1+1: New

1+1: New
Chapter 149 - Kurisutophorusu Yang Jejepangan.



Gonzales yang kakkoi sudah menanti kedatangan fraksi lima orang ini, "Kalian mau tahu kemampuanku apa? Tentu saja rahasia.. Kemampuanku adalah Punchline.. Dimana satu target yang terkena pukulan.. akan melayang terbang.." ucap Gonzales.


"Dia bodoh, katanya gak mau ngasih tau powernya, tapi abis itu dia kasih tahu sendiri.." ucap Bossun.


"Kurasa, Nicki-kun dan fraksi lemah, aku yang akan maju.." Christoforus maju kedepan, sembari menatap Gonzales dengan wajah datarnya. "Cuih lemah.."


"Kau mengatakan cuih lemah? Kau itu kurus kerempeng tidak ada roti sobek, lihat my body absolutely berotot.." Balas Gonzales.


"Duh... Body Shaming.." ucap Christoforus santai, "Kemampuanku tidak cocok untuk beranteman, lebih baik kita melakukan hal lain.."


"Malas... Ototku akan bosan jika selalu libur..." Gonzales setelah berucap, dia langsung melesat kearah sang Christoforus begitu cepat.


Wushhh..


"Punchline: Ittai desu ka?"


"Cuih, Kuchiyose no Jutsu: Nicki-kun with the Eletrik Shield!!!" Teriak Christoforus.


Bukannya dia yang akan menahan serangan, dia malah melakukan Kuchiyose no Jutsu memanggil Nicki beserta perisai listriknya.


Brakkkkkk!!!


Nicki menahan pukulan Punchline milik Gonzales dengan perisai gitar listriknya, "Tadi sok asik mau nahan, nyatanya manggil circle.." ucap Nicki.


Setelah memukul, Gonzales langsung mundur menjauh dari hadapan Nicki... "Yare-yare daze, cupu kamu ya Kurisu.. Beraninya manggil circle kayak Super Sentai.." ucap Gonzales.


"Iri bilang boss.." Balas Kurisu santai, "Dan sejak kapan namaku jadi Kurisu?? Namaku Christoforus!!" Bentak Christoforus yang namanya sering berubah-ubah.


"Kalian semua, maju sini..." Gonzales naik pitam, bahkan dia mengarahkan jari tengahnya kepada fraksi lima orang.


"Ckckckckck.." Nicki.


"Tsk tsk tsk tsk tsk... Yes i am not.." Nicko.


"Haddeh.." Bossun biasa saja.


"Hmmm..." Christoforus santai.


"Sopan kah begitu?" Mana tersinggung.


"Ckptw.." Balas Gonzales.


"Njir.. Ini niat berantem atau gimana? Malah keseringan ngobrol.." Komentar Rainbow.


"Woi Gonzales, kau kan anakbuah, harusnya sopan santun, masa ngegituin jari.. Sopan kah begitu?" Nijiiro berucap cukup nyaring, bahkan bisa kedengaran oleh Nicki dan kawan-kawan.


"Haddeh.." Gonzales menghentikan ketidak-sopanan-nya. "Gomenasai minnasan, watashi khilaf desu wa.." sambung Gonzales mendadak sopan.


"Sopan sih sopan, tapi jangan pakai bahasa yang gak kungerti dong.." balas Nicki.


"Daijobu desu wa..." Christoforus berucap, "Apakah ini rekontruksi untuk membuatku menjadi wibu? Kenapa watashi sudah menjadi kimi wa? Nazette????!!" Chistoforus mendadak berucap aneh.


"Jelas harus aneh, kamu harus Jejepangan sesuai judul chapternya.." ucap Nijiiro santai.


"Tsk Tsk Tsk.. Yes I Am?" Christoforus menjawab ucapan Nijiiro sembari berpose aneh seperti This is JoJo Reeference?


"Yare yare daze..." Gonzales berucap, setelah berucap dia kembali melesat dengan begitu cepat, saking cepatnya dia berpindah-pindah begitu cepat layaknya Pin Ball.


"Punchline Pinbarru..."


Dia tidak bisa dilihat oleh matamu, bahkan sudah berada disana jauh disana dan kemudian disana kemudian lagi disitu, "Punchline the end!!"


Pukulan ini akan menimbulkan damage yang besar bahkan meruntuhkan tembok sekalipun, itu karena dia mengumpulkan damage berlebihan saat melakukan Punchline Pinball.


Punchline the End dia arahkan kepada orang yang mendadak Jejepangan, "Zone of the End.." Christoforus matanya menjadi kemerahan, dia lupa make insto atau memang sengaja ingin memperlihatkan.. "Mangekyou Sharinggan-ku..."


Zone of the End milik Christoforus adalah mampu memperkirakan gerakan lawan akan kemana, karena dengan itu, dalam sepersenti kemudian, dia berhasil menghindari pukulan yang mematikan tersebut dengan sangat mudah.


Bruakkk!!!!


Tanah yang terhantamkan oleh Punchline the End, rusak begitu wah, retak-retak dan kemudian memperlihatkan lubang yang cukup besar. Itu adalah kerusakan, jika saja Christoforus terkena, maka dia akan langsung menghilang dari peradaban.


"Ngeri.. A-aku harus melakukan Kuchiyose.." ucap Christoforus setelah melihat kerusakan fatal yang disebabkan oleh pukulan Gonzales.


"Gonzales, Asep-kun sudah memperindah halamanku, dan kau merusak kerja kerasnya?" Nijiiro berucap begitu mencekam, tatapan intimidasi yang berlebihan, membuat fraksi lima orang bergidik ngeri bahkan Gonzales sekalipun.


"Your Mouth become to the muntah..." Nijiiro hanya berucap dengan tatapan intimidasi, bahkan entah mengapa kemudian sang Gonzales mendadak muntah-muntah..


"H-huekk... A-ampuni a-aku... Nijiiro-bosshu... huekkk... huekkk..."


Gonzales si Pemilik kemampuan yang bisa memberikan damage besar, malah muntah-muntah begitu banyak.


"Yo, Aku Nijiiro Skydiving, Kepala Keluarga Skydiving Families... Kemampuanku adalah..."


Muntah


Kemampuan ini adalah mampu membuat orang yang disentuhnya akan muntah-muntah kemudian, mereka akan muntah mendadak meskipun tidak pusing. Kemampuan ini merepotkan apalagi kalau pengen berantem tapi udah kesentuh sama dia, mendadak kamu akan muntah-muntah dan energimu akan habis kamu gunakan untuk muntah-muntah.


"Kemampuanku adalah membuat orang lain muntah.."


"N-nani????!!! Kemampuan aneh seperti apa itu???!!!! Watashi nani mo shiranai??!!!" Kurisu terkejut, "OMG!!!"


"Kurisutophorusu, jangan lebay, kemampuannya itu kemampuan sampah, kita bisa mengalahkannya dengan mudah.." ucap Nicki.


"Sejak kapan watashi no namae wa menjadi Kurisutophorusu??!!!"


"Sejak judul chapter ini seperti itu, maka namamu akan begini.." balas Nicko.


"Gonzales beban, kegoa saja.." ucap Rainbow.


Rainbow berada di belakang Nijiiro, "Jika Papahku powernya membutamu muntah, maka powerku adalah membuatmu muntah pelangi.." sambung Rainbow.


"Kemampuan gajelas, tapi kuheran kenapa anakbuahmu powernya bagus, tapi power bossnya ampas.." komentar Nicki.


Mereka terlalu banyak bicara, hingga kemudian ada yang lebih menakutkan daripada intimidasi sang Nijiiro.


........


Seperti tekanan yang berlebihan, difokuskan untuk menekan musuh-musuh kedalam ketakutan yang berlebihan.


"K-ketakutan ini?!!" Nicki mulai bergidik ngeri, untuk kali pertamanya dia merasakan ketakutan yang berlebihan.


"Gabbiani?!!" Rainbow berseru.


"Yo... Tadaima..." ucap asal suara serak menyeramkan.. "Aku juga membawakan target lock seperti biasanya..." sambung suara tersebut, lalu dia menunjukkan wujudnya sembari dia seperti memapah sesuatu, atau mungkin mengangkat beban berat?


"Kau berhasil menculiknya kah?"


Sementara itu.


"Kampret, Si Peruntuh sialan itu menculik wanita idamanku, bahkan dirumah sekalipun.." Airport menggerutu.


Kediaman Hafnarfjardarsson nampaknya kacau balau, terlihat orang-orang yang berada disana babak belur dan kalah, "Dia masih terlalu kuat, k-kupikir aku akan beraksi disini dan arcnya bakalan seru, ternyata aku kalah gampang banget.." ucap Kepala Keluarga, Hardvert.


"Paman Hardvert terlalu payah.." Komentar Oblaudr.


Laki-Laki dalan fraksi Hafnarfjardarsson kalah semua, sedangkan cewek-cewek tidak tergores sedikitpun.


Kembali kesisi Nicki dan kawan-kawan.


"Gabbiani, kau sudah comeback toh?" Nijiiro tidak terganggu dengan aura mencekam sang Gabbiani, "Ore wa boss dakara nee..." sambung Nijiiro.


"Jelas.." balas Gabbiani, "Oh, jadi kalian ini mencari masalah disinikah?" Gabbiani kemudian menatap fraksi lima orang.


"E-eh t-tidak.. k-kita hanya ingin bertamasya saja..." Nicki berkeringat dingin.


"Shut up your mouth, come fight with me.." Christoforus tidak ketakutan, dia tidak merasakan aura mencekam, karena kemampuan Christoforus adalah kemampuan paling biasa.


"Pantes kau tidak merasakan auraku, Levelmu 0.." Gabbiani menatap Christoforus dengan tatapan meremehkan.


"A-ano... K-kami m-mau p-pamit boleh???" Nicki terbata-bata.


"Loh loh loh, tadi kan semangat mau kalahin, kok mau lari?" Nijiiro sangat santai dia berucap.


"Cupu... beraninya keroyokan.." ucap Bossun.


Mereka gak sadar, kalau yang main keroyokan duluan kan mereka.


B E R S A M B U N G