
Jangan tanyakan rute apa yang akan kau lewati saat ini, dan apakah rute yang akan dilalui oleh cerita tanpa arah ini.
Tidak ada skene epic, tidak ada adegan berantem serius, dan tidak ada yang bagus sama sekali. Namun, jika anda menanyakan soal kegoblokan yang bego.. maka cukup ucapkan.. cerita ini cerita tertolol.
Iringan yell-yell gajelas mulai menghiasi layar televisi kali ini ditengah fraksi tiga orang melakukan konferensi meja segitiga.
"Ah damee!!!"
"Eh apaan ini?? Kenapa layar televisi menampilkan skene joroks!!" ucap Nicki.
"Bukan, this is bukan tayangan!! This is game!! Kono game wa... eroge mo h kaibutsu zanmai!!" Bentak Kirtschberger.
"Hey, ini cerita seperti biasa bakalan bikin sakit mata yang ngebaca, meskipum unsur breaking 4the wall kental, setidaknya lu ngetiknya harus bagus dan tanda baca pun harus tepat." Komentar Nicko agak sedikit panjang.
"Cukup basa-basinya anak-anak bego!! Sekaranglah saatnya konferensi meja segitiga akan membuahkan hasil dan kita harus keluar dari dunia ini." ucap Nicki dengan wajah yang serius.
"Nicki-kun, dunia ini sangat indah jika ada adegan Sakura melakukan Ice Cream Velvet!! Pasti tahu Sekai de Ichiban Tsuyoku Naritai!!"
"Yes, I know.." Respon Nicki dengan cepat.
Sementara saat ini, Nicko tampaknya melihat-lihat hal kedepan, dengan kekuatan ketampanan dia membetulkan kamera yang sedaritadi ada di dunia ini.
"Ano, saya tampak terkejut menemukan ini, dan lihat aura ketampananku ini wahai permirsa dirumah, jika kalian membaca 1+1, usahakan diruangan yang sedikit banyak orang biar kegoblokan kalian menular.." Nicko si sadar kamera dan mengetahui setiap sisi satu sama lain hingga samping kiri-kanan.
"Takkan ada kamera yang lolos dari penglihatanku, takkan pernah!!" si Nicko makin banyak gaya dan sok-sok tampans.
"Ikuzo!! Kita adalah densetsu no yuusha!! Jadi kita harus bekerja-sama untuk melewati rintangan ini!!" Nicki si penuh semangat kini memimpin kedepan, dengan yell-yell yang masih tayang di televisi.
~ Tsubasa-kun!! Ikke!!!
~ Tsubasa-senpai!!
~ Wakabayashi-kun!!
~ Tangkap bola-nya Hap!!
"Saya mendengar dalam perputaran sinema Kapten Tsubasa, ada Iklan Axis nyasar!! Njir!!" komentar Kirtschberger.
"Kita tidak ada waktu untuk mendengar hal ini, kono sekai da... absolute asing desu wa..!!"
Nicki dan kawan-kawan sudah sampai depan sesuatu yang masih belum bisa disebutkan.
Dalam ruangan itu, fraksi orang-orang kerens memperlihatkan diri mereka.
"Pencuri, kalian takkan pernah bisa melewatiku.." ucap Seorang Wanita yang memegang pedang.
Nicki, dia maju kedepan demi menunjukkan taringnya, jalan santai mengarah kepada sang gadis.
"Hey!!!"
"Diam..." Nicki yang sudah mendekat mendekatkan jari-jarinya kebibir sang gadis tersebut.
"Nona manis sepertimu tak seharusnya menantangku berantem, skuylah kencan, tapi nanti..." Nicki kemudian entah darimana tiba-tiba tangannya sudah ada mawar dan memberikannya kepada sang gadis tersebut, sembari ia menunduk dan lalu mencium tangan gadis itu dengan pesona mengagumkan.
~ Kyaaaa!!! Pencuri-sama!!
"Wei, apaan ini?? Kenapa skene ini mirip di Ova Conan vs Kid vs Yaiba???"
"Copypaste scene!!" sambung Kirtschberger.
"Ini berbahaya, namun... d-dia menunjukan pesona pria tampans!! Sasuga Nicki-oniichan!!" Nicko tampak bercahaya karena melihat kekerenan Kakaknya.
Ada tulisan-tulisan menghiasi layar televisi, dan bahkan Nicki dan kawan-kawan ikutan berada di layar televisi.
Ntah apa yang terjadi kemudian seorang anak kecil yang memakai celana pendeks dan juga lengkap dirinya dihiasi oleh kacamata.
Entah apa yang berikutnya akan terjadi lagi, Nicki dan kawan-kawan seperti sudah disetting untuk ikutan mengikuti gerakan bocah berkacamata tersebut.
~ Koi wa thrill, shock, suspense....
Mereka lakukan conan dance, ini seperti opening di anime Detective Conan.
"K-kita nyasar kemana lagi??? Shinichi Kudo? Detektif terkenal SMA itu ye???"
"Bacot!! Kalian jangan mengeraskan suara, nanti tempo lagunya Rina Aichi bakalan keganggu sama suara jeleks kaleans!!" ucap Nicki dia membentak oranh-orang bodoh yang hobi mengganggu tempo.
Nicki dan Nicko dan Kirtschberger yang mencoba untuk keluar dari dunia lain atau sebut saja Isekai gak jelas ini malah makin nyasar semakin gajelas kemana-mana.
Ending mulai berakhir, dan lalu muncul tulisan.
~ Case 784 - Kesatria, Puteri, dan Bintang Jatuh!
"Woy!!! Apaan ini???? Ini belum pernah kutonton!! Anjir!! Dan opening Koi wa Thrill, Shock, Suspense bukan berada di episode 700-an, tapi ada di episode 300-an awal!"
"Ini dunia lain, serba beda, jangan protes! Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah!! Tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik..."
"Anjay!!"
Setelah case-casean mereka perdebatkan, seorang bocah makai kacamata yang muncul di opening barusan sudah muncul lagi dengan natap kearah kamera, seolah dia tahu ini hanyalah settingan.
"Minna!! Jika menonton detective conan! Jangan terlalu dekat di layar dan pastikan menonton di ruangan yang tidak terlalu terang!" ucap Bocah Kacamata yang mirip Conan.
"Bohong nih, kita bakalan ikutan masuk ke Detective Conan!! Semoga ini episode filler dan non cannon biar Aoyama Gosho-sensei tidak mengubah alurnya di manga!!
"Bacot!! Ini Parody!! Ini gak bakalan sama!! Bahkan di Yakitate Japan!! Si Conan diparodikan! Bahkan jadwal tayangnya disebut disitu oleh si Pirang sialan!!"
"Anjir!! Ini Detective Conan, kenapa bawa-bawa yang lain!!"
Ditengah perdebatan mereka, muncul satu orang yang terduga.
"Kore wa kore wa, nemuri no kogorou???"
"Anjir!! Karena kita banyak bacot Conan mau mencapai klimaks episode nie!!" ucap Nicki.
"Sianjir!!"
"Next Round?? Kindaichi Shounen Jikenbou???"
"Gak!! Masa kita akan nyasar ke dunia lain lagi!! Ayo lewati ini dan menatap masa depan.." sambung Kirtschberger.
"Kayaknya Author-senpai sedang masa transisi galaknya minta ampun, hingga membuat kita sial!! Berhati-hatilah my friends!!" ucap Nicki.
Mereka kemudian pindah keruangan berikutnya guna mencari jalan keluar agar mereka bisa kedunia mereka yang original.
........
Mereka takkan tahu caranya pulang, tetapi mereka tetap mencari jalan untuk pulang, karena tempatmu pulang adalah tempat dimana ada yang memikirkanmu.
B E R S A M B U N G