
"Kita harus memulai dengan narasi seperti kata-kata bijak harusnya.." ucap Nicko.
"Tidak perlu.. cukup mulai seperti ini dan kita akan melakukan sesuatu yang bagus yang bisa dibanggakan.." ucap Nicki.
"Ya tapikan akhir-akhir ini ketidakjelasan cerita ini mulai terlihat dimana setiap arc-arcnya sangat tidak bagus untuk dibaca.." ucap Nicko.
"Tidak bagus ataupun bagus.. yang boleh menilainya adalah tukang kritik tapi mereka tidak ada disini.. karena cerita ini hanyalah lelucon yang gagal.." jawab Nicki.
Nicki dan Nicko dua kombinasi terburuk dalam cerita ini.. dan selamanya akan menjadi duet battery terburuk sepanjang sejarah.
"Tunggu.. Narasi-kun kita tidak memainkan baseball.. dan apa-apaan duet battery terburuk.. aku bahkan tidak pernah jadi Pitcher ataupun Catcher??!!" Seru Nicki.
"Ya betultuh.." sambung Nicko.
Dan mereka adalah dua kombinasi terburuk yang bahkan selalu melakukan protes.
"Kita memang melakukan protes kepadamu.. Narasi-kun sudah mulai melakukan hal yang tidak berbobot disini.." ucap Nicki dengan keras.
"Hmmm.. kurasa kita harus membayangkan imajinasi yang bagus untuk membuat ini semakin menarik.." Nicki mulai melakukan cosplay karakter.
"Jangan Yabuki Joe.. bergayalah yang lain..!!!" teriak Nicko.
"Ya.. aku memang melakukan gaya karakter lain.. Joe Higashi from King of Fighter.." ucap Nicki.
"Wih.. aku akan melakukan gaya Iori Yagami..! Hehahaha..." Nicko sudah bergaya ala-ala Iori dengan tawanya yang khas.
"Hey kalian memerankan game ya.. baiklah aku ikutan.." sambung Spiegel.
Dia memperlihatkan pose tinju-nya..
"S-steve si Petinju.. Game Tekken!.."
"Ya.." Spiegel sudah memperlihatkan pose tinjunya. Begitu juga dengan Nicki yang berada dalam memerankan Joe Higashi si Petinju.
"J-jangan ada Ashita no Joe ataupun Hajime no Ippo.." ucap Nicko.
Spiegel vs Nicki akan dimulai..
Di sudut kuning sang Nicki
Di sudut merah sang Spiegel.
"Hajime.. Fight On..!!"
"Flicker Jab..!!" pukulan super cepat nan panjang mungkin.. dilesatkan beruntun oleh sang Spiegel.
"Blocking Blow..!!" namun dengan cepat pukulan-pukulan Spiegel sudah terblokir oleh hadangan kedua tangan Nicki yang bertahan.
"Petinju melawan Petinju.. misete ageru yo.." Spiegel bergerak kekiri-kekanan dengan cepat secara bergantian..
"D-dia akan melakukan apa?"
"Ini dalam kondisi tidak menguntungkanku.." Nicki sudah menghilangkan Peek Aboo.. kali ini dia mungkin akan bersiap menyerang balik sang Spiegel dengan kemampuannya.
"Hissatsu Tactic.. Fussion Ball.."
"Jangan menggunakan teknik lain selain dari tinju.. itu pelanggaran..!!" teriak wasit.
Wasit meniup peluitnya dan lalu mengeluarkan Red Card untuk Nicki.
"Kau didiskualifikasi.. pemenangnya adalah Spiegel.." ucap wasit tersebut kemudian, keputusannya adalah kemenangan untuk Spiegel.
Nicki keluar dari ring bahkan tidak ada keringat yang keluar dari dua petarung itu.
"Yaampun pertarungan gajelas macam apa ini.." ucap Spiegel.
"Kau tahu ini adalah bagian ke 69, salah satu posisi sakral yang berbahaya!." seru Nicki.
"Berbahaya darimana.. 69 adalah nomor favoritku brengsek..!!" bentak Spiegel.
"Spiegel-kun apakah kamu tertarik membuat era keemasan denganku?" Nicki melakukan pertanyaan yang tidak jelas dengan tiba-tiba.
"Heh.."
"Ini demi membentuk skuad untuk menghancurkan dominasi Nipongatana.." ucap Nicki lagi.
"Hmm jadi? Bagaimana apakah Nipongatana berusaha melakukan kudeta?"
"Kurasa tidak.. mereka belum bergerak.. namun suatu saat nanti Hyo-san akan melakukan pergerakan dan bahkan mungkin Nichijou dan Ichijou akan memperlihatkan taringnya.." balas Nicki.
"Ichijou si Penjudi akan ada disisi Unknowns dan disisi teman untuk mengalahkan sesuatu.. bukan?"
Apa yang terlihat dalam situasi ini adalah sebuah rencana membentuk aliansi.. meski bahkan dia belum bergerak...meski bahkan dia belum memperlihatkan taringnya..
Namun diantara tempat berbahaya.. disinilah dia berada.. Hyo Kobayashi-san.
"Hyo-san.. kau kenapa ada di kota tempat para robot..??" tanya Akei Cunningham.
"Akei-kun.. kau baru memperlihatkan kemampuan uangmu doang kan? Tanpa memperlihatkan kemampuan bertarungmu menggunakan pistol?"
"Ya.. kurasa aku akan berada di skuatmu sebelum kau mengajakku.." balas Akei kemudian.
Akei Cunningham sudah bergerak dan setuju masuk kedalam grup Nipongatana. Sebuah asosiasi yang ingin menguasai negara ini.
Beberapa hari kemudian
"Starskowsky Fallensky apakah kau tertarik untuk menghancurkan dunia?" tanya Hyo.. Hyo mengunjungi penjara Prison Score.
"Tidak.." jawab Starskowsky santai.
"Bagaimana jika aku akan memberikan tubuh seorang legenda dalam dongeng klasik Perugia?"
"S-snow Iceball?" Kejut sang Starskowsky.. saat sang Hyo memperlihatkan tubuh beku Snow Iceball.
"Aku tertarik.. ini aliansi yang menguntungkan kan?"
Semua musuh yang mungkin pernah dikalahkan oleh sang Nicki atau bahkan musuh yang belum terlihat sama sekali.. akan melakukan kudeta negara ini.. negara ini luas. Kota Unknowns hanyalah bagian kota dalam negara yang diincar.
"Snow Iceball, Starskowsky Fallensky, Akei Cunningham, atau mungkin Perez Maximilliano? Dia akan beraksi di era ini.. kurasa.. ini akan menjadi kekacauan yang berkualitas disini.." ucap Hyo.
Sementara disisi lain dari dunia yang luas.
"Ini dalam metode bersatu dengan alam.. aku adalah ninja.. Jyuubei.." ucap Jyuubei.
Tiba-tiba seorang ninja datang menghampiri Jyuubei.. wanita yang sangat cantik mungkin. Ninja itu adalah wanita.
"Hmm.. Mikazuki?"
"Jyuubei-san bergabunglah dengan Nipongatana, karena kau adalah ninja!"
"Tidak tertarik.." jawab Jyuubei dengan cepat.. bahkan secepat saat dia menjawab.. secepat itupun dia menghilang.
"Masih ada bagian reformasi Ninja Go yang menolak untuk bergabung.. bahkan Tsubame Midorikawa-san mengajukan pengunduran dirinya.." ucap Mikazuki.
"Akei-san.. sangat bahaya jika kau mengikuti Nipongatana.."
"Hahaha.. aku malah senang bergabung dengan skuad Nipongatana.. ini demi menguasai beberapa daerah.."
Distrik Ichijou, Tempat Perjudian.
"Aku sang penjudi.. bahkan meskipun kau mengajakku untuk bermain dan mempertaruhkan status untuk bergabung.. aku lebih memilih mati.." ucap Ichijou.
Sisi teman Nicki ada yang menolak.. dan bahkan disisi Nicki ada satu orang terkuat dengan jalan pendekar pedang.
"Jadi.. apakah ini sebuah kekacauan?" Perlahan namun pasti.. dia memperlihatkan senyuman mengerikan. Memberikan ancaman..
"Snow Iceball Junior.. dia hadir disini.. dia mengaku dia adalah cucu seorang Snow.."
"Snow Iceball si Legendaris Striker dari dongeng klasik Perugia.. aku baru sadar kalau dia memiliki cucu.."
Snow Iceball yang asli mengakui dirinya adalah cucu Snow Iceball.. kenyataannya itu benar-benar dia.. dia dibekukan oleh Nipongatana generasi awal.
"Nicholas Pandemonican.. kau akan ikut bertarung untuk Nipongatana kan?" tanya Hyo Kobayashi.
"Ya.. Hyo-san.. itu sudah kewajibanku.. kurasa aku sudah lama tidak melihat rivalku dalam balap sepeda dulu bagaimana kabarnya?"
"Baik.. dia bahkan sudah menjuarai Tour de France dalam edisi terbaru.."
Mereka yang kuat sudah muncul.. dan mereka yang berteman juga sudah membentuk skuad untuk menurunkan Nipongatana dari kursi mereka.
"Ini adalah pertempuran yang akan panjang.." ucap Nicki.
"Ya.." sambung Nicko.
B E R S A M B U N G