saja!!" Jack berteriak karena terkejut dengan alat aneh yang digunakan oleh Nicki.
"..... Benar, kejadiannya tepat setelah satu hari aku dan Nicko bekerja sebagai pengantar koran. Saat itu, pelanggan kami ingin mengantarkan koran yang baru saja ia beli ke anaknya yang tinggal cukup jauh dari rumahnya."
"Lalu?"
"Tapi, pelanggan tersebut tidak tahu alamat rumah anaknya tersebut. Karena itu aku berinisiatif untuk menciptakan alat ini. Hanya dengan sensor bau seseorang, kita bisa melacak seseorang dengan mudah dan cepat. Karena bau dari pelanggan itu sama persis dengan anaknya, maka kami berhasil menemukannya.." jelas Nicki dengan nada bangga.
"Kalau begitu, bauku dan tiket itu kan tak ada hubungannya sama sekali, lantas kenapa kau bisa menemukan keberadaan keempat pencuri itu?" tanya lagi Jack.
"Tentu saja ada hubungannya, disaat-saat sebelumnya kan kau pasti memegang tiket itu kan? Otomatis baumu itu masih menempel pada tiket tersebut, apalagi hilangnya tiketmu itu masih berada dalam jangka waktu dekat ini, otomatis bau mu yang menempel pada tiketmu itu belum menghilang.."
"He-hebat, bagaimana kau bisa berpikir seperti itu, Nicki?!! Kau dan Nicko benar-benar asisten yang bisa diandalkan!!" teriak Kyudou.
"Ini berkat film Sherlock Gomes yang kami berdua tonton ketika sedang gabut setelah mengantarkan koran kepada para pelanggan. Dan oleh karena itu, aku dan kak Nicki ingin menjadi seperti Sherlock Gomes si detective handal itu..!!" ucap Nicko dengan bersemangat.
"..... Benar, aku dan Nicko akhirnya keluar dari pekerjaan mengantar koran dan melamar menjadi asisten dari detectetive hebat Shinishiu Kyudou!! Ya, walaupun kami berdua tidak bisa berjalan mulus dan harus menghadapi ujian berat agar menjadi asistennya. Akan tetapi.." ucap Nicki.
"Kami berdua berhasil melewati ujian berat yang diberikan oleh Shinishiu Kyudou-san!! Shinjitsu wa itsumo hitotsu!!" teriak Nicki dan Nicko secara serentak.
"Woy jangan niru-niru jargonku!! Buat sendiri saja sana woy!!" ucap Kyudou.
"He-hebat. Kukira kalian berdua hanyalah sampah masyarakat yang menjadi beban masyarakat. Ternyata kalian berdua mempunyai bakat terpendam seperti ini. G-gomenasai, aku salah mengira kalian.." ucap Jack sembari bertekuk lutut dihadapan Nicki dan Nicko.
"Nani?! Sampai bertekuk lutut begitu?! Bukannya itu sudah kelewatan?!!" teriak Kyudou.
Kembali ke inti permasalahan.
Nicki dan yang lainnya mulai melihat gerak-gerik keempat pencuri melalui radar dari jam tangan canggihnya itu. Mereka pun saling berdiskusi satu sama lain untuk mengejar keempat pencuri itu dan..
"Aku berterima kasih kepada kalian karena sangat berguna untuk membantuku. Dan kalian semua!! Cepatlah masuk ke dalam mobil taksiku!! Kita akan segera mengejar keempat pencuri biadab itu!!" Jack mengajak Nicki, Nicko, dan Kyudou untuk segera masuk ke dalam mobil taksinya.
Nicko dan Kyudou pun masuk ke dalam mobil taksi dibagian belakang, sementara Nicki masuk dan duduk disebelah sang supir taksi, yaitu Jack Christoforus sebagai penunjuk arah.
Lalu Jack pun tersenyum licik sembari memegang kemudi mobil taksinya. Ia begitu bersemangat dan berkata, "Tunggulah aku, dasar empat pencuri sialan.. aku akan menghajar kalian semua dengan tanganku sendiri karena berani mencuri tiket konser VIP yang kubeli dengan harga mahal ini!!!
B E R S A M B U N G