
Tatapan dan tatapan, saling berbalasan dan bertemu satu sama lain.
Nicki si Orang yang tidak suka Spoiler melawan Kakoto Mirai si Orang yang hobi Spoiler.
"Ketahuilah, Manusia sangat suka kejutan, tapi mereka juga membutuhkan spoiler, karena dengan spoiler, maka kejutan kedepannya akan semakin menarik.." ucap Kakoto Mirai, kemampuan Kakoto Mirai sebenarnya apa? Masih misterius, tetapi kemudian mata merahnya menyala, "My Eyes bisa memperkirakan kemana gerakanmu kemudian..."
"Itu gak keren, kemampuan chiter, kenapa di cerita ini suka banget membuat musuh kuat sedangkan tokoh utamanya kemampuannya gajelas?" Nicki seperti biasa dia selalu mengeluh.
Nasib buruk selalu menghampiri Nicki, mendapatkan lawan yang bahkan selalu lebih kuat darinya, meskipun dia hobi mengeluh, ketika dia memiliki 'Nakama no Chikara' hanya bermodalkan itu saja, dia bisa saja mengalahkan musuh-musuh kuatnya, sekarang dia tersenyum, melemparkan senyuman kepada mas Kakoto Mirai, lalu tangan kanannya mulai akan memainkan melodi gitarnya..
"... Melodi Lagu Ketiduran.." Ini adalah skill yang bisa mengalahkan musuh sekuat apapun hanya dengan cara membuat mereka ketiduran.. Namun.
"Melakukan apa?" Kakoto begitu santai, begitu kakkoi, begitu dinamis, begitu kuat, dan begitu easy menghadapi petikan gitar sang Nicki.
"Kemampuanku adalah mereset waktu dengan jangka pendek, dimana jika ada waktu dimana aku tertidur karena mendengarkan melodi lagumu, maka bagian waktu dimana aku ketiduran sudah aku hapus alias resetto, berarti waktu dimana aku tertidur... waktu itu menghilang dari peradaban dan aku tertidur tidak pernah terjadi.."
"Penjelasan berbelit-belit, itu adalah keribetan sebagai pengguna kemampuan kuat.. aku sebagai Manusia biasa yang tak sempurna dan kadang salah.. merasa beruntung karena powerku tidak operpower.."
Dari ketidak-sukaan terhadap Spoiler, masalah mereka akhirnya dimulai, sementara itu bagian Hanso dan Sekai ada, adalah saat mereka memainkan game.
Mungkinkah Hanso dan Sekai diciptakan hanya untuk memperbanyak Kosakata? Itu adalah kebenaran? Dan kebenaran lainnya adalah benar..
"Intinya, kau takkan bisa mengalahkanku..." Kakoto Mirai mulai sombong, mentang-mentang punya kemampuan operpower.
"Apakah kau pernah melawan Sakakibara?"
"Tidak..." Ajukan pertanyaan sang Nicki dibalas pendek oleh sang Kakoto.
"Kemampuannya adalah mempaused gerakan.. tapi nampaknya kemampuan paused akan kalah melawan reset.."
"Ya..."
Skene mereka terlalu banyak omong kosong, karena mereka berdua bingung mau mulai darimana, ini akibat kemampuan mereka membingungkan, Reset dan Seseorang yang mengerahkan gitarnya lebih ekstra daripada orang lain.
"... Senjata terkuatku adalah..." Gitar yang dia pegang kemudian menjadi jam tangan, tidak ada yang tahu jam tangan itu gunanya buat apaan.
"Hoh, kau mau menghitung waktu resetnya?"
"Adalah kebenaran.." balas sang Nicki, dia kemudian melihat-lihat jam, pukul berapa detik keberapa dan harus secara rinci untuk mengingatnya biar tidak salah.
"Baiklah, waktunya giliranku..." sang Kakoto mulai akan mengerahkan kemampuannya, "Dia akan menghindar karena aku tahu seperti itulah reflek Manusia..."
Benar saja, saat sang Kakoto melancarkan serangan via pukulan tangan kanannya, Nicki menghindar dalam sepersekian detik, tetapi, "Resetto!!"
Brukkkkkkkk!!!
Bogeman yang keras menghantam tepat di hidung sang Nicki, membuat skene menghindar menjadi eksistensi sia-sia.
Nicki meringis, menahan kesakitan, dia kemudian melap darah yang keluar dari hidungnya menggunakan tissue, Nicki meringis menahan kesakitan, diancungkan jari tengah kearah si Kakoto, penuh dendam dia bilang, "Fvk You..."
"Masih sempat-sempatnya mengejekku ya?"
Entah karena terlalu baperan, dan sukanya menghabisi lawannya dengan cepat atau mungkin dia emang baperan, akhirnya dia berlari lagi dengan langkah pasti tuk mencoba lagi hari ini pasti akan menang...
Dia berlari tidak terbang, tak berhenti meski lawan kesakitan... "Hissatsu: Kick and Kick and Kick and Kick and Kick and Kick and Kick and Kick and Kick and Kick and Kick!!"
"Hoam..." si Nicki malah menguap karena terlalu lama nungguin si Kakoto selesai nyebut nama jurusnya, "Ada dua tipe karakter fiktif yang berada dalam komik, mereka yang langsung menyerang tanpa berteriak, dan yang kedua, mereka yang baru bisa menyerang jika menyebut nama jurusnya.."
Apakah waktu dimana sang Nicki akan menghindari setiap tendangan dari sang Kakoto akan direset oleh Kakoto itu sendiri? Hingga menimbulkan Nicki terkena hits berlebihan yang bisa saja membuatnya K.O dengan skor 'Perfect?'
Seperti masih memiliki trik untuk mengalahkan Musuh terkuat, dia tidak ada waktu untuk menghindari ini semua.. karena tendangan yang terlalu banyak, bahkan mungkin dalam pikiran sang Nicki percuma saja menghindari serangan beruntun ini jika pada akhirnya waktu dimana dia menghindar sudah direset oleh lawan.
"Heh?" Kakoto terkejut kemudian, bahkan dia terkejut, dalam tempo diam dan keheningan, serangan yang ia lancarkan pun tak mengenai sang target satupun.
"Sudah kuduga..."
"Nani???!!!"
"Hanya dengan modal kemalasanku menghindar, akhirnya aku tahu kelemahan dari kemampuanmu yang op tapi ternyata penuh dengan kontradiksi.... Percuma punya power kuat kalau ada kelemahan.."
"??!!!!!" Mas Kakoto terkejut, sangat terkejut, "Kau hanya beruntung!!! Powerku tidak ada kelemahan!! akulah yang terkuat!!"
"Kau yang terlemah, Makhluk lemah sepertimu tidak bisa jadi 'Become to Strong' apalagi sampai bermimpi 'Become to Hero' kemampuan penuh kontradiksi yang membingungkan tidak pantas mengalahkanku yang malas.."
Kemampuan Kakoto penuh kelemahan, kelemahan yang super fatal dan akibat dari blundernya melakukan 'Resetto' lebih dulu dan bahkan memberitahukan kemampuan ini kepada sang Lawan.
Dalam adegan, Kakoto bagaikan binatang buas yang tak terkalahkan, Namun, Nicki bagaikan semut yang bisa menjatuhkan koloni hewan besar hanya dengan gigitan.
"Nicki???!!!!!" Kakoto masih tidak paham, dia segera melancarkan serangan, Nicki seperti biasa berdiam diri karena tak ada hiburan, karena lawannya adalah lawan terlemah.
Tempat dimana dia melakukan 'Resetto' adalah dimana adegan yang akan dia perkirakan bisa dihindari, namun jika pukulan dan tendangan ia lancarkan namun sang lawan belum mencoba menghindar..
Maka waktu yang direset oleh sang Kakoto, adalah dimana Nicki berdiam, jika waktu itu dihapus oleh sang Kakoto, maka yang tercipta adalah, waktu dimana sang Nicki menghindar.
"Easy... Gaya Metriks.. gaya galaksi, gaya gayaan gaya hap gaya ikemen gaya mantap.. cekrek cekrek cekrek..." Nicki menghindari serangan sang Kakoto dengan serba 'Auto' karena kemampuan Kakoto mencitptakan waktu dimana Nicki 'Menghindar' sebagai ganti dari penghapusan waktu saat dia tidak bergerak.
"D-dia menjengkelkan???!! Kenapa penuh plot armor??? aku yang opeh tapi kenapa bisa dilawan oleh si Lemah tanpa power!!!"
"No.. No.. No.. No.." Nicki super santai, "Tsk tsk tsk.. I am not Yowaimushi, youre yang absolutely easy..." Nicki tetap mengejek sang lawan. Kemudian, ini adalah mode dia akan berceloteh panjang seperti pada umumnya.
"Kau yang ber-kemampuan gegeh, aku yang berkemampuan lemah, tetapi, kelemahan bisa jadi 'Counter-Attack' yang sangat 'wah' and 'kaboom' lalu 'Jduarr!!' and 'Yey!!' Konsep seperti itu yang harus dipahami oleh orang lemah... Tapi, aku tidak lemah.."
"Kemenangan menghampiri orang-orang kuat, Yang kuat belum tentu menang, sedangkan yang menang sudah tentu kuat.." Nicki berjalan mendekati sang Kakoto, dengan serangan terakhir yang akan membuat dia super keren dalam ending.
Seakan-akan dia akan melesatkan serangan kuat yang tak bisa ditebak oleh lawannya, namun sang Kakoto mungkin akan melakukan 'Resetto' untuk final matches ini.
Namun...
"Berkelahi pak jawab murid seperti jagoan? Itu tidak ada dalam kamus, memukul orang yang sudah dipastikan kalah itu tidak keren.." Nicki memberikan sesuatu kepada sang Kakoto, "Duitku cuma segini, bolehkan aku main game Taimanin Asagi Battle Arena?"
"Eh?" Mas Kakoto terkejut dengan serangan terakhir sang Nicki yang ternyata cuma kepengen mainin game.
***
"Apaan tuh spoiler? Selama disini ada hiburan mah tidak apa-apa!! Ikuzo Asagi-chan kita akan kalahkan Oboro!!" Teriak Nicki yang bersemangat memainkan game tersebut.
"Dia menelan ludahnya sendiri.."
Perkelahian itu tidak penting, daripada menciptakan adegan dimana Nicki bergaya seperti genre 'Shounen' lebih baik mengalahkan musuh tanpa menyakiti sang lawan.
Karena, Musuh itu adalah Manusia, jika jalan mereka salah, itu karena takdir seseorang berbeda, Kakoto adalah tokoh utama dalam kehidupannya sendiri, Nicki juga adalah tokoh utama dalam kehidupannya sendiri.
Jika sang tokoh utama membunuh tokoh utama lainnya, maka dia tidak menghormati kehidupan tokoh utama barusan.
Kako to Mirai wo Koushin Suru Otoko [Berakhir]
B E R S A M B U N G