1+1: New

1+1: New
Chapter 173 - Omae no Jitensha mou Shindeiru.



Ikiteiru menuju shindeiru...


"You Like Jitensha, But you suka mengaku kalau kamu menyukai Emillia-san.." balas Nicki.


"Pria harus mengganti apa yang dia katakan barusan dengan alibi yang lebih wah, begitulah bagaimana Pria yang ahli bersilat lidah akan memulai aksinya.." balas Bicycle.


Kisah ini hanyalah tulisan, yang bisa dibaca dengan kecepatan normal 5-7 menit, tetapi cerita ini membutuhkan waktu 30 menit untuk diselesaikan persatu chapternya.


"Narasi sudah mulai memprotes bahwa disini tidak ada apresiasi makanan seperti dalam Toriko yang menghormati makanan, lalu mengapa tidak ada Apresiasi Viewers dalam kisah penulisan?" Bicycle penuh dengan rasa penasaran dan ingin mendapatkan jawaban yang bisa mengakhiri semua misteri. "Aku merasa terkesan kalau aku ada disini, Bicycle-Bicycle wa ikiteiru, tetapi meskipun Skydiving wa Ikiteiru, cerita ini seperti Omae wa mou shindeiru.."


"Seperti biasa aku ingin bertanya, kau Bicycle, aku akan mempertanyakan 'Bicycle, do you love soccer?"


"No.." balas Bicycle, "I Love You..."


"Ghei..."


"Ya bagus, buatlah ada adegan yaoi-nya, biar para fudanshi tertarik membaca cerita ini, dan kusarankan jangan lupa menambahkan pictures, sebagai sesembahan yang dinamakan faceclaim kalian.. karena disini.. kita hanya dibaca.. dan wajah kita masih misterius.." ucap Nicko memberikan usulan.


"Kisah ini bukanlah hal yang merujuk kesesuatu yang selalu begitu, kita harus menciptakan Bicycle Bicycle wa Ikiteiru, biarkan villainsnya cemerlang... aku kasihan kubu sana daritadi kena lose-streak.." ucap Nicki.


"Jangan meremehkan Niji èn~Cièl-san, ketika dia bernyanyi Jiyuu e no Shoutai, dia akan seperti Hyde dari Larc èn~Cièl versi Female!! Demi Niji-san no Ikiteiru, ore wa zettai lose!!!" Teriak Bicycle.


Bicycle berteriak dalam mode Invisible, dan kemudian suara pergerakan kayuhan dari pedal sepeda pun terdengar begitu jelas, serangan tak terduga akan kembali datang menghampiri sang Nicki.


Percuma menggunakan Shield no Densetsu no Shield Densetsu no Shield, karena Zona sang Bicycle bisa menembus objek bahkan dinding sekalipun.


"Ketika tabrakan terjadi disitulah rasa sakit tercipta, dan saat dimana Bicycle wa Ikiteiru dimulai, aku tetap akan menjadi Bokura wa Ikiteiru, Ikiteiru wa Bokura wa..." ucap Nicki.


Tidak ada shield, tidak ada perlindungan dari sesuatu yang akan menabraknya dan tak kelihatan, ini adalah makhluk halus yang bahkan tak bisa kalah dengan doa, karena dia adalah Manusia yang berkekuatan transparan.


• Menerima rasa sakit, memahami rasa sakit, akan membuatmu merasakan rasa sakit yang benar-benar sakit, ketika kamu sakit, kamu takkan dinyanyikan 'Aku sakit...' karena cerita ini bukan genre music.


Itu adalah Narasi yang berusaha membuat adegan ini sedikit memanjang agar sang Nicki merasakan rasa sakit yang terlalu dalam seperti ditusuk jarum yang dipenuhi seribu janji-janji palsu... Pembaca tak mengerti apa maksud Nicki, Nicki tenggelamkan mereka kedalan narasi berlebihan... dengan seribu kosakata yang gak guna?


"Ini mau ketabrak ajah sampe ngeganti lirik lagu Gamma1 -1000 Janji Palsu?"


Intinya setelah banyak narasi, sebenarnya Nicki sudah terkena tabrakan daritadi, cuma karena Penulisnya bingung mau membuat reaksi Nicki seperti apa setelah terkena tabrakan makannya dibuat ginilah narasinya.


"Tidak Konsisten.."


"Sudah biasa..."


"Banyak Narasi.."


"Sudah biasa..."


"Sudah pasti ini sepi..."


"Tapi kutetap menulis..."


~


"Mamam, kau merasakan rasa sakit, kan?" ucap si Bicycle setelah nabrak si Nicki.


Nicki tergeletak tak berdaya disana, dengan kekuatan yang tak ada habisnya, apakah dia akan berusaha berdiri demi Nakamatachi no Powa?


"Survei membuktikan, rasa sakit ditabrak sepeda adalah rasa sakit terendah dari segala insiden... Aku dijatuhi Kereta si Train, dan itu lebih membutuhkan komponen kosmo yang lebih banyak untuk menahannya, sedangkan Jitensha? Seperti sampah.." Nicki berdiri, Nicki berdiri!!


"Tatakai Nicki!!!" Teriak Nijiiro.


"Tatakai!!! Joe!! Yabuki Joe!!"


"Ikkeh-Ikkeh Yabuki.. Ikkeh-Ikkeh Yabuki!!" Teriak Jack.


"Ikkeh-Ikkeh Kimochi!! Ikkeh-Ikkeh Kimochi!!" sambung Nicko.


"Ini adalah apresiasi tokoh utama, dimana saat tokoh utama dalam posisi kalah, maka viewers akan berguman dalam hatinya, memberikan apresiasi dan dukungan, Viewers dan aku adalah satu kesatuan, dan aku dan cerita ini adalah atribut lengkap yang tak terpisahkan, kau hanyalah tokoh sampingan yang dibuat untuk menjadi batu loncatanku.." ucap Nicki, "Bicycle, do you love soccer?"


"Kau sok keren, dan di akhir giliran mempertanyakan hal yang selalu sama, i not like soccer, but i like Jitensha..." balas Bicycle.. "Aku akan menyerangmu kembali... Nicki-senpai!!"


Terpaku menatap kekosongan, dan terdiam mendengarkan nada, lalu berusaha mencari keberadaan yang datang tiba-tiba untuk menyerangnya, Pertempuran dua orang ini dipenuhi dengan obrolan yang terlalu banyak.


Kayuhan yang penuh membara dengan kecepatan membingungkan, bingung karena tak terlihat, zona yang merepotkan dikombinasikan dengan kemampuan seperti Makhluk halus.


"Dia mendekat... aku tak bisa memperkirakannya, akankah kugunakan kemampuan klan-ku??!!!"


"Woi???!!!"


"B-b-byakugan!!!"


"Woi!!"


"Gelapgan, gak ada tayangan dan sinkornisasi pergerakan, apakah klan Hyuga tidak ingin meminjamkan kekuatan mata mereka kepadaku?"


~ Pandangan kekosongan tidak ada depan, kosong dan serangan dalam kehampaan akan datang kembali dengan kecepatan sepeda pada umumnya...


".... Is this is the end... is this is the end... eh in the end...."


Jduakkkkk!!!


Itu adalah tanda bahwa sang Nicki terkena tabrakan oleh sesuatu yang gak terlihat, merasakan rasa sakit yang diberikan oleh lawan Ghoib adalah rasa sakit yang ampas karena kita gak bisa melakukan serangan balik.


"N-nani???!!!" Tubrukan yang terjadi, dan rasa penasaran hingga mengucapkan 'Nani?' adalah kata-kata yang dikeluarkan oleh sang Bicycle.


Apa yang terlihat disana adalah kerusakan kecil pada sepedanya, stang setir yang rusak karena terkena pukulan tak terduga sang Nicki.


Nicki tersenyum, dia tahu bahwa si tanpa wujud ini terkejut, dia tahu sang tanpa wujud ini mulai keringetan, "Omae no Jitensha... Mou shindeiru...."


"M-masaka??? H-hokuto no S-shinken???!!!"


Pukulan apakah itu? Transparannya mulai hilang, dan menghadirkan keberadaan sang Bicycle yang terkejut, keringat dingin, bahkan mungkin dia merasa bahwa dia sudah kalah karena sang Nicki yang merusak sepedanya.


Kemampuan sang Bicycle sudah tidak bisa dia gunakan, karena dia tak berakselerasi dengan kecepatan, karena kecepatan gerakannya lah yang membuat transparannya semakin transparan.


"K-kau tidak bisa diremehkan, a-apakah ini n-nakama no chikara???!!"


"No.. this is not nakama no chikara, this is pure my powa... penonton yang disana cuma memberikan supporting, mereka menyemangatiku tapi mereka gak sadar kalau mereka itu beban.." ucap Nicki.


"L-lantas?"


"Ini adalah kemampuan spesial yang dimiliki oleh karakter utama dalam novel apapun, kemampuan ini tidak ada lawan selama authornya tidak berkehendak membuatmu kalah.."


"Hal yang membuatku menang ini disebut..."


"Plot Armor..."


B E R S A M B U N G