
"Ingatlah bahkan Power Ranger itu biarpun mereka menang mereka belum tentu membunuh musuh.. keadilan ada untuk menyelamatkan bukan untuk membunuh.."
Kata-kata yang terhias dengan indah dalam pikiran Nicki Dizkovich. Rossberg Dizkovich yang memberikan kata-kata bijak untuk anaknya tersebut..
Dalam dunia ini dipenuhi banyak yang belum terpecahkan seperti bagaimana kisah musuh-musuh sebelum menjadi jahat dan bagaimana kisah-kisah mereka saat kecil.
Hanya bisa disaksikan dalam flashback yang tak terlalu panjang. Singkat padat dan jelas. Menjadi kilas-balik yang nggak begitu memuaskan.
"Kristopher Krisberberque.. adalah Rangers.. Rangers Silver dengan jiwa pantang menyerah.. dia mencoba untuk selalu kesepian agar teman-temannya tidak berada dalam bahaya..."
Namun dua orang Ranger menjadi musuh dan berbalik untuk berjalan bersamaan.. tiga suara dan menciptakan "Super Soul Power Rangers" yang menjadi jahat demi menghancurkan dunia.
.
Dalam pikiran sang Rangers Merah.. Rhy...
"Jika ada bahaya yang menantimu cukup tinggalkan aku.. karena aku adalah The Lone Rangers.." Silver Ranger, Kristopher berdiri dengan keren mengalahkan monster-monster.
Kilas-balik yang benar-benar keren untuk si pecundang yang kalah dengan sangat mudah karena Kristopher sudah tidak bisa "Henshin" dengan keren.
"Ehm ehm.. hadirin sekalian karena ini cerita tidak bagus dan gajelas makanya awalan chapter sangat tidak bagus. Mohon maaf atas gangguannya tersebut kawan-kawan..." ucap Nicko menggunakan microphone.
"Weh kenapa awalan gini dihadapi dengan flashback yang ga penting karena pecundang ga punya tempat disini.." ucap Nicki.
Nicki dan Nicko dalam mode mereka menaiki... "Guitar Tranformation.. Formula One Drifters.. Great Driver Nicki-kun.." sambung Nicki.
Mereka menaiki mobil balap Nicki lebih tepatnya gitar yang berubah bentuk ke mobil balap.
"Jalannya dimana tunjukkan jalannya.." ucap Nicki
"Kesana kesitu kekiri kekanan.. katakan.. woy dimanakah ada jalan.. katakan peta.. katakan peta.. swiper jangan mencuri..!!!" teriak Sylviana dalam mode panik.
Karena Nicki melaju dengan sangat kencang, bagaikan dia bersatu dengan angin dan mobilnya..
"Aku adalah kecepatan.." ucap Nicki..
"Niisan jangan meniru-niru karakter orang nanti makin tidak jelas ini cerita nantinya dikira ini Cosplay... karena 1+1 suka banyakan niru niru sesuatu.." ucap Nicko.
"Jangan terlalu cepat mengemudikannya aku bisa muntah.." ucap Rhy yang menahan dirinya agar tidak muntah.
"Saat seorang pria dalam mode Great Driver Onizuka.. eh Great Driver Nicki-kun maka itu tidak bisa dihentikkan.. membawa penumpang melaju dan bawa aku pergi dari sini aku ingin pindah ke blablabla adalah hal yang berbeda.." ucap Nicki dengan sangat cepat secepat dia mengemudikan mobilnya..
"Dalam mode pencarian Silver Soul Ranger kurasa kita ga perlu naik-naik mobil seperti ini.." ucap Rhy yang masih menahan muntahnya.
"Betul.. itu sangat betul.. cepat hentikan dan berjalan kakilah.. karena perempuan suka laki-laki yang sederhana..!!!" ucap Sylviana membentak. Meminta agar diturunkan.
"*****.. aku sangat sederhana kalau kepasar tapi bukannya dicintai aku malah ditendang." ucap Nicko.
"Itu karena kau terlalu mesum g*bl*k..!!" teriak Nicki.
Nicki melaju dengan cepat bersatu dengan angin.. melewati mobil mobilan lainnya dengan sangat mudah..
Sampai-sampai beberapa polisi menelpon pos pos lainnya..
"Tetapi.. rintangan akan dilewati dengan kerja keras. Karena kerja keras tidak mengkhianati hasil.." ucap Nicki dengan melakukan pose jempol..
"Ikuzoo.. Gundam Iron Bladed Orphans..."
Mobil Nicki berubah menjadi robot Gundam yang terbang dengan keren..
"System yang melampaui keisatsu.. computer of the end.. yang takkan bisa mengejar. Rute pelarian yang sangat sempurna.. bertarunglah Ultraman Ginga..." ucap satu opsir polisi yang melihat Gundam.
"Ginga janai.. Iron Bloded Orphans da!"
"Hahaha ada ada saja era ini.. masa iya komputer robot dan blablabla disatukan dalam zaman kuno.."
"Ya ini sudah seperti kita berlari dalan ide sang penulis.." Opsir polisi dengan kacamata yang keren lalu memegang raket tennis. Seisuke-kun.
"Kapten Seisuke.. kita cukup melihat saja era ini karena polisi kadang kalah melawan penjahat yang serba canggih.."
Kembali kesisi Nicki dan kawan kawan..
"Aku heran kenapa judul chapternya The Lone Ranger walaupun si Kristopher munculnya sekilas dalam flashback.." ucap Nicko ke Nicki.
Gundam Iron Bloded Orphans terbang ke langit dan mungkin akan mencoba melampauinya..
"Terbang ke angkasa dan melampauinya.." ucap Nicko..
"Ga bisa gan.. dalam hitungan ikuzo thee two one ichi zero.. eh kenapa satunya ada dua karena hitunganku harusnya mulai dari empat." Ucap Nicki yang kelihatan panik..
Lebih tepatnya... "Bahan bakarnya abis.. jadi Gundam bakalan jatuh karena dia belum minum solar.." ucap Nicki lagi..
"Mode lain mode lain woy..!!" Nicko ikutan panik..
"Tidak kulit mulus kita akan lecet-lecet.." ucap Rhy dan Sylviana bersamaan..
"Tidak perlu memikirkan itu.. yang terpenting adalah bagaimana posisi jatuh dengan keren.." ucap Nicki yang mulai tenang dan tersenyum
Dalam hitungan Ikuzo three two one..
Bruak....
Gundam terjatuh didaratan yang cukup sepi sekitaran area Hitstown yang angker..
Dan kemudian percikan-percikan ledakan kecil tercipta.. tampak empat orang itu selamat dan ga terlalu serius menerima damage.
"Souka.." ucap Nicki
"Sou desu yo.." sambung Nicko..
"Yo aibo.."
"Yo niisan.."
"Ogenki kah tomo yo?"
"Genki desu.."
"Kalian aneh kenapa kalian malah ngobrol gajelas pas jatuh.. bersihkan wajah kalian yang kehitaman itu.." ucap Sylviana
"Wkwkk wajah kita ikutan hitam juga Sylviana.." ucap Rhy yang tertawa.
Sekilas bagaikan mereka melupakan hal yang terjadi dan mencoba untuk selalu maju dengan senyuman.
Kelompok empat orang yang bertemakan Power Rangers namun masih meniru-niru hal gundam dan ultraman.
"Apakah mereka dalam pantauanmu Shounenjump Jamp-san?"
"Yah.. dalam target sniperku yang super akurat.. Starskowsky-san..."
Ini agak aneh mengapa Power Rangers berada di atas pohon kelapa yang tinggi dan membidik target dengan sniper.
"Target akan terkunci.. blood and death is here.." ucap Jamp tersenyum
B
E
R
S
A
M
B
U
N
G