
~
"Bencilah, Andorumeda!"
"Tidakk!! aku takkan membencimu Asemeralda!!"
"Ikki..."
"Ah, salah nama, Andorumeda... J-jangan membenci Ayahku ya..."
Pada garis stastisik yang melibatkan perasaan antara Manusia dengan Manusia adalah cinta kasih, jika lost in the world.. why humans cry?
Karena mereka kehilangan, seseorang yang berarti bagi dirinya sendiri..
"Kalau cinta ya bilang cinta, kalau sayang ya bilang sayang, jangan ditunda-tunda.. nanti kau kesepian!!"
"Tidakk!!! Asemeralda meninggalkanku sendiri, dia menuju kesurga..." Andorumeda masih menangis bersedu-sedu.
Entah, perihal ini cerita merujuk kemana, dan maunya kemana, dan alurnya kemana, atau mau dibawa kemana?
"Mau dibawa kemana!!" Saint Black beserta Phoenix Antonio berlari-lari.. masih terus berlari, meski banyak rintangan.
Sementara itu.
"Baiklah, Anthena-san.. come on follow me.." ucap Nicki, mendadak dia sudah kayak nagah-nagah-an, karena dia makai jubah naga.
Sementara itu si Pegasus Ryders malah ga ngeh ini mau kemana.. harusnya dia ngeh, soalnya ini sekarang kan tengah bakuhantam dengan fraksi Saint Black.
Mereka bisa berlari secepat cahaya, tetapi ga tau kenapa mereka masih diam di tempat. mereka mau menunda-nunda durasi kelebihan kata disini.
Ya mungkin biar sedikit panjang, makannya klimaks ini cerita belum berakhir, meski kayaknya sudah menampilkan sisi klimaks-nya.
Manusia menghilang, sebut saja julukannya adalah 'Narasiman' atau sebut saja namanya Bossun Skywalker.
"Nampaknya arah peperangan makin menjadi-jadi rupanya...." komentar Bossun cukup pendek, karena sudah tugas seorang Narasiman jadi supporting karakter.
"Ayo mau kemana!!" Anthena kebingungan, soalnya Nicki tak kunjung beraksi dengan cara berlari secepat mungkin, dia hanya mainin ponsel sambil senyum gajelas.
Tak terduga, satu taxi muncul dalam perselisihan ini, "Sodara Nicki kan? yang nak naik taxi?"
"Yes my great driver..." jawab si Nicki, ternyata yang ia pesan adalah great driver terhebat di dunia, Jack Christoforus.
"Great Driver Christoforus-kun?"
"Yeah.. this is me.." jawab Jack kepada si Anthena.
~ Masa saint mesan taxi
~ Bukannya bisa lari-lari
~ Dasar pemalas
~ Lari woy, ngapain naik taxi..
"Bacot!!" bentak Nicki kepada para penonton.
Beriringan dengan pintu taxi terbuka kemudian, dan gaya khas kesopanan..
"Silahkan masuk nyonya.." ucap Jack membukakan pintu untuk nona Anthena.
Krik-krik krik.
"Aku kok gak dibukain?" si Nicki masih diluar karena belum naik.
"Naik sendiri, buka sendiri, punya tangan kan misters?"
"Biadab! cewek doang yang mau dibukain!!"
Sementara itu, perangkat televisi Parabola yang dipimpin oleh Saint Parabola Televisi dikesempatan si Anthena bergerak meninggalkan ruangan, dan nak jalan-jalan demi jubah emas. Dia melancarkan aksi curangnya.
"Pasang Televisimu dengan Parabola! karena sistemnya canggih!!" Parabola sudah memulai kampanye promosiin fitur-fiturnya.
"Astaga, Parabola lebih menjajikan daripada Anthena!!" komentar beberapa orang.
Tak terkecuali...
"Wooooooo... cepatnya...."
"Kecepatan cahaya????"
"Mantap!! kayak pembalap Nascar!!"
Beginilah kekaguman Nicki, Anthena, dan Ryders.
"Gaswat ada pesta di depan, kita akan menabrak, kecepatan cahaya tak bisa kuhentikan!!" Teriak Christoforus..
"Kyaaa!!!" kebetulan, di depan sana adalah stan jualan-nya kak Parabola yang mempromosikan fitur Parabola.
"Kyaa!! pengemudi ugal-ugalan.. dont tabrak me!!" bukannya kabur, dia malah teriak-teriak cem di sinetron.
Ya karena tak bisa di rem, akhirnya mas Christoforus nabrak stan jualan si Parabola..
Jbrakkk... gubrakk!! jduarrr!!
Hancur lebur berantakan.
Jualannya the end...
~
"Akhirnya, kita menguasai pertelevisian!!" ucap Anthena.
"Mukamu!! perangkatku yang canggih! Anthena ketinggalan zaman!!!"
"Biadab!!"
Dua Mbak-Mbak ini malah adu debat-debatan..
Krik-krik-krik..
Mendadak mati lampu...
"Woy!! padahal saia masih penasaran kelanjutan anime Saint Anthena Televisi!! kenapa malah mati listrik!!" teriak Nicki yang nonton televisi.
"Ala bangkai!!" Nicko juga ikutan protes..
~
Kelanjutan.
"Tidak perlu berantem soal televisi, soal anthena atau soal parabola, yang jelas.. tanpa listrik, perangkat kalian tak berguna.." ucap Pe Elu El-En [PLN]
Kira-kira ternyata begitulah akhir pertempuran panjang antara Televisi Anthena dan Televisi Parabola, meskipun memiliki fitur berbeda, mereka akan menjadi sama jika mati lampu.
~ Siapa yang buat ini?
~ Kisahnya keren!!
~ Uwu Anthena-chan sangat subarashii..
~ Kak Parabola juga!!
Banyak komentar dibuat-buat doang, sementara kamera belum mati, seorang pria tengah mengupil di atas genteng rumahan.
"Duh... alurnya jadi beda gini karena udah kuubah dengan tulisanku, kemampuanku kan mengubah alur cerita lewat ketikan..."
"Tapi, maaf yah pembaca, soalnya endingnya gajelas, aku tahu sendiri, karena ini ada Breaking Fourth The Wall.." sambungnya lagi, tepatnya dia adalah sang Producer, Creator, Writer, dan Kameramen.. sebut saja... Piotr Szmanowszky.
~
"Pertarungan kita baru dimulai!!" Teriak Nicki.
"Tidak kak, pertarungan kita sudah berakhir..." balas Nicko.
Blue Forever Arc Berakhir.
B E R S A M B U N G