
Tsubasa no Mahou Shoujo.
Sayap para penyihir, digunakan untuk terbangkah? Bukankah mereka identik dengan sapu? Namun mengapa ada sayap?
Jawabannya, tidak tahu.
Dahulu kala, dalam perpisahan masa kini dan masa-lalu berjarak 200 tahun yang lalu, Manusia identik dengan kilas balik yang terlalu lama, atau bahkan cenderung memasukan usia karakter mereka hingga berumur 'seribu, dua ribu, tiga ribu tahun..' meskipun mereka sadar.. mereka takkan hidup selama itu.
Manusia memikirkan bagaimana cerita ini akan semakin menarik dan diterima oleh khayalak-ramai, tetapi, bagaimana dengan genre yang menakjubkan yang tak memasukan unsur umur ribuan tahun? Jawabannya.. tergantung seberapa menarik cerita... maka itu akan disukai, bukan?
F- Years 1789.
Seorang pria sebut saja Luckyman Eiuseinberg Today, nama seorang bangsawan yang cukup terkenal, dia juga memiliki kemampuan yang hebat, menjadikannya sebuah cerita umum di khayalak masyarakat yang takut akan yang namanya 'Perampok, Penyamun, Pencuri, dan lain-lain.'
"Lucky-san, ada legenda, katanya!" Seorang Pria berpakaian khas zaman dulu, mereka berbicara, membicarakan perihal soal bagaimana ciri-ciri para gadis yang akan turun dari langit dan mandi ditempat sesuatu yang disebut sungai 'Magic Heart's.
"Huh??"
Apakah ini semacam legenda klise, soal tujuh bidadari yang turun dari khayangan untuk sekedar mandi di sungai?
Tidak....
Dia tidak mempercayai-nya, dan dia tidak mencoba untuk mencaritahu, dalam setiap kesempatan dalam keberuntungan yang berkelas, ia berjalan tak terduga menuju tempat yang temannya ceritakan tempo dulu kisah soal gadis cantik dan sungai.
Tak memberhentikan langkah, masih berjalan ia dengan tempo tak terduga, melihat dari rerumputan kemudian, suara-suara sang gadis pun akhirnya terdengar begitu lembut, tempo suara mereka yang tak terduga, dan bagaimana mereka memperlihatkan hidup ini indah jika engkau tertawa.
Keindahan makin menjadi-jadi, membuat sang Luckyman Eiuseinberg Today mulai mencari celah, apakah hal yang bagus untuk dilakukan saat mengintip orang mandi.
Merekam?
"Ya!!" mendadak ada hape yang ada kameranya ia pegang, dan jangan tanyakan ini berasal darimana?
"Woy!! Dua ratus tahun yang lalu belum canggih, cerita ampas dongeng ente ye! ganti-ganti skene!!" Teriak Nicki dan Nicko bersamaan, mereka memprotes si Ryders yang tengah membacakan dongeng.
"Anjir! udah begini di deskripsi, jadi mana bisa diubah, jangan banyak protes! ini dongeng adalah dongeng paling best seller disini!!" Bentak si Ryders, dia emang kesal soal si Nicki yang sukanya ganggu bacaan seseorang.
"Rekam gan hehe!!" Luckyman Eiuseinberg Today, atau sebut saja Eiuseiberg Laki-Laki Beruntung Hari Ini.
"Ini kok malah ngerekam astaga, cerita macam apa ini, mengapa gajelas banget!!" ucap Nicko.
"Diam!! Saya ini pendongeng, kalian cukup dengerin ajah woy!!" si Ryders makin naik pitam.
"Haddeh.."
"Kyaa!! Ecchi!!" Padahal ga ketahuan, tapi mendadak ciwikciwik ini teriak Ecchi.
"Astaga, ore wa ketahuan?" si Luckyman langsung tiarap biar ga keliatan.
"Yadayo, Ecchi-chan, kimi wa no oppai biggu juga desu wa.. jangan ngiri ah.." ucap sang gadis ini, mereka adalah gadis-gadis tak dikenal dan jumlah mereka ada 9.
"Ini bukan tujuh bidadari?"
"Oretachi wa... Mahou Shoujo desu wa!!" Teriak mereka bersamaan.
"Eh?"
"Dengan kekuatan datang bulan, aku akan menghukummu!!" Mendadak 9 gadis ini berteriak bersamaan, akhirnya mereka berhasil melihat Luckyman Eiuseinberg Today yang ngintip daritadi.
"Upsss... Ketahuan?"
Akhirnya, dari adegan ini, lama kelamaan 9 gadis Mahou Shoujo ini mulai temenan sama Luckyman Eiuseinberg Today, seperti namanya, dia cuma beruntung hari ini.. karena esok...
Rahasia bidadari, hanyalah peciptanya yang tahu, dan rahasia dirinya sendiri, mungkin misteri?
Sang Luckyman menunggu disini di Heart's yang menakjubkan tetapi... karena bosan menunggu, akhirnya dia pipis disungai tersebut..
Anehnya, ikan-ikan mati, karena pipisannya, hingga akhirnya, tanda pelangi mulai terlihat, tanda gadis-gadis cantik itu akan turun..
Semakin mendekat mereka semua, seakan-akan ini adalah tempat mandi yang bagus, kebetulan setelah pipis sang Luckyman sudah senyum sumringah dia disana...
Dan dia jatuh cinta kepada... 'Sofūtexū Hjörtur' gadis cantik yang menurutnya lebih cantik dari yang lain, semakin mendekat mereka turun kesungai, dan kemudian...
"Owalah, kita salah sungai, ini sungai kotor, ayo kita kembali ke Castle In The Sky, karena sungai ini kotor.." ucap Ecchi yang melihat keanehan sungai.
"Huh? ini gara-gara aku pipisin... tidakk... Sofūtexū-chan!!" Teriak Luckyman Eiuseiberg Today..
"Tamat..." Ryders membacakan cerita ini dengan super serius..
"Kasihan Luckyman Eiuseiberg Today-kun, dia tidak beruntung.." ucap Nicko berkaca-kaca.
"Hiks hiks hiks..." Nicki ikutan nangis.
"Yaelah.." si Ryders tepuk jidat...
Tanpa mereka ketahui mungkinkah?
~
Luckyman menikah dengan gadis lain, lalu mereka memiliki anak bernama Happygirls Eiuseinberg Today, Happygirls menikah dengan pria bernama Unlucky Magnudsson.
Lalu Happy Girls kemudian memiliki anak bernama Unluckyman Eiuseinunluckysson.
Lalu... Unluckyman menikah dengan gadis bernama Chārm Powātsuki.
Dan mereka memiliki generasi akhir bernama.... Satorū Unluckyman Today.
Generasi sebuah keberuntungan yang kemudian dimakan oleh kejamnya waktu hingga merubah orang yang beruntung menjadi tidak beruntung?
Seperti.
"Hai, namaku Satorū, maukah kau berkenalan denganku?" Sebut saja Satorū sitidak beruntung hari ini.
"Menjijikkan!!" Tamparan keras mengenai Satorū-kun.
"Sesuai namanya, dia tidak selalu beruntung!"
"Satorū-kun kimochi warui!"
Karena, cerita selalu berseri, dan dongeng selalu ada kisah yang betulan, dan semuanya terangkum menjadi ikatan serba panjang, cerita berseri dari keturunan, akan selalu berseri, dan takkan ada habisnya...
Karena bagaimanapun, Manusia hanya hidup singkat....
~
"Satorū!!"
~
"Kasihan sekali mas Luckyman Today, dia selalu beruntung pada akhirnya hari berikutnya tidak beruntung..." komentar Nicki.
"Karena, jalan cerita selalu berubah.." sambung Ryders.
"Begitulah..." ucap Nicko.
Lalu bagaimana dengan Mahou Shoujo, sekarang mereka berada dimana? Dan akan melakukan apa?
Mencari tempat untuk bermandikan cahaya? Atau bahkan mencari air mengalir dengan keindahan cakrawala alam?
Satorū sang Manusia Tidak Beruntung Hari Ini, berjalan-jalan di area tempat tersepi dari yang tersepi lainnya, mencari kesepian yang melebihi kesepian lainnya.
"Karena aku tidak beruntung, aku ditakdirkan untuk selalu tidak beruntung, aku ingin Lucky seperti dalam kisah Luckyman, tetapi tidak ingin sial sepertinya disaat terakhir.. Luckyman.. Apakah Unluckyman bisa bertransformasi menjadi Lucky lagi?"
Satorū yang selalu noob, selalu tidak beruntung, dia kemudian duduk didekat pepohonan yang dipenuhi kesepian, "Hanya senyuman Cokolatosū Fanira-lah yang tidak memperlihatkan kesepian..." Satorū termenung, terbayang-bayang wajay Cokolatosū Fanira.
Tetapi, bayangannya itu harus dikagetkan oleh eksistensi bau busuk yang mengganggu.
"T-taik burung??!! Astaga!! Aku bahkan tidak ada di keramaian!! Mengapa masih tidak beruntung!!!"
Satorū, akankah kau akan menjadi beruntung, atau malah tetap tidak beruntung? Haruskah menjadi beruntung dan meninggalkan kesialan, ataukah tetap ingin berada dengan kesialan?
~
"Luckyman, mungkin jika dia punya keturunan, orang yang menjadi keturunannya tidak akan beruntung, Karena Luckyman membuat kesialan di akhir kisahnya.." ucap Nicki.
"Kak, itu hanyalah kisah dongeng, fiksi dan tidak asli.." Balas Nicko.
B E R S A M B U N G