1+1: New

1+1: New
Chapter 28 - Roboctis;Note.



Hidup bagaikan mesin yang berjalan..


Saat mesin masih hidup itulah kehidupan


Saat mesin mati itulah kematian.


Mesin bisa hidup dan mati.. begitu juga Manusia..


Bukankah setiap fenomena pasti ada akhirnya..


Metropolitano, Calcione


"Kita akan melihat Grand Prix Immortal hari ini.. babak penyisihan untuk liga bagian kedua.. ada sang juara dua musim lalu, Mitrovich Sebastian.."


"Ya kita lihat dia mulai masuk kedalam arena dengan Gunmen kebanggannya.." ucap Komentator tersebut.


Mitrovich Sebastian tampak menyapa para penggemarnya dan dia senyum mempesona.


"Kya.. sangat tampan.. dia tampan..!!!" teriak Fans Fans Wanita.


"Kita akan kepeserta selanjutnya.. Yuusuke Yuu.."


"Hilih.. apaan ini tayangan TV Sport Bein Sport 3, biasa nayangin sepakbola ngapain nayangin Grand Prix Immortal yang tempatnya bakuhantam robot.." ucap Nicki.


Ternyata dia tengah menonton olahraga ini menggunakan televisinya tentu..


"Haha.. Bein Sport 3, katanya sekitaran dua jam lagi sepakbola dimulai, tim Wincheston berhadapan dengan Seishuu, Kapten Endou Mamoru Kayaknya pengen membawa Seishuu juara.." ucap Nicko.


"Endou Mamoru itu dari team Raimon.. ngapain Seishuu, Seishuu kan tim sekolahan baseball Shigeno Goro...!!" bentak Nicki.


"Daripada itu kamu harus fokus kesang juara 3 kali beruntun, bakuhantam robot-robotan, Kak!" Ucap Nicko dengan tanda seru.


"Eh?" Nicki terlihat tidak terlalu mengerti maksud sang Nicko, kemudian dia memfokuskan matanya ketelevisi lagi.


Tayangan mulai memerlihatkan seseorang yang cukup keren dengan rambut yang tertata rapi.


"Dia adalah The King of The King, tiga tahun lalu dia memulai debut disini dengan tim terlemah, dan dipandang sebelah mata oleh para veteran, namun saat debut perdana disini.. dia bahkan membuat yang lainnya terkejut.. mengalahkan sang Knight dengan mudah di final robot match.. dengan Roboctis;Note-Nya dia menghancurkan Knight dengan satu kali hempasan.." ucap Komentator.


"Hilih..banyakan basa-basinya.. cepetan woy ****...!!" ucap Nicki yang membanting remot tivinya..


Dan alhasil..


"Kalau ga suka kan bisa langsung diganti.. ngapain ngebanting Remot.. kan dah ga bisa diganti kan.." ucap Nicko, dia kemudian meminum teh olong andalannya..


"Cunningham Akei.. dia adalah the king of the king.. dalam debut sudah wins.. dan akhirnya sampai mempertahankan takhtanya sampai tiga tahun.. apakah ada yang bisa menglosekannya.. ini seperti Tengen Toppa Gurren Lagann cara mainnya.." ucap Komentator.


"Kita masih membutuhkan tiga peserta baru demi melengkapi kuota petarung.. dimana robot yang rusak dan kalah akan menjadi milik pemenang.. bahkan jika kau bisa mengalahkan sang Akei.. kalian bisa saja mendapatkan robot Roboctis;Note miliknya.." ucap Komentator lagi.


"Hahaha sangat mustahil bisa mengalahkan Akei Cunningham.." ucap Mitrovich dalam hati.


"Brengsek televisinya ga bisa diganti channelnya.. sebelum kurusakin harusnya kuganti channel Flashnews yang ada Pandemonican-nya.." ucap Nicki.


Dia kemudian mengupil lagi.. mencoba mencari emas-emas miliknya.


Layar televisi kemudian menangkap pemandangan luar biasa..


"Dan kita akan ditemani sang Pandemonican sebagai Komentator pembantu.. dia hadir sebagai undangan.. demi membuat Robot Match bisa ditonton oleh kaum muda-mudi.." ucap Komentator lagi.


"Yah kurasa aku merasa terhormat karena diberikan tantangan ini.. aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengomentari olahraga ini.. salam olahraga.."


Berikutnya televisi menayangkan tayangan yang dinantikan oleh Nicki..


"Marilah kita lihat.. liga sepakbola di bein sport 3, mempertemukan Seishuu High School dan Wincheston.." ucap Komenantor sepakbola.


"Loh.. ini liga apaan.. ngapain sekolahan lawan tim professional.." ucap Nicki, dia bengong melihat story ini sangat aneh.


"Dari Seishuu ada Kiper terhebat, Endou Mamoru.. sementara kapten Wincheston adalah Tsubasa Ozora.."


"Woy ngapain ada mereka mereka.. gantikan formasi dan nama nama pemain bolanya.. inimah dari karangan lain woy.." teriak Nicki.


"Sabar, kan lumayan keren bisa ngelihat God Hands Endou-san berhadapan dengan Drive Shoot milik Tsubasa-kun.." ucap Nicko, dia masih meminum teh olong.


"Hilih.. ini peniruan.. ini plagiat.. ini copy paste judulnya ajah Roboctis;Note.. tapi ga ada robotnya.." ucap Nicki.


Layar televisi menayangkan pertandingan sepakbola.. dan tampaknya Kick Off sudah dilaksanakan.


"Ikuzo.. Tsubasa-san.."


"Haik.. Kano Kyousuke-kun.."


"Hilih mentang-mentang mangaka Captain Tsubasa dan Hungry Heart adalah orang yang sama sampai-sampai dijadikan satu tim.." ucap Nicki.


"Tampaknya sang Tsubasa akan melakukan Hissatsu miliknya.."


"Hissatsu.. : Telephone Kickman.."


"Haha.. ayo maju Tsubasa.. aku akan menahan tendanganmu.."


Endou Mamoru tampaknya sudah bersiap siap mengeluarkan hissatsu miliknya..


"Ini dia.. tendangan.. dan sebuah hissatsu.. ini seperti Spectaculer in the chocolate.."


Bola tampak sudah mau mengarah kegawang Endo Mamoru dengan sangat cepat.. tak terkira bagaikan Supersonic Dance..


"Kano-san.. ini akan gol..!!" teriak Tsubasa yang yakin akan gol.


"Ini sangat gegeh kak Tsubasa.." sambung Aoyama Shingo.


"Ini pasti gol.. ini pasti gol..!!" seru Nicki dia mulai ikutan heboh.


Semakin mendekati radius sepercenti shoot in the target..


"Aku ga jadi ngeluarin hissatsu deh.. soalnya bosan.." ucap Mamoru.


Seorang Pria dengan kacamata dan nomor punggung 18 berlari dengan sangat cepat..


"Flashwins.."


Saat dia sudah didekat sang bola.. dan lalu..


"Kick In The Darkness.." dan seketika bolanya menghilang.


"Inikan.. si Ryders ngapain dia disitu.. ngapain woy..??!!" teriak Nicki yang kaget.


"Percuma kau teriak.. dia juga ga mungkin dengar.." ucap Nicko.


"Kau kau kau.. maklo kau.. aku ini kakakmu..!!" bentak Nicki.


"Maklo itu juga Makmu.. bodoh..!!" bentak Nicko.


Mereka kemudian bakuhantam dirumahan..


"Aku akan mengalahkanmu adik durhaka..!!" teriak Nicki.


"Ahsiyaph.. ini adalah lejendary match.. match second..!!" teriak sang Nicko.


"Kartu Ginosuke.. dimana setiap halangan bisa dia lewati.." ucap Nicko.


"Hilih.. aku memanggil kartu Blockade Polisi Tidur.."


"Sialan aku kalah.. one match again.. please.." teriak Nicko.


"Haha.. kau masih mada mada dane.." ucap Nicki.


Nicko mengeluarkan kartu lagi..


"Ini adalah kartu terhebat yang pernah ada.. takkan pernah lose in the darkness.." ucap Nicko yang tersenyum jahat.


"Inikah?"


"Starskovich Fallensky.. Writter of the end.. kabulkan permintaanku, Order!" Teriak Nicko.


"Aku memanggil.. Unknown Kid Hero-kun..." sambung Nicki yang mengupil ga ada serius seriusnya..


"T-tidak.. anuku akan kalah dengan cara yang sama.." ucap Starskovich dalam mode kartu aktion figur.


Dan seperti sebelumnya.. kartu sang Nicko kalah karena terkena lemparan batu dari sang Unknown Kid Hero.


"Masih belum seberapa.. masih terlalu cepat bagimu.." ucap Nicki.


Kembali kesisi Bein Sport 3. Tayangan tengah malam.


"Ini adalah pertempuran Match ke tiga dalam perjalanan menuju arena utama.. kita lihat ini sudah berlangsung lima menit.. Yoshikawa Yuu.. dia melawan sang Akei Cunningham dalam match ini.." ucap Komentator.


"Aku.. aku akan berakhir disini.. juara musim lalu terlalu kuat.." ucap Yoshikawa.


"Kids Daigunder Robo.. sudah dalam mode kelelahan.. ini adalah akhir Robotku-kah.." sambung Yoshikawa.


"Mesin adalah Mesin, Manusia adalah Manusia.. Pertempuran adalah Pertempuran.. dan yang Kalah.. adalah.. yang Kalah.." ucap Cunningham..


"Roboctis;Note milik sang Cunningham.. mulai akan melakukan hempasan.." ucap Komentator.


"End of the match.. Explosion.."


Pukulan terakhir dengan sangat tak bisa dihindari..


Buuumm..... brushhhhh... Daigunder Robo.. milik sang Yoshikawa kalah dan terbakar-bakar.


"Tidak ada yang tidak bisa dilakukan jika kau tidak yakin bisa menang.. jika ingin menang.. jantanlah.. Robot memang mesin.. namun.. jika tidak menyerah.. mungkin Robotmu akan mengikuti jalan yang akan kau tempuh.." ucap Akei Cunningham.


"Yosha... dan winsnya adalah Akei.. dan besok.. adalah match terakhir memperebutkan satu tempat kebabak final Peserta.." ucap Komentator.


Beriringan dengan credits tittle... kreators.. Kru.. Kameramen dan nama nama yang mensponsori acara ini diperlihatkan.


"Selanjutnya di OnePlusOne Next Chapter : Gunmen! Bertarunglah Joe Yabuki.. Kabulkan Permintaanku, Big Order!" Ucap Cunningham yang menutup chapter ini.


B E R S A M B U N G