
Dalam sebuah cerita pasti ada awal dan akhir. Tapi bisa saja ceritanya bakalan lama berakhir karena banyak chapternya. Atau bahkan halaman perhalaman. Komik pervolume ratusan bagaikan Hajime no Ippo.
Dalam perjalanan juga ada akhir bagaikan kehidupan jika kita mati itu adalah akhir. Saat kita dilahirkan itu adalah awal.
Anggap saja ini adalah akhir tapi juga mungkin..
"Pertarungam kita baru dimulai.. woy apaan ini klise banget selalu mencapai klimaks pertempuran pasti banyakan karakter tokoh utama ngeluarin kata kata itu.." ucap Nicki yang selalu protes.
Nicki tengah menonton anime Seikon no Qwaser di televisi.
"Bukannya bagaimana aku juga heran kenapa komisi penyiaran bisa menanyangkan anime ini padahal ini lumayan bikin sakit mata ecchinya.." ucap Nicko berkomentar.
Nicki dan Nicko adalah tokoh utama yang banyakan santai daripada tarungnya dan aksi tidak ada. Kepopuleran minus dan tidak punya fans.
Mereka bagaikan "Madao" sang Penguasa taman... eh rumah..
Hingga akhirnya televisi kemudian menanyangkan satu acara televisi anak-anak yang lumayan digemari..
"Pertarungan kita baru dimulai.. hancurkan monsternya kita akan mengabungkan Megazord..."
"GoGoGo power rangers..."
"K-keren.. ini yang aku tunggu, aku penggemar Power Rangers.. mungkin abis Power Rangers bakalan ada Ultraman dan Wangan Midnight." ucap Nicki yang semgari melihat list acara dihari minggu pagi yang cerah di daftar acara tivi koran.
Power Ranger ada di televisi.. sudah bisa ditebak mereka ada berlima dengan monster yang akan selalu menjadi lawan mereka..
"Bahkan.. jika kita bersatu dan melawan yang terkuat.. semua yang terkuat akan kalah dengan kebersamaan.."
"Megazord Flame Dance..."
Megazord sudah akan menghancurkan musuhnya.. namun tiba tiba hal aneh terjadi..
"Kampret mati listrik...!!!" teriak Nicki dengan heboh karena disaat tengah serius dan masa serunya sebuah film. Listriknya dimatikan dengan tiba-tiba.
"Ato test test ini dari departemen kelistrikan mungkin listrik bakalan mati selama sembilan jam mohon maaf atas ketidaknyamanan anda anda sekalian..."
Nicki mendengar pengunguman itu kemudian mengupil.. "Santai kehidupan tidak bergantung pada listrik karena aku pria yang sudah pernah tinggal dalam kegelapan malam.." ucap Nicki yang masih asyik mengupil.
Skene digantikan dengan keberadaan seorang pemuda yang cukup tampan..
"Bagaimana ini.. bagaimana.. jam tangannya hilang.. bakalan berbahaya jika jamnya ditemukan oleh orang jahat.." ucap Pemuda yang cukup tampan.
"Santai Kristopher.. tidak lama lagi akan ketemu.. karena kita akan membantumu.." ucap Pria yang satunya lagi.
Sekitaran 2 gadis dan 3 pemuda tampak berkumpul dengan membentuk kelompok. Fokoknya entahlah.
Sang orang yang sudah tak asing di chapter chapter sebelumnya tampak melewati mereka semua..
Siapa lagi kalau bukan Spiegel.
"Kalian sedang apa? Mau party ehm ehm kah..?" tanya Spiegel dengan wajah merona.
"Pria ini mesum aku akan menghajarnya.." ucap seorang gadis yang berpakaian putih...
"Henshin... Super Sentai White Rangers..." entah apa yang terjadi gadis tersebut menjadi Power Rangers...
"Tunggu-tunggu.. kenapa power rangers ada henshinnya.. ini bukan Kamen Rider..." ucap Spiegel heboh, padahal sebenarnya Sentai bisa henshin juga.
"Sylviana.. jangan memperlihatkan kemampuanmu kepada orang asing!! Wujud kita harus dirahasiakan didepan publik..!!." ucap Gadis dengan pakaian merah dengan cukup serius.
"Tenang saja Ryh-chan aku akan memberikannya pelajaran yang berharga yang tidak pernah dia dapatkan disekolah.." ucap Sylviana.
Gadis Super Sentai White Rangers mulai akan menghantam sang Spiegel..
Namun...
"Dinding yang menghalangiku sangat-sangat tinggi.. tinggi-tinggi sekali.." Spiegel menahan pukulan Sylviana dengan satu jari doang...
"Eh dia sangat kuat.. uso..." kejut Rhy
"Kau tau apa yang membedakan Rangers dan Pengelana... Rangers hanya berfokus pada monster dan menghibur anak anak sedangkan pengelana adalah petarung yang bisa diandalkan.." ucap Spiegel...
"Ara souka.. kalian bisa diandalkan kah.. fufufu.." pria dengan topeng berwarna silver tiba tiba berada disekitaran atas rumahan..
"Hey.. jam tangan itukan punyaku.." kejut Pemuda tampan yang melihat jam tangannya dipakai orang asing.
"Aku.. kebetulan menemukannya aku sudah memakainya dan kurasa ini cukup keren untuk bisa menghancurkan dunia.."
Dia menjadi Rangers berwarna Silver yang sangat unik...
"Bahkan aku bisa mengalahkan kalian hanya dengan "Stan" ku.." sambung Pria itu.. tepatnya dibelakangnya muncul seperti roh roh.. dan itu sangat gede..
"Hissatsu Attack... Stuntman.."
Mereka semua sangat lemah dengan satu hantaman tanpa babibu.. membuat beberapa orang terkapar..
Namun hanya ada satu Pria yang masih berdiri...
"Kau tahu yang membedakan Stan dan Weapon apa? Jelas jelas dari kelihatannya sudah berbeda bukan?" Spiegel sang koboi memperlihatkan taringnya..
Dia menahan hantaman Stan berikutnya dengan senjata miliknya.
"Weapon adalah senjata stan adalah hantu namun Manusia tetaplah Manusia dan dalam artiannya adalah Humans mungkinkah.. namun jika terlampaui jenius terkadang Manusia akan dijuluki Monster.." Spiegel memperlihatkan kekerenannya meskipun dia tahu dia karakter sampingan.
Meskipun begitu dia masih beraksi. Berdiri dengan tegak dan gagah. Sang Koboi pecinta Tennis...
"Siapa namamu nak?" Sambung Spiegel.. dia masih berusaha menahan serangan serangan satu stan yang berbahaya tersebut.
"Namaku adalah Starskowsky.. aku adalah Pria dengan tekad menghancurkan dunia.. karena Power Ragers terlalu membuat anak-anak berharap yang tidak tidak. Menunggu Lucid Dream and Go To Heaven sambil membicarakan.. pertarungan kita baru dimulai.." ucap Pria yang memberitahukan namanya. Namanya Starskowsky.
"Starskowsky nama yang bagus ala ala russia.. omoshiroi..." Spiegel menggunakan tangan kanannya untuk menyalakan korek api dan membakar rokoknya.
"Bahkan jika aku kalah dan berakhir hanya ada satu kata kata yang bagus untukmu nak.. merokok dapat menyebabkan gangguan impotensi..." sambung Spiegel.
Spiegel si keren akan berakhir dalam hitungan mundur menuju kematian...
Zero to ichi to zwei to three... mulai perdetik terasa lebih cepat..
"Saat ada seorang gadis yang akan kalah.. bukankah tugas seorang Pria untuk bertingkah keren..."
The End mungkin adalah akhir.. Spiegel bersimbah darah karena kalah untuk terakhir.
Meskipun sang weapon perkasa dan belum retak pada akhirnya tuannya lebih dulu terjatuh meninggalkan beberapa jejak kaki terakhir...
Seperti apa gunanya tiga pria yang cepat kalah dalam satu hantaman stan.
Bukan karena mereka tidak berguna tapi mereka tidak berubah menjadi Rangers.
Ini adalah awal Rangers dan akhir seorang Teman. Spiegel berakhir dengan last end yang mengorbankan nyawa untuk Rangers..
Rhy dan Sylviana berpisah kelompok dari tiga Ranger Pria yang tidak berguna..
"Bahkan Jika Power Rangers Tamat.. Ingatlah dalam lubuk hatimu yang terdalam.. Karena Rangers akan selalu ada dalam ingatan anak anak..."
Narasi terakhir dan sebuah jalan cerita tidak jelas pada akhirnya menjadi tidak jelas...
"Spiegelkun berakhir apakah dia last end to heaven or go to hell..."
"Bukankah ini terlalu mendadak lalu apa gunanya rangers jika cuma menonton..!!" bentak Nicki..
Rhy dan Sylviana mengatakan hal kelam itu kepada Nicki dan Nicko atau mereka berdua dijuluki dua orang pengangguran yang butuh kerjaan...
"Silver Rangers.. apakah dia kuat?"
B
E
R
S
A
M
B
U
N
G