
Takdir itu berbeda beda namun satu hal yang sama kita akan mati. Jika mencoba ditakdirkan untuk menjadi tampan maka itu bagus. Dan jadi jelek maka berkacalah. Bahkan jika jelek kalau banyak duit tidak apa-apa.
"Pandemonican Breakingnews.. ini adalah sebuah debat terkini Hissatsu Attack no Eleven desu yo.. kita sedang ada siaran debat mendebat kali ini!!" Ucap Seorang Reporter dengan sedikit semangat.
"Disudut biru dengan banyak orang orang jelek tapi kaya raya.." sambung Gadis reporter tersebut.
"Disudut merah orang tampan tapi miskiners.. okeh langsung saja saya Pandemonican Nicole sang reporter terhebat akan memulai acara debat ini!!.." Singkat cerita inilah debat orang cakep dan orang jelek.
Dari sudut biru tampak ada orang orang jelek tengah mamerin duit mereka "Dengan kekuatan duit jadilah pacarku.."
"Duit bisa membeli pacar.."
"Kawin kontrak bisa diatur.."
"Betul... betul.." sudut Biru sudah sombong dengan kekayaan mereka.
Sementara sebut saja dirumah yaitu Nicki tengah menonton televisi..
Pandemonican dari layar menghadap kamera.. "Semuanya.. jangan terlalu dekat menonton televisi ya.. dan pastikan pencahayaannya jangan terlalu terang.." ucap Pandemonican.
"Kampret moment..." Nicki bukannya menjauh malah mendekat ketelevisi..
"Cantiknya Pandemonican-chan.." Nicki dengan mata love love mencium layar televisi yang ada Pandemonican Nicole nya.
Astaga chapter satu dilalui dengan jelek dan chapter dua sangat gajelas. Populasi pembaca nol karena ini ga menarik woy...
"Okeh kembali ke lengtop minnasan.." Pandemonican mulai akan melakukan pertanyaan kepada para peserta orang jelek dan orang cakep.
"Dari sudut biru aku akan melakukan pertanyaan.. hey namamu sapa kimak!" Teriak Pandemonican
"Watashi no namae wa Frank desu wa.. watashi wibu psicopat abis nonton sinetron kak.." ucap Pria jelek bernama Frank.
"Kyaa kimi wa wibu.. watashi jadi takut desu yo.. jadi gini gan.. menurut anda bagaimana pandangan cewek tentang orang jelek.."
"Gini kak Pandemonican.. cewek itu memang ndak suka ama yang jelek tapi karena watashi adalah orang kaya jadi no what what.." jawab Frank dengan gegeh.
"Eh.."
"Buktinya watashi punya banyak cewek via onlen kakah.. contohnya sekarang watashi mau chattingan.." ucap Frank.
. Hi sayang
. Hi juga
. Dah makan kah
. Udah kok
. Telponan kuy..
. Kuy..
"Ayo kita dengar suaranya sama sama pasti cewek ini adalah baik hati kak.." ucap Frank mantap..
"Gw hode kampank!"
"T-tidak...."
"Tampaknya bukannya memperlihatkan kuasa ajaibnya.. dia malah tertipu oleh batangan via peshbuk man teman dan vermirsa yang dirumah.." ucap Pandemonican.
"Kyahahaha.. Kalau udah jelek ya jelek ajah kamu ya." Pria yang tampak tak asing tentu saja dia adalah kembaran seorang Nicki.
"Wadooo ngapain dia di televisi. Asli bikin muak ngeliatnya njay.." ucap Nicki
"Jadi begini man teman yang budiman.."
"Asli kalau ngomong malah makin ngeselin.." ucap Nicki.
"Gini nih ya..."
Bruak...
"****** kamu televisi..."
NB : Bagian nonton televisi adalah memparodikan adegan Gintama dalam episode 101.
Beberapa jam kemudian.
Tampak Nicki tengah makan diwarung gan dan tepatnya nonton acara televisi Hissatsu Attack no Eleven.
"Kita akan berada dipenghujung acara karena daritadi sudah empat jam debat ini ndak selesai-selesai.." ucap Pandemonican.
"Apakah pesan pesan orang cakep sedunia kawanku Nicko."
"Gini ya kalian. Jika jadi tampan yokatta ne.. watashi ikut senang desu yo.. tapi kalau miskiners ga punya duit buat apaan.. aku miskin tapi tampan. Goda cewek malah kena tendang.." Tangis Nicko.
Namun Nicko berada dalam mode tampan yang luar biasa...
"Yang membedakan manusia bukan soal tampan dan jelek. Tapi soal banyak duit. Ga peduli situ tampan tapi ga punya duit nanti nikah duitlo mana.. mau ngasih makan apa? Batu kecebongkah hah.."
"Bangs*t!! malah makin ngeselin woy lu..!!" Teriak Nicki.
"Orang jelek sudah takdir namun jika jadi kaya maka takdirnya gitu. Jika aku tampan tapi miskin.. oh tidak ini bukan soal miskin gan. Tapi duitku habis buat beli komik dewasa.." ucap Nicko mimisan.
"Kurang ajar....!!!"
Televisi warung makan dibanting Nicki dengan spektakuler.. dan the end..
Krik krik krik..
"Aku adalah Nicki Maid-san dengan kekuatan bulan aku akan melayani tamu dengan sopan.. taklukkah kepadaku wahai raja iblis.."
"Kerja woy bukan jadi chunnibyou...!!!" teriak tukang warung makan.
Cerita ini mengandung komedi sampahan dan tidak bagus karena ini cerita payah yang pernah ada..
"Mada mada dane.." ucap Nicko.
"Woy katamu kamu ga bakalan dapat cewek cantik kalau miskin.." Tanya Pandemonican. Ternyata acara televisinya belom selesai.
"Ini Boneka doang kak.." jawab Nicko..
"Wadooooooooo...."
B
E
R
S
A
M
B
U
N
G
Next chapter : Senoyama Sang Penghancur Gunung